Portal Resmi
SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SERUYAN
Selamat datang di portal resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan. Temukan informasi terbaru, agenda, berita, dan galeri kegiatan.
Berita Terbaru
Wakil Bupati Seruyan H. Supian Isi Tausiah Maulid Nabi di Musholla Al-Ikhlash
Friday, 25 September 2026 - 09:19 WIB
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri sekaligus mengisi tausiah pada Tablig Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlash, Jalan Aromani RT 31 RW III, Kelurahan Kuala Pembuang Dua, Kamis (24/9/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung selepas Salat Isya tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan Harsandi, S.T., M.M., pengurus Musholla Al-Ikhlash, para tokoh agama, guru agama, tokoh masyarakat serta jamaah. Dalam tausiahnya, H. Supian mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus meneladani dan mengamalkan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari. Wakil Bupati mengingatkan bahwa memberikan nasihat kepada orang lain harus dibarengi dengan upaya untuk mengamalkan nasihat tersebut dalam diri sendiri. Menurutnya, seseorang jangan hanya mampu mengajak orang lain kepada kebaikan, tetapi juga harus berusaha menjadi teladan melalui perbuatan. “Jangan sampai kita seperti lilin yang menerangi orang lain, sementara dirinya sendiri habis terbakar,” pesan H. Supian dalam tausiahnya. Ia menekankan bahwa nilai tersebut sangat penting diterapkan, mulai dari lingkungan keluarga. Orang tua, misalnya, tidak hanya mengingatkan anak untuk salat dan mengaji, tetapi juga perlu memberikan contoh nyata dengan menjalankan ibadah dan kebaikan tersebut. Pada kesempatan itu, H. Supian juga mengisahkan detik-detik akhir kehidupan Rasulullah SAW. Melalui kisah tersebut, ia menggambarkan begitu besarnya kecintaan dan perhatian Rasulullah SAW terhadap umatnya. Menurutnya, bahkan menjelang akhir hayat, Rasulullah SAW tetap memikirkan keadaan dan keselamatan umat. Hal tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam mengenai besarnya kasih sayang Rasulullah SAW sekaligus pentingnya membalas kecintaan tersebut dengan mengikuti sunnah dan meneladani akhlak beliau. “Rasulullah bukan hanya menyayangi para sahabat, tetapi juga menyayangi kita sebagai umatnya. Bahkan ketika menjelang wafat, yang beliau pikirkan adalah umatnya,” tuturnya. H. Supian juga mengajak jamaah untuk senantiasa memperkuat keimanan dan tauhid, memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW, menjaga ibadah serta terus berusaha menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Suasana tausiah berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif serta diselingi humor dalam bahasa Banjar, Wakil Bupati mampu membangun interaksi dengan jamaah, namun tetap menyampaikan pesan-pesan keagamaan mengenai keteladanan, kecintaan kepada Rasulullah SAW dan pentingnya keselarasan antara nasihat dengan perbuatan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai dan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah, Pemkab Seruyan dan Setwan Kotim Bahas Tahapan Pembentukan Perda
Friday, 25 September 2026 - 01:42 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menerima kunjungan kerja dan koordinasi jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kantor Bupati Seruyan, Kamis (24/9/2026).Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Seruyan serta Tim Teknis Bagian Hukum Setda Kabupaten Seruyan. Pertemuan dilaksanakan dalam rangka berbagi informasi dan memperkuat koordinasi terkait tahapan perencanaan awal sebelum memasuki proses penyusunan dan pembentukan Peraturan Daerah (Perda). Dalam diskusi, kedua belah pihak saling bertukar pengalaman dan informasi mengenai mekanisme penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), tata cara penyusunan Naskah Akademik, serta tahapan harmonisasi regulasi. Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memastikan setiap produk hukum daerah disusun melalui proses perencanaan yang matang, selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mampu memberikan kepastian hukum dan menjawab kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan maupun masyarakat. Selain membahas aspek teknis, pertemuan ini juga menjadi ruang untuk menyelaraskan persepsi mengenai proses pembentukan regulasi daerah, mulai dari tahap perencanaan hingga penguatan harmonisasi sebelum rancangan peraturan daerah memasuki tahapan selanjutnya. Melalui koordinasi antardaerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap hubungan kemitraan dengan Sekretariat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur dapat terus terjalin dan semakin kuat. Sinergi dan pertukaran pengalaman antardaerah diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas tata kelola pembentukan peraturan perundang-undangan, sehingga produk hukum yang dihasilkan semakin tepat sasaran, harmonis, dan memiliki landasan hukum yang kuat. Kunjungan kerja tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antarpemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam proses perencanaan dan pembentukan produk hukum daerah.
Plh Sekda Seruyan Pimpin Muskab KORPRI 2026, Dorong Pengurus Baru Perkuat Kesejahteraan Anggota
Friday, 25 September 2026 - 01:37 WIB
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., memimpin Musyawarah Kabupaten (Muskab) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus KORPRI, kepala perangkat daerah atau yang mewakili, serta anggota KORPRI Kabupaten Seruyan tersebut menjadi momentum untuk menentukan arah organisasi sekaligus menyusun kepengurusan KORPRI Kabupaten Seruyan periode berikutnya. Dalam arahannya, dr. Bahrun Abbas menekankan pentingnya pembenahan dan penguatan organisasi agar KORPRI ke depan semakin aktif serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. Menurutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian kepengurusan baru, terutama berkaitan dengan kemandirian organisasi dan upaya meningkatkan kesejahteraan anggota. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah sumber pendanaan organisasi. Saat ini tidak lagi dilakukan pemotongan iuran KORPRI, sehingga kepengurusan baru diharapkan mampu mencari terobosan dan menggali potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung keberlangsungan program organisasi. “Bagaimana supaya KORPRI ini bisa benar-benar berfungsi untuk menyejahterakan anggota KORPRI. Ini menjadi PR bagi teman-teman pengurus yang baru,” pesan Plh. Sekda. Ia juga menyoroti potensi pengembangan Koperasi ASN Bisa. Dalam forum tersebut disebutkan bahwa dari sekitar 6.500 ASN, keanggotaan koperasi masih sekitar 40 orang. Kondisi tersebut menjadi salah satu potensi yang dinilai perlu dikembangkan agar keberadaan koperasi dapat memberikan manfaat lebih luas bagi anggota. Selain koperasi, Plh. Sekda mendorong kepengurusan baru untuk mengoptimalkan berbagai aset dan potensi usaha yang dimiliki KORPRI. Salah satunya adalah aset berupa bus KORPRI yang dinilai masih dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian organisasi. Menurutnya, berbagai potensi tersebut dapat dikelola dengan manajemen yang baik sehingga ke depan mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang kembali kepada anggota KORPRI. Plh. Sekda berharap kepengurusan baru yang disepakati melalui Muskab dapat menjalankan roda organisasi dengan lebih baik, mengerahkan sumber daya yang tersedia serta menghadirkan program-program yang berorientasi pada kesejahteraan anggota. Ia juga mengingatkan semangat pengabdian yang terkandung dalam Mars KORPRI, yakni “Di bawah panji KORPRI, kita mengabdi tanpa pamrih.” Semangat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui komitmen pengurus dalam meluangkan waktu, tenaga dan pemikiran untuk menghidupkan organisasi. Melalui Muskab KORPRI Kabupaten Seruyan Tahun 2026, diharapkan lahir kepengurusan yang mampu membawa KORPRI semakin aktif, mandiri dan profesional, sekaligus menjadikannya sebagai wadah yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan ASN dan seluruh anggota KORPRI Kabupaten Seruyan.
Asisten Administrasi Umum Buka Diskusi Alokon, Pemkab Seruyan Perkuat Tata Kelola demi Pelayanan KB Berkualitas
Thursday, 24 September 2026 - 11:10 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat tata kelola Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Keluarga Berencana (KB) kepada masyarakat.Mewakili Bupati Seruyan, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Seruyan, Yudiaansyah, membuka Kegiatan Fasilitasi Diskusi Partisipatif dan Pembinaan Penguatan Tata Kelola Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) di Aula Bapperida, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana di Kabupaten Seruyan. Dalam sambutan Bupati Seruyan yang dibacakan Yudiaansyah, disampaikan bahwa pembangunan kependudukan merupakan salah satu fondasi penting pembangunan daerah. Pembangunan tidak hanya berbicara mengenai jumlah penduduk, tetapi juga bagaimana mewujudkan masyarakat yang sehat, berkualitas, produktif, serta keluarga yang sejahtera. Menurutnya, keberadaan Alokon memiliki peran penting dalam menjamin pelayanan KB yang aman, bermutu, mudah diakses dan berkesinambungan. Karena itu, pengelolaan Alokon harus dilaksanakan secara tertib, tepat, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga monitoring. “Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang untuk berdiskusi, mengidentifikasi permasalahan, mencari solusi, dan menyusun langkah tindak lanjut yang konkret,” demikian salah satu pesan Bupati yang disampaikan Yudiaansyah. Koordinasi antara perangkat daerah, pengelola program, fasilitas pelayanan kesehatan, PKB/PLKB, tenaga kesehatan, kader, serta seluruh pemangku kepentingan juga perlu terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, kebutuhan Alokon dapat direncanakan lebih akurat, distribusi berjalan tepat waktu, serta pencatatan dan pelaporan dapat dipertanggungjawabkan sehingga pelayanan KB kepada masyarakat tidak mengalami hambatan. Selain itu, akurasi data menjadi perhatian penting. Data yang valid dan mutakhir harus menjadi dasar perencanaan kebutuhan Alokon sehingga dapat mencegah terjadinya kekurangan persediaan di satu wilayah maupun penumpukan di wilayah lainnya. Pemkab Seruyan berharap kegiatan tersebut menghasilkan kesamaan pemahaman mengenai tata kelola Alokon, mampu mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, melahirkan solusi dan tindak lanjut, serta semakin memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana. Pada kesempatan tersebut juga ditegaskan bahwa keberhasilan program KB bukan semata-mata diukur dari tersedianya Alokon, melainkan dari sejauh mana masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan KB yang berkualitas serta mampu merencanakan kehidupan berkeluarga dengan baik. “Dari tata kelola yang baik, lahir pelayanan yang berkualitas. Dari pelayanan yang berkualitas, lahir keluarga yang sehat dan sejahtera. Dan dari keluarga yang sehat dan sejahtera, akan lahir sumber daya manusia Kabupaten Seruyan yang berkualitas,” sebagaimana tertuang dalam sambutan Bupati.
