Pusat Informasi

Berita Terbaru

Kumpulan berita resmi terbaru dari Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan.

Reset Filter

Klik untuk melihat detail

Wakil Bupati Seruyan Hadiri Pembukaan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kuala Kapuas

Kuala Kapuas – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri pembukaan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kamis malam (15/10/2026).Kegiatan yang diikuti oleh kafilah dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan pelestarian seni budaya Islam, khususnya seni qasidah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antardaerah.Pembukaan festival berlangsung meriah dan penuh khidmat, dihadiri sejumlah kepala daerah atau yang mewakili, unsur Forkopimda, pengurus LASQI Nusantara Jaya Provinsi Kalimantan Tengah, tokoh agama, para kepala perangkat daerah, dewan juri, panitia pelaksana, serta seluruh kafilah peserta festival.Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Bupati Kapuas, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku tuan rumah, pengurus LASQI, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan FSQ XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pembinaan keagamaan, termasuk pengembangan seni dan budaya Islam sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlak mulia.“Festival Seni Qasidah ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam untuk menanamkan nilai-nilai religius, akhlak, moral, kerukunan, serta memperkuat kebersamaan dalam keberagaman,” sebagaimana disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Bupati Kapuas.Melalui penyelenggaraan festival tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda Kalimantan Tengah yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan berprestasi. Generasi unggul inilah yang nantinya menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.Selain itu, dalam sambutan tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, termasuk upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.Kepada seluruh peserta, ditekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan juga pengalaman, persaudaraan, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi diri melalui seni bernuansa Islami.Dewan juri juga diharapkan dapat memberikan penilaian secara adil, jujur, dan objektif sehingga mampu menghasilkan para juara terbaik yang nantinya dapat mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang Festival Seni Qasidah tingkat nasional.Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pelestarian dan pengembangan seni budaya Islam, sekaligus memberikan motivasi kepada kafilah Kabupaten Seruyan yang turut ambil bagian dalam festival tingkat provinsi tersebut.Wakil Bupati Seruyan menyampaikan harapannya agar keikutsertaan kafilah Kabupaten Seruyan dalam FSQ XII dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para peserta, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan dengan kafilah dari kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.“Melalui Festival Seni Qasidah ini, kita berharap para peserta, khususnya kafilah Kabupaten Seruyan, dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan silaturahmi,” ujar Wakil Bupati Seruyan.Ia juga berharap para peserta dari Kabupaten Seruyan mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah, sekaligus memperoleh pengalaman berharga untuk terus mengembangkan seni qasidah di Bumi Gawi Hatantiring.Menurutnya, kegiatan seperti Festival Seni Qasidah memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan dan kreativitas di bidang seni, tetapi juga memiliki karakter religius, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Islam.Partisipasi Kabupaten Seruyan dalam festival ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keagamaan, seni, dan budaya.Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah, sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.Acara pembukaan ditandai dengan pernyataan resmi dibukanya Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 oleh Bupati Kapuas yang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan.Melalui penyelenggaraan festival ini, diharapkan seