Portal Resmi
SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SERUYAN
Selamat datang di portal resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan. Temukan informasi terbaru, agenda, berita, dan galeri kegiatan.
Berita Terbaru
Wakil Bupati Seruyan Buka Kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan Tahun 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan bagi Organisasi Pelajar, Pemuda, Kemasyarakatan dan Keagamaan Tahun 2026, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Rabu (28/10/2026).Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan peran aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta mendukung perlindungan dan kesejahteraan perempuan.Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa perlindungan anak dan peningkatan kesejahteraan perempuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral, kemanusiaan, dan sosial seluruh elemen masyarakat.“Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah pilar peradaban. Perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta peningkatan kesejahteraan perempuan, merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.Wakil Bupati berharap organisasi pelajar dan pemuda dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah perundungan, perkawinan usia anak, serta kekerasan di ruang digital. Sementara itu, organisasi kemasyarakatan diharapkan memperkuat fungsi kontrol sosial, sedangkan organisasi keagamaan berperan menanamkan nilai-nilai moral dan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak.Ia juga mengajak seluruh kader agar aktif, responsif, dan memiliki empati dalam mendeteksi serta merespons potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui edukasi, pendampingan awal, serta koordinasi dengan instansi terkait.“Jadilah kader yang aktif, responsif, dan berempati. Jangan ragu untuk bertindak apabila mengetahui adanya indikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pesannya.Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi pelajar, pemuda, kemasyarakatan, dan keagamaan dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang ramah anak, aman, serta menjunjung tinggi hak dan kesejahteraan perempuan.Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu serta keterampilan yang diperoleh untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan.
Wakil Bupati Seruyan Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Rabu (28/10/2026).Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kepedulian generasi muda dalam membangun bangsa.Dalam amanatnya, Wakil Bupati Seruyan membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup, tidak hanya sebagai sejarah perjuangan, tetapi juga tercermin dalam karakter dan tindakan nyata generasi penerus bangsa.Ditekankan bahwa kemajuan bangsa tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik dan teknologi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki jiwa patriotisme, kegigihan, serta kepedulian terhadap sesama.“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.Melalui peringatan ini, generasi muda Kabupaten Seruyan diharapkan terus meningkatkan semangat persatuan, mengembangkan potensi diri, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia dibangun melalui pengabdian, perjuangan, dan kepedulian bersama.“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Salam Pemuda!”
Bupati Seruyan Pancangkan Tiang Pertama Pembangunan Huma Betang di Tumbang Langkai
Tumbang Langkai – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan pemancangan tiang pertama pembangunan Huma Betang di Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Selasa (27/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Huma Betang merupakan momentum bersejarah sekaligus kebanggaan bersama dalam melestarikan budaya dan memperkuat persatuan masyarakat. "Hari ini kita berkumpul di titik pembangunan Rumah Betang di Tumbang Langkai. Ini sejarah, ini prestasi, dan ini kebanggaan bersama," ujarnya. Bupati berharap pembangunan Huma Betang tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu menghidupkan falsafah Huma Betang dalam kehidupan sehari-hari, khususnya nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong. "Semoga dengan dimulainya pembangunan Rumah Betang ini, falsafah Huma Betang benar-benar dapat dipraktikkan untuk mempersatukan seluruh unsur dan membangun kekuatan bersama demi kemajuan Kecamatan Suling Tambun, Kabupaten Seruyan, dan Kalimantan Tengah," ungkapnya. Mengawali pemancangan tiang pertama, Bupati mengajak seluruh pihak yang hadir untuk berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Bupati Seruyan Lantik Pengurus Batamad Kecamatan Suling Tambun, Tekankan Penguatan Adat, Persatuan dan Sinergi Pembangunan
Suling Tambun – Bupati Seruyan sekaligus Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melantik pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kecamatan Suling Tambun beserta pengurus Batamad tingkat desa se-Kecamatan Suling Tambun, Selasa (27/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan adat, menjaga harkat dan martabat masyarakat Dayak, serta meningkatkan sinergi antara lembaga adat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Seruyan. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan dihadiri jajaran pengurus Dewan Adat Dayak, pengurus Batamad, unsur pemerintah kecamatan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Dalam sambutannya, Ketua Batamad, Citra Yudha, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Suling Tambun serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi sehingga kegiatan pelantikan dapat terlaksana dengan baik. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Batamad tingkat kecamatan maupun desa yang baru dilantik. Menurutnya, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk menjaga kehormatan serta kelestarian adat istiadat Dayak. Citra Yudha menegaskan bahwa Batamad merupakan bagian dari kelembagaan adat yang memiliki peran penting dalam mendukung tugas dan fungsi Dewan Adat Dayak, Damang Kepala Adat, serta mantir adat di tingkat desa. Keberadaan Batamad diharapkan tidak hanya menjadi simbol organisasi, tetapi benar-benar mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketenteraman, memperkuat persatuan, melestarikan budaya, dan mendukung kemajuan daerah. Sementara itu, Bupati Seruyan dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa Batamad memiliki kedudukan strategis sebagai bagian dari kelembagaan adat Dayak yang keberadaannya didukung oleh peraturan daerah di Kalimantan Tengah. Menurut Bupati, Batamad, Dewan Adat Dayak, Damang, dan mantir adat merupakan satu kesatuan yang harus saling mendukung dalam menjalankan fungsi kelembagaan adat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Bupati mengingatkan agar keberadaan Batamad tidak hanya sebatas mengenakan atribut atau menunjukkan identitas organisasi, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Batamad harus mampu menjaga harkat dan martabat masyarakat Dayak, melestarikan adat budaya, serta menjadi bagian dari kekuatan bersama dalam mendukung pembangunan daerah,” ingatnya Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antara hukum adat dan hukum nasional. Ia menjelaskan bahwa pengakuan terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat menjadi ruang penting bagi lembaga adat untuk terus memperkuat perannya dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam hal ini, Batamad diharapkan dapat membantu mengawal pelaksanaan keputusan Damang Kepala Adat serta membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, sehingga penerapan hukum adat dapat berjalan secara harmonis dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan. Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait dalam memperkuat regulasi daerah yang berkaitan dengan pelestarian serta penerapan hukum adat. Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyinggung pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 51 desa di Kabupaten Seruyan. Ia menyampaikan bahwa proses demokrasi di tingkat desa harus menjadi sarana untuk memperkuat persatuan masyarakat. Menurutnya, demokrasi sejatinya harus membawa kegembiraan, kebersamaan, dan semangat persaudaraan. Perbedaan pilihan dalam proses pemilihan tidak boleh menjadi alasan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat. Ia berharap para kepala desa yang telah mendapatkan kepercayaan masyarakat dapat merangkul seluruh warga tanpa membedakan pilihan politik, sehingga pembangunan desa dapat dilaksanakan secara bersama-sama. Sejalan dengan hal tersebut, Bupati meminta seluruh pengurus Batamad yang baru dilantik untuk menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga keharmonisan hubungan antarsuku, antaragama, dan antargolongan. “Jadilah perekat bagi seluruh komponen masyarakat. Jaga kedamaian, kerukunan, dan kebersamaan, serta bahu-membahu membangun Kabupaten Seruyan agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pesan Bupati sebagaimana dirangkum dari arahannya. Bupati juga mengajak seluruh jajaran Batamad untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga adat, serta berbagai unsur masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan dan perkembangan zaman. Menurutnya, kekuatan adat dan budaya harus menjadi salah satu fondasi dalam membangun daerah yang maju tanpa meninggalkan identitas, nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat Dayak. Mengakhiri arahannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada seluruh pengurus Batamad Kecamatan Suling Tambun dan pengurus Batamad tingkat desa yang baru dilantik. Ia berharap seluruh pengurus dapat mengemban amanah dengan penuh keikhlasan, menjaga nama baik organisasi, serta menunjukkan pengabdian nyata bagi masyarakat, adat, dan daerah. Melalui pelantikan ini, diharapkan Batamad Kecamatan Suling Tambun semakin solid, berperan aktif dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Dayak, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang aman, harmonis, maju, dan sejahtera.