Staf Ahli Bupati Seruyan Buka Bimtek Pengaplikasian SIKS-NG bagi Operator Desa dan Kelurahan
Thursday, 24 September 2026 - 09:17 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Sosial menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengaplikasian Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) bagi Operator Desa dan Kelurahan Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Rabu (23/9/2026) bertempat di aula BKAD. Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Seruyan, Sukardi, S.E. Dalam arahan Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan yang dibacakan pada kesempatan tersebut, disampaikan bahwa data memiliki peranan penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan publik, khususnya di bidang sosial. Data yang akurat diperlukan agar berbagai program bantuan sosial dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Disebutkan, berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Kartu Indonesia Sehat, serta bantuan pangan sangat bergantung pada keakuratan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, operator desa dan kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam pengelolaan dan pemutakhiran data masyarakat. Melalui aplikasi SIKS-NG, data masyarakat miskin dan rentan diharapkan senantiasa diperbarui serta sesuai dengan kondisi faktual di lapangan secara by name by address. Aplikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana memasukkan data, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas basis data kesejahteraan sosial. Staf Ahli Bupati juga mengingatkan para operator desa dan kelurahan agar mengikuti Bimtek dengan serius dan penuh tanggung jawab serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman mengenai proses input, verifikasi, hingga optimalisasi penggunaan SIKS-NG. Menurutnya, ketelitian operator sangat menentukan karena kesalahan dalam proses input data di tingkat desa maupun kelurahan dapat berdampak terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. “Satu kesalahan kecil dalam input data di level desa dan kelurahan dapat berdampak besar pada nasib satu keluarga yang sangat membutuhkan bantuan,” sebagaimana ditekankan dalam arahan Sekretaris Daerah. Pemkab Seruyan juga memahami adanya berbagai tantangan yang dihadapi operator di lapangan, mulai dari akses jaringan internet, pemahaman masyarakat hingga kendala administratif. Untuk itu, Dinas Sosial diharapkan terus memberikan pendampingan dan dukungan teknis kepada para operator. Melalui pelaksanaan Bimtek tersebut, diharapkan kualitas data sosial di Kabupaten Seruyan semakin baik sehingga dapat mendukung penyaluran program perlindungan sosial secara tepat sasaran sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemkab Seruyan Perkuat Sinergi dengan Ormas sebagai Mitra Strategis Pembangunan
Thursday, 24 September 2026 - 08:36 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kuala Pembuang, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Seruyan, Sukardi, S.E., mewakili Bupati Seruyan. Dalam sambutan Bupati Seruyan yang disampaikan Sukardi, Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung dan menyukseskan visi dan misi pembangunan Kabupaten Seruyan. Pembangunan daerah yang berkelanjutan membutuhkan sinergi, kolaborasi, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Ormas memiliki peran penting sebagai wadah penyalur aspirasi, perekat persatuan, sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini, keberadaan Ormas diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari masyarakat, tetapi turut mengambil peran nyata dalam mengawal dan menyukseskan pembangunan daerah. Lebih lanjut, terdapat tiga poin utama yang ditekankan dalam penguatan peran Ormas di Kabupaten Seruyan, yakni penyelarasan program kerja Ormas dengan prioritas pembangunan daerah, penguatan fungsi kontrol sosial yang konstruktif melalui masukan dan kritik yang membangun, serta menjaga kondusivitas dan kebinekaan di tengah masyarakat. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh Ormas untuk terus merawat toleransi dan kedamaian serta turut menciptakan iklim daerah yang kondusif guna mendukung kelancaran pembangunan dan investasi di Bumi Gawi Hatantiring. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk menyamakan persepsi, membangun jejaring komunikasi, serta merumuskan langkah-langkah nyata dalam mendukung kemajuan Kabupaten Seruyan.
PEMKAB SERUYAN DORONG PENINGKATAN KINERJA PDAM DAN OPTIMALISASI PENYALURAN AIR BERSIH DI TENGAH MUSIM KEMARAU
Thursday, 24 September 2026 - 04:25 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong peningkatan kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), terutama dalam penguatan tata kelola organisasi dan kepegawaian serta optimalisasi pelayanan air bersih kepada masyarakat di tengah kondisi musim kemarau.Hal tersebut dibahas dalam rapat pembinaan dan evaluasi PDAM yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Iwan Sumantri, Selasa (22/9/2026). Rapat ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan selaku pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memastikan pengelolaan PDAM berjalan secara efektif, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah hal strategis terkait pembinaan organisasi dan kepegawaian PDAM, antara lain penguatan koordinasi internal, peningkatan disiplin dan kinerja pegawai, pembagian tugas dan tanggung jawab, serta peningkatan profesionalisme sumber daya manusia dalam mendukung operasional perusahaan. Selain aspek organisasi dan kepegawaian, perhatian khusus diberikan terhadap kondisi penyaluran air bersih kepada masyarakat yang saat ini menghadapi sejumlah kendala akibat musim kemarau. Menurunnya ketersediaan sumber air berdampak terhadap kapasitas produksi dan kelancaran distribusi air kepada pelanggan. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan meminta jajaran PDAM mengambil langkah teknis dan operasional secara cepat, tepat, dan terukur untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui optimalisasi sumber air yang masih tersedia, memastikan sarana dan prasarana produksi maupun distribusi dapat berfungsi secara maksimal, serta meningkatkan koordinasi dan respons apabila terjadi gangguan pelayanan di lapangan. Asisten Perekonomian dan Pembangunan menekankan bahwa pelayanan air bersih merupakan salah satu pelayanan dasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, dampak musim kemarau perlu diantisipasi dengan langkah yang tepat sehingga gangguan pelayanan kepada masyarakat dapat diminimalkan. “Pemerintah Daerah terus mendorong PDAM untuk meningkatkan kinerja, baik dari sisi tata kelola organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat. Dalam kondisi musim kemarau seperti saat ini, diperlukan langkah cepat, koordinasi yang baik, serta optimalisasi seluruh sumber daya yang tersedia agar pelayanan air bersih tetap dapat berjalan,” ujarnya. Melalui rapat pembinaan dan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kinerja PDAM dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek tata kelola perusahaan, pengelolaan sumber daya manusia, maupun kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mendorong agar evaluasi dan koordinasi terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga berbagai kendala yang dihadapi dapat segera ditindaklanjuti dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Plh. Sekda Seruyan Hadiri Rapat Paripurna Ke-5 DPRD
Thursday, 24 September 2026 - 03:57 WIB
Prokopim – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri Rapat Paripurna Ke-5 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027. Kuala Pembuang, Selasa 22/9/2026. Rapat paripurna tersebut mengagendakan Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Pidato Pengantar Bupati Seruyan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi DPRD menyampaikan pandangan, tanggapan, serta berbagai masukan terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya telah disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Seruyan. Rapat paripurna ini merupakan bagian dari tahapan pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 antara Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama DPRD Kabupaten Seruyan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Bunda PAUD Seruyan Pantau Pembelajaran PAUD di Tengah Kondisi Karhutla
Thursday, 24 September 2026 - 03:16 WIB
Prokopim – Bunda PAUD Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., melakukan kunjungan dalam rangka monitoring proses pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di tengah kondisi darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan tersebut dilaksanakan di TK IT An Najiyah Kuala Pembuang, Rabu (23/9/2026).Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Seruyan menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik, sekaligus melihat secara langsung kondisi anak-anak dan satuan pendidikan di tengah kondisi Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah.“Kehadiran saya selaku Bunda PAUD Kabupaten Seruyan di tengah-tengah Bapak, Ibu, dan anak-anak sekalian hari ini adalah untuk memastikan secara langsung bahwa proses pembelajaran pendidikan anak usia dini tetap berjalan dengan baik, meskipun sebagian wilayah kita di Kabupaten Seruyan sedang diuji oleh kondisi Karhutla,” ujar Ny. Welduline.Ia mengimbau satuan PAUD yang berada di wilayah terdampak kondisi Karhutla untuk membatasi atau menghentikan sementara kegiatan di luar ruangan. Apabila kondisi udara memburuk dan berpotensi mengganggu kesehatan, satuan pendidikan diharapkan dapat menyesuaikan jam belajar atau menerapkan pembelajaran dari rumah sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan dan arahan Pemerintah Daerah.“Jika memang satuan pendidikan terdampak kondisi Karhutla, diharapkan dapat membatasi atau menghentikan sementara seluruh kegiatan di luar ruangan. Jika kondisi udara memburuk hingga berpotensi mengganggu kesehatan, jangan ragu untuk menyesuaikan jam belajar atau menerapkan sistem pembelajaran dari rumah sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan dan arahan Pemerintah Daerah,” jelasnya.Selain itu, Bunda PAUD juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan anak selama kondisi Karhutla berlangsung. Anak-anak diimbau menggunakan masker yang sesuai dengan ukuran mereka, menjaga kesehatan, serta tetap mematuhi arahan guru dan pihak sekolah.“Mari kita sama-sama berdoa agar kondisi Karhutla saat ini segera berlalu dan hujan segera turun membawa kesegaran bagi kita semua, sehingga anak-anak kita dapat kembali bermain dan belajar dengan nyaman di lingkungan yang bersih dan sehat,” tuturnya.Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan kondisi Karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat, termasuk lingkungan satuan pendidikan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak-anak.
Bupati Seruyan Saksikan Penandatanganan MoU dan Penyerahan Dana Talangan Plasma Desa Lanpasa
Thursday, 24 September 2026 - 02:16 WIB
Prokopim – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menyaksikan secara langsung penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Koperasi Citra Pelangi Lansera Seruyan Sejahtera dengan pihak avalis PT Musirawas Citraharpindo, sekaligus penyerahan dana talangan secara simbolis kepada masyarakat Desa Lanpasa, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Serba Guna Desa Lanpasa tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam upaya memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan serta pengelolaan kebun plasma. Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terealisasinya program plasma tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi dan komunikasi yang baik antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa keberadaan investasi di Kabupaten Seruyan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain memberikan kontribusi melalui pajak dan program tanggung jawab sosial perusahaan, perusahaan perkebunan juga memiliki kewajiban melaksanakan program plasma sesuai ketentuan yang berlaku. “Hari ini merupakan momentum yang penting bagi kita semua. Sinergitas antara pemerintah, dunia usaha atau investor dengan masyarakat harus terus kita jaga. Dan realisasi plasma ini sudah ada, untuk itu saya menyampaikan terima kasih,” ungkap Bupati. Ia juga mengapresiasi PT Musirawas Citraharpindo yang telah membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat serta merealisasikan program plasma. Bupati berharap praktik kemitraan yang baik tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh dalam membangun hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat. Menurut Bupati, hubungan yang harmonis harus berjalan dua arah. Perusahaan berkewajiban memenuhi tanggung jawabnya kepada masyarakat, sementara masyarakat juga diharapkan ikut menjaga iklim investasi dan keamanan kegiatan usaha yang telah memberikan manfaat bagi daerah. “Hubungan pemerintah, investor atau dunia usaha, dan masyarakat harus berjalan dengan baik. Ini merupakan contoh praktik yang bagus dan sudah dipraktikkan oleh Musirawas. Perusahaan-perusahaan lainnya juga kita harapkan dapat melaksanakan kewajibannya,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati secara khusus berpesan kepada jajaran pengurus dan pengawas Koperasi Citra Pelangi Lansera Seruyan Sejahtera agar mengelola koperasi secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab. Pengurus diminta memahami AD/ART, hak, kewajiban serta tanggung jawab masing-masing. Sementara Dewan Pengawas diharapkan menjalankan fungsi pengawasan dengan baik sebagai perpanjangan tangan seluruh anggota koperasi. Melalui forum tersebut, Bupati juga menitipkan pesan kepada Ketua Koperasi beserta seluruh jajaran pengurus dan Dewan Pengawas agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut dinilai penting agar koperasi yang telah terbentuk dapat terus berkembang, dikelola secara sehat dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi seluruh anggotanya. “Jalankan amanah. Itu adalah kehormatan dan keberkahan. Pengurus harus menjalankan tugas sesuai aturan dan secara terbuka atau transparan. Pengawas juga harus menjalankan tugas pengawasannya dengan baik,” pesan Bupati. Bupati menginginkan koperasi tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan. Ke depan, koperasi diharapkan mampu mengembangkan berbagai bidang usaha sehingga memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar kepada seluruh anggotanya. Ia menyebut koperasi dapat mengembangkan usaha di bidang angkutan, alat berat, perkebunan maupun berbagai sektor potensial lainnya. Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi diharapkan tumbuh menjadi lembaga ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan. Bupati juga mengingatkan masyarakat agar manfaat ekonomi yang diperoleh dari plasma dapat digunakan secara bijaksana, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak-anak. Menurutnya, keberhasilan program plasma tidak semata-mata diukur dari pendapatan yang diterima masyarakat, tetapi juga dari sejauh mana pendapatan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga dalam jangka panjang. “Kalau penghasilan sudah ada dari plasma maupun dari usaha lainnya, wajib sekolahkan anak-anak. Wajib kita bina pendidikan anak-anak kita. Masa depan mereka pada dasarnya menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua,” tegasnya. Karena itu, Bupati berharap penandatanganan MoU dan penyerahan dana talangan tersebut menjadi awal yang semakin baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Lanpasa. Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, akan terus mendorong terbangunnya kemitraan yang sehat antara masyarakat dan perusahaan serta memastikan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, koperasi dan masyarakat, Bupati optimistis keberadaan investasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Saksikan Penandatanganan MoU dan Penyerahan Dana Talangan Plasma Desa Lanpasa
Thursday, 24 September 2026 - 02:13 WIB
Prokopim – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menyaksikan secara langsung penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Koperasi Citra Pelangi Lansera Seruyan Sejahtera dengan pihak avalis PT Musirawas Citraharpindo, sekaligus penyerahan dana talangan secara simbolis kepada masyarakat Desa Lanpasa, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Serba Guna Desa Lanpasa tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam upaya memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan serta pengelolaan kebun plasma. Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terealisasinya program plasma tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi dan komunikasi yang baik antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa keberadaan investasi di Kabupaten Seruyan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain memberikan kontribusi melalui pajak dan program tanggung jawab sosial perusahaan, perusahaan perkebunan juga memiliki kewajiban melaksanakan program plasma sesuai ketentuan yang berlaku. “Hari ini merupakan momentum yang penting bagi kita semua. Sinergitas antara pemerintah, dunia usaha atau investor dengan masyarakat harus terus kita jaga. Dan realisasi plasma ini sudah ada, untuk itu saya menyampaikan terima kasih,” ungkap Bupati. Ia juga mengapresiasi PT Musirawas Citraharpindo yang telah membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat serta merealisasikan program plasma. Bupati berharap praktik kemitraan yang baik tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh dalam membangun hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat. Menurut Bupati, hubungan yang harmonis harus berjalan dua arah. Perusahaan berkewajiban memenuhi tanggung jawabnya kepada masyarakat, sementara masyarakat juga diharapkan ikut menjaga iklim investasi dan keamanan kegiatan usaha yang telah memberikan manfaat bagi daerah. “Hubungan pemerintah, investor atau dunia usaha, dan masyarakat harus berjalan dengan baik. Ini merupakan contoh praktik yang bagus dan sudah dipraktikkan oleh Musirawas. Perusahaan-perusahaan lainnya juga kita harapkan dapat melaksanakan kewajibannya,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati secara khusus berpesan kepada jajaran pengurus dan pengawas Koperasi Citra Pelangi Lansera Seruyan Sejahtera agar mengelola koperasi secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab. Pengurus diminta memahami AD/ART, hak, kewajiban serta tanggung jawab masing-masing. Sementara Dewan Pengawas diharapkan menjalankan fungsi pengawasan dengan baik sebagai perpanjangan tangan seluruh anggota koperasi. Melalui forum tersebut, Bupati juga menitipkan pesan kepada Ketua Koperasi beserta seluruh jajaran pengurus dan Dewan Pengawas agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut dinilai penting agar koperasi yang telah terbentuk dapat terus berkembang, dikelola secara sehat dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi seluruh anggotanya. “Jalankan amanah. Itu adalah kehormatan dan keberkahan. Pengurus harus menjalankan tugas sesuai aturan dan secara terbuka atau transparan. Pengawas juga harus menjalankan tugas pengawasannya dengan baik,” pesan Bupati. Bupati menginginkan koperasi tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan. Ke depan, koperasi diharapkan mampu mengembangkan berbagai bidang usaha sehingga memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar kepada seluruh anggotanya. Ia menyebut koperasi dapat mengembangkan usaha di bidang angkutan, alat berat, perkebunan maupun berbagai sektor potensial lainnya. Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi diharapkan tumbuh menjadi lembaga ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan. Bupati juga mengingatkan masyarakat agar manfaat ekonomi yang diperoleh dari plasma dapat digunakan secara bijaksana, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak-anak. Menurutnya, keberhasilan program plasma tidak semata-mata diukur dari pendapatan yang diterima masyarakat, tetapi juga dari sejauh mana pendapatan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga dalam jangka panjang. “Kalau penghasilan sudah ada dari plasma maupun dari usaha lainnya, wajib sekolahkan anak-anak. Wajib kita bina pendidikan anak-anak kita. Masa depan mereka pada dasarnya menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua,” tegasnya. Karena itu, Bupati berharap penandatanganan MoU dan penyerahan dana talangan tersebut menjadi awal yang semakin baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Lanpasa. Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, akan terus mendorong terbangunnya kemitraan yang sehat antara masyarakat dan perusahaan serta memastikan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, koperasi dan masyarakat, Bupati optimistis keberadaan investasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Saksikan Penandatanganan MoU dan Penyerahan Simbolis Dana Talangan PT Musirawas Citra Harpindo kepada Koperasi Telaga Ringgit Harapan Desa Terawan, Kecamatan Seruyan Raya
Wednesday, 23 September 2026 - 02:08 WIB
