Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Sosial menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengaplikasian Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) bagi Operator Desa dan Kelurahan Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Rabu (23/9/2026) bertempat di aula BKAD. Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Seruyan, Sukardi, S.E.
Dalam arahan Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan yang dibacakan pada kesempatan tersebut, disampaikan bahwa data memiliki peranan penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan publik, khususnya di bidang sosial. Data yang akurat diperlukan agar berbagai program bantuan sosial dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Disebutkan, berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Kartu Indonesia Sehat, serta bantuan pangan sangat bergantung pada keakuratan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, operator desa dan kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam pengelolaan dan pemutakhiran data masyarakat.
Melalui aplikasi SIKS-NG, data masyarakat miskin dan rentan diharapkan senantiasa diperbarui serta sesuai dengan kondisi faktual di lapangan secara by name by address. Aplikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana memasukkan data, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas basis data kesejahteraan sosial.
Staf Ahli Bupati juga mengingatkan para operator desa dan kelurahan agar mengikuti Bimtek dengan serius dan penuh tanggung jawab serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman mengenai proses input, verifikasi, hingga optimalisasi penggunaan SIKS-NG.
Menurutnya, ketelitian operator sangat menentukan karena kesalahan dalam proses input data di tingkat desa maupun kelurahan dapat berdampak terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Satu kesalahan kecil dalam input data di level desa dan kelurahan dapat berdampak besar pada nasib satu keluarga yang sangat membutuhkan bantuan,” sebagaimana ditekankan dalam arahan Sekretaris Daerah.
Pemkab Seruyan juga memahami adanya berbagai tantangan yang dihadapi operator di lapangan, mulai dari akses jaringan internet, pemahaman masyarakat hingga kendala administratif. Untuk itu, Dinas Sosial diharapkan terus memberikan pendampingan dan dukungan teknis kepada para operator.
Melalui pelaksanaan Bimtek tersebut, diharapkan kualitas data sosial di Kabupaten Seruyan semakin baik sehingga dapat mendukung penyaluran program perlindungan sosial secara tepat sasaran sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.