Portal Resmi
SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SERUYAN
Selamat datang di portal resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan. Temukan informasi terbaru, agenda, berita, dan galeri kegiatan.
Berita Terbaru
Plh Sekda Seruyan Saksikan Serah Terima Jabatan di Lingkup Sekretariat Daerah
Wednesday, 12 August 2026 - 10:54 WIB
Kuala Pembuang — Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menyaksikan serah terima jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Rabu (12/8/2026). Kegiatan serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari proses penyegaran dan penataan organisasi dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan serta memperkuat kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Serah terima jabatan meliputi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dari Sukardi, S.E. kepada Iwan Sumantri, S.P., M.A.P.; Asisten Administrasi Umum, dari H. Sugian Noor, S.E., S.H., M.P., M.H., C.L.A. kepada Yudiansyah, S.Sos.; serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, dari Ashadi, S.T. kepada Hendra Anang, S.Sos. Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekretaris Daerah dr. Bahrun Abbas menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang sebelumnya telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Ia juga menyampaikan selamat kepada pejabat yang menerima amanah baru. Menurutnya, pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi dan diharapkan dapat memberikan energi serta semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan. “Jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kepada pejabat yang baru, kami berharap dapat segera beradaptasi, memahami tugas dan fungsi, serta terus membangun koordinasi dan sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar dr. Bahrun Abbas. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, profesionalisme, integritas, serta komunikasi antarpimpinan dan jajaran di lingkungan Sekretariat Daerah. Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap program dan kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kepada pejabat yang telah menyelesaikan tugas pada jabatan sebelumnya, Plh. Sekda menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah. “Semoga pengalaman dan pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan kita bersama membangun Kabupaten Seruyan. Kepada pejabat yang baru, mari kita bersama-sama melanjutkan tugas dengan semangat, komitmen dan tanggung jawab,” tambahnya. Dengan adanya serah terima jabatan tersebut, diharapkan pelaksanaan tugas pemerintahan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan semakin optimal, solid, dan mampu mendukung pencapaian program pembangunan daerah serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Plh Sekda Seruyan Buka Lomba Menggambar Tingkat SD/MI se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026
Wednesday, 12 August 2026 - 01:16 WIB
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., membuka secara resmi Lomba Menggambar Tingkat SD/MI se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026, yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seruyan, Selasa (11/8/2026).Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Bunda Literasi Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seruyan, perwakilan perangkat daerah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan, para dewan juri, guru pendamping, serta para peserta lomba yang merupakan perwakilan SD/MI se-Kabupaten Seruyan.Dalam kesempatan tersebut, Plh Sekda Seruyan membacakan sambutan Bupati Seruyan sekaligus menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pelaksanaan kegiatan yang mengangkat tema “Seruyan Cerdas Dimulai dari Perpustakaan.”“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan positif ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Plh Sekda saat membacakan sambutan Bupati.Disampaikannya, seni rupa, khususnya kegiatan menggambar, memiliki peran penting dalam mendukung proses tumbuh kembang anak. Melalui goresan pensil, krayon, warna maupun kuas di atas kertas, anak-anak tidak hanya belajar berekspresi, tetapi juga melatih motorik halus, menstimulasi daya imajinasi, serta menuangkan perasaan dan gagasan kreatif dalam bentuk visual.Menurutnya, usia sekolah dasar merupakan masa penting dalam perkembangan kreativitas dan rasa ingin tahu anak. Karena itu, lomba menggambar tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat, membangun karakter, serta mengasah imajinasi dan kreativitas.“Anak-anakku yang saya banggakan, ikutilah lomba ini dengan perasaan senang, gembira dan penuh semangat. Jangan takut salah dan jangan terlalu terbebani dengan hasil akhir. Yang paling utama adalah kalian berani berkarya dengan jujur menggunakan imajinasi dan kreativitas kalian sendiri,” pesannya.Ia juga menegaskan bahwa apapun hasil yang diperoleh nantinya, seluruh peserta merupakan anak-anak Seruyan yang hebat dan menjadi kebanggaan Kabupaten Seruyan.Kepada para guru pendamping dan orang tua, Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mengajak untuk senantiasa memberikan pendampingan, motivasi dan dukungan positif kepada anak-anak. Anak-anak diharapkan diberikan ruang untuk berekspresi secara bebas sesuai dengan dunia mereka yang penuh keceriaan dan kreativitas.Sementara itu, kepada para dewan juri, Plh Sekda berharap proses penilaian dapat dilaksanakan secara objektif, adil dan profesional, sehingga para juara yang terpilih benar-benar merupakan peserta terbaik dan mampu membawa nama harum Kabupaten Seruyan.Lebih lanjut, momentum lomba menggambar tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus menggaungkan budaya literasi di kalangan generasi muda.“Mari kita budayakan membaca buku, jadikan membaca sebagai salah satu hobi, bahkan menjadi kebutuhan. Mari kita buka cakrawala berpikir anak-anak kita agar menjadi anak yang berilmu, berpengetahuan dan berwawasan luas,” ajaknya.Di akhir sambutannya, Plh Sekda Seruyan secara resmi membuka Lomba Menggambar Tingkat SD/MI se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak ruang bagi anak-anak Seruyan untuk mengembangkan potensi, kreativitas dan bakat seni mereka, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap perpustakaan dan budaya membaca sejak usia dini.
MTQH XIX dan FSQ Seruyan 2026 Resmi Ditutup, Bupati Tekankan Semangat Membumikan Al-Qur’an
Tuesday, 11 August 2026 - 12:05 WIB
Kuala Pembuang – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 resmi ditutup. Dalam sambutan Bupati Seruyan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Seruyan, disampaikan bahwa berakhirnya kegiatan bukan berarti berakhirnya semangat untuk membaca, memahami, mengamalkan, dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Senin 10/8/2026. Bupati menyampaikan selamat, apresiasi, dan penghargaan kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Kepada para juara, Bupati berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, keikutsertaan dalam MTQH dan FSQ hendaknya tidak dipandang sebagai kegagalan, karena keberanian tampil, berkompetisi, serta kesungguhan mempelajari dan mencintai Al-Qur’an merupakan bagian dari proses menuju kesuksesan. Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, aparat keamanan, kafilah, dewan hakim, juri, panitera, serta seluruh masyarakat Kuala Pembuang yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula kebanggaan bahwa dua putri Kabupaten Seruyan, Dhea Jauza Aurellia dan Khiyaratul Ifada, akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada MTQ ke-31 Tingkat Nasional di Semarang. Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar keduanya meraih prestasi terbaik. Pada penutupan tersebut turut diumumkan berbagai bonus bagi peserta berprestasi, di antaranya bonus pribadi Bupati Seruyan untuk Nur Azizah dan Ahmad Hafiz; bonus umrah dari Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk Diajeng Zhaza Aurellia dan Khyaratul Ifadhah; bonus umrah dari PT Dhiafa Hikmatush Sharifah (DHS) untuk Hikmatush Sharifah dan Muhammad Zaki Safarino; serta bonus setoran awal Haji Plus dan uang tunai Rp5 juta dari Master Fotocopy Kuala Pembuang untuk Abdullah Mubarak. Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak masyarakat Kabupaten Seruyan menghadiri Tabligh Akbar Puncak Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Seruyan bersama penceramah Guru Zaini dari Samarinda pada 20 Agustus 2026. Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin dan memohon rida Allah SWT, MTQH XIX dan FSQ Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 secara resmi dinyatakan ditutup, dengan harapan semangat mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat.