Terawan – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menyaksikan langsung penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus penyerahan secara simbolis dana talangan dari PT Musirawas Citra Harpindo kepada Koperasi Telaga Ringgit Harapan Desa Terawan, Kecamatan Seruyan Raya, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat, khususnya dalam upaya memberikan manfaat nyata dari keberadaan investasi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur PT Musirawas Citra Harpindo Drs. Junta beserta seluruh jajaran manajemen perusahaan atas komitmen dalam membangun hubungan dan kemitraan dengan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi tiga pilar utama, yakni pemerintah, dunia usaha atau investor, serta masyarakat. Menurutnya, apabila ketiga unsur tersebut dapat saling memahami, menghormati dan membangun hubungan yang harmonis, maka pembangunan daerah akan berjalan lebih cepat dan manfaat investasi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. “Perusahaan datang dengan manajemen, kepemimpinan, modal, teknologi, jaringan sumber daya manusia serta relasi bisnis. Harapannya tentu dapat membuka perekonomian, merekrut tenaga kerja, membuka peluang usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Bupati. Selain membuka lapangan pekerjaan dan peluang usaha, Bupati mengingatkan bahwa perusahaan juga memiliki peran dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat. Khusus bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit, kontribusi tersebut antara lain diwujudkan melalui program CSR dan kemitraan atau plasma sesuai ketentuan yang berlaku. Bupati menilai langkah yang telah dilakukan PT Musirawas Citra Harpindo bersama Koperasi Telaga Ringgit Harapan sebagai praktik kemitraan yang baik dan patut mendapat apresiasi. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Junta dan seluruh jajaran manajemen PT Musirawas Citra Harpindo. Ini merupakan praktik yang baik dalam tata kelola perusahaan dan hubungan dengan masyarakat,” ujarnya. Bupati juga menekankan bahwa masyarakat merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pembangunan. Sebelum investasi masuk, masyarakat telah hidup dan menggantungkan kehidupan dari sumber daya yang tersedia di wilayahnya. Karena itu, pembangunan dan kegiatan investasi harus mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola Koperasi Telaga Ringgit Harapan. Ia meminta pengurus dan pengawas koperasi memahami serta menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi. Pengelolaan keuangan koperasi, lanjutnya, harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh anggota. Pengurus juga diharapkan mampu mengembangkan koperasi secara profesional sehingga manfaat kemitraan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi dapat menjadi sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Bupati juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan dalam koperasi. Dewan Pengawas harus menjalankan perannya sebagai perpanjangan tangan anggota dalam memastikan kegiatan operasional, administrasi, pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha koperasi berjalan sesuai ketentuan. “Pengurus harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Administrasi harus baik, keuangan dikelola secara akuntabel dan transparan, serta usaha koperasi harus memiliki orientasi ke depan. Kalau ini dijalankan dengan konsisten, insyaallah koperasinya akan bagus,” pesannya. Bupati berharap kerja sama antara PT Musirawas Citra Harpindo dan Koperasi Telaga Ringgit Harapan terus terpelihara dan berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang sehat, adil dan saling menguntungkan. Sinergi pemerintah, perusahaan dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan Harsandi, S.T., M.M., Direktur PT Musirawas Citra Harpindo Drs. Junta beserta jajaran manajemen, jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, Camat Seruyan Raya, pemerintah desa, pengurus dan anggota Koperasi Telaga Ringgit Harapan, unsur TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama serta undangan lainnya.
PEMKAB SERUYAN MULAI DESK PENGISIAN INDEKS KEMATANGAN ORGANISASI MELALUI SIMKO
Wednesday, 23 September 2026 - 01:45 WIB
Kuala Pembuang | Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Sekretariat Daerah mulai melaksanakan Desk Pengisian Indeks Kematangan Organisasi melalui Sistem Informasi Kematangan Organisasi (SIMKO) Tahun 2026, Selasa (22/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan.Pada hari pertama, desk diikuti oleh Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD pada sesi pagi, kemudian dilanjutkan Inspektorat dan Dinas Pendidikan pada sesi siang. Kegiatan ini merupakan rangkaian desk yang dilaksanakan secara bertahap mulai 22 September hingga 5 Oktober 2026 dan diikuti seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.Pelaksanaan desk merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengendalian penataan perangkat daerah sekaligus mendukung pencapaian target Indeks Kematangan Organisasi Pemerintah Kabupaten Seruyan. Indeks Kematangan Organisasi digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan perangkat daerah dalam melaksanakan tata kelola organisasi secara efektif, konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Hasil penilaian selanjutnya menjadi bahan pemetaan kondisi kelembagaan serta penyusunan langkah perbaikan organisasi.Pada tahun 2026, proses pengisian didukung melalui SIMKO. Pemanfaatan sistem ini mendukung proses pengisian instrumen dan penyampaian dokumen bukti dukung kematangan organisasi secara lebih terstruktur dan terdokumentasi.Melalui pelaksanaan desk, setiap Perangkat Daerah memperoleh pendampingan teknis dalam pengisian instrumen, memastikan kesesuaian antara indikator dengan bukti dukung, serta mengidentifikasi dokumen yang masih perlu dilengkapi atau disempurnakan.Dalam proses pengisian, setiap Perangkat Daerah juga diwajibkan menyiapkan bukti dukung secara lengkap dan berjenjang. Apabila memilih suatu level kematangan, dokumen yang membuktikan pemenuhan level sebelumnya juga harus tersedia dan diunggah pada bagian yang sesuai dalam aplikasi SIMKO.Desk yang difasilitasi oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan ini merupakan tahapan pendampingan pengisian dan pemenuhan bukti dukung. Setelah tahapan tersebut, proses penilaian masih dilanjutkan dengan verifikasi oleh Inspektorat Kabupaten Seruyan dan evaluasi akhir oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.Melalui rangkaian Evaluasi Kematangan Organisasi Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Seruyan mendorong agar hasil penilaian tidak hanya menjadi pemenuhan administratif, tetapi juga dapat memberikan gambaran kondisi kelembagaan secara lebih terukur serta menjadi bahan perbaikan dan penguatan tata kelola organisasi perangkat daerah secara berkelanjutan.#PemkabSeruyan #SIMKO2026 #KematanganOrganisasi #SekretariatDaerah #BagianOrganisasi #TataKelolaPemerintahan
Bunda PAUD Seruyan Monitoring Pembelajaran PAUD di Tengah Kondisi Karhutla
Tuesday, 22 September 2026 - 06:16 WIB
Kuala Pembuang – Bunda PAUD Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., melaksanakan kunjungan dan monitoring pelaksanaan program pembelajaran dalam keadaan darurat bencana Karhutla pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kuala Pembuang, Selasa (22/9/2026). Kegiatan yang dipusatkan di TK Candra Waluyo, Kuala Pembuang, tersebut turut dihadiri jajaran terkait, pengawas TK, Bunda PAUD desa, kepala satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta anak-anak dari sejumlah satuan PAUD. Dalam kunjungannya, Bunda PAUD Seruyan melihat secara langsung kondisi lingkungan sekolah sekaligus pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi bencana Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Ny. Welduline menyampaikan rasa syukur karena satuan PAUD yang dikunjunginya masih dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik dan lancar. Berdasarkan pemantauan di lokasi, kondisi udara di wilayah tersebut juga dinilai masih cukup baik sehingga kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung. “Kita bersyukur masih melakukan belajar mengajar dengan baik dan lancar. Semoga kunjungan kami ini bisa memberikan semangat dan manfaat untuk anak-anak kita semua,” ujarnya. Meski kondisi di sekitar satuan pendidikan yang dikunjungi belum terdampak signifikan, ia mengingatkan para kepala sekolah dan tenaga pendidik agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kualitas udara dan dampak Karhutla, terlebih sejumlah wilayah lain telah mengalami dampaknya. Bunda PAUD juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan anak-anak. Penggunaan masker dapat dilakukan sebagai langkah perlindungan apabila kondisi udara memburuk atau mulai terdampak asap. “Walaupun kita tidak langsung terdampak, kita tetap harus menjaga anak-anak. Ada arahan dari Bapak Bupati untuk memakai masker. Nanti anak-anak juga bisa diajarkan memakai masker agar tetap sehat dan tidak batuk,” pesannya. Menurutnya, satuan pendidikan bersama para guru memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman, sehat dan menyenangkan, termasuk ketika menghadapi situasi darurat bencana. Ia juga memberikan apresiasi kepada para kepala satuan pendidikan dan tenaga pendidik yang tetap bersemangat memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak. Berbagai hal positif yang telah dilaksanakan diharapkan terus ditingkatkan dan dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya. Kunjungan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Bunda PAUD Seruyan berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar serta mengajak para guru untuk terus menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan. “Harus semangat sekolahnya. Kalau semangat sekolah, anak-anak akan menjadi pintar. Bunda nanti akan berkunjung lagi,” tuturnya kepada anak-anak. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan interaksi bersama peserta didik dan sesi foto bersama. Melalui monitoring tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Seruyan berharap kondisi udara semakin membaik sehingga seluruh satuan PAUD di Kabupaten Seruyan dapat terus menyelenggarakan pembelajaran secara aman dan optimal, sekaligus mendukung terwujudnya gerakan PAUD bermutu yang penuh harapan bagi anak-anak Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Sampaikan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
Monday, 21 September 2026 - 07:42 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan yang diwakili Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri Rapat Paripurna ke-4 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Senin (21/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda menyampaikan pidato Bupati Seruyan terkait Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2026, untuk selanjutnya dibahas bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Seruyan. Dalam pidato Bupati disebutkan bahwa Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 merupakan langkah penyesuaian terhadap berbagai perkembangan pada tahun berjalan dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah, prioritas pembangunan, serta pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Seruyan. Bupati melalui Plh. Sekda juga menekankan pentingnya semangat kemitraan, sinergi, dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif agar kebijakan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung pelayanan publik, pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan. “Melalui proses pembahasan yang konstruktif, kita dapat bersama-sama memastikan bahwa kebijakan anggaran yang ditetapkan benar-benar diarahkan untuk mendukung pelayanan publik, pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan,”
Staf Ahli Bupati Seruyan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah
Monday, 21 September 2026 - 07:36 WIB
Kuala Pembuang – Staf Ahli Bupati Seruyan, Sukardi, S.E., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual dari Ruang Rapat Asisten Setda Kabupaten Seruyan, Senin (21/9/2026). Kegiatan dirangkaikan dengan pembahasan langkah konkret pengendalian inflasi daerah tahun 2026 serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Dalam perkembangan harga di Kabupaten Seruyan pada minggu ketiga September 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) tercatat sebesar 1,12 dengan status mengalami kenaikan. Komoditas yang memberikan andil antara lain cabai rawit sebesar 1,3346 dan daging ayam ras sebesar 0,1367. Cabai rawit juga tercatat sebagai komoditas dengan fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan. Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan perkembangan harga, khususnya terhadap komoditas yang memberikan andil terhadap kenaikan IPH, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.