Bupati Seruyan Buka Gerakan Pangan Murah di Tumbang Langkai
Tumbang Langkai – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan melalui kolaborasi Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, bertempat di Taman Handep Hapakat, Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Selasa (27/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya bagi warga yang berada di wilayah hulu Kabupaten Seruyan yang masih menghadapi tantangan akses transportasi dan distribusi logistik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Suling Tambun Hengky Bromoli, S.Sos., M.A.P., Camat Seruyan Hulu Syamsul, jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kapolsek Seruyan Hulu, pengurus DAD Kabupaten Seruyan, para Ketua DAD kecamatan, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, perwakilan Dewan Adat Dayak Kabupaten Seruyan, Citra Yudha, menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan wujud sinergi antara lembaga adat dan pemerintah daerah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, DAD tidak hanya berperan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Dayak, tetapi juga berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada kegiatan tersebut, disediakan sebanyak 300 paket sembako murah dengan harga Rp115.000 per paket yang diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya di wilayah hulu Kabupaten Seruyan. Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi darat di wilayah hulu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya biaya distribusi barang, termasuk kebutuhan pokok masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan masyarakat. Sementara itu, Bupati Seruyan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dewan Adat Dayak Kabupaten Seruyan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan atas terselenggaranya kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut. Bupati menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di Kecamatan Suling Tambun dan wilayah sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur, terutama peningkatan akses jalan darat yang menghubungkan wilayah hulu dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses transportasi yang semakin baik, biaya pengangkutan orang maupun barang diharapkan dapat ditekan sehingga distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih lancar dan harga barang semakin terjangkau. Selain itu, peningkatan konektivitas wilayah juga diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memasarkan berbagai hasil pertanian, perkebunan, rotan, serta potensi sumber daya lokal lainnya. Bupati menegaskan bahwa berbagai tantangan pembangunan di wilayah hulu tidak boleh menyurutkan semangat pemerintah daerah untuk terus bekerja dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Seruyan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah daerah, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, termasuk lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat secara luas. Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga memanfaatkan momentum pertemuan tersebut untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat serta mendengarkan berbagai aspirasi dan kebutuhan warga, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan perekonomian di wilayah hulu. Mengakhiri sambutannya, Bupati Seruyan secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan melalui kerja sama DAD Kabupaten Seruyan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan. Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat dapat semakin mudah dijangkau, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan, khususnya di wilayah hulu.
Bupati Seruyan Lantik Pengurus Batamad Kecamatan Seruyan Hulu, Tekankan Penguatan Adat dan Sinergi dalam Pembangunan
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melantik pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kecamatan Seruyan Hulu, yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Bulutangkis Tumbang Manjul, Senin (26/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan adat, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta meningkatkan peran masyarakat adat dalam mendukung pembangunan dan menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan, Ketua Harian DAD Kabupaten Seruyan, para Damang, Mantir Adat, pengurus Batamad tingkat kabupaten, kecamatan dan desa, kepala perangkat daerah, unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua Batamad Kabupaten Seruyan Citra Yudha menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa Batamad merupakan organisasi adat yang berada di bawah naungan, koordinasi, dan pembinaan Dewan Adat Dayak (DAD), serta memiliki landasan kelembagaan yang diatur melalui peraturan daerah di Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, keberadaan Batamad bukan sekadar simbol organisasi ataupun identitas masyarakat adat, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kehormatan, harkat, martabat, serta kelestarian budaya masyarakat Dayak. "Batamad adalah lembaga yang memiliki dasar hukum dan tanggung jawab yang jelas. Karena itu, setiap pengurus harus memahami tugas dan fungsinya, menjaga marwah organisasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya. Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, tanggung jawab, keadilan, dan kebijaksanaan tanpa membeda-bedakan masyarakat yang dilayani. Pengurus Batamad juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi dengan Dewan Adat Dayak, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga ketertiban dan menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Penyelesaian permasalahan adat, lanjutnya, harus senantiasa mengedepankan musyawarah dan mufakat dengan berlandaskan falsafah Huma Betang yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, persaudaraan, toleransi, dan keharmonisan. "Pengurus Batamad harus menjadi teladan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Kehadiran Batamad harus membawa kedamaian, mempererat persatuan, serta tetap menghormati hukum positif yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," pesannya. Selain menjaga ketertiban dan kehormatan adat, Batamad juga diharapkan berperan aktif dalam melestarikan budaya dan membimbing generasi muda agar tetap mengenal serta mencintai nilai-nilai luhur warisan leluhur di tengah perkembangan zaman. Sementara itu, Bupati Seruyan menyambut baik pelantikan pengurus Batamad Kecamatan Seruyan Hulu sebagai bagian dari upaya memperkuat peran kelembagaan adat di daerah. Keberadaan organisasi adat diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan sosial masyarakat, serta mendukung pembangunan yang tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang aman, rukun, dan semakin maju. Melalui kepengurusan yang baru, Batamad Kecamatan Seruyan Hulu diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjalankan peran organisasi secara bertanggung jawab, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Dayak. Kegiatan pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh unsur masyarakat adat untuk terus menjaga kehormatan budaya, memperkuat persaudaraan, serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Lantik Empat Anggota PAW BPD Kecamatan Seruyan Hulu
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melantik empat anggota Pengganti Antarwaktu (PAW) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Seruyan Hulu, bertempat di Gedung Olahraga Tumbang Manjul, Senin (26/10/2026). Keempat anggota PAW BPD yang dilantik yakni Demi dari Desa Riam Batang, Nopa Nopia dari Desa Tumbang Darap, Simbar dari Desa Tumbang Setawai, dan Supiansayah dari Desa Mojang Baru. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada anggota BPD yang baru dilantik serta mengingatkan pentingnya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa BPD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam menampung aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan, serta mendukung pembangunan desa. Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Selain itu, ia menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan melalui pengadaan alat berat, termasuk rencana penambahan pada tahun 2027, serta pembenahan sektor pendidikan dan kesehatan. Melalui pelantikan tersebut, Bupati berharap anggota BPD dapat bekerja sama dengan kepala desa, menjaga persatuan masyarakat, dan berperan aktif mendorong kemajuan pembangunan desa di Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tumbang Manjul, Ajak Pelajar Rajin Belajar dan Jauhi Perundungan
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan pemeriksaan kesehatan massal gratis bagi masyarakat Desa Tumbang Manjul dan sekitarnya, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Tumbang Manjul, bertempat di Posyandu Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Seruyan turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan. Selain mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, masyarakat juga menerima pembagian masker, vitamin, dan telur. Suasana kegiatan semakin meriah dengan adanya pembagian doorprize bagi anak-anak, dengan hadiah utama berupa sepeda gunung. Kehadiran Bupati Seruyan di Tumbang Manjul juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kecamatan Seruyan Hulu, termasuk infrastruktur jalan, perekonomian, serta sarana pendidikan. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi nyata di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah. "Tujuannya melihat kondisi daerah, ingin memperbaiki jalan, ingin memperbaiki perekonomian, juga meninjau sekolah dan lain-lain. Ini nampaknya sekolah juga perlu perawatan, perlu rehabilitasi. Jadi pada saatnya ini akan menjadi perhatian," ujar Bupati. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pelajar dan guru. Dengan suasana penuh keakraban, ia memberikan motivasi kepada anak-anak agar senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu, menghormati orang tua dan guru, serta membangun hubungan pertemanan yang baik. Bupati berpesan agar para pelajar tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. "Harus taat dan patuh kepada orang tua dan guru. Kemudian, harus rajin beribadah. Selanjutnya, tentu harus rajin belajar, tertib sekolah, kemudian selalu bersemangat," pesannya. Lebih lanjut, Bupati secara khusus mengingatkan para pelajar untuk menghindari tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Menurutnya, masa sekolah harus menjadi waktu yang menyenangkan untuk belajar, menjalin persahabatan, dan mempersiapkan masa depan."Jangan saling merundung, jangan saling mengganggu teman, jangan sering membuat permusuhan. Karena kita ini semuanya bersaudara," tegasnya. Ia berharap anak-anak di Kecamatan Seruyan Hulu dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, serta mampu membanggakan keluarga, guru, dan daerahnya. Interaksi antara Bupati dan para pelajar berlangsung hangat. Sejumlah pertanyaan motivasi yang disampaikan Bupati dijawab serentak dengan penuh semangat oleh anak-anak yang hadir. Di akhir arahannya, Bupati turut menyampaikan harapan agar kondisi lingkungan semakin membaik, termasuk berkurangnya kabut asap seiring turunnya hujan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan, menjaga kebersamaan, dan saling menghormati.
Bupati Seruyan Kunjungi Kecamatan Batu Ampar, Serap Aspirasi dan Tekankan Peningkatan Pelayanan Masyarakat
Batu Ampar – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus pertemuan dan silaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Batu Ampar, kepala desa, kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, bertempat di halaman Kantor Kecamatan Batu Ampar, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Seruyan beserta jajaran, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, unsur Forkopimcam, serta para undangan lainnya. Kunjungan kerja ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mempererat koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat, sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah Kecamatan Batu Ampar. Dalam sambutannya, Camat Batu Ampar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Bupati Seruyan beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran kepala daerah merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kabupaten terhadap kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah kecamatan. Camat menjelaskan bahwa Kecamatan Batu Ampar terdiri atas sembilan desa dengan berbagai potensi unggulan, di antaranya sektor perkebunan kelapa sawit, pertanian tanaman pangan dan hortikultura, serta perikanan. Pada kesempatan tersebut, Camat juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, khususnya terkait peningkatan infrastruktur jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan, penguatan fasilitas dan tenaga kesehatan, serta peningkatan jaringan telekomunikasi guna mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Ia berharap berbagai kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan serta prioritas pembangunan daerah. Sementara itu, Bupati Seruyan dalam arahannya menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang demokratis, profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan demokrasi di tingkat desa harus berlangsung secara sehat, tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi tidak boleh menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat. “Saya ingin wajah demokrasi di Kabupaten Seruyan bukan wajah permusuhan dan perselisihan, tetapi menjadi wajah damai, bahagia, mempersatukan, saling memperkuat, dan saling mengasihi,” tegas Bupati. Selain itu, Bupati juga memberikan perhatian terhadap peningkatan disiplin dan kinerja aparatur pemerintahan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa. Ia mengingatkan bahwa setiap aparatur memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Secara khusus, Bupati menyoroti pentingnya optimalisasi pelayanan dasar, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Ia mengharapkan kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, serta seluruh aparatur terkait dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal agar masyarakat memperoleh pelayanan yang baik dan merata. Dalam arahannya, Bupati turut menyinggung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk pentingnya kesiapsiagaan petugas, dukungan sarana dan prasarana, serta keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah kabupaten semata, melainkan membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan berbagai aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Batu Ampar.
Plh. Sekda Seruyan Turun Langsung Ikuti Gotong Royong Serentak, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Cegah Karhutla
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melaksanakan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan secara serentak pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama jajaran aparatur pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan tanggal 21 Oktober 2026 tentang Pembersihan Lingkungan Sekitar Perkantoran dan Pelaksanaan Gotong Royong Kebersihan Secara Serempak dalam Rangka Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Gotong royong dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang telah dibagi ke sejumlah titik lokasi pembersihan. Adapun lokasi kegiatan meliputi kawasan Stadion Gagah Lurus, Jalan Ais Nasution hingga Pasar Saik, kawasan depan rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati, sepanjang Jalan Patimura, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jalan Gajah Mada, hingga kawasan Bundaran III dan depan Kantor Bupati Seruyan. Dalam kegiatan tersebut, para peserta melaksanakan pembersihan lingkungan, pemangkasan rumput dan semak belukar, pengumpulan sampah, serta pembersihan saluran drainase dan material yang berpotensi menjadi sumber kebakaran. Keterlibatan langsung Plh. Sekda Seruyan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong seluruh aparatur pemerintah untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, baik di kawasan perkantoran maupun fasilitas umum. Melalui gerakan gotong royong serentak ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, serta masyarakat untuk terus membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, rapi, dan nyaman, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kegiatan kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Seruyan.
Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Seruyan Gelar Gerakan Pasar Murah Serentak
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) Serentak dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DKPP Kabupaten Seruyan, Kamis (22/10/2026). Pelaksanaan GPM Serentak ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pasar Murah merupakan bagian dari upaya mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan. “Hari ini merupakan kegiatan nasional juga. Ini sejalan dengan tekad bahkan program strategis dari Bapak Presiden untuk ketahanan pangan,” tuturnya. Menurut Bupati, ketahanan pangan merupakan salah satu sektor penting yang harus mendapat perhatian secara menyeluruh, mulai dari proses produksi pertanian, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, hingga pendistribusian hasil pertanian kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan bahan pangan, tetapi juga bagaimana hasil produksi tersebut dapat tersedia dalam jumlah yang cukup, berkualitas, serta dijangkau masyarakat dengan harga yang terjangkau. “Pada akhirnya adalah bagaimana tersedia pangan yang cukup, yang murah, dan terdistribusi dengan baik sampai kepada masyarakat, dengan jumlah yang memadai dan tentu berkualitas,” jelasnya. Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program pangan murah, termasuk para petani sebagai penghasil komoditas pertanian. Menurutnya, hasil produksi pertanian perlu dikelola dan disalurkan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “Oleh karenanya, kegiatan-kegiatan seperti ini pada dasarnya melibatkan berbagai pihak, baik langsung maupun tidak langsung. Contohnya para petani dengan hasil pertaniannya, kemudian kita himpun, kita kumpulkan, untuk pada akhirnya kita kelola dan salurkan,” ungkapnya. Bupati juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Gerakan Pasar Murah sebagai salah satu program yang dinilai efektif dalam mendukung ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa program pangan murah, pangan bersubsidi, maupun kegiatan pasar murah perlu terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan. “Program pangan murah seperti ini sangat bagus untuk kita lakukan, untuk kita teruskan. Pangan bersubsidi, kemudian juga pasar murah dan lain-lain, semua dalam rangka mendukung agar sektor hulu, tengah, hingga hilir dapat dikelola dengan baik,” tegasnya. Selain memastikan keterjangkauan harga, Bupati juga menyoroti pentingnya kelancaran distribusi bahan pangan agar kebutuhan pokok dapat tersedia secara merata dengan kualitas dan kuantitas yang memadai. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Seruyan akan terus mendukung dan melanjutkan kegiatan serupa, sekaligus memperkuat program yang mengintegrasikan seluruh sektor dalam sistem ketahanan pangan daerah. “Kegiatan seperti ini akan kita lanjutkan, akan kita teruskan. Program-program yang mengintegrasikan sektor hulu, tengah, dan hilir dari bidang pertanian maupun bidang lainnya tetap kita kelola agar ke depannya menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
Wakil Bupati Seruyan Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (22/10/2026). Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, yang menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri sekaligus memperkuat peran generasi santri dalam pembangunan bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Seruyan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., yang menegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui amanat tersebut disampaikan bahwa sejarah perjuangan bangsa tidak dapat dipisahkan dari peran para ulama dan santri, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945, yang turut membangkitkan semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Menteri Agama menekankan bahwa perjuangan santri pada masa kini harus diwujudkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak mulia. “Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia,” demikian petikan amanat Menteri Agama yang dibacakan Wakil Bupati Seruyan. Lebih lanjut, disampaikan bahwa santri memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Para santri diharapkan mampu menjadi generasi unggul yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Dalam amanat tersebut, Menteri Agama juga mengajak seluruh santri untuk terus menjaga tradisi pesantren, sekaligus terbuka terhadap perkembangan zaman. Santri diharapkan menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan, penjaga persatuan dan kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, pemerintah terus berupaya memperkuat peran pesantren melalui keberadaan Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Langkah tersebut diharapkan semakin mengoptimalkan tiga fungsi utama pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Menteri Agama juga menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik kalangan santri dan pesantren, melainkan milik seluruh bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai perjuangan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air. Melalui peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 ini, diharapkan semangat perjuangan para ulama dan santri terus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Seruyan, untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat persaudaraan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. Peringatan Hari Santri menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keagamaan, semangat kebangsaan, dan kemajuan ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Wakili Bupati Seruyan, Plh Sekda Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap RAPBD 2027