BUPATI SERUYAN HADIRI MUSYAWARAH CABANG ABPEDNAS DPC KABUPATEN SERUYAN TAHUN 2026
Tuesday, 11 August 2026 - 06:23 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan DPRD Kabupaten Seruyan, Kepala DPMD, Inspektur Kabupaten Seruyan, perwakilan pengurus ABPEDNAS tingkat provinsi dan pusat, anggota DPRD Kabupaten Seruyan, serta jajaran pengurus dan anggota BPD se-Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan bahwa keberadaan ABPEDNAS memiliki peran penting dan strategis dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam menjalankan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai representasi masyarakat di tingkat desa. Menurut Bupati, sebuah organisasi dibentuk dengan maksud, tujuan, fungsi dan manfaat yang jelas. Karena itu, ABPEDNAS diharapkan tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi mampu menjalankan peran secara aktif, produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pemerintahan desa. “Kalau pengurusnya mampu menjalankan organisasi dengan baik, merangkul semua pihak dan membangun komunikasi yang sehat, maka organisasi ini akan berfungsi dan memberikan manfaat bagi tata kelola pemerintahan dalam rangka menyukseskan program-program pembangunan,” ujar Bupati. Bupati juga menekankan pentingnya memahami posisi dan fungsi BPD dalam sistem pemerintahan desa. Menurutnya, demokrasi di tingkat desa harus mampu menghadirkan ruang partisipasi masyarakat, menyerap aspirasi, serta mendorong pengambilan keputusan yang transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. BPD, lanjutnya, merupakan salah satu instrumen penting dalam penyelenggaraan demokrasi desa. Aspirasi masyarakat harus diserap, dikaji dan disampaikan melalui mekanisme yang baik sehingga dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa. “Demokrasi yang kita inginkan adalah demokrasi yang wajahnya ceria, wajahnya baik, mempersatukan, memberdayakan dan memuliakan masyarakat,” tegasnya. Lebih lanjut, Bupati meminta kepengurusan ABPEDNAS Kabupaten Seruyan yang baru terbentuk agar aktif mengikuti perkembangan regulasi dan kebijakan pemerintah, baik yang berasal dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten. Menurutnya, perubahan kebijakan yang berkaitan dengan pemerintahan desa, pengelolaan keuangan desa, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai program strategis nasional harus dipahami bersama dan disampaikan kepada seluruh anggota BPD. “ABPEDNAS harus proaktif memonitor regulasi-regulasi nasional, berkoordinasi dengan provinsi dan menyampaikan informasi tersebut kepada seluruh anggota. Jangan sampai ada kebijakan baru tetapi di tingkat desa tidak dipahami,” katanya. Bupati juga menyinggung sejumlah program strategis nasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa, di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberantasan kemiskinan, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga berbagai program pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur. Ia menilai BPD memiliki posisi strategis untuk memastikan berbagai program tersebut dapat dipahami dan diimplementasikan secara baik sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa. Bupati Seruyan juga mengingatkan pentingnya sinergi antara kepala desa, perangkat desa dan BPD dalam menjalankan roda pemerintahan desa.Menurutnya, kepala desa memiliki tugas dan kewenangan dalam menjalankan pemerintahan desa, sementara BPD menjalankan fungsi sebagai lembaga yang menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta menjalankan fungsi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Jangan sampai semua persoalan dibebankan kepada kepala desa. Pemerintahan desa adalah sebuah sistem. Ada kepala desa, perangkat desa dan BPD yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran. Menurutnya, penggunaan anggaran desa harus benar-benar diarahkan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Karena ini adalah uang negara, maka harus dikelola dengan baik, transparan dan akuntabel. Kita memiliki Inspektorat bukan hanya untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan benar,” ujarnya. Bupati juga mendorong setiap desa di Kabupaten Seruyan untuk mampu melihat dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Menurutnya, setiap desa mempunyai karakteristik dan potensi yang berbeda, baik di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif maupun sektor lainnya. Karena itu, pembangunan desa tidak dapat dilakukan dengan pola yang sama untuk seluruh wilayah. Setiap desa harus memiliki gagasan dan perencanaan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi serta potensi lokal. “Bangun desamu sesuai dengan potensi yang dimiliki. Ada desa yang memiliki potensi wisata, ekonomi, perkebunan, perikanan, pantai, danau maupun potensi lainnya. Kreativitas tersebut harus menjadi nilai tambah bagi desa,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk melaksanakan retret bagi kepala desa yang baru dilantik. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman kepala desa mengenai tugas, fungsi, tanggung jawab, etika pemerintahan serta strategi pembangunan desa. Bupati berharap kegiatan tersebut nantinya dapat menjadi ruang untuk membangun pemahaman bersama, bertukar gagasan dan memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa. Selain tata kelola pemerintahan desa, Bupati juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi potensi kemarau panjang serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia meminta pemerintah desa bersama masyarakat, kepolisian, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan. “Karena kita akan menghadapi kemarau, maka antisipasi harus dilakukan sejak awal. Pemerintah desa, masyarakat dan seluruh pihak harus bersinergi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” pesannya. Di sisi lain, Bupati juga menyampaikan upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam membuka peluang kerja dan usaha bagi masyarakat melalui penguatan koperasi dan optimalisasi potensi daerah. Salah satunya melalui rencana sinergi antara pemerintah, koperasi, masyarakat desa dan dunia usaha dalam pengelolaan potensi perkebunan. Menurutnya, pola tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. “Pemerintah daerah akan terus membuka ruang kerja sama dengan koperasi dan masyarakat desa. Harapannya, koperasi memiliki pendapatan, masyarakat memperoleh manfaat dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen membangun demokrasi yang sehat, dewasa, terbuka dan mampu melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan perbedaan pendapat sebagai bagian dari dinamika demokrasi, bukan sebagai sumber perpecahan. “Perbedaan gagasan dan pemikiran adalah bagian dari demokrasi. Yang harus kita bangun adalah demokrasi yang sehat, yang mempersatukan, memberdayakan dan memuliakan masyarakat,” tegasnya. Bupati berharap ABPEDNAS DPC Kabupaten Seruyan yang terbentuk melalui Muscab Tahun 2026 dapat segera melakukan konsolidasi organisasi, menyusun program kerja yang konkret, membangun sistem komunikasi dan informasi yang baik, serta menjalankan fungsi organisasi secara maksimal. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan akan mendukung keberadaan ABPEDNAS sepanjang program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. “Daerah ini milik kita bersama. Tidak mungkin Bupati, Wakil Bupati, DPRD atau pemerintah desa bekerja sendiri. Semua harus terlibat dan bersinergi untuk membangun daerah, memajukan serta menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. Musyawarah Cabang ABPEDNAS DPC Kabupaten Seruyan Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Seruyan. Kegiatan diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat kelembagaan BPD sekaligus membangun sinergi antara BPD, pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, partisipatif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran kepengurusan ABPEDNAS DPC Kabupaten Seruyan yang telah terbentuk dan berharap seluruh pengurus dapat segera bekerja, melakukan konsolidasi serta menyusun program kerja yang bermanfaat bagi seluruh anggota dan masyarakat desa. Dengan penguatan peran BPD dan pemerintahan desa, Pemerintah Kabupaten Seruyan optimistis pembangunan dari tingkat desa dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Seruyan yang maju, mandiri dan sejahtera serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
BUPATI SERUYAN LANTIK PEJABAT STRUKTURAL, FUNGSIONAL, PNS FORMASI 2024 DAN KEPALA DESA TERPILIH
Monday, 10 August 2026 - 07:33 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat struktural dan fungsional, Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024, serta melantik Kepala Desa terpilih, Senin (10/8/2026). Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Seruyan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Seruyan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plh. Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, insan pers, para pejabat yang dilantik, PNS yang menerima SK, Kepala Desa terpilih beserta keluarga dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pejabat struktural dan fungsional yang baru dilantik, PNS yang baru menerima SK, serta Kepala Desa terpilih. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudari yang baru dilantik. Ini adalah momentum dan sejarah, sekaligus menjadi penyemangat untuk melaksanakan tugas dengan baik, penuh semangat dan bertanggung jawab,” ujar Bupati. Bupati secara khusus memberikan perhatian kepada pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik melalui proses seleksi terbuka. Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme untuk mendapatkan aparatur terbaik yang memiliki kompetensi, integritas dan rekam jejak yang layak untuk menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan. Ia juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas pemerintahan tidak boleh ada dikotori antara aparatur senior dan junior.“Tidak ada urusan usia senior dan junior. Yang terpenting adalah bagaimana menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. Para asisten memiliki tugas membantu mengoordinasikan berbagai urusan pemerintahan,” tegasnya. Kepada para pejabat struktural, khususnya pejabat pimpinan tinggi pratama, Bupati mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah kepemimpinan. Ia meminta para pejabat untuk memahami secara menyeluruh tugas pokok dan fungsi masing-masing, mulai dari tugas perangkat daerah, sekretariat, bidang hingga jajaran di bawahnya.“Anda adalah seorang pemimpin, seorang leader. Pelajari tugas dan fungsi masing-masing jabatan, koordinasikan, bagi tugas dan pastikan seluruh organisasi dapat bekerja maksimal sesuai nomenklatur dan bidangnya,” pesannya. Bupati mengibaratkan perangkat daerah sebagai sebuah kapal yang sedang berlayar menuju tujuan.Menurutnya, kepala perangkat daerah merupakan kapten yang bertanggung jawab membawa seluruh tim di dalam organisasi untuk mencapai tujuan pembangunan. “Kapal itu dibuat bukan untuk bersandar di pelabuhan. Seorang kepala dinas bukan hanya duduk setelah dilantik menjadi kepala dinas. Harus bekerja, merangkul, memberdayakan semua pihak dan menjalankan program-program strategis maupun rutin dengan baik,” katanya. Ia menegaskan, seluruh program perangkat daerah pada akhirnya harus bermuara pada pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan. Sementara kepada para CPNS formasi tahun 2024 yang kini resmi diangkat menjadi PNS, Bupati menyebut pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut sebagai momentum bersejarah dalam perjalanan karier mereka. Ia mengingatkan bahwa menjadi PNS merupakan pilihan dan tanggung jawab pribadi yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh.“Menjadi PNS adalah pilihan saudara. Bukan pilihan orang tua, bukan pilihan calon mertua dan bukan pilihan asal-asalan. Oleh karena itu, pelajari undang-undang, pelajari ketentuan dan pahami tempat saudara ditugaskan,” tegasnya. Bupati meminta para PNS baru untuk membangun karakter, semangat, moralitas dan disiplin sejak awal pengabdian.Ia berharap para PNS tersebut mampu memberikan kontribusi nyata, bukan justru menjadi beban atau kontraproduktif bagi organisasi. “Jadikan status sebagai ASN sebagai sesuatu yang menjadi tumpuan pengabdian dan masa depan. Saya tidak ingin mendengar ada PNS yang tidak disiplin, hanya mengganggu atau tidak menjalankan tugasnya,” ujarnya. Kepada Kepala Desa terpilih yang baru dilantik, Bupati meminta agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik pada saat Pemilihan Kepala Desa.Bupati menegaskan bahwa proses Pilkades di Kabupaten Seruyan harus menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat desa dapat berjalan secara sehat, jujur dan adil. “Rangkul kembali seluruh warga tanpa memandang perbedaan pilihan saat Pilkades. Satukan tekad untuk membangun desa,” pesannya.Bupati juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati tidak melakukan intervensi terhadap proses demokrasi di tingkat desa. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia pemilihan, aparat keamanan dan seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Pilkades tahun 2026 sehingga dapat berlangsung aman, jujur, adil dan demokratis.Secara regulasi, masa jabatan Kepala Desa saat ini adalah delapan tahun sejak tanggal pelantikan dan dapat menjabat paling banyak dua kali masa jabatan, Bupati menegaskan, masa jabatan yang lebih panjang tersebut bukanlah kesempatan untuk bersantai, melainkan amanah yang semakin besar untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah penekanan yang harus menjadi pedoman bersama bagi pejabat struktural, PNS maupun Kepala Desa.Pertama, seluruh pejabat dan aparatur diminta memegang teguh sumpah jabatan dan janji yang telah diucapkan. Sumpah tersebut, menurut Bupati, bukan hanya disaksikan oleh masyarakat, tetapi juga menjadi pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, meningkatkan integritas dan disiplin serta menerapkan nilai-nilai dasar BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas. Para pejabat dan Kepala Desa diminta menjadi teladan dalam kepatuhan terhadap hukum dan tidak melakukan pungutan liar, gratifikasi, penyalahgunaan narkoba maupun penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara. Ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Bupati meminta aparatur bergerak dinamis, inovatif dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, transparan serta mudah diakses masyarakat.Khusus bagi Kepala Desa, pengelolaan administrasi pemerintahan desa, pelayanan masyarakat, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa harus dilaksanakan secara profesional, transparan dan akuntabel. Bupati juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dan menghilangkan ego sektoral.Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu perangkat daerah atau satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. “Mari kita satukan langkah, tingkatkan integritas dan disiplin, perkuat kebersamaan dan sinergi lintas sektor. Kita bersama-sama membangun Kabupaten Seruyan dari kota hingga ke pelosok desa,” ajaknya.Ia berharap momentum pelantikan tersebut menjadi awal dari semangat baru dalam membangun birokrasi yang solid, profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat, PNS dan Kepala Desa yang baru dilantik untuk mengabdikan diri dengan ikhlas, jujur dan penuh tanggung jawab.“Mari bersama-sama membangun dan memajukan masyarakat dan desa, membangun Kabupaten Seruyan, mendukung program-program Provinsi Kalimantan Tengah, merealisasikan program nasional dan bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa lintas agama sebagai penutup rangkaian kegiatan, dengan harapan seluruh pejabat, PNS dan Kepala Desa yang baru menerima amanah senantiasa diberikan petunjuk, kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Assisten II Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Vokasi
Saturday, 08 August 2026 - 08:21 WIB
Palangkaraya – Bupati Seruyan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Assisten II, Sukardi, SE menghadiri Rapat Koordinasi percepatan pelaksanaan Vokasi yang dilaksanakan di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah , Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini Terkait Program pendidikan Huma Betang di Kalimantan Tengah mencakup inisiatif strategis dari pemerintah provinsi meliputi Sekolah dan Kuliah Gratis lewat Kartu Huma Betang Sejahtera, Kelas Digital Huma Betang, serta Vokasi Pertanian Taruna Tani. Hal ini juga menindaklanjuti nota kesepakatan antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang akan menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasi program Diploma I (D1) bidang pertanian guna mempersiapkan SDM Brigade Pangan yang kompoten untuk mendukung program Swasembada Pangan Berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini di buka oleh Wakil Gubernur H. Edy Pratowo yang di awali dengan laporan penyelenggra oleh Sekda Provinsi Kalteng dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes. Kementerian Pertanian oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dr. Idha Widi Arsanti,S.P,. M.P menyampaikan arahan percepatan swasembada pangan melalui Vokasi yang berharap sinergitas bersama dapat mencetak SDM pertanian yang profesional, memperkuat ketahanan pangan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Sinergi ini juga bertujuan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan lokal serta melahirkan wirausahawan muda di sektor pertanian.
Plh. SEKDA HADIRI RAKOR PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA/KELURAHAN SE KALTENG TAHUN 2026.
Friday, 07 August 2026 - 23:45 WIB
Bupati Seruyan diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan pemerintah kabupaten/kota guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan, sekaligus mempercepat transformasi digital hingga menjangkau wilayah pedesaan.Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan menerima bantuan hibah berupa perangkat internet satelit Starlink dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk memperluas akses internet di desa-desa yang masih berada di kawasan blankspot, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan digital secara lebih merata.Pemberian bantuan hibah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pemerataan akses teknologi informasi dan komunikasi, khususnya bagi wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan internet. Selanjutnya, perangkat Starlink akan didistribusikan secara bertahap kepada desa-desa penerima sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah.Melalui tersedianya layanan internet berbasis satelit, diharapkan penyelenggaraan pemerintahan desa semakin efektif dan efisien, terutama dalam mendukung implementasi berbagai aplikasi pemerintahan, seperti Sistem Informasi Desa (SID), Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), pelayanan administrasi kependudukan, serta berbagai layanan publik lainnya yang berbasis digital.Tidak hanya mendukung tata kelola pemerintahan, kehadiran akses internet juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran digital, memperluas akses layanan kesehatan, membuka peluang pengembangan usaha masyarakat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat.Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas dukungan yang diberikan melalui bantuan hibah perangkat Starlink. Bantuan tersebut menjadi langkah nyata dalam mempercepat transformasi digital sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa terpencil di Kabupaten Seruyan.Dengan pemanfaatan perangkat Starlink secara optimal, diharapkan desa-desa yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses internet dapat terhubung dengan ekosistem digital, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan desa, serta mendorong terwujudnya masyarakat Kabupaten Seruyan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Bupati Seruyan Resmi Buka MTQH XIX dan Festival Seni Qasidah 2026, Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur'an
Friday, 07 August 2026 - 09:56 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Seruyan Hilir. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat syiar Islam sekaligus membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah, dewan hakim, panitera, serta tamu undangan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Seruyan. Ia berharap seluruh rangkaian MTQH dan FSQ dapat berlangsung dengan lancar serta membawa keberkahan bagi masyarakat. Bupati menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar agenda seremonial atau perlombaan rutin tahunan, melainkan momentum untuk membumikan Al-Qur'an agar semakin dipahami, diamalkan, dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Festival Seni Qasidah diharapkan mampu menjadi media syiar Islam sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni Islami secara positif. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan untuk menjadikan lantunan ayat suci Al-Qur'an sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, pelaksanaan MTQH XIX dan FSQ Tahun 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah dengan tema "Bersama Berkarya untuk Seruyan Sejahtera." Kepada seluruh peserta, baik qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, mufasirah maupun peserta Festival Seni Qasidah, Bupati berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan menjadikan ajang ini sebagai sarana meningkatkan kualitas diri serta memperkuat dakwah Islam. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, LPTQ, LASQI, dan Kecamatan Seruyan Hilir selaku tuan rumah yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Mengakhiri sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis XIX serta Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qur'ani yang berprestasi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat semangat membangun Kabupaten Seruyan yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Pasar Rakyat MTQH XIX dan FSQ Seruyan Resmi Dibuka, Geliatkan Ekonomi UMKM Lokal
Friday, 07 August 2026 - 06:36 WIB
Kuala Pembuang — Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi membuka Pameran dan Pasar Rakyat dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung meriah di Kecamatan Seruyan Hilir pada Kamis (6/8/2026) sore. Penyelenggaraan kegiatan ini dirancang bukan hanya untuk menyemarakkan syiar Islam, tetapi juga menjadi wadah strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui promosi produk-produk unggulan UMKM lokal. Pembukaan Pameran dan Pasar Rakyat dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, didampingi Wakil Bupati H. Supian. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, Kajari Seruyan Andre, unsur DPRD Kabupaten Seruyan, Pabung Kodim 1015 Kapten Inf. Supriyono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, hingga peserta kafilah MTQH dan FSQ. Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis melalui pemotongan pita oleh Ibu Bupati Seruyan, Welduline. Usai seremoni, rombongan Forkopimda langsung meninjau satu per satu stan pameran yang menampilkan beragam produk unggulan dari perangkat daerah, kecamatan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan bahwa pameran dan pasar rakyat memiliki peran yang sejalan dengan esensi kegiatan keagamaan tersebut. "Pameran dan pasar rakyat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MTQH XIX serta FSQ yang bertujuan untuk mendukung syiar Islam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal," ujar Ahmad Selanorwanda di sela-sela peninjauan stan. Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap momentum ini mampu membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal Seruyan agar memiliki daya saing tinggi dan menembus pasar yang lebih besar. Melalui sinergi kegiatan keagamaan dan ekonomi ini, Pemkab Seruyan menaruh harapan agar pelaksanaan MTQH XIX dan FSQ 2026 tidak hanya melahirkan prestasi spiritual, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui geliat perdagangan lokal. Resminya pembukaan pasar rakyat ini dipastikan menambah semarak perhelatan MTQH XIX dan FSQ Kabupaten Seruyan 2026. Ribuan pengunjung diperkirakan akan memadati lokasi kegiatan di Bumi Gawi Hatantiring untuk menyaksikan perlombaan, berbelanja produk UMKM, sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Pawai Ta'aruf Semarakkan Pembukaan MTQH XIX dan FSQ Seruyan 2026
Friday, 07 August 2026 - 04:19 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi membuka rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Pembukaan ajang tahunan ini diawali dengan pelepasan Pawai Ta'aruf di Lapangan Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Kamis (6/8/2026). Pawai dilepas secara resmi oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dengan didampingi Ketua TP-PKK Ny. Welduline Selanorwanda, Wakil Bupati H. Supian beserta istri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi beserta anggota DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Seruyan Andre, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, Pabung 1015/Sampit Kapten Inf. Supriyono, para kepala perangkat daerah, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Ribuan peserta dari perwakilan kecamatan, organisasi keagamaan, pelajar, dan elemen masyarakat memadati kawasan pusat Kota Kuala Pembuang. Menggunakan busana Islami serta menampilkan ragam seni budaya khas daerah, rombongan pawai disambut antusias oleh warga yang memadati sepanjang rute perjalanan. Pelepasan Pawai Ta'aruf ini menjadi penanda dimulainya pesta syiar Islam tingkat Kabupaten Seruyan. Penyelenggaraan MTQH XIX dan FSQ 2026 bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dan hadis, serta melestarikan seni budaya Islam di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa MTQH dan FSQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara, melainkan investasi moral dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia. "Saya berharap pelaksanaan MTQH XIX dan FSQ Tahun 2026 mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta pegiat seni qasidah yang berprestasi dan siap membawa nama baik Kabupaten Seruyan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah," ujar Ahmad Selanorwanda. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang damai, harmonis, dan bersatu. "Melalui MTQH dan FSQ ini, semangat membumikan nilai-nilai Al-Qur'an harus terus kita kuatkan sebagai fondasi membangun Kabupaten Seruyan yang harmonis, maju, dan sejahtera," pungkanya. Rangkaian Pawai Ta'aruf yang berlangsung tertib dan semarak ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi suksesnya penyelenggaraan MTQH XIX dan FSQ Kabupaten Seruyan 2026 dalam melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.