GOW Kabupaten Seruyan Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Tanggul Harapan dan Halimaung Jaya
Sunday, 20 September 2026 - 11:10 WIB
Kuala Pembuang – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Seruyan, Ny. Dra. Hj. Norhayati Supian, membuka kegiatan Pasar Murah Bersubsidi bagi masyarakat Tanggul Harapan dan Halimaung Jaya, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan GOW Kabupaten Seruyan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan serta Perum BULOG Sampit, sebagai bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Dalam sambutannya, Ketua GOW Kabupaten Seruyan Ny. Dra. Hj. Norhayati Supian menyampaikan bahwa pasar murah bersubsidi bertujuan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara organisasi perempuan dengan masyarakat. Pada kegiatan tersebut disediakan sebanyak 285 paket kebutuhan pokok sesuai jumlah kepala keluarga (KK), dengan harga jual sebesar Rp75.000 per paket. Ketua GOW mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, aparat desa, penyedia barang, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. “Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan hari ini bermanfaat dan membawa keberkahan untuk kita semua,” ujarnya. Sementara itu, Camat Seruyan Hilir Simanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GOW Kabupaten Seruyan atas kepedulian serta inisiatif menyelenggarakan pasar murah bagi masyarakat. Menurutnya, di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, kehadiran pasar murah sangat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga relatif terjangkau. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi organisasi perempuan bersama pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli warga, serta mendukung upaya pengendalian inflasi. Dalam kesempatan tersebut, Camat Seruyan Hilir juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi kebakaran. Ia menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Melalui pelaksanaan Pasar Murah Bersubsidi ini, diharapkan sinergi antara GOW Kabupaten Seruyan, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanggul Harapan dan Halimaung Jaya.
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang
Sunday, 20 September 2026 - 00:58 WIB
Semarang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026) malam. Penutupan MTQ Nasional XXXI menjadi puncak rangkaian pelaksanaan musabaqah yang mempertemukan kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan penutupan dimulai pada pukul 19.00 WIB dan berlangsung dengan khidmat serta meriah. MTQ bukan semata-mata menjadi ajang perlombaan dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. “MTQ hendaknya menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” Semangat yang terbangun dalam penyelenggaraan MTQ Nasional diharapkan turut memberikan motivasi bagi pengembangan tilawatil Qur’an di Kabupaten Seruyan, khususnya dalam pembinaan generasi muda Qur’ani. Pada malam penutupan tersebut, Kafilah Provinsi Kalimantan Timur berhasil meraih predikat Juara Umum MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, sementara Provinsi Jawa Tengah sebagai tuan rumah menempati posisi kedua dan DKI Jakarta berada di posisi ketiga. Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dan seluruh kafilah yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ telah berlangsung dengan penuh hikmah dan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebenaran, kedamaian, serta kebersamaan di tengah masyarakat. Kehadiran Wakil Bupati Seruyan dalam penutupan MTQ Nasional XXXI tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pengembangan syiar Islam serta upaya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap semangat MTQ Nasional dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan pembinaan qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia di Kabupaten Seruyan.
Ketua TP PKK Seruyan Serahkan Paket Bantuan Balita dan Lansia, Perkuat Sinergi Pencegahan Stunting
Friday, 18 September 2026 - 08:06 WIB
Kuala Pembuang – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., menyerahkan paket bantuan kepada balita dan lansia dalam kegiatan Sinergitas TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seruyan dalam Pencegahan Stunting, Wujudkan Generasi Sehat, bertempat di Aula Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara TP PKK dan Posyandu dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya pemenuhan gizi serta pemantauan tumbuh kembang balita dan pelayanan kesehatan bagi lansia. Dalam sambutannya, Ny. Welduline menegaskan bahwa anak-anak merupakan masa depan Kabupaten Seruyan. Karena itu, kualitas generasi mendatang perlu dipersiapkan sejak dini melalui pola pengasuhan yang baik, pemenuhan kebutuhan gizi, serta pelayanan kesehatan dasar yang optimal. “Pencegahan stunting bukan sekadar program kerja, melainkan tanggung jawab moral kita bersama. Posyandu dan Tim Penggerak PKK merupakan dua kekuatan utama yang menyentuh langsung lapisan masyarakat paling bawah,” ujarnya. Menurutnya, sinergi TP PKK dan Posyandu harus terus diperkuat agar pemantauan tumbuh kembang balita dapat dilaksanakan secara rutin dan akurat. Langkah tersebut penting untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Seruyan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta terhindar dari stunting. Selain memperhatikan kesehatan balita, ia juga menekankan pentingnya pendampingan terhadap lansia. Pelayanan dan pemantauan kesehatan secara berkala diharapkan mampu membantu para lansia tetap sehat, mandiri, dan bahagia.“Edukasi mengenai gizi seimbang juga harus sampai ke meja makan setiap keluarga di Kabupaten Seruyan,” pesannya. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Seruyan memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu dan pengurus PKK yang selama ini aktif memberikan pelayanan serta pendampingan kepada masyarakat. Ia menyebut para kader sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat. Kerja keras, ketulusan, dan kesabaran para kader menjadi salah satu fondasi penting keberhasilan berbagai program kesehatan hingga tingkat desa dan kelurahan. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi tanpa lelah dari seluruh kader dan pengurus PKK,” ungkapnya. Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan masyarakat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket bantuan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita serta bantuan kepada lansia. Berdasarkan penyampaian dalam kegiatan, sasaran bantuan mencakup sekitar 45 balita dan 50 lansia. Ny. Welduline berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh jajaran TP PKK dan Posyandu untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat kolaborasi dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan. Selain persoalan kesehatan dan stunting, Ketua TP PKK Seruyan turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama menghadapi kondisi musim kemarau. Masyarakat diminta berhati-hati ketika membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang menggunakan api agar tidak menimbulkan kebakaran. Ia mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, ketenangan dan keselamatan Kabupaten Seruyan serta berupaya mencegah terjadinya bencana. Melalui sinergi TP PKK, Posyandu, pemerintah daerah, kader dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat semakin optimal sekaligus mewujudkan generasi Seruyan yang sehat, tumbuh optimal dan berkualitas.
Bupati Seruyan Tinjau Akses Jalan Sekaligus Pantau Kondisi Karhutla
Thursday, 17 September 2026 - 22:22 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Seruyan sekaligus memantau kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah sekitar Kuala Pembuang, Kamis (17/9/2026). Peninjauan dilakukan menggunakan sepeda motor dengan menyusuri akses jalan menuju sejumlah desa, termasuk kawasan menuju Desa Tanjung Rangas. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Pabung, perwakilan Polres Seruyan, sejumlah kepala perangkat daerah, serta jajaran BPBD Kabupaten Seruyan. Bupati mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi badan jalan yang telah dibangun sekaligus memetakan wilayah yang berpotensi terdampak Karhutla. Dalam perjalanan, rombongan menemukan beberapa titik api serta lahan yang telah terbakar. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Seruyan, terutama setelah ditetapkannya status Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan. Menurut Bupati, keberadaan akses jalan yang memadai memiliki fungsi strategis, tidak hanya untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian, tetapi juga mempercepat akses petugas dalam melakukan penanganan apabila terjadi Karhutla. “Jalan ini pada dasarnya sangat penting bagi masyarakat di desa-desa sekitar Kuala Pembuang. Ke depan jalan ini harus kita perbaiki, sehingga apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di sekitar wilayah ini, penanganannya dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Bupati. Ia menambahkan, hasil peninjauan lapangan akan menjadi salah satu bahan dalam menentukan program pembangunan ke depan secara terintegrasi. Peningkatan infrastruktur jalan diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni membuka dan meningkatkan akses masyarakat sekaligus mendukung mitigasi serta penanganan bencana. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat desa yang berada di kawasan rawan Karhutla dan kekeringan. “Kita akan menyampaikan sosialisasi dan edukasi mengenai kebakaran hutan dan lahan sekaligus kekeringan kepada masyarakat. Hutan, lahan, dan lingkungan menjadi kewajiban kita semua untuk menjaganya,” katanya. Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan serta melakukan langkah pencegahan dan mitigasi risiko Karhutla. Upaya tersebut membutuhkan sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, instansi terkait, serta masyarakat. “Diperlukan peran serta dan peran aktif semuanya agar bersama-sama menjaga dan menanggulangi terjadinya kebakaran, sekaligus mengatasi apabila terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing,” tegasnya. Selain memantau Karhutla, kegiatan menyusuri jalan menggunakan sepeda motor tersebut juga dimanfaatkan Bupati untuk melihat secara langsung hasil pembangunan dan kondisi lingkungan di sepanjang jalur yang dilalui. Bupati menilai kegiatan serupa dapat kembali dilakukan di wilayah lain sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan memastikan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana. “Pertama kita melihat kondisi pembangunan, kedua melihat situasi dan lingkungan. Mungkin di beberapa area lain akan kita lakukan lagi,” pungkas Bupati.