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan menghadiri Rapat Paripurna Ke-10 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati Seruyan atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Pidato Pengantar Bupati terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda dr. Bahrun Abbas menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pemandangan umum yang telah disampaikan oleh lima fraksi DPRD Kabupaten Seruyan terkait RAPBD Tahun Anggaran 2027. Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik berbagai masukan, saran, serta evaluasi yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD sebagai bentuk perhatian dan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik. Dalam penyampaiannya, Bahrun Abbas menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan efisiensi belanja, mendorong pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. “Berbagai masukan dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah dalam menyempurnakan penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027, agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya. Lebih lanjut, disampaikan bahwa salah satu tantangan dalam penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027 adalah masih tingginya ketergantungan keuangan daerah terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat. Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan melakukan penyesuaian dan pengelolaan anggaran secara cermat dengan tetap mengedepankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Adapun sektor yang menjadi perhatian utama meliputi pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, Pemerintah Daerah juga berupaya meningkatkan PAD melalui penggalian potensi daerah secara optimal, tanpa memberikan beban tambahan kepada masyarakat, khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam upaya memperkuat perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten Seruyan turut menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta mendorong perusahaan perkebunan agar memenuhi kewajiban penyediaan plasma sebesar 20 persen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah juga akan terus diperkuat guna memastikan setiap program dan kegiatan pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan. Melalui pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap hubungan kemitraan dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menutup penyampaiannya, Plh Sekda berharap seluruh tahapan pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Melalui sinergi dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah dan DPRD, kita berharap RAPBD Tahun Anggaran 2027 dapat dibahas dan disepakati tepat waktu, sehingga menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Seruyan yang lebih merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Bupati Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Perundungan Terhadap Anak
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perundungan (Bullying) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Rabu (21/10/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, insan pers, para guru pendamping, serta ratusan pelajar dari jenjang SD hingga SMA di Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kepedulian dan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan serta menjamin pemenuhan hak-hak anak. Menurutnya, meskipun pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini berlangsung setelah tanggal peringatan nasional, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak. "Meskipun peringatan ini dilaksanakan setelah tanggal peringatan nasionalnya, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat kita. Perhatian serta perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama yang dilaksanakan setiap hari, bukan hanya saat ada perayaan," ujarnya. Sejalan dengan tema kegiatan, yakni "Mewujudkan Kota Layak Anak: Anak Terlindungi, Indonesia Maju", Bupati berharap Kabupaten Seruyan terus berkembang menjadi daerah yang ramah anak, dengan memberikan perlindungan, kesempatan, dan ruang yang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk tumbuh serta mengembangkan potensi diri secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan, perundungan, perkawinan usia anak, serta penyalahgunaan teknologi digital. Menurutnya, upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar setiap anak mendapatkan hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat. "Anak-anakku, teruslah belajar dan berani bermimpi besar. Jangan takut untuk menyampaikan pendapat atau meminta pertolongan apabila mengalami atau melihat tindakan kekerasan. Kalian semua berharga," pesannya kepada para pelajar yang hadir. Sementara itu, Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A. dalam sambutannya menyampaikan pesan penuh motivasi kepada anak-anak agar berani menyuarakan hak, melindungi diri, serta membangun kepedulian terhadap sesama. Ia menegaskan bahwa Forum Anak Daerah diharapkan dapat menjadi wadah partisipasi sekaligus ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, serta berperan aktif dalam upaya pencegahan kekerasan dan perundungan. Dalam kesempatan tersebut, Bunda FAD menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh pelajar, yakni berani berkata tidak, berani berbicara, dan berani menjadi pelindung. Pertama, berani berkata tidak, yakni memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk tindakan yang menyakiti, baik secara fisik maupun verbal, serta perlakuan yang menimbulkan rasa takut atau tidak nyaman. Kedua, berani berbicara, yaitu tidak memendam permasalahan yang dialami seorang diri, melainkan berani menceritakan dan melaporkannya kepada orang tua, guru, guru Bimbingan dan Konseling (BK), Forum Anak Daerah, Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA), maupun instansi terkait. Ketiga, berani menjadi pelindung, yakni tidak membiarkan tindakan perundungan terjadi di lingkungan sekitar, tidak ikut mengejek atau menertawakan korban, serta berani membantu dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan. "Anak-anakku, jika pernah merasa tidak nyaman, diejek, atau dikucilkan, ingatlah: itu bukan salah kalian. Bullying itu bukan bercanda dan kekerasan itu bukan kasih sayang. Kalian tidak sendirian," tegasnya. Lebih lanjut, Bunda FAD juga mengajak para guru dan tenaga pendidik untuk terus membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak, sehingga setiap peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan rasa nyaman, percaya diri, dan terbebas dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menumbuhkan empati, serta membangun sikap saling menghargai dan menghormati antarsesama. Kegiatan sosialisasi berlangsung meriah dan interaktif dengan melibatkan partisipasi aktif para pelajar. Suasana semakin semarak melalui penampilan drama dan jingle antikekerasan yang dibawakan oleh anggota Forum Anak Daerah Kabupaten Seruyan, serta seruan bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan terhadap anak. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan sebagai Kabupaten Layak Anak. Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 ini juga diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan keberanian anak dalam menyuarakan hak-haknya serta membangun lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, sehat, dan mendukung terwujudnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Plh Sekda Seruyan Hadiri Rapat Paripurna DPRD dengarkan Pemandangan Fraksi-Fraksi
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri Rapat Paripurna Ke-9 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027, Selasa (20/10/2026). Dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi DPRD menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah masukan terhadap penyusunan Raperda APBD 2027, terutama terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja, transparansi pengelolaan keuangan, serta pemerataan pembangunan. Fraksi-fraksi juga menekankan pentingnya pengalokasian anggaran yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penanggulangan kemiskinan. Melalui pembahasan ini, diharapkan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027 dapat disusun secara realistis, efektif, dan tepat sasaran guna mendukung peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Seruyan Sampaikan Raperda APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Pidato Pengantar Bupati Seruyan terkait Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027, bertempat di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan, Selasa (20/10/2026).Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Supian menyampaikan pidato pengantar Bupati Seruyan, yang berhalangan hadir secara langsung.Mengawali sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Seruyan atas sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Disampaikan bahwa penyusunan Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 merupakan bagian penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berkelanjutan."APBD tidak hanya menjadi instrumen pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga merupakan landasan dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan pembangunan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan," sebagaimana disampaikan dalam pidato pengantar Bupati.Lebih lanjut, penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan.Dalam penyampaian gambaran umum Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027, Pemerintah Kabupaten Seruyan menjelaskan bahwa penyusunan anggaran dilakukan berdasarkan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.Pemerintah daerah juga menyampaikan adanya dinamika alokasi dana transfer dari pemerintah pusat yang berpotensi memengaruhi struktur pendapatan dan belanja daerah. Kondisi tersebut memerlukan langkah penyesuaian dan rasionalisasi anggaran dengan tetap mengutamakan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.Penyesuaian tersebut nantinya akan dibahas secara lebih mendalam antara Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Seruyan, termasuk dalam menentukan prioritas belanja operasional maupun belanja modal.Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya kehati-hatian, transparansi, dan kesepahaman antara pihak eksekutif dan legislatif dalam proses pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2027."Pemerintah Kabupaten Seruyan sangat terbuka terhadap saran, masukan, dan rekomendasi dari DPRD guna menyempurnakan rancangan APBD, sehingga setiap kebijakan anggaran yang ditetapkan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat," lanjutnya.Melalui pembahasan bersama tersebut, diharapkan Raperda APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027 dapat menghasilkan kesepakatan yang konstruktif, realistis, dan berorientasi pada pembangunan daerah yang berkelanjutan.Mengakhiri pidato pengantar, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan harapan agar sinergitas dan kerja sama yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan DPRD terus diperkuat dalam menjalankan amanah pembangunan.Dengan semangat kebersamaan tersebut, APBD Tahun Anggaran 2027 diharapkan mampu menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan secara merata dan berkelanjutan.