Bupati Seruyan Buka Pusat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Seruyan Tahun 2026
Friday, 07 August 2026 - 00:37 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Srelanorwanda, S.E., M.Si. secara resmi membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang berlangsung di Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan, kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi awal pembinaan bagi para calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. Pembukaan Pusdiklat ditandai dengan penyerahan bendera latihan kepada pelatih, pengalungan tanda peserta kepada perwakilan calon Paskibraka oleh Bupati Seruyan, serta pembacaan ikrar calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya pendidikan dan pelatihan. Dalam laporannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Seruyan Agus Suharto, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa pelaksanaan Pusdiklat dilaksanakan selama 15 hari, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026, bertempat di Mess Pemerintah Daerah dan Halaman Kantor Bupati Seruyan. Sebanyak 56 calon anggota Paskibraka mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 36 putra dan 20 putri yang merupakan hasil seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Seruyan. Selain itu, tiga putra-putri terbaik Seruyan berhasil lolos seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan telah diberangkatkan untuk mengikuti Pusdiklat tingkat provinsi. Selama masa pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi, di antaranya Pendidikan Pancasila dan Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tata upacara pengibaran bendera, serta pendidikan kepemimpinan (leadership). Pelatihan dipandu oleh pelatih dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Kepolisian Republik Indonesia, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Seruyan. Dalam amanatnya, Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi sehingga dipercaya menjadi calon anggota Paskibraka Tahun 2026. "Anak-anakku sekalian, kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Seruyan yang terpilih dari begitu banyak peserta. Kesempatan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Bupati. Bupati juga mengenang pengalamannya sebagai anggota Paskibraka semasa sekolah. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga yang membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan yang terus menjadi bekal dalam perjalanan hidupnya hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga menjalani proses pembentukan karakter sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. "Kalian akan ditempa fisik, mental, disiplin, kepemimpinan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara. Semua proses ini akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan. Dengarkan setiap arahan pelatih, ikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh, karena semua itu bertujuan membentuk karakter terbaik dalam diri kalian," pesannya. Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kesempatan yang telah diberikan dan memanfaatkan Pusdiklat sebagai momentum membangun semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. "Saya meninggalkan karier yang sudah mapan karena memilih mengabdi untuk masyarakat Seruyan. Saya berharap semangat pengabdian yang sama juga tumbuh dalam diri kalian. Jadilah generasi muda yang disiplin, berintegritas, berkarakter, dan siap memberikan yang terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara," tuturnya. Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah, disertai harapan agar seluruh peserta mampu menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan sukses pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta menjadi generasi penerus yang membanggakan Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Lantik Dewan Hakim dan Juri MTQH XIX serta FSQ 2026, Tekankan Kejujuran dan Profesionalisme
Thursday, 06 August 2026 - 14:57 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., didampingi Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi melantik Dewan Hakim dan Juri Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan MTQH dan FSQ berlangsung secara adil, profesional, dan berintegritas. Dalam arahannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepada dewan hakim dan juri bukan sekadar jabatan seremonial, melainkan tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial yang sangat besar dalam menjaga marwah pelaksanaan syiar Islam di Kabupaten Seruyan. "Tugas dan amanah yang baru dipercayakan ini bukanlah sekadar sebuah jabatan seremonial, melainkan sebuah tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial yang sangat mulia sekaligus berat. Di pundak Bapak dan Ibu sekalian, kredibilitas, objektivitas, dan marwah dari penyelenggaraan ajang syiar Islam ini dipertaruhkan," ujar Bupati, Kamis, 6 Agustus 2026. Menurutnya, penyelenggaraan MTQH ke-XIX dan Festival Seni Qasidah bukan hanya sekadar perlombaan untuk menentukan pemenang maupun yang kalah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana strategis dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an dan Hadis. Bupati menjelaskan, melalui MTQH dan FSQ diharapkan lahir bibit-bibit unggul qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, hingga seniman qasidah yang mampu membawa nama baik Kabupaten Seruyan pada ajang yang lebih tinggi. Kepada seluruh dewan hakim dan dewan juri, Ahmad Selanorwanda berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, objektivitas, serta memberikan penilaian secara cermat, adil, dan transparan. Menurutnya, integritas para hakim dan juri menjadi kunci utama terciptanya kompetisi yang berkualitas dan dipercaya seluruh peserta. "Sebagai garda terdepan dalam menjaga keadilan perlombaan, saya berpesan agar selalu menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, objektivitas, serta memberikan penilaian yang adil, cermat, dan transparan," tegasnya. Di akhir sambutannya, Bupati Seruyan mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh dewan hakim dan juri yang baru dilantik. Ia berharap seluruh rangkaian MTQH ke-XIX dan Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dapat berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat besar bagi syiar Islam serta pembinaan generasi Qurani di Bumi Gawi Hatantiring.
BUPATI DAN WAKIL BUPATI SERUYAN TINJAU POSKO SIAGA KARHUTLA DAN KEKERINGAN, PASTIKAN KESIAPAN PERSONEL DAN SARANA PRASARANA
Thursday, 06 August 2026 - 05:06 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. bersama Wakil Bupati Seruyan H. Supia, S.Ag. meninjau Posko Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan di Kabupaten Seruyan, Rabu (5/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sistem koordinasi dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan, lahan, dan kekeringan. Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), BPBD Kabupaten Seruyan, TNI, Polri, Manggala Agni, serta instansi terkait lainnya. Rombongan meninjau kesiapan peralatan pemadaman, kendaraan operasional, pusat komando, hingga mekanisme komunikasi antarpetugas di lapangan. Bupati Seruyan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil peninjauan, seluruh unsur yang tergabung dalam Posko Siaga telah menunjukkan kesiapan yang baik, baik dari sisi sumber daya manusia, peralatan pendukung, maupun koordinasi antarinstansi. "Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan bersama Forkopimda dan seluruh jajaran mengontrol atau meninjau posko, dan nampak semuanya siap. Baik dari sarana-prasarana, kemudian sumber daya manusianya, kemudian juga komunikasi, dan selama ini berjalan dengan baik," ujar Bupati. Bupati berharap kesiapan tersebut dapat terus dipertahankan sehingga apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan, seluruh personel dapat bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam melakukan penanganan. "Kita berharap agar kesiapan ini betul-betul bisa dilaksanakan dengan maksimal bila ada kejadian kebakaran," lanjutnya. Pada kesempatan itu, Bupati juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan serta menjaga lingkungan secara bersama-sama. "Kita menghimbau kepada masyarakat agar berpartisipasi untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan. Dan itu semua adalah tanggung jawab kita dalam rangka memelihara lingkungan kita, menjaga kelestarian, dan untuk masa depan kita," tuturnya. Menurut Bupati, keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah dan aparat, tetapi juga memerlukan dukungan serta kepedulian seluruh elemen masyarakat. "Kepedulian masyarakat sangat menentukan untuk suksesnya kita menghindari kebakaran lahan dan hutan, dan tentu untuk masa depan kehidupan generasi kita yang akan datang," pungkasnya.
Syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Bupati Ajak Seluruh Elemen Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah
Thursday, 06 August 2026 - 01:47 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Rabu (5/8/2026), sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan pembangunan daerah sekaligus momentum memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Seruyan. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih hingga saat ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan. "Hari jadi ini bukan sekadar peringatan bertambahnya usia Kabupaten Seruyan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Berbagai kemajuan yang kita capai adalah hasil partisipasi dan kontribusi seluruh masyarakat," ujar Bupati. Bupati menjelaskan, selama kurang lebih satu setengah tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, berbagai program pembangunan terus dijalankan meski dihadapkan pada tantangan dan keterbatasan anggaran. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, peningkatan ekonomi masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja. Ia menilai sektor perkebunan kelapa sawit telah memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Seruyan. Kehadiran investasi telah membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Namun demikian, di balik manfaat tersebut masih terdapat berbagai persoalan yang harus diselesaikan, terutama konflik antara masyarakat, koperasi, dan perusahaan perkebunan. Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berupaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan tersebut melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PT Agrinas dan Kementerian Koperasi. Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah membangun pola kemitraan antara Agrinas, koperasi, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk menciptakan pengelolaan perkebunan yang lebih adil dan berkelanjutan. "Kami ingin investasi tetap berjalan, masyarakat mendapatkan manfaat, dan berbagai konflik yang selama ini terjadi dapat diselesaikan dengan solusi yang terbaik. Kabupaten Seruyan akan terus menjadi pelopor dalam mencari formula penyelesaian yang menguntungkan semua pihak," tegasnya. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Seruyan tetap berkomitmen memaksimalkan pemanfaatan anggaran yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan melanjutkan pembangunan daerah. Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama membangun Kabupaten Seruyan menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan, partisipasi, serta sinergi seluruh masyarakat. Apabila selama kepemimpinan kami masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf. Mari terus bergandengan tangan membangun Kabupaten Seruyan yang kita cintai," pungkasnya.