Pemkab dan Bunda Literasi Seruyan Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Tumbuh Pengetahuan
Thursday, 17 September 2026 - 05:47 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong penguatan budaya literasi dengan mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, informasi, kreativitas, dan pengembangan pengetahuan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Seruyan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Seruyan, Yudiansyah, S.Sos., saat mewakili Bupati Seruyan pada kegiatan Sosialisasi Peran Perpustakaan sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan dan Informasi, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Seruyan Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A. sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan, jajaran perangkat daerah, narasumber, Korwil Bidang Pendidikan, pengawas SD dan SMP, kepala sekolah serta unsur terkait tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi yang semakin kuat di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Yudiansyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini memiliki arti penting dalam upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Seruyan melalui penguatan budaya literasi. “Perpustakaan pada saat ini tidak lagi sekadar dipandang sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku. Perpustakaan adalah pusat pembelajaran, pusat informasi, ruang bertumbuhnya pengetahuan, serta sarana untuk membuka wawasan masyarakat,” ujarnya. Pemkab Seruyan berharap hasil sosialisasi tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah nyata, khususnya dengan menghidupkan perpustakaan sekolah sebagai bagian dari proses pembelajaran. Kepala sekolah didorong menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang menyenangkan bagi peserta didik untuk membaca, mencari informasi, berdiskusi, berkarya, serta mengembangkan kreativitas. Hal serupa juga diharapkan dapat diterapkan di desa dan kelurahan. Perpustakaan maupun taman bacaan masyarakat diharapkan semakin berkembang sehingga masyarakat memiliki ruang untuk memperoleh informasi, meningkatkan keterampilan dan memperluas pengetahuan. Bunda Literasi Kabupaten Seruyan bersama jajaran terkait juga memiliki peran penting dalam mendorong gerakan literasi agar semakin dekat dengan keluarga, sekolah dan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. “Mari kita bangun budaya membaca mulai dari keluarga, sekolah, desa dan kelurahan. Mari kita ciptakan lingkungan yang menjadikan buku dan pengetahuan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” lanjutnya. Sementara itu, berdasarkan lapora Kepala Dinas Perpustakaan, sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai peran dan fungsi perpustakaan sebagai sumber ilmu pengetahuan, informasi dan pembelajaran. Kegiatan juga diarahkan untuk meningkatkan komitmen kepala sekolah dan pemerintah desa dalam mendukung pengembangan perpustakaan, meningkatkan minat baca dan budaya literasi, serta membangun sinergi antara Dinas Perpustakaan, satuan pendidikan dan pemerintah desa. Melalui gerakan bersama tersebut, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi ruangan yang dipenuhi koleksi buku, melainkan berkembang menjadi ruang yang penuh aktivitas, gagasan, kreativitas dan harapan. Pemkab Seruyan meyakini penguatan gerakan literasi akan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Seruyan yang cerdas, berpengetahuan, berkarakter, produktif serta mampu menghadapi perkembangan zaman. Pada kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Yudiansyah, S.Sos., mewakili Bupati Seruyan secara resmi membuka Sosialisasi Peran Perpustakaan sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan dan Informasi Tahun 2026.
Plh. Sekda Seruyan Pimpin Apel Gabungan ASN, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik
Thursday, 17 September 2026 - 03:28 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melaksanakan Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kamis (17/9/2026). Bertindak sebagai pembina apel, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H. Dalam amanatnya, Plh. Sekda menyampaikan bahwa pelaksanaan apel kali ini bertepatan dengan momentum Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026, yang mengingatkan pentingnya sektor transportasi dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah dan nasional. Ia mengajak seluruh ASN untuk menjadikan apel gabungan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi sebagai momentum memperkuat jati diri sebagai aparatur negara yang disiplin, profesional, loyal, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.“Disiplin adalah harga mati, mulai dari disiplin waktu, disiplin berpakaian hingga disiplin dalam pekerjaan,” tegasnya. Selain disiplin, Plh. Sekda menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN, menjaga loyalitas dan kekompakan Korpri, menghilangkan ego sektoral antarunit kerja, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat, dan bebas dari pungutan yang tidak semestinya. Pada kesempatan tersebut, Plh. Sekda juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat memasuki masa purna tugas kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas untuk Kabupaten Seruyan. Menutup amanatnya, dr. Bahrun Abbas berharap seluruh ASN terus menjaga sinergi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Tinjau Pemanfaatan Lahan Sawah untuk Semangka dan Mentimun
Wednesday, 16 September 2026 - 13:09 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. mengunjungi salah satu lahan pertanian masyarakat yang memanfaatkan lahan persawahan pada musim kemarau untuk budidaya semangka berbagai jenis dan mentimun, Rabu (16/9/2026). Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung potensi pemanfaatan lahan sawah agar tetap produktif di luar musim tanam padi. Bupati mengapresiasi upaya petani yang mampu memanfaatkan musim kemarau untuk mengembangkan komoditas hortikultura. Menurutnya, pola pemanfaatan lahan seperti ini memiliki potensi untuk dikembangkan dan menjadi contoh bagi petani lainnya di Kabupaten Seruyan. “Lahan yang sebenarnya pada musim tanam padi merupakan lahan sawah, ternyata pada musim kemarau juga bisa dimanfaatkan menjadi lebih produktif. Hari ini kita melihat tanaman semangka yang hasilnya sangat menggembirakan dan cukup menjanjikan,” ujar Bupati. Menurut Bupati, keberhasilan tersebut perlu mendapat perhatian dari perangkat daerah terkait. Selain meningkatkan produktivitas lahan, budidaya tanaman hortikultura pada masa jeda tanam padi juga berpotensi memberikan sumber pendapatan tambahan bagi petani. Ia berharap keberhasilan petani tersebut dapat dijadikan salah satu bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun program pengembangan pertanian, termasuk pembinaan, pendampingan serta dukungan kepada petani yang berminat memanfaatkan lahannya pada musim kemarau. “Percontohan ini bisa menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun program, sekaligus membuka wawasan dan memacu semangat petani lainnya untuk memanfaatkan lahan pada musim kemarau. Tidak harus semangka, tetapi bisa juga jenis tanaman lain yang sesuai dengan kondisi lahan,” jelasnya. Bupati juga meminta Dinas Pertanian untuk lebih proaktif melihat potensi yang ada di lapangan, mulai dari kebutuhan petani, pemilihan komoditas, ketersediaan bibit dan pupuk, pendampingan penyuluh hingga dukungan infrastruktur pertanian. Menurutnya, apabila budidaya hortikultura dapat dikembangkan secara lebih luas, hasil pertanian masyarakat diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berpeluang dipasarkan ke daerah sekitar. Sementara itu, Rukamto, salah seorang petani sekaligus ketua kelompok tani setempat, menjelaskan bahwa diversifikasi tanaman merupakan salah satu langkah menuju pertanian yang lebih modern. Petani, menurutnya, tidak harus hanya bergantung pada satu komoditas. Ia mencontohkan tanaman semangka yang memiliki masa tanam relatif singkat, sekitar 60 hari. Selain semangka, mentimun juga dinilai memiliki prospek karena sudah dapat mulai dipanen dalam waktu sekitar 28 hari. “Petani itu tidak hanya bergantung pada satu komoditas. Di sela musim tanam padi seperti sekarang sebenarnya lahannya bisa dimanfaatkan. Semangka maupun mentimun mempunyai peluang yang cukup bagus,” ungkapnya. Rukamto berharap petani di Kabupaten Seruyan semakin berani mengembangkan komoditas hortikultura sehingga kebutuhan sayur dan buah di daerah dapat dipenuhi dari produksi petani lokal, bahkan ke depan mampu memasok pasar di daerah tetangga. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah, terutama dalam hal pendampingan penyuluh pertanian, bibit unggul, pemupukan, kesiapan lahan, infrastruktur serta keamanan hasil pertanian. Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian harus dikelola secara menyeluruh dan progresif, mulai dari sektor hulu, infrastruktur irigasi primer, sekunder dan tersier, kebutuhan petani, pemilihan komoditas hingga pemanfaatan masa jeda antara musim tanam. “Saya memerlukan jajaran Dinas Pertanian yang tanggap dan proaktif. Apa yang menjadi kebutuhan petani harus diperhatikan sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Mudah-mudahan ke depan sektor pertanian kita semakin baik,” tegas Bupati. Melalui pemanfaatan lahan sawah secara produktif pada musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap produktivitas pertanian dan pendapatan masyarakat dapat terus meningkat, tanpa mengganggu fungsi utama lahan untuk penanaman padi ketika memasuki musim tanam.
