Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri sekaligus mengisi tausiah pada Tablig Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlash, Jalan Aromani RT 31 RW III, Kelurahan Kuala Pembuang Dua, Kamis (24/9/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung selepas Salat Isya tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan Harsandi, S.T., M.M., pengurus Musholla Al-Ikhlash, para tokoh agama, guru agama, tokoh masyarakat serta jamaah.
Dalam tausiahnya, H. Supian mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus meneladani dan mengamalkan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Bupati mengingatkan bahwa memberikan nasihat kepada orang lain harus dibarengi dengan upaya untuk mengamalkan nasihat tersebut dalam diri sendiri. Menurutnya, seseorang jangan hanya mampu mengajak orang lain kepada kebaikan, tetapi juga harus berusaha menjadi teladan melalui perbuatan.
“Jangan sampai kita seperti lilin yang menerangi orang lain, sementara dirinya sendiri habis terbakar,” pesan H. Supian dalam tausiahnya.
Ia menekankan bahwa nilai tersebut sangat penting diterapkan, mulai dari lingkungan keluarga. Orang tua, misalnya, tidak hanya mengingatkan anak untuk salat dan mengaji, tetapi juga perlu memberikan contoh nyata dengan menjalankan ibadah dan kebaikan tersebut.
Pada kesempatan itu, H. Supian juga mengisahkan detik-detik akhir kehidupan Rasulullah SAW. Melalui kisah tersebut, ia menggambarkan begitu besarnya kecintaan dan perhatian Rasulullah SAW terhadap umatnya.
Menurutnya, bahkan menjelang akhir hayat, Rasulullah SAW tetap memikirkan keadaan dan keselamatan umat. Hal tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam mengenai besarnya kasih sayang Rasulullah SAW sekaligus pentingnya membalas kecintaan tersebut dengan mengikuti sunnah dan meneladani akhlak beliau.
“Rasulullah bukan hanya menyayangi para sahabat, tetapi juga menyayangi kita sebagai umatnya. Bahkan ketika menjelang wafat, yang beliau pikirkan adalah umatnya,” tuturnya.
H. Supian juga mengajak jamaah untuk senantiasa memperkuat keimanan dan tauhid, memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW, menjaga ibadah serta terus berusaha menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana tausiah berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif serta diselingi humor dalam bahasa Banjar, Wakil Bupati mampu membangun interaksi dengan jamaah, namun tetap menyampaikan pesan-pesan keagamaan mengenai keteladanan, kecintaan kepada Rasulullah SAW dan pentingnya keselarasan antara nasihat dengan perbuatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai dan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.