Bupati Seruyan Pimpin Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Bacakan Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah
Wednesday, 05 August 2026 - 20:02 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Rabu (5/8/2026). Pada kesempatan tersebut, Bupati membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran di hadapan unsur Forkopimda, DPRD, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, disampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan disertai harapan agar momentum peringatan hari jadi menjadi tonggak peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan beserta seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi membangun daerah berjuluk Bumi Gawi Hatantiring. Mengusung tema "Bersama Berkarya untuk Seruyan Sejahtera", Gubernur menegaskan bahwa tema tersebut merupakan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi, menghilangkan ego sektoral, serta terus berkarya melalui inovasi dan kerja nyata demi mewujudkan Kabupaten Seruyan yang semakin maju dan sejahtera. Dalam sambutan tersebut juga dipaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Seruyan, di antaranya keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama tujuh kali berturut-turut, pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan mencapai 100,15 persen, serta keberhasilan menjadi kabupaten dengan laju penurunan kemiskinan peringkat ketiga di Kalimantan Tengah. Gubernur berharap berbagai prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera. Di Kabupaten Seruyan, program tersebut telah didistribusikan secara bertahap kepada 6.735 keluarga penerima manfaat sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial. Menghadapi musim kemarau, Gubernur juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan. Pencegahan disebut sebagai langkah utama yang harus dilakukan melalui deteksi dini, respons cepat, sinergi seluruh pihak, pengelolaan krisis air, dan penegakan hukum yang tegas. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut mengingatkan seluruh masyarakat agar bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Tengah serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Seruyan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Kalimantan Tengah yang semakin berkah.
Bupati Seruyan Resmi Buka Kejuaraan Olahraga Pelajar 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dan Berkarakter
Wednesday, 05 August 2026 - 07:32 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka Kejuaraan Olahraga Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar SD/MI dan SMP/MTs Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan atlet usia dini sekaligus upaya membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Seruyan beserta seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan kejuaraan dengan baik. Ia juga menyambut seluruh atlet, pelatih, guru pendamping, wasit, juri, serta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Bupati menegaskan bahwa kejuaraan olahraga pelajar bukan hanya sekadar ajang mencari juara, tetapi merupakan bagian penting dari proses pembinaan generasi muda. Menurutnya, melalui kompetisi olahraga, para pelajar belajar tentang kerja keras, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, menghormati aturan, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada. "Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya. Lebih lanjut, Bupati berharap kejuaraan ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial dari Kabupaten Seruyan yang dapat dibina secara berkelanjutan hingga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar bertanding dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kejujuran, dan rasa persaudaraan. Ia juga mengajak para atlet menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar, meningkatkan kemampuan, dan memperluas persahabatan. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan antarpelajar, meningkatkan prestasi olahraga, sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat dan aktif di kalangan generasi muda. Bupati juga memberikan apresiasi kepada para guru, pelatih, dan orang tua yang terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada para atlet pelajar. Menurutnya, setiap prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja sama dan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjut Bupati, berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan olahraga melalui pembinaan atlet usia dini, penyediaan sarana dan prasarana olahraga, serta penyelenggaraan berbagai kompetisi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka Kejuaraan Olahraga Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar SD/MI dan SMP/MTs Kabupaten Seruyan Tahun 2026, seraya berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, sukses, dan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang membanggakan Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026, Diikuti 26 Tim Perebutkan Hadiah Rp50 Juta
Tuesday, 04 August 2026 - 04:44 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Seruyan Tahun 2026 di Kuala Pembuang, Senin (3/8/2026). Turut hadir Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat. Dalam laporannya, Ketua Panitia Faldo Holio Ramadhan menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bupati Cup 2026 bertujuan tidak hanya memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Seruyan dan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet sepak bola yang berpotensi mengharumkan nama Kabupaten Seruyan. Faldo menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti oleh 26 tim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Seruyan, beberapa kecamatan di wilayah sekitar, hingga tim dari daerah lain. Tingginya animo peserta menunjukkan bahwa Bupati Cup telah berkembang menjadi salah satu agenda olahraga yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp50 juta, yang merupakan hadiah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan Turnamen Bupati Cup Seruyan. Ketua panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan, KONI Kabupaten Seruyan, para sponsor, unsur TNI-Polri, tenaga kesehatan, perangkat daerah, wasit, relawan, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat terselenggara dengan baik. Ia berharap Bupati Cup dapat terus menjadi agenda rutin tahunan yang semakin berkualitas. Sementara itu, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dalam sambutannya memberikan penghargaan kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan turnamen tersebut. Menurutnya, Bupati Cup bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di tengah masyarakat. Bupati mengaku bangga atas tingginya antusiasme peserta yang mencapai 26 tim. Hal tersebut menunjukkan bahwa Turnamen Bupati Cup telah berkembang menjadi salah satu ajang olahraga bergengsi di Kabupaten Seruyan. Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari pembinaan generasi muda agar lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Seruyan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kepada seluruh peserta, official, pelatih, dan suporter, Bupati mengajak agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya meraih gelar juara, tetapi juga mampu menunjukkan sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan selama turnamen berlangsung. Mengakhiri sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Seruyan Tahun 2026 dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, serta memberikan manfaat bagi kemajuan olahraga dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Dorong Kolaborasi Pemda dan Wilmar Percepat Capaian Program Prioritas Kesehatan
Tuesday, 04 August 2026 - 01:41 WIB
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Audiensi dan Koordinasi Pencapaian Program Prioritas Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) bersama Wilmar International Plantation Central Kalimantan Project di Aula Kantor Bupati Seruyan, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., serta dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, jajaran RSUD Kuala Pembuang, puskesmas, manajemen Wilmar Group, dan para dokter perusahaan. Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan menyampaikan bahwa sejumlah program prioritas nasional di bidang kesehatan masih memerlukan dukungan lintas sektor agar target yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai. Program tersebut meliputi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC), penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penguatan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, kolaborasi dengan sektor swasta menjadi langkah strategis mengingat sebagian besar masyarakat produktif bekerja di lingkungan perusahaan. Melalui sinergi ini, pelayanan skrining kesehatan, pelaporan hasil pemeriksaan, hingga rujukan pasien dapat dilakukan secara lebih efektif dan terintegrasi. Sementara itu, Koordinator dokter Wilmar Central Kalimantan Project, dr. Findy Rufidiyanto, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut berawal dari komunikasi antara pihak perusahaan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan untuk mencari solusi bersama dalam mendukung target pembangunan kesehatan daerah. Ia mengungkapkan, Wilmar telah melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya skrining kesehatan bagi karyawan beserta keluarga, pemeriksaan kesehatan balita, deteksi dini penyakit menular, serta menjalin koordinasi dengan RSUD Kuala Pembuang dan puskesmas. Program tersebut mendapat dukungan penuh dari manajemen perusahaan dan akan diperluas ke seluruh unit usaha Wilmar di Kabupaten Seruyan. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Wilmar Group yang telah mengambil peran aktif dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan masyarakat dan dunia usaha. "Pemerintah, masyarakat, dan korporasi merupakan tiga pilar utama pembangunan daerah. Sinergi yang dibangun hari ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi mendukung program strategis pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Bupati. Bupati juga menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan pelayanan dasar yang harus menjadi prioritas. Oleh karena itu, seluruh perusahaan di Kabupaten Seruyan diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis, penanggulangan TBC, peningkatan kualitas layanan kesehatan, hingga pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu kebutuhan masyarakat. Selain itu, ia meminta agar seluruh kegiatan kesehatan yang dilaksanakan perusahaan didokumentasikan dan dilaporkan secara terintegrasi dengan pemerintah daerah sehingga menjadi bagian dari capaian pembangunan sektor kesehatan Kabupaten Seruyan. Mengakhiri arahannya, Bupati berharap kolaborasi yang telah dibangun bersama Wilmar Group dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Seruyan untuk bersama-sama mendukung keberhasilan program prioritas kesehatan nasional maupun daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Plt Asisten 3 Pimpin Rakor Persiapan Evaluasi Indeks Pemerintahan Digital Tahun 2026
Monday, 03 August 2026 - 00:40 WIB
Kuala Pembuang – Plt. Asisten Administrasi Umum H. Sugian Noor, S.E., S.H., M.P., M.H., C.L.A., memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Evaluasi Kinerja Indeks Pemerintahan Digital (IPD) Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Seruyan, Jumat (31/7/2026). Rapat tersebut dihadiri Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Plt. Kepala BKAD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bagian Organisasi, perwakilan Inspektorat, Badan Kesbangpol, serta perwakilan perangkat daerah terkait. Dalam arahannya, asisten menyampaikan bahwa evaluasi Indeks Pemerintahan Digital merupakan tindak lanjut dari RPJMN 2025–2029 dan Peraturan Menteri PANRB Nomor 8 Tahun 2026 tentang Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital. Menurutnya, Pemerintahan Digital merupakan pengembangan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang selama ini telah diterapkan pemerintah daerah. "Pada prinsipnya substansi yang dinilai masih merupakan pengembangan dari SPBE. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus segera melakukan penyesuaian dan mempersiapkan seluruh dokumen maupun data dukung yang diperlukan agar pelaksanaan evaluasi dapat berjalan optimal," ujar asisten. Asisten juga menekankan pentingnya pembentukan Tim Penilaian Mandiri Pemerintahan Digital sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan evaluasi. Tim tersebut nantinya akan mengoordinasikan pemenuhan indikator, pengumpulan data dukung, serta memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah. Lebih lanjut dijelaskan, indikator penilaian kini telah disederhanakan dari 47 indikator pada SPBE menjadi 20 indikator utama yang mencakup tujuh aspek penilaian, dengan fokus pada integrasi data, peningkatan kualitas layanan publik, serta tata kelola pemerintahan digital. Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memperkuat sinergi antarperangkat daerah guna meningkatkan kualitas penerapan pemerintahan digital, sehingga mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Plh. Sekda Seruyan Tinjau Posko Kesehatan, Apresiasi Gerak Cepat Dinas Kesehatan Tangani Keracunan Makanan Siswa
Sunday, 02 August 2026 - 00:18 WIB
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H, meninjau langsung posko kesehatan yang didirikan untuk menangani para siswa yang mengalami dugaan keracunan makanan, Jumat (31/7/2026). Dalam peninjauan tersebut, Plh. Sekda memastikan para siswa mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal serta memantau langsung penanganan yang dilakukan oleh tenaga medis. Ia menyampaikan keprihatinan dan menyayangkan terjadinya peristiwa yang menimpa anak-anak sekolah tersebut. "Kejadian ini tentu sangat kita sesalkan. Keselamatan dan kesehatan anak-anak merupakan prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Seruyan akan terus memantau perkembangan kondisi para siswa hingga seluruhnya dipastikan pulih," ujar dr. Bahrun Abbas. Plh. Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan beserta seluruh tenaga kesehatan yang bergerak cepat dalam memberikan penanganan sejak laporan kejadian diterima. Menurutnya, respons yang sigap menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Apalagi terkait makanan yang dikonsumsi oleh peserta didik di lingkungan sekolah."semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Pengawasan terhadap keamanan pangan harus kita perhatikan demi melindungi kesehatan anak-anak kita," tegasnya.
WAKIL BUPATI SERUYAN HADIRI SILATURAHMI MENKO POLKAM BERSAMA FORKOPIMDA DAN TOKOH MASYARAKAT DI KUALA KAPUAS
Saturday, 01 August 2026 - 11:06 WIB
Kuala Kapuas – Wakil Bupati Seruyan menghadiri kegiatan Silaturahmi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat se-Kalimantan Tengah yang berlangsung di Kuala Kapuas, Jumat (31/7/2026).Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, serta tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, dan kondusivitas wilayah sebagai fondasi utama pembangunan.Dalam arahannya, Menko Polkam menegaskan bahwa situasi global, termasuk konflik di berbagai belahan dunia, memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi. Namun demikian, Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas nasional, antara lain melalui kebijakan mempertahankan subsidi bahan bakar serta mendorong pertumbuhan investasi agar pembangunan tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.Ia juga mengajak seluruh kepala daerah untuk menjaga persatuan, memperkuat koordinasi, serta membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Menurutnya, kejujuran dan kekompakan para pemimpin menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan amanah masyarakat.Selain itu, Menko Polkam mengingatkan pentingnya menghadapi tantangan di ruang digital. Pemerintah daerah diminta aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat guna menangkal penyebaran hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu persatuan dan stabilitas daerah.Menko Polkam juga menyampaikan salam Presiden Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. Ia mengapresiasi kekompakan antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Tengah yang dinilai mampu menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif.Di akhir sambutannya, Menko Polkam mengutip nilai-nilai luhur Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji sebagai pengingat bahwa pemimpin harus senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam mengemban amanah demi kepentingan rakyat.Kehadiran Wakil Bupati Seruyan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah, mempercepat pembangunan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, amanah, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Bupati Seruyan Hadiri Rakor Penanggulangan Bencana Karhutla Bersama Pemprov Kalteng dan BNPB
Friday, 31 July 2026 - 10:56 WIB
Palangka Raya – Bupati Seruyan menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Kamis (30/7/2026) malam.Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala BNPB Republik Indonesia Letjen TNI Suharyanto dan dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, para bupati, wakil bupati, serta wali kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pemerintah daerah dalam menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau tahun 2026.Dalam laporannya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa penanganan Karhutla memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama BMKG juga telah mengambil langkah cepat melalui diseminasi informasi dan supervisi ke sejumlah kabupaten/kota yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap Karhutla.Gubernur berharap dukungan BNPB terus diperkuat, termasuk melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca, penambahan helikopter water bombing, bantuan mesin pompa jinjing, sumur bor, selang pemadam, hingga Dana Siap Pakai BNPB guna mendukung operasi pemadaman di lapangan.Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap penanganan Karhutla dengan menginstruksikan penguatan mitigasi sejak dini, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca, serta kesiapan sarana dan prasarana pemadaman.Ia juga mengimbau seluruh kepala daerah di wilayah rawan Karhutla untuk segera menetapkan status siaga darurat apabila diperlukan, meningkatkan patroli rutin, memanfaatkan teknologi pemantauan titik api, membangun sekat bakar, jalur hijau, serta embung air sebagai langkah pencegahan."Keberhasilan pengendalian Karhutla sangat bergantung pada kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, serta seluruh pihak terkait," tegasnya.Usai mengikuti rapat koordinasi, Bupati Seruyan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Seruyan melalui koordinasi lintas sektor, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta optimalisasi peran masyarakat dalam deteksi dini dan pencegahan kebakaran.Berdasarkan data yang disampaikan dalam rakor, luas lahan yang terdampak kebakaran di Kalimantan Tengah mencapai 3.096,52 hektare, terdiri atas 673,92 hektare Areal Penggunaan Lain (APL) dan 2.395,6 hektare kawasan hutan. Penanganan Karhutla didukung oleh sekitar 15.900 personel, yang terdiri dari relawan binaan Dinas Kehutanan dan BPBD Provinsi, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan berbagai relawan lainnya.Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota semakin kuat sehingga target mewujudkan Kalimantan Tengah Bebas Kabut Asap dapat tercapai.
WAKIL BUPATI SERUYAN HADIRI ACARA KENAL PAMIT DANSATBRIMOB POLDA KALIMANTAN TENGAH
Friday, 31 July 2026 - 07:11 WIB
Palangka Raya – Wakil Bupati Seruyan menghadiri acara Kenal Pamit Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansatbrimob) Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah yang diselenggarakan di Hotel Aquarius Palangka Raya, Kamis (30/07/2026).Acara tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah. Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komandan Satbrimob Polda Kalimantan Tengah sebelumnya, Kombes Pol Irwan Jaya, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan doa dan harapan agar Kombes Pol Irwan Jaya senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru, serta silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik.Pada kesempatan tersebut, Gubernur melalui Wakil Gubernur turut menyampaikan selamat datang kepada Komandan Satbrimob Polda Kalimantan Tengah yang baru, Kombes Pol Dieno Hendro Widodo. Diharapkan kepemimpinan yang baru mampu semakin memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi, TNI, Polri, serta pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah.Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa Brimob merupakan garda terdepan dalam melindungi masyarakat, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban, penanganan tindak kejahatan, pemberantasan narkoba, penanggulangan bencana, hingga mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau Agustus hingga September 2026.Kehadiran Wakil Bupati Seruyan pada kegiatan ini menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung pembangunan yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.Acara kenal pamit tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Satbrimob Polda Kalimantan Tengah dalam memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat.
Rakordalev Triwulan II Tahun 2026, Bupati Seruyan Tekankan Percepatan Pembangunan dan Optimalisasi Kinerja Perangkat Daerah
Thursday, 30 July 2026 - 21:24 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan yang di wakilkan oleh Plh. Sekretaris Daerah, Bahrun Abbas membuka Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Aula Bapperida Seruyan, Kamis (30/7/2026).Kegiatan dihadiri Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan Pejabat terkait sebagai Forum Evaluasi Pelaksanaan Program serta Percepatan Pencapaian target Pembangunan.Bupati menegaskan Rakordalev tidak hanya mengevaluasi program dan anggaran, tetapi juga mengidentifikasi kendala sejak dini untuk segera dilakukan perbaikan.“Keberhasilan pembangunan diukur dari capaian indikator makro yang mencerminkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.Ia menyampaikan capaian indikator makro Seruyan menunjukkan tren positif, namun masih diperlukan kerja keras dan kolaborasi untuk mencapai target 2026. Faktor penentu meliputi investasi, sektor unggulan, layanan pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, UMKM, lapangan kerja, inflasi, dan perlindungan sosial.Bupati juga menekankan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) agar pelayanan publik tidak hanya administratif, tetapi berdampak langsung bagi masyarakat.Berdasarkan E-Dalap Triwulan II 2026, realisasi keuangan mencapai 34,6% dan kinerja 31,30%. Ia meminta percepatan pelaksanaan kegiatan dengan prinsip efektif, efisien, akuntabel, dan transparan.Percepatan belanja daerah dinilai penting untuk mendorong ekonomi, meningkatkan daya beli, membuka lapangan kerja, dan menjaga pertumbuhan daerah.Bupati juga menginstruksikan percepatan kegiatan berprogres rendah, penguatan koordinasi lintas sektor, monitoring berkala, serta mitigasi risiko program.Ia mengajak seluruh jajaran memperkuat sinergi, integritas, dan pengabdian untuk mewujudkan Seruyan yang maju dan sejahtera.Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati secara resmi membuka Rakordalev Triwulan II 2026, dengan harapan menghasilkan langkah percepatan pembangunan yang konkret, terukur, dan akuntabel.
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Penanaman Serentak Hari Mangrove Sedunia 2026, Tegaskan Komitmen Pelestarian Pesisir
Monday, 27 July 2026 - 07:04 WIB
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri kegiatan Penanaman Serentak Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 yang dilaksanakan di kawasan Arboretum Mangrove Busur, Kelompok Masyarakat Lestari Sejahtera Mandiri, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan secara nasional di Provinsi Bali. Hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, S.P., M.M., bersama unsur Forkopimda, perangkat daerah, UPT Kementerian Kehutanan, mitra pembangunan, dunia usaha, kelompok tani peduli mangrove, akademisi, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki kawasan mangrove seluas sekitar 46.400 hektare yang tersebar di tujuh kabupaten. Di Kabupaten Seruyan sendiri, tutupan mangrove mencapai sekitar 2.355 hektare yang berada di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur. Selain itu masih terdapat kawasan yang memerlukan rehabilitasi melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Pada kegiatan tersebut dilakukan penanaman simbolis sekitar 100 bibit mangrove di areal seluas kurang lebih 2 hektare, yang selanjutnya akan dilanjutkan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) bersama para mitra. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menegaskan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 10 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia melalui aksi penanaman mangrove secara serentak sebagai upaya pelestarian lingkungan, penguatan ketahanan pesisir, serta mitigasi perubahan iklim. Menurutnya, bagi Kabupaten Seruyan yang memiliki wilayah pesisir dan muara sungai yang luas, keberadaan mangrove merupakan aset strategis yang harus dijaga bersama. "Kelestarian mangrove tidak hanya menjaga keseimbangan ekologi, tetapi juga menopang kehidupan masyarakat pesisir melalui sektor perikanan, ekowisata, dan berbagai kegiatan ekonomi berkelanjutan," ujar Wakil Bupati. Ia juga menyampaikan bahwa ekosistem mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida dan menyimpan cadangan karbon dalam jumlah besar sehingga berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim serta berpotensi memberikan nilai ekonomi melalui perdagangan karbon. Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung program rehabilitasi kawasan pesisir dan konservasi mangrove dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan. Melalui kegiatan penanaman mangrove di kawasan Teluk Segintung tersebut, Wakil Bupati berharap upaya rehabilitasi ekosistem pesisir semakin kuat, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, serta kelestarian sumber daya alam dapat diwariskan kepada generasi mendatang. "Kami mengajak seluruh masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda untuk menjadikan gerakan menanam mangrove sebagai budaya bersama. Menanam adalah langkah awal, sedangkan merawat dan menjaga kelestariannya merupakan tanggung jawab kita semua," tegasnya. Mengusung tema "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang", kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir, penyerap karbon, sekaligus penopang kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BUPATI DAN WAKIL BUPATI SERUYAN HADIRI PERINGATAN HUT KE-64 PWRI KABUPATEN SERUYAN
Thursday, 23 July 2026 - 11:17 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. bersama Wakil Bupati H. Supian, S.Ag. menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Seruyan yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna, Kamis (23/7/2026). Peringatan HUT ke-64 PWRI berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, pengurus dan anggota PWRI, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga seluruh peserta dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Bupati menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-64 PWRI Tahun 2026 mengusung tema "Satu Tekad Satu Jiwa Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bangsa". Menurutnya, tema tersebut memiliki makna yang sangat mendalam sebagai pengingat bahwa meskipun para anggota PWRI telah memasuki masa purna tugas secara administratif, semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tidak pernah berakhir. "PWRI merupakan organisasi yang mewadahi para purnatugas yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa, negara, lingkungan, serta masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota PWRI Kabupaten Seruyan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Bupati. Ia berharap melalui momentum peringatan HUT ini, PWRI terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Seruyan menuju masyarakat yang sejahtera dan bermartabat. Menurutnya, para anggota PWRI merupakan saksi sekaligus pelaku sejarah pembangunan daerah yang telah meletakkan pondasi melalui dedikasi, kerja keras, dan pengabdian selama bertahun-tahun. Lebih lanjut, Bupati mengajak PWRI untuk terus menjadi teladan bagi generasi penerus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat luas. Ia menekankan tiga peran penting PWRI, yaitu sebagai penyambung tali silaturahmi yang menjaga kebersamaan dan kesehatan para anggotanya, sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang memberikan masukan, saran, serta kritik yang membangun berdasarkan pengalaman, dan sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan yang terus menanamkan semangat nasionalisme, integritas, serta etika birokrasi kepada ASN muda. "Pemerintah Kabupaten Seruyan senantiasa terbuka menerima masukan dan nasihat dari para senior PWRI. Pengalaman adalah guru terbaik, dan nasihat dari para senior merupakan bekal berharga dalam melanjutkan estafet pembangunan daerah," tegasnya. Melalui peringatan HUT ke-64 PWRI ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dan PWRI semakin erat, sehingga pengalaman dan kebijaksanaan para purnatugas dapat terus memberikan manfaat bagi kemajuan daerah serta mendukung terwujudnya Seruyan yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat.
Wakil Bupati Seruyan H. Supian Tinjau Langsung Persiapan Arena MTQH XIX dan FSQ Tahun 2026
Wednesday, 22 July 2026 - 12:19 WIB
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. meninjau langsung kesiapan arena pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Rabu (22/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana menjelang pembukaan kegiatan yang dijadwalkan pada awal Agustus mendatang. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati didampingi Plh. Sekda, panitia pelaksana dan sejumlah perangkat daerah meninjau arena utama, Ia juga menerima laporan perkembangan persiapan dari masing-masing bidang kepanitiaan. Dalam arahannya, H. Supian menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQH dan FSQ. Ia optimistis Kabupaten Seruyan mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan sukses karena memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event keagamaan, termasuk MTQ tingkat provinsi. "Saya yakin pelaksanaan MTQH dan FSQ ini akan sukses. Kabupaten Seruyan memiliki pengalaman panjang menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Dengan semangat kebersamaan seluruh panitia, saya percaya seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum hari pembukaan," ujarnya. Wakil Bupati mengingatkan agar penyelesaian infrastruktur dan sarana pendukung tidak dilakukan hingga menjelang pembukaan. Menurutnya, seluruh pekerjaan harus sudah rampung lebih awal sehingga panitia memiliki waktu untuk melakukan pengecekan dan penyempurnaan apabila masih terdapat kekurangan. Selain kesiapan arena, H. Supian juga menekankan pentingnya aspek keamanan, mengingat pelaksanaan MTQH dan FSQ berlangsung pada musim kemarau yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia meminta seluruh panitia berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun risiko kebakaran, baik di lokasi kegiatan maupun di lingkungan pemondokan kafilah. "Keamanan harus menjadi perhatian bersama. Jangan hanya fokus di arena utama, tetapi juga pada lokasi pemondokan peserta dan lingkungan masyarakat. Kita harus mengantisipasi segala kemungkinan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar," tegasnya. Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kenyamanan Dewan Hakim. Menurutnya, ruang penilaian harus dibuat senyaman mungkin dengan sirkulasi udara yang baik serta bebas dari kebisingan agar para hakim dapat memberikan penilaian secara objektif dan maksimal. Selain itu, Wakil Bupati meminta agar penataan pedagang dan area hiburan di sekitar arena utama diatur dengan baik sehingga tidak mengganggu jalannya perlombaan. Penggunaan pengeras suara maupun musik di sekitar arena juga diminta untuk dikendalikan agar konsentrasi peserta dan dewan hakim tidak terganggu. Di akhir arahannya, H. Supian meminta setiap koordinator bidang menyampaikan laporan perkembangan pekerjaan secara objektif sesuai kondisi di lapangan. Ia menegaskan laporan yang disampaikan harus menggambarkan progres sebenarnya sehingga kekurangan dapat segera ditindaklanjuti sebelum pelaksanaan kegiatan. "Saya ingin seluruh bidang menyampaikan laporan yang sesuai fakta di lapangan. Jangan sampai progres dilaporkan sudah tinggi, tetapi kenyataannya belum selesai. Dengan begitu kita bisa segera mengambil langkah percepatan agar seluruh persiapan benar-benar tuntas," katanya. Wakil Bupati berharap seluruh panitia tetap menjaga semangat dan kekompakan sehingga MTQH XIX dan FSQ Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dapat berlangsung sukses, tertib, aman, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Seruyan.