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Sosialisasi Mekanisme Pembelian BBM Bersubsidi dan Pelatihan Aplikasi XStar di Jakarta
Wednesday, 16 September 2026 - 07:40 WIB
Jakarta – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri kegiatan Sosialisasi Mekanisme Penerbitan Surat Rekomendasi Pembelian BBM Bersubsidi dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi XStar Tahun 2026 yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut turut melibatkan perwakilan BPH Migas, PT Pertamina Patra Niaga, perangkat daerah terkait, serta pimpinan/pengelola SPBU dan SPBN penyalur BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk meningkatkan tertib administrasi, transparansi, serta akurasi dalam penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi. Kabupaten Seruyan disebut telah mencapai 100 persen implementasi Aplikasi XStar dalam penerbitan surat rekomendasi tersebut. Implementasi XStar melibatkan tujuh perangkat daerah teknis sebagai instansi penerbit dan mencakup sejumlah sektor, antara lain perikanan, pertanian, transportasi, pelayanan umum, dan usaha mikro. Melalui sistem tersebut, proses penerbitan rekomendasi diharapkan menjadi lebih mudah, terdokumentasi dan terintegrasi, sekaligus menghasilkan data yang akurat untuk mendukung pengawasan serta evaluasi. Dalam arahannya, Pemerintah Kabupaten Seruyan menekankan agar setiap instansi penerbit surat rekomendasi melaksanakan proses penerbitan secara cermat, tertib dan sesuai ketentuan serta berdasarkan kebutuhan dan peruntukan yang telah ditetapkan. Data yang dimasukkan melalui Aplikasi XStar juga harus dipastikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, para penyalur BBM bersubsidi di Kabupaten Seruyan diharapkan memberikan pelayanan kepada konsumen pemegang surat rekomendasi sesuai ketentuan dan peruntukannya secara tertib, adil, transparan dan tidak diskriminatif. Koordinasi antara penyalur, instansi penerbit dan pihak kecamatan juga dinilai penting agar berbagai kendala maupun ketidaksesuaian data di lapangan dapat segera diselesaikan. Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. berharap pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan tersebut dapat meningkatkan pemahaman serta kemampuan para petugas dalam menggunakan Aplikasi XStar, sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi, semakin baik. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga berkomitmen terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM bersubsidi di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan. Melalui penguatan koordinasi dan tertib administrasi, penerbitan surat rekomendasi diharapkan dapat berlangsung secara tertib, cepat, transparan dan akuntabel, didukung data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan ini sekaligus diharapkan memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan, BPH Migas, Pertamina Patra Niaga, instansi penerbit dan para penyalur dalam mewujudkan pelayanan serta penyaluran BBM bersubsidi yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Seruyan.
Asisten Administrasi Umum Buka Pelatihan Read Aloud Kabupaten Seruyan Tahun 2026
Wednesday, 16 September 2026 - 06:50 WIB
Kuala Pembuang – Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Yudiansyah, S.Sos., membuka secara resmi Pelatihan Read Aloud (Membaca Nyaring) se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Rabu (16/9/2026). Turut hadir Bunda Literasi Kabupaten Seruyan Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A. Dalam sambutan Bupati Seruyan yang dibacakannya, Yudiansyah menyampaikan bahwa membangun budaya literasi tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus ditumbuhkan sejak dini melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Menurutnya, metode read aloud atau membaca nyaring merupakan salah satu cara sederhana namun bermakna untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan menghadirkan proses belajar yang menyenangkan. “Melalui cerita, anak tidak hanya mendengarkan kata-kata, tetapi juga belajar mengenal nilai-nilai kebaikan, memahami perasaan orang lain, mengenal lingkungannya, serta membangun rasa ingin tahu,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mengajak Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, para guru, pengawas, orang tua serta seluruh pihak terkait untuk terus berkolaborasi memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Seruyan. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membacakan cerita secara kreatif kepada anak serta menerapkannya di sekolah, perpustakaan, keluarga dan lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi sekaligus mendukung terwujudnya generasi Seruyan yang cerdas, kreatif, percaya diri dan berkarakter. Peserta kegiatan berjumlah 68 orang yaitu guru PAUD di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur. Kegiatan pelatihan membaca nyaring dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan teknik membaca nyaring yang menarik, ekspresif, dan interaktif sehingga dapat menumbuhkan minat baca dan budaya literasi pada anak.Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah untuk Meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam Read Aloud, Meningkatkan kemampuan membaca nyaring secara menarik, ekspresif, dan interaktif serta Mendorong guru menerapkan Read Aloud untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi anak.
Seruyan Tingkatkan Status Darurat Karhutla dan Kekeringan, Pemkab Perkuat Penanganan
Wednesday, 16 September 2026 - 02:43 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan meningkatkan langkah penanganan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan seiring meningkatnya potensi bencana pada musim kemarau tahun 2026. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Status Penanganan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan yang dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026). Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menegaskan bahwa kondisi yang berkembang saat ini memerlukan kesiapsiagaan dan respons yang lebih cepat dari seluruh unsur terkait. Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama unsur terkait mencermati perkembangan kondisi di lapangan, mulai dari frekuensi kejadian Karhutla, luas wilayah terdampak, kondisi musim kemarau, hingga perkembangan cuaca berdasarkan informasi dari BMKG. Berdasarkan berbagai pertimbangan tersebut, rapat menyepakati perlunya peningkatan status penanganan dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan di Kabupaten Seruyan. Peningkatan status tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat langkah penanganan oleh pemerintah daerah bersama TNI-Polri, dunia usaha, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh elemen masyarakat. Selain memperkuat kesiapan personel dan sarana prasarana, pemerintah daerah juga akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya serta upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. “Seluruh masyarakat, ASN, TNI-Polri maupun perusahaan harus tanggap dan peka terhadap situasi dan kondisi ini. Dengan kesiapsiagaan dan peningkatan status, mudah-mudahan kita dapat bergerak lebih cepat menemukan solusi terhadap masalah yang ada,” ujar Bupati. Selain Karhutla, Bupati Seruyan juga memberikan perhatian terhadap dampak kekeringan yang mulai memengaruhi ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Sejumlah sumber air masyarakat, khususnya sumur, mulai terdampak rembesan air laut sehingga kualitas air menurun dan tidak lagi layak digunakan sebagai sumber air bersih. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Seruyan akan melakukan pemetaan wilayah terdampak sekaligus memperkuat pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah daerah juga membuka ruang partisipasi bagi dunia usaha, organisasi dan elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu penyediaan air bersih. Berdasarkan pembahasan dalam rapat, distribusi satu tangki air berkapasitas sekitar 5.000 liter diperkirakan memerlukan biaya kurang lebih Rp. 350.000. Bupati menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih, harus menjadi perhatian bersama selama kondisi kekeringan berlangsung. Keterlibatan dunia usaha turut menjadi salah satu fokus pembahasan. Pemkab Seruyan akan mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Seruyan agar mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. Salah satu kebutuhan yang didorong adalah penyediaan sarana pemadam kebakaran berupa kendaraan roda tiga atau Tosa yang dilengkapi perlengkapan pemadaman. Berdasarkan estimasi yang dibahas dalam rapat, kebutuhan biaya pengadaan sarana tersebut sekitar Rp. 50 juta per unit. Sarana tersebut nantinya dapat diarahkan ke desa-desa yang membutuhkan untuk memperkuat kemampuan penanganan awal apabila terjadi kebakaran. Perusahaan juga diharapkan tidak hanya memastikan keamanan wilayah konsesi atau arealnya masing-masing, tetapi turut berperan membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional dalam mencegah dan menangani potensi Karhutla. Dampak kabut asap terhadap aktivitas pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan telah mengeluarkan surat edaran yang memberikan keleluasaan kepada kepala sekolah untuk menyesuaikan proses belajar mengajar dengan kondisi lingkungan di wilayah masing-masing. Kondisi kabut asap di setiap wilayah Kabupaten Seruyan tidak sama. Kuala Pembuang dan wilayah sekitarnya relatif terbantu oleh pergerakan angin dari arah laut, sedangkan beberapa wilayah bagian tengah dan hulu menghadapi kondisi asap yang lebih tebal. Karena itu, kepala sekolah dengan berkoordinasi bersama pemerintah kecamatan dapat melakukan penyesuaian waktu masuk maupun kepulangan peserta didik apabila kondisi udara dinilai tidak mendukung. Proses belajar mengajar tetap diupayakan berjalan sebagaimana mestinya. Namun, sekolah diminta mengutamakan kondisi dan keselamatan peserta didik serta tidak memaksakan kegiatan apabila kualitas lingkungan berpotensi menimbulkan dampak buruk. Pemerintah Kabupaten Seruyan sebelumnya telah menyediakan anggaran reguler untuk mendukung penanganan Karhutla. Namun, meningkatnya frekuensi dan luas kejadian kebakaran selama musim kemarau turut meningkatkan kebutuhan operasional di lapangan. Dengan peningkatan status menjadi tanggap darurat, pemerintah daerah dapat mempersiapkan dukungan pendanaan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), serta memperkuat koordinasi untuk mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah maupun Pemerintah Pusat melalui mekanisme penanggulangan bencana. Bupati Ahmad Selanorwanda menekankan bahwa penanganan Karhutla dan kekeringan membutuhkan kerja bersama. Konsolidasi, koordinasi serta keterlibatan seluruh unsur menjadi bagian penting agar setiap langkah pencegahan dan penanganan dapat dilaksanakan secara cepat, terpadu dan tepat sasaran. Pemkab Seruyan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan kepada aparat atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan di lingkungannya.“Penanganan Karhutla dan kekeringan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi seluruh pihak, kita berharap dampaknya dapat ditekan dan masyarakat tetap terlindungi,” pungkas Bupati.