Staf Ahli Bupati Seruyan Hadiri Penutupan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas
Kuala Kapuas – Prokopim. Staf Ahli Bupati Seruyan menghadiri acara Penutupan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Minggu malam (18/10/2026).Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian Festival Seni Qasidah XII yang diikuti oleh para peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Festival ini merupakan ajang untuk mengembangkan seni budaya Islami, mempererat tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan melalui seni qasidah.Acara penutupan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus lembaga seni qasidah, dewan juri, panitia, serta para peserta dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang disampaikan pada acara tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Festival Seni Qasidah XII.Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku tuan rumah, panitia penyelenggara, dewan juri, para peserta, serta seluruh masyarakat yang turut mendukung sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sukses.Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dalam festival tersebut. Para pemenang diharapkan tetap rendah hati, terus meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.Sementara itu, kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, disampaikan pesan agar tidak berkecil hati dan tetap bersemangat untuk terus belajar serta mengembangkan potensi yang dimiliki.“Kemenangan memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah pengalaman, kebersamaan, dan persaudaraan yang terjalin selama mengikuti festival ini,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.Lebih lanjut, ditekankan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun melalui Festival Seni Qasidah hendaknya terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Dengan kebersamaan, berbagai tantangan dan persoalan dapat dihadapi secara bersama-sama, termasuk dalam upaya mendorong pembangunan dan kemajuan daerah.Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah menjadi perhatian bersama.Masyarakat diimbau agar tidak saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan, membantu, serta bergandengan tangan dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.Selain itu, seluruh hadirin diajak untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kalimantan Tengah senantiasa diberikan perlindungan dari berbagai bencana, serta para petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas.Kehadiran Staf Ahli Bupati Seruyan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pengembangan seni budaya Islami, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan di Kalimantan Tengah.Melalui penyelenggaraan Festival Seni Qasidah, diharapkan dapat terus tumbuh generasi muda yang kreatif, berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu menjaga dan melestarikan seni budaya bernuansa Islami di tengah perkembangan zaman.Festival ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.Rangkaian kegiatan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Kapuas secara resmi ditutup dengan ucapan Alhamdulillahirabbil 'alamin, sebagai ungkapan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan bakat dan kreativitas generasi muda, sekaligus menjadi sarana memperkuat syiar Islam, melestarikan seni qasidah, dan memperkokoh persaudaraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.(Prokopim Setda Kabupaten Seruyan)
Pimpin Apel Gabungan, Wakil Bupati Seruyan Tekankan Sinergitas dalam Program Bedah Rumah
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai pembina apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (19/10/2026) pagi. Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen, integritas, dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kepedulian dan sinergitas dalam mendukung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, dengan tema "Dari Rumah yang Layak Terlahir Pemimpin Masa Depan." Wakil Bupati menyampaikan bahwa melalui Program Strategis Nasional Tiga Juta Rumah, Kabupaten Seruyan mendapatkan alokasi sebanyak 248 unit rumah pada tahun anggaran 2026 yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan."Program ini bukan semata-mata tentang pembangunan fisik rumah, tetapi juga tentang membangun harapan," ujarnya. Ia menekankan lima hal penting dalam pelaksanaan program, yakni bantuan tepat sasaran, peningkatan koordinasi antarinstansi, integritas dan akuntabilitas, penguatan semangat gotong royong, serta pengawasan dan evaluasi berkelanjutan. Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat memasuki masa purna tugas kepada H. Muhammad Hasan dari Inspektorat, Kursedi dari Dinas Perhubungan, dan Labih dari SMP Negeri 2 atas dedikasi serta pengabdian mereka kepada Kabupaten Seruyan. Mengakhiri amanatnya, Wakil Bupati berharap seluruh ASN terus memperkuat sinergi, integritas, dan semangat pengabdian guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Seruyan yang semakin sejahtera.
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Pembukaan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kuala Kapuas
Kuala Kapuas – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri pembukaan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kamis malam (15/10/2026).Kegiatan yang diikuti oleh kafilah dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan pelestarian seni budaya Islam, khususnya seni qasidah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antardaerah.Pembukaan festival berlangsung meriah dan penuh khidmat, dihadiri sejumlah kepala daerah atau yang mewakili, unsur Forkopimda, pengurus LASQI Nusantara Jaya Provinsi Kalimantan Tengah, tokoh agama, para kepala perangkat daerah, dewan juri, panitia pelaksana, serta seluruh kafilah peserta festival.Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Bupati Kapuas, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku tuan rumah, pengurus LASQI, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan FSQ XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pembinaan keagamaan, termasuk pengembangan seni dan budaya Islam sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlak mulia.“Festival Seni Qasidah ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam untuk menanamkan nilai-nilai religius, akhlak, moral, kerukunan, serta memperkuat kebersamaan dalam keberagaman,” sebagaimana disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Bupati Kapuas.Melalui penyelenggaraan festival tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda Kalimantan Tengah yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan berprestasi. Generasi unggul inilah yang nantinya menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.Selain itu, dalam sambutan tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, termasuk upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.Kepada seluruh peserta, ditekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan juga pengalaman, persaudaraan, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi diri melalui seni bernuansa Islami.Dewan juri juga diharapkan dapat memberikan penilaian secara adil, jujur, dan objektif sehingga mampu menghasilkan para juara terbaik yang nantinya dapat mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang Festival Seni Qasidah tingkat nasional.Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pelestarian dan pengembangan seni budaya Islam, sekaligus memberikan motivasi kepada kafilah Kabupaten Seruyan yang turut ambil bagian dalam festival tingkat provinsi tersebut.Wakil Bupati Seruyan menyampaikan harapannya agar keikutsertaan kafilah Kabupaten Seruyan dalam FSQ XII dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para peserta, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan dengan kafilah dari kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.“Melalui Festival Seni Qasidah ini, kita berharap para peserta, khususnya kafilah Kabupaten Seruyan, dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan silaturahmi,” ujar Wakil Bupati Seruyan.Ia juga berharap para peserta dari Kabupaten Seruyan mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah, sekaligus memperoleh pengalaman berharga untuk terus mengembangkan seni qasidah di Bumi Gawi Hatantiring.Menurutnya, kegiatan seperti Festival Seni Qasidah memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan dan kreativitas di bidang seni, tetapi juga memiliki karakter religius, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Islam.Partisipasi Kabupaten Seruyan dalam festival ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keagamaan, seni, dan budaya.Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah, sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.Acara pembukaan ditandai dengan pernyataan resmi dibukanya Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 oleh Bupati Kapuas yang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan.Melalui penyelenggaraan festival ini, diharapkan seni qasidah semakin berkembang dan dicintai masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai salah satu media dakwah yang membawa pesan kedamaian, persaudaraan, persatuan, serta nilai-nilai luhur agama Islam.(Prokopim Setda Seruyan)
Bupati Seruyan Dampingi Danrem Turun Langsung ke Titik Api di Kawasan TNTP, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla
Kuala Pembuang – Prokopim, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mendampingi Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si. bersama Komandan Kodim 1015/Sampit turun langsung meninjau titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), tepatnya di wilayah Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kamis (15/10/2026). Peninjauan lapangan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan jajaran TNI guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di kawasan konservasi tersebut. Bupati Seruyan menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama jajaran TNI di lokasi bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran sekaligus menyusun langkah strategis dalam upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya titik api. "Hari ini kita turun ke lapangan bersama TNI, dalam hal ini Pak Danrem dan Pak Dandim 1015/Sampit. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kita akan menyusun rencana aksi untuk memitigasi berbagai kemungkinan sekaligus melakukan upaya pemadaman terhadap api yang masih menyala," ujar Bupati. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan Karhutla, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, peralatan, maupun pengerahan personel yang dibutuhkan. "Pemerintah daerah siap mendukung pengerahan anggota ke lokasi ini, termasuk penyediaan sarana-prasarana, peralatan, tenaga, serta berbagai dukungan lainnya melalui BPBD Kabupaten Seruyan. Prinsipnya, kita siap terlibat dan mendukung sepenuhnya upaya pemadaman api di kawasan Tanjung Puting," tegasnya. Sementara itu, Danrem menjelaskan bahwa peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan melalui konferensi video bersama jajaran pimpinan terkait, untuk segera mengambil langkah cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran di kawasan TNTP. Menurutnya, peninjauan awal ini menjadi bagian dari persiapan pengerahan personel, peralatan, serta dukungan logistik yang akan ditempatkan di lokasi terdampak. "Ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bapak Presiden untuk segera memprioritaskan pencegahan perluasan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting. Setelah peninjauan ini, personel, materiil, dan logistik akan segera dikerahkan ke lokasi untuk meminimalisir dampak Karhutla," jelas Danrem. Ia juga berharap langkah penanganan yang dilakukan dapat menekan penyebaran asap sehingga tidak semakin berdampak terhadap wilayah Kota Pangkalan Bun, termasuk aktivitas penerbangan di bandara setempat. Lebih lanjut, Bupati Seruyan menekankan pentingnya langkah antisipasi jangka panjang, terutama dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap kawasan rawan kebakaran, mulai dari wilayah perkotaan, persawahan, perkebunan, hingga kawasan hutan dan konservasi. "Kemarau panjang ini menjadi catatan penting bagi kita. Ke depan, kita akan melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah rawan kebakaran, baik di kawasan perkotaan, persawahan, perkebunan, maupun di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting," ungkapnya. Bupati juga menyampaikan bahwa hampir separuh kawasan Taman Nasional Tanjung Puting berada dalam wilayah administratif Kabupaten Seruyan. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan penanganan bersama untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis penting tersebut. "Kita harus lebih tanggap dan lebih cepat dalam mengantisipasi kejadian seperti ini. Tentunya melalui sinergi bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, dan seluruh pihak terkait agar kejadian serupa dapat diantisipasi lebih dini," tambahnya. Selain mengoptimalkan keterlibatan aparat dan instansi terkait, Bupati turut mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, serta pihak perusahaan perkebunan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Ia menjelaskan bahwa upaya penanganan tidak hanya difokuskan pada kawasan TNTP, tetapi juga dilakukan di sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Seruyan melalui keterlibatan tim gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak perkebunan. "Kita berharap dengan adanya pengerahan personel TNI dan keterlibatan seluruh pihak, kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampak asap bisa berkurang. Kami juga meminta partisipasi masyarakat, pemerintah desa, dan kecamatan agar bersama-sama terlibat dalam penanganan ini," harapnya. Bupati menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pengendalian kebakaran, sekaligus melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas sosial ekonomi dari dampak kabut asap. Melalui peninjauan langsung ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama jajaran TNI dan seluruh pemangku kepentingan berupaya memperkuat langkah penanganan terpadu agar kebakaran tidak semakin meluas, khususnya di kawasan selatan Taman Nasional Tanjung Puting yang berada di sekitar wilayah Kuala Pembuang. "Harapan kita bersama, kebakaran ini dapat segera ditangani dan luasan lahan yang terbakar bisa ditekan. Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kebanggaan Indonesia yang juga menjadi bagian dari kekayaan alam dunia. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya," pungkas Bupati.
Servant Leadership Batch 2 Selesai, Dorong ASN Jadi Pemimpin Kreatif, Inovatif dan Berorientasi Pelayanan
Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., sampaikan pesan mendalam pada Servant Leadership Batch 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang berlangsung di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kuala Pembuang, Rabu (14/10/2026).Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, khususnya membentuk pemimpin yang profesional, berintegritas, kreatif, inovatif, serta memiliki semangat melayani masyarakat.Manfaat pelatihan tersebut dirasakan langsung oleh para peserta, yang mengaku mendapatkan pengalaman, pengetahuan, serta perubahan cara pandang mengenai kepemimpinan dan pentingnya membangun kerja sama dalam organisasi.Direktur Alfa Quantum, Luhut Sagala, dalam penyampaiannya mengapresiasi antusiasme, kedisiplinan, dan komitmen para peserta selama mengikuti pelatihan.Luhut menyebut para peserta sebagai pemimpin dengan semangat baru yang diharapkan mampu mendukung Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kedudukan, melainkan sebuah panggilan, kehormatan, kepercayaan, dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan ketulusan.Ia menekankan bahwa karakter kepemimpinan yang melayani harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan, disiplin, menghargai orang lain, membantu sesama, dan memberikan keteladanan tanpa harus menunggu perintah."Pelayanan dimulai dari diri sendiri. Jangan merasa terlalu tinggi untuk melayani, jangan terlalu besar untuk mengampuni, dan jangan merasa paling hebat sehingga tidak mau belajar dari orang lain," pesannya.Luhut juga mengungkapkan bahwa tingkat kedisiplinan peserta selama pelatihan mencapai sekitar 99 persen. Hal tersebut dinilainya mencerminkan kesungguhan aparatur dalam mengikuti proses pembelajaran dan pengembangan diri.Ia berharap semangat, nilai-nilai, dan keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.Menurutnya, apabila sebagian besar materi yang dipelajari mampu diterapkan secara konsisten, perubahan besar dapat tercipta dalam budaya kerja, kualitas kepemimpinan, dan pelayanan publik di Kabupaten Seruyan.Sementara itu, Bupati Seruyan dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan harus menjadi momentum perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur pemerintah daerah.Bupati mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir, memperluas pengetahuan, serta tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang telah dimiliki.Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang dan mencapai prestasi apabila mau belajar, berusaha, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki.Bupati menjelaskan bahwa proses pengembangan kemampuan aparatur harus bergerak secara bertahap, mulai dari tidak tahu menjadi tahu, kemudian mampu bekerja secara sistematis, berkembang menjadi kreatif, hingga akhirnya melahirkan inovasi.Ia menekankan bahwa aparatur pemerintah tidak cukup hanya memahami tugas dan menjalankan pekerjaan berdasarkan rutinitas. Seorang pemimpin harus mampu membaca situasi, menentukan prioritas, mencari solusi, dan menciptakan cara kerja yang lebih efektif serta efisien."Saya berharap setelah pendidikan ini, Bapak dan Ibu tidak hanya berada pada level sistematis dalam mengelola, melaksanakan, bahkan memimpin satuan kerja, tetapi sudah berada pada level kreatif," tegas Bupati.Lebih lanjut, Bupati mendorong seluruh pejabat untuk berani melangkah menuju kepemimpinan yang inovatif, yakni mampu menghadirkan gagasan baru dan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat.Ia menilai kreativitas dan inovasi tidak harus menunggu seseorang menduduki jabatan tertinggi. Setiap aparatur, pada posisi dan tanggung jawab masing-masing, memiliki peluang untuk memberikan kontribusi serta menghadirkan perubahan positif.Bupati juga mengingatkan pentingnya menghubungkan setiap langkah dan kebijakan organisasi dengan ketentuan yang berlaku, tujuan perangkat daerah, serta visi dan misi pembangunan Kabupaten Seruyan.Menurutnya, pemimpin yang baik harus mampu membangun komunikasi, berdialog, berinteraksi, dan menggerakkan seluruh potensi organisasi untuk mencapai tujuan bersama."Setelah mengetahui apa itu kepemimpinan yang melayani, bagaimana berkomunikasi, berdialog, dan berinteraksi, kemudian melihat regulasi, tujuan organisasi, serta visi dan misi Bupati, di situlah tantangannya. Bapak dan Ibu harus kreatif dan inovatif," pesannya.Melalui pelatihan Servant Leadership ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap lahir pemimpin-pemimpin aparatur yang tidak hanya memiliki kemampuan administratif dan manajerial, tetapi juga berkarakter kuat, peduli terhadap bawahan, mampu bekerja dalam tim, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.Peningkatan kualitas kepemimpinan tersebut diharapkan membawa manfaat langsung bagi penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari penguatan koordinasi antarperangkat daerah, peningkatan kedisiplinan dan produktivitas ASN, percepatan penyelesaian persoalan, hingga terciptanya pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan berkualitas.Dengan berakhirnya pelatihan Batch 2, para peserta diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing, sekaligus membuktikan bahwa investasi pemerintah daerah dalam pengembangan kompetensi aparatur mampu menghasilkan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Seruyan.Semangat kepemimpinan yang melayani, kreatif, dan inovatif diharapkan terus tumbuh menjadi budaya kerja aparatur, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan.