BUPATI SERUYAN DORONG SINERGI PEMERINTAH, MASYARAKAT DAN PT AGRINAS PALMA NUSANTARA UNTUK KESEJAHTERAAN DAERAH
Wednesday, 22 July 2026 - 06:57 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. memimpin Audiensi bersama PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX (Kalteng-2) dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan PT Agrinas Palma Nusantara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa (21/7/2026).Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Seruyan dengan jajaran Direksi PT Agrinas Palma Nusantara di Jakarta beberapa waktu lalu. Turut hadir jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, perwakilan PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX, serta perangkat daerah terkait.Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi atas kunjungan PT Agrinas Palma Nusantara ke Kabupaten Seruyan sebagai langkah awal membangun komitmen bersama dalam mengelola potensi daerah secara berkelanjutan dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan melalui kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan investor. Menurutnya, ketiga unsur tersebut memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat."Keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai apabila pemerintah, masyarakat, dan investor berjalan seiring. Pemerintah hadir untuk menciptakan iklim yang kondusif, investor mengembangkan usaha secara bertanggung jawab, dan masyarakat memperoleh manfaat nyata melalui peningkatan kesejahteraan serta kesempatan kerja," ujar Bupati.Ia mengakui bahwa sektor perkebunan kelapa sawit telah memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Kabupaten Seruyan. Namun demikian, dalam perjalanan panjangnya juga pernah terjadi berbagai dinamika dan konflik antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan yang berdampak pada citra daerah.Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen menghadirkan solusi yang mengedepankan dialog, kepastian hukum, serta pemberdayaan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa seluruh pihak harus menghormati ketentuan hukum yang berlaku dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat memicu konflik baru.Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong pembentukan tim lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, serta pihak perusahaan untuk melakukan pendataan, verifikasi legalitas koperasi, dan menyusun pola kerja sama yang transparan serta saling menguntungkan.Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat kelembagaan koperasi desa, membuka peluang usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.Sementara itu, perwakilan PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Seruyan dan menyatakan kesiapan perusahaan untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan.PT Agrinas Palma Nusantara juga menegaskan komitmennya dalam mendukung arahan pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara demi kepentingan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan sektor perkebunan, ketahanan pangan, pemberdayaan koperasi, dan penyerapan tenaga kerja lokal.Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai masukan dan usulan dibahas sebagai langkah awal penyusunan model kerja sama yang akan menjadi dasar pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Seruyan.Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan PT Agrinas Palma Nusantara, diharapkan tercipta iklim investasi yang kondusif, peningkatan kesejahteraan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, serta terwujudnya pembangunan Kabupaten Seruyan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
BUPATI SERUYAN PIMPIN APEL SIAGA KARHUTLA TAHUN 2026, TEKANKAN PENCEGAHAN DAN KOLABORASI
Tuesday, 21 July 2026 - 08:25 WIB
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. memimpin Apel Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Seruyan, Selasa (21/7/2026). Apel siaga tersebut dihadiri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Manggala Agni, KPHP, Balai Taman Nasional Tanjung Puting, kepala perangkat daerah, para camat, lurah dan kepala desa, pimpinan perusahaan beserta Satgas Karhutla perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan kebencanaan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dalam amanatnya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama seluruh elemen dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan yang diprediksi meningkat pada musim kemarau tahun ini. Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan Tahun 2026 yang berlaku mulai 1 Juli hingga 31 Oktober 2026. Penetapan status tersebut merupakan langkah antisipatif agar seluruh sumber daya dapat digerakkan secara cepat, terarah, dan terpadu sebelum bencana terjadi. Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Seruyan, diperkirakan mengalami musim kemarau lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026, sehingga meningkatkan potensi munculnya titik panas, kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan. "Keberhasilan penanggulangan Karhutla tidak ditentukan oleh seberapa hebat kita memadamkan api, tetapi dari sedikitnya kejadian kebakaran yang terjadi dan kemampuan kita mencegah api itu muncul. Jangan menunggu api muncul, jangan menunggu asap terlihat, jangan menunggu kebakaran meluas, tetapi bergeraklah sebelum semuanya terjadi," tegas Bupati. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan sejumlah arahan kepada seluruh elemen masyarakat, perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah desa, kecamatan, organisasi perangkat daerah, BPBD, hingga instansi vertikal yang tergabung dalam Satgas Karhutla. Kepada masyarakat, Bupati mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap sekecil apa pun. Sementara kepada perusahaan, ia menekankan pentingnya mengaktifkan Satgas Karhutla, memastikan seluruh peralatan dan sarana pendukung dalam kondisi siap pakai, meningkatkan patroli terpadu, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan aparat terkait. Bupati juga meminta seluruh kepala desa, lurah, dan camat menjadikan pencegahan Karhutla sebagai prioritas utama selama masa siaga darurat melalui patroli bersama, sosialisasi kepada masyarakat, serta inventarisasi sumber daya yang dimiliki desa. Kepada seluruh organisasi perangkat daerah, Bupati menegaskan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya. Ia menginstruksikan agar koordinasi lintas sektor terus dilakukan selama masa siaga darurat. Secara khusus kepada BPBD Kabupaten Seruyan, Bupati menginstruksikan agar Posko Induk Siaga Darurat segera diaktifkan, melakukan pemantauan titik panas selama 24 jam, memperkuat sistem pelaporan, serta memastikan setiap laporan titik panas segera diverifikasi di lapangan agar pemadaman awal dapat dilakukan sebelum api meluas. Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan prinsip Early Warning dan Early Action sebagai upaya mencegah terjadinya bencana Karhutla. Ia optimistis melalui kolaborasi seluruh pihak, Kabupaten Seruyan mampu menjaga kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keberlangsungan pembangunan. "Mari kita buktikan bahwa Kabupaten Seruyan mampu menjadi daerah yang tangguh menghadapi ancaman Karhutla dan kekeringan melalui semangat kolaborasi, disiplin, profesionalisme, dan gotong royong. Cegah api sebelum menjadi bencana, bergerak cepat, bertindak tepat, berkolaborasi untuk Seruyan yang aman bencana, tangguh, dan lestari, bersama untuk semua," pungkasnya.
Plh. Sekda Seruyan Hadiri RDP Bahas Penyelesaian Permasalahan Kepengurusan KSU Sejahtera Bersama
Monday, 20 July 2026 - 13:50 WIB
Palangka Raya – Bupati Seruyan di wakili oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan dr. Bahrun Abbas, M.P.H menghadiri Rapat Dengar Pendapat RDP yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk membahas penyelesaian permasalahan kepengurusan Koperasi Serba Usaha KSU Sejahtera Bersama Kabupaten Seruyan, Senin 20/7/2026. Rapat turut dihadiri unsur DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, perwakilan perusahaan, pengurus koperasi lama dan baru, serta para pihak terkait.RDP digelar sebagai upaya mencari solusi atas polemik kepengurusan koperasi yang berdampak pada kepastian tata kelola organisasi dan kelancaran operasional koperasi. Forum tersebut menjadi wadah bagi seluruh pihak untuk menyampaikan pandangan, argumentasi, serta langkah penyelesaian yang diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan bersama.Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan memandang koperasi sebagai badan usaha berbadan hukum yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, keberlangsungan dan kemajuan koperasi harus dijaga bersama melalui penyelesaian yang mengedepankan musyawarah dan ketentuan hukum yang berlaku.“Pemerintah Kabupaten Seruyan telah beberapa kali memfasilitasi pertemuan dan komunikasi antara para pihak, termasuk dengan perusahaan terkait, sebagai upaya mendorong tercapainya rekonsiliasi. Harapannya, permasalahan ini dapat diselesaikan secara baik sehingga operasional koperasi tetap berjalan dan kepentingan seluruh anggota tetap terlindungi,” ujarnya.Dalam rapat juga disampaikan bahwa permasalahan kepengurusan saat ini telah memasuki proses hukum. Berdasarkan hasil koordinasi yang disampaikan dalam forum, status hukum terhadap keputusan yang menjadi dasar masing-masing pihak masih dalam proses penyelesaian sehingga seluruh pihak diminta menghormati mekanisme hukum yang sedang berjalan hingga terdapat keputusan yang berkekuatan hukum tetap.Pembahasan turut menyinggung mekanisme penyaluran dana dari perusahaan kepada koperasi. Disepakati bahwa penyaluran hanya dapat dilakukan kepada pihak yang secara sah memiliki kewenangan menerima dana sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga diperlukan kepastian hukum guna menghindari pelanggaran terhadap regulasi.Sementara itu, pengurus koperasi lama menyatakan komitmennya untuk tetap bersikap kooperatif, menghormati proses hukum, dan menerima apa pun keputusan yang telah berkekuatan hukum. Mereka juga berharap seluruh pihak dapat mengedepankan persatuan, mengakhiri perbedaan yang ada, serta bersama-sama membangun koperasi demi kepentingan seluruh anggota.Melalui RDP tersebut, seluruh pihak berharap tercapainya rekonsiliasi yang mampu memberikan kepastian hukum, menjaga kondusivitas, serta memastikan keberlangsungan operasional KSU Sejahtera Bersama sehingga koperasi dapat terus menjalankan fungsinya dalam meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. sehingga koperasi dapat terus menjalankan fungsinya sebagai penggerak perekonomian dan peningkatan kesejahteraan para anggotanya.
Agenda
Galeri
04 Jul 2026
LAYANAN SIAP Sistem Informasi Agenda Pimpinan
01 Jul 2026
Dirgahayu Bhayangkara Ke-80.
29 Jun 2026
Terimakasih kepada kafilah Kab. Seruyan
23 Jun 2026
selamat dan sukses atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah
16 Jun 2026
Selamat Tahun Baru Hijriyah
12 Jun 2026
Katakan Tidak Pada Narkoba
Kegiatan Terbaru
Ikuti kegiatan Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan
Belum ada kegiatan
Kegiatan terbaru akan segera ditampilkan
Layanan Kami
Berbagai layanan publik yang tersedia untuk memudahkan Anda
Tidak ada Layanan
Tim Kantor Kami
Kenali para anggota dan jabatan mereka