Plh. Sekda Seruyan Hadiri Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026
Tuesday, 15 September 2026 - 22:17 WIB
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan menghadiri Rapat Paripurna Ke-3 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Selasa (15/9/2026), di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan. Rapat paripurna tersebut mengagendakan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara DPRD dan Kepala Daerah terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2026. Dalam sambutan Bupati Seruyan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, menuturkan bahwa penandatanganan nota kesepakatan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan Perubahan APBD. Kesepakatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dan DPRD dalam memastikan kebijakan penganggaran tetap sejalan dengan arah pembangunan daerah serta mampu merespons perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen agar setiap program pembangunan dilaksanakan secara akuntabel, transparan, efektif dan efisien, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, perekonomian daerah, pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia. Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Seruyan selanjutnya akan menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut sesuai tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah daerah juga mengharapkan sinergi dan kerja sama yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif terus terjaga demi mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan.
Pemkab Seruyan Audiensi dengan BPH Migas Bahas Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Tuesday, 15 September 2026 - 09:21 WIB
Jakarta – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., melaksanakan audiensi bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta, Selasa (15/9/2026). Audiensi tersebut membahas penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Seruyan, khususnya upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap BBM serta mekanisme pembentukan Sub Penyalur BBM sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan tersebut, BPH Migas memaparkan mekanisme penyediaan dan pendistribusian BBM serta ketentuan Sub Penyalur berdasarkan Peraturan BPH Migas Nomor 1 Tahun 2024 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BPH Migas Nomor 1 Tahun 2025. Keberadaan Sub Penyalur diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, terutama di wilayah yang belum terjangkau penyalur. Pengusulannya tetap mempertimbangkan persyaratan, kondisi geografis, jarak dengan penyalur terdekat, serta kebutuhan konsumen pengguna di wilayah tersebut. Melalui audiensi ini, Pemkab Seruyan berharap koordinasi dengan BPH Migas dapat memperkuat upaya menghadirkan distribusi BBM yang lebih merata, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat hingga ke wilayah pelosok Kabupaten Seruyan.
Bunda Literasi Kabupaten Seruyan Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Seruyan
Tuesday, 15 September 2026 - 05:53 WIB
Kuala Pembuang – Bunda Literasi Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Selasa (15/9/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat gerakan literasi hingga tingkat kecamatan serta mendorong tumbuhnya budaya membaca di lingkungan keluarga dan masyarakat Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kabupaten Seruyan Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa menjadi Bunda Literasi bukan sekadar menyandang sebuah predikat, melainkan merupakan amanah dan tanggung jawab dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan membaca. “Hari ini bukan sekadar tentang pengukuhan sebuah peran. Hari ini adalah tentang sebuah amanah. Amanah untuk menyalakan cahaya ilmu, menumbuhkan kecintaan membaca, dan yang paling penting, ikut menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing,” ujarnya. Menurutnya, keberhasilan gerakan literasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan maupun jumlah buku yang tersedia, tetapi dari sejauh mana gerakan tersebut mampu menyentuh masyarakat dan menumbuhkan kecintaan terhadap membaca, khususnya pada anak-anak. Ia mengajak para Bunda Literasi Kecamatan untuk memulai gerakan tersebut dari hal-hal sederhana, di antaranya menghadirkan buku di rumah, menghidupkan budaya membaca dalam keluarga serta menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang ramah, menarik dan menyenangkan bagi anak-anak. “Jangan biarkan ada anak yang tumbuh tanpa mengenal buku, jangan biarkan ada desa yang tidak memiliki ruang belajar, dan jangan sampai ada generasi yang memiliki akses teknologi tetapi kehilangan kemampuan untuk memilih informasi dan berpikir kritis,” tegasnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa literasi tidak akan berkembang apabila hanya menjadi program pemerintah. Gerakan literasi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan dan desa, sekolah, perpustakaan, organisasi perempuan, komunitas, guru, orang tua hingga seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, Bunda Literasi Kecamatan diharapkan mampu menjadi penggerak di wilayah masing-masing dengan menghadirkan program literasi yang hidup, kreatif dan sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat. “Masyarakat yang gemar membaca akan memiliki wawasan, masyarakat yang memiliki wawasan akan mampu berpikir, dan masyarakat yang mampu berpikir akan mampu menentukan masa depannya sendiri,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Welduline juga mendorong keberadaan pojok baca di lingkungan perangkat daerah maupun kecamatan. Menurutnya, membangun pojok baca tidak harus menggunakan anggaran yang besar, tetapi dapat memanfaatkan bahan dan fasilitas sederhana selama mampu menyediakan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk membaca. Ia juga memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan di seluruh kecamatan. Para camat diminta ikut memantau kondisi sekolah, termasuk proses pembelajaran dan kehadiran tenaga pendidik, sehingga pelayanan pendidikan kepada anak-anak dapat berjalan dengan baik. Kepada seluruh Bunda Literasi Kecamatan yang telah dikukuhkan, ia berpesan agar amanah tersebut dijalankan dengan sungguh-sungguh dan dengan hati. “Saya percaya apabila para Bunda Literasi Kecamatan bergerak dengan hati, maka cahaya literasi akan menyala dari rumah ke rumah, dari sekolah ke sekolah, dari desa ke desa, hingga menerangi seluruh Kabupaten Seruyan,” ungkapnya. Ia berharap pengukuhan tersebut menjadi awal semakin kuatnya gerakan literasi di seluruh kecamatan sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mencerdaskan masyarakat Kabupaten Seruyan. “Mari kita bergandengan tangan, satukan langkah, kita nyalakan semangat membaca, dan mari kita wariskan kepada anak-anak kita. Menanam hari ini untuk memanen masa depan,” pungkasnya. Pada rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan reward kepada pengunjung perpustakaan teraktif Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam memanfaatkan layanan perpustakaan.
Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan, Pemkab Seruyan Dorong Budaya Membaca dari Keluarga
Tuesday, 15 September 2026 - 05:48 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat gerakan literasi hingga ke tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026 di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Selasa (15/9/2026). Bupati Seruyan yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Seruyan, Yudiansyah, S.Sos., menyampaikan bahwa pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan merupakan langkah penting dan strategis untuk memperkuat gerakan literasi di tengah masyarakat. Dalam sambutan Bupati Seruyan yang dibacakannya, Yudiansyah menegaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengembangkan pengetahuan, serta memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas kehidupan. “Bunda Literasi tidak hanya menjadi sebuah gelar atau simbol, tetapi benar-benar menjadi penggerak, inspirator, dan teladan bagi masyarakat dalam membangun budaya membaca dan belajar sepanjang hayat,” demikian pesan Bupati. Bunda Literasi Kecamatan diharapkan memiliki peran penting dalam mengajak keluarga menciptakan lingkungan yang dekat dengan buku, pengetahuan, dan kegiatan membaca. Dari keluarga yang memiliki budaya membaca, diharapkan lahir generasi Seruyan yang berwawasan luas, berkarakter kuat, kreatif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Pemkab Seruyan juga mendorong Bunda Literasi Kecamatan untuk membangun kolaborasi bersama Bunda Literasi Kabupaten, sekolah, perpustakaan, pemerintah desa dan kelurahan, organisasi masyarakat, komunitas, serta para pegiat literasi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai kegiatan literasi yang kreatif, menarik, inklusif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, membaca dan belajar tidak lagi dipandang sebagai kewajiban, tetapi tumbuh menjadi kebutuhan dan kebiasaan. Lebih lanjut disampaikan, kemajuan Kabupaten Seruyan tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, investasi terhadap manusia, khususnya anak-anak dan generasi muda, menjadi salah satu hal penting dalam pembangunan daerah. Gerakan literasi di setiap kecamatan diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan masyarakat Seruyan yang cerdas, berpengetahuan, berkarakter, produktif, dan memiliki kemampuan untuk bersaing. Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, Bupati menyampaikan selamat kepada seluruh Bunda Literasi Kecamatan yang telah dikukuhkan dan berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta semangat untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap buku dan ilmu pengetahuan.“Membaca membuka jendela pengetahuan, literasi membuka jalan menuju masa depan.” Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap gerakan literasi semakin kuat dan menjangkau masyarakat hingga tingkat kecamatan, desa, kelurahan, dan keluarga, sekaligus menjadi bagian nyata dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Agenda
25 Sep 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Jumat
Kuala Pembuang dan Jakarta
24 Sep 2026 • 08:00:00
Agenda Kegiatan Hari Kamis
Kuala Pembuang dan Jakarta
23 Sep 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Rabu
Kuala Pembuang dan Desa Lanpasa
22 Sep 2026 • 07:30:00
Agenda Kegiatan Hari Selasa
Kuala Pembuang
21 Sep 2026 • 08:01:00
Agenda Kegiatan Hari Senin
Kuala Pembuang dan Barito Selatan
18 Sep 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Jumat
Kuala Pembuang
17 Sep 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Kamis
Kuala Pembuang
16 Sep 2026 • 08:00:00
Agenda Kegiatan Hari Rabu
Kuala Pembuang dan Jakarta
15 Sep 2026 • 07:30:00
Agenda Kegiatan Hari Selasa
Kuala Pembuang & Jakarta
Galeri
26 Aug 2026
Himbauan Karhutla
17 Aug 2026
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 🇮🇩
04 Jul 2026
LAYANAN SIAP Sistem Informasi Agenda Pimpinan
01 Jul 2026
Dirgahayu Bhayangkara Ke-80.
29 Jun 2026
Terimakasih kepada kafilah Kab. Seruyan
23 Jun 2026
selamat dan sukses atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah
Kegiatan Terbaru
Ikuti kegiatan Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan
Belum ada kegiatan
Kegiatan terbaru akan segera ditampilkan
Layanan Kami
Berbagai layanan publik yang tersedia untuk memudahkan Anda
Tidak ada Layanan
Tim Kantor Kami
Kenali para anggota dan jabatan mereka