Wakili Bupati Seruyan, Plh. Sekda Buka Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian
Kuala Pembuang – Prokopim. Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan secara resmi membuka Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian dan Pelatihan OPD Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 14–15 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari Project Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (COCSUI), yang bertujuan mendukung pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya genetik tanaman pangan lokal, khususnya varietas padi lokal Kabupaten Seruyan. Dalam laporan ketua pelaksana disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian sosialisasi dan koordinasi sebelumnya. Forum tersebut diharapkan menghasilkan pembentukan struktur koordinasi lintas sektor serta penyusunan rencana kerja yang terintegrasi dengan program pemerintah daerah. Membacakan sambutan Bupati Seruyan, dr. Bahrun Abbas menegaskan pentingnya menjaga keberadaan berbagai varietas padi lokal agar tidak mengalami kepunahan, sekaligus mengembangkan potensinya menjadi produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi. “Melalui kegiatan ini, kita berharap padi lokal tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada diskusi, melainkan menghasilkan pembagian peran yang jelas antarpemangku kepentingan serta rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan secara nyata. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, masyarakat, dan dunia usaha dinilai menjadi kunci keberhasilan konservasi sekaligus pengembangan potensi pangan lokal secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati pertanian, menjaga ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan nilai tambah produk pertanian lokal demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati Seruyan Ikuti Vicon Bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla
Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mengikuti Video Conference (Vicon) perkembangan situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, bertempat di Pusdalops BPBD Kabupaten Seruyan, Selasa (13/10/2026). Usai kegiatan, Bupati menyampaikan bahwa Pangdam mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada dan tidak lengah menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau, serta terus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat. "Beliau mengingatkan kita agar tidak patah semangat dan tetap maksimal dalam penanganan Karhutla. Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat karena potensi kebakaran masih terjadi, termasuk di Kabupaten Seruyan," ujarnya. Bupati menjelaskan, Pemkab Seruyan terus melakukan penanganan kebakaran, sosialisasi kepada masyarakat, penguatan personel dan sarana prasarana, serta pemetaan wilayah rawan kebakaran dan inventarisasi pemilik lahan. Selain itu, koordinasi melalui camat, kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP terus dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan di lapangan. Menindaklanjuti arahan Pangdam, Pemkab Seruyan juga akan mengevaluasi kebutuhan pembentukan posko khusus di wilayah rawan Karhutla serta berkoordinasi dengan Danrem terkait sejumlah program TNI yang berpotensi dilaksanakan di Kabupaten Seruyan. Bupati menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mempercepat penanganan dan meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan dan Gubernur Kalteng Berkomitmen Bersama Tuntaskan Kewajiban Plasma 20 Persen PT BAP
Seruyan – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyatakan komitmen bersama dalam memperjuangkan penyelesaian kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) sebesar 20 persen oleh PT Binasawit Abadipratama (BAP), eks PT AMP.Komitmen tersebut dituangkan dalam kesepakatan bersama di Kecamatan Seruyan Raya, Jumat (9/10/2026), sebagai tindak lanjut dari serangkaian pertemuan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat yang belum mencapai kesepakatan terkait pemenuhan hak plasma.Bupati Seruyan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan hak masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen penuh mengawal dan memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong realisasi kewajiban pembangunan kebun plasma sebesar 20 persen oleh PT BAP, dengan target penyelesaian paling lambat satu bulan sejak pertemuan. Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi perizinan, peninjauan serta pengukuran lahan guna memastikan pemenuhan kewajiban perusahaan kepada masyarakat.Bupati menyampaikan bahwa pemerintah akan melibatkan unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, koperasi, serta perwakilan masyarakat dalam mengawal proses penyelesaian agar berjalan transparan, terukur, dan sesuai aturan yang berlaku.Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mencari solusi terbaik, sehingga persoalan yang telah berlangsung cukup lama tersebut dapat segera memperoleh kepastian penyelesaian.Melalui komitmen bersama ini, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah serta kembali menjalankan aktivitas secara normal selama proses penyelesaian berlangsung.Komitmen Bupati Seruyan dan Gubernur Kalimantan Tengah ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat penyelesaian kewajiban plasma 20 persen PT BAP, sekaligus memberikan kepastian dan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.
Plh. Sekda Seruyan Saksikan Sertijab Kabag Kesra, Harapkan Program Kerja Semakin Optimal
Kuala Pembuang – Prokopim. Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menyaksikan langsung serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan dari pejabat lama, Halimatussadiyah, S.Pt., kepada pejabat baru, Siti Fauziah, S.P., M.M., Selasa (13/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Kepala Bagian Kesra. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru dan berharap agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta semangat kerja sama. Pergantian pejabat ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, serta memastikan berbagai program di Bagian Kesra dapat berjalan semakin baik, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan. “Terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasinya. Selamat bergabung kepada pejabat baru, semoga program-program yang telah direncanakan dapat berjalan lebih baik lagi,” harapnya Melalui serah terima jabatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kesinambungan program dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus terjaga.
Servant Leadership Batch 2 dimulai, Bupati Tekankan Semangat Kerja dan Kepemimpinan yang Melayani
Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka Bimbingan Teknis dan Pelatihan Servant Leadership Batch 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula BKAD, Senin (12/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membangkitkan kembali semangat, motivasi, dan gairah kerja aparatur pemerintah, khususnya pejabat pada jenjang manajemen menengah yang memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan. “Orientasi Servant Leadership ini adalah bagaimana memberikan kembali semangat dan kegairahan kerja yang terkadang mulai luntur atau melemah,” ungkap Bupati. Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah ditopang oleh tiga pilar utama, yakni pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, birokrasi pemerintahan memegang peranan penting dalam menciptakan tata kelola yang baik serta mendukung iklim investasi dan kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar setiap aparatur mampu menyusun perencanaan, menentukan skala prioritas, melaksanakan program, hingga melakukan monitoring dan evaluasi secara terukur.“Seluruh program dan kebijakan pemerintah harus bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat serta kemajuan daerah,” tegasnya. Melalui pelatihan Servant Leadership Batch 2 ini, diharapkan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan semakin profesional, berintegritas, memiliki semangat kerja tinggi, serta mampu menerapkan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Wakil Bupati Seruyan Lepas Kafilah untuk Mengikuti Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Seruyan untuk mengikuti Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, Senin sore (12/10/2026). Sebanyak 60 orang tergabung dalam rombongan Kafilah Kabupaten Seruyan, terdiri dari 34 peserta serta 26 orang official, pelatih, pendamping, dan tenaga administrasi. Kafilah Seruyan akan mengikuti sejumlah cabang perlombaan, meliputi rebana klasik putra dan putri, bintang vokalis gambus kategori anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri, serta bintang vokalis pop religi kategori anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri. Para peserta yang mewakili Kabupaten Seruyan merupakan hasil seleksi melalui Festival Seni Qasidah tingkat Kabupaten Seruyan yang telah dilaksanakan di Kecamatan Seruyan Hilir beberapa waktu lalu. Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–18 Oktober 2026 di Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas. Melalui keikutsertaan ini, Kafilah Kabupaten Seruyan diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta meraih prestasi yang membanggakan sekaligus mempererat silaturahmi dan mengembangkan seni budaya Islami di Kalimantan Tengah.
Lantik 106 Pejabat, Bupati Seruyan Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah, Melainkan Amanah untuk Melayani Masyarakat
Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sebanyak 106 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan, Senin (12/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas organisasi perangkat daerah, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun pergantian posisi dalam struktur organisasi pemerintahan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. "Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudari yang baru saja mengemban amanah baru. Pelantikan hari ini bukanlah sekadar seremonial pergantian posisi atau pemenuhan struktur organisasi. Momentum hari ini adalah bentuk peneguhan komitmen kita bersama untuk mengabdi demi kesejahteraan masyarakat dan demi peningkatan pembangunan Kabupaten Seruyan," ujar Bupati. Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada setiap pejabat harus dimaknai sebagai tanggung jawab besar yang wajib dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme. "Jabatan yang saudara-saudari sandang mulai hari ini bukanlah sebuah hadiah, bukan pula sebuah fasilitas untuk sekadar mempertegas status sosial, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab yang besar," tegasnya. Lebih lanjut, Bupati Seruyan menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menjalankan kepemimpinan birokrasi. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu menerapkan konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani, yakni menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan tindakan. "Saya ingin menanamkan satu paradigma baru di benak saudara-saudari sekalian, yang tentunya harus melandasi setiap langkah dalam menjalankan tugas, yaitu pemimpin sebagai pelayan atau servant leadership. Kita harus mengubah paradigma lama. Hari ini saudara-saudari dilantik bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa seorang pemimpin pada era sekarang tidak cukup hanya memiliki kemampuan administratif dan kewenangan jabatan, tetapi juga harus mempunyai kepekaan sosial, kepedulian, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. "Menjadi seorang pemimpin di era sekarang dituntut untuk memiliki hati yang merunduk ke bawah, telinga yang peka mendengar keluhan masyarakat, dan tangan yang sigap bekerja menyelesaikan masalah di lapangan," pesannya. Menurut Bupati, kepemimpinan yang melayani harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas slogan. Setiap pejabat dituntut mampu mengesampingkan kepentingan pribadi maupun golongan dan mengutamakan kepentingan masyarakat Kabupaten Seruyan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab pada jabatan masing-masing. Ia meminta para pejabat tidak berlama-lama dalam proses adaptasi, tetapi segera melakukan konsolidasi internal, memahami tugas pokok dan fungsi, serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan potensi yang terdapat di lingkungan kerja. "Dalam kesempatan ini, saya ingatkan saudara-saudari agar segera melakukan adaptasi di lingkungan kerja yang baru, melakukan konsolidasi internal secara cepat, memetakan tantangan dan sekaligus potensi yang ada, serta bekerja secara cepat, nyata, dan bertanggung jawab," tegasnya. Bupati menekankan bahwa keberhasilan seorang pejabat tidak hanya diukur dari kedudukan atau jabatan yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan perubahan positif, meningkatkan kinerja organisasi, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, para pejabat diharapkan terus meningkatkan kapasitas, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam menjalankan tugas pemerintahan, sehingga mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Tidak hanya menyoroti aspek kepemimpinan dan kinerja, Bupati Seruyan juga memberikan perhatian serius terhadap kedisiplinan, etika, dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Ia mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi pemerintahan, termasuk dalam menggunakan media sosial. Bupati meminta ASN lebih bijaksana dalam bermedia sosial, tidak menyalahgunakan akun palsu, serta menghindari berbagai aktivitas yang dapat mencoreng nama baik pemerintah daerah. Secara khusus, Bupati memberikan peringatan keras agar seluruh ASN menjauhi penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang dapat merusak kehidupan pribadi, keluarga, maupun profesionalisme sebagai aparatur pemerintah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan tidak akan mentoleransi pelanggaran disiplin maupun tindakan melawan hukum, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. ASN yang terbukti melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegasan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam membangun birokrasi yang bersih, berintegritas, disiplin, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Mengakhiri sambutannya, Bupati Seruyan berharap pelantikan 106 pejabat tersebut mampu menghadirkan semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Seluruh pejabat yang diberikan kepercayaan diharapkan mampu menunjukkan loyalitas, tanggung jawab, inovasi, serta produktivitas dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan. Bupati juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta bekerja bersama dalam mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah. Melalui pelantikan ini, diharapkan seluruh pejabat dapat menjadi motor penggerak perubahan birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil, sehingga setiap program pemerintah benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Pelantikan 106 pejabat tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, berintegritas, dan mengedepankan semangat melayani demi terwujudnya Kabupaten Seruyan yang semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Seruyan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Bahas Stabilitas Harga
Kuala Pembuang – Prokopim. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Iwan Sumantri, S.P., M.M., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Rapat Asisten Setda Kabupaten Seruyan, Senin (12/10/2026). Rakor yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut membahas langkah-langkah konkret pengendalian inflasi daerah tahun 2026, sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan Surat Edaran Bersama Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri tentang pengelolaan sarana dan prasarana serta ketenagaan penyuluhan pertanian dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Seruyan pada minggu kedua Oktober 2026, tercatat angka sebesar 1,38 persen dengan status mengalami kenaikan. Komoditas yang memberikan andil terhadap perkembangan harga tersebut antara lain cabai merah sebesar 0,902 dan cabai rawit sebesar 0,7047. Sementara itu, cabai rawit menjadi komoditas dengan fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan. Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengantisipasi gejolak inflasi, serta mendukung ketahanan dan swasembada pangan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Lahan, Apresiasi Gerak Cepat Satgas Karhutla dan MPA
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Seruyan, turun langsung meninjau lokasi kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Ki Hajar Dewantara dan Jalan A. Yani, Kuala Pembuang, Kamis (8/10/2026). Kehadiran Bupati di lokasi merupakan bentuk perhatian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Di lokasi kejadian, tampak personel Satuan Tugas (Satgas) Karhutla bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) bergerak cepat dan bahu-membahu melakukan upaya pemadaman api agar tidak meluas ke kawasan sekitarnya. Bupati Seruyan mengapresiasi kesigapan dan kerja sama seluruh petugas di lapangan dalam menangani kebakaran lahan tersebut. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering, guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas.
Agenda
28 Oct 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Rabu
Kuala Pembuang, Suling Tambun, Rantau Pulut dan Palangka Raya
28 Oct 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Rabu
Kuala Pembuang, Suling Tambun, Rantau Pulut dan Palangka Raya
27 Oct 2026 • 09:00:00
Agenda Kegiatan Hari Selasa
Kecamatan Suling Tambun
26 Oct 2026 • 08:00:00
Agenda Kegiatan Hari Senin
Tumbang Manjul dan Kuala Pembuang
25 Oct 2026 • 13:00:00
Agenda Kegiatan Hari Minggu
Kecamatan Batu ampar
23 Oct 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Jumat
Kuala Pembuang
22 Oct 2026 • 07:00:00
Agenda Kegiatan Hari Kamis
Kuala Pembuang
21 Oct 2026 • 08:00:00
Agenda Kegiatan Hari Rabu
Kuala Pembuang
20 Oct 2026 • 10:00:00
Agenda Kegiatan Hari Selasa
Kuala Pembuang
Galeri
09 Oct 2026
12Dirgahayu TNI
01 Oct 2026
17Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026
26 Aug 2026
22Himbauan Karhutla
17 Aug 2026
16DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 🇮🇩
04 Jul 2026
28LAYANAN SIAP Sistem Informasi Agenda Pimpinan
01 Jul 2026
19Dirgahayu Bhayangkara Ke-80.
Kegiatan Terbaru
Ikuti kegiatan Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan
Tim Kantor Kami
Kenali para anggota dan jabatan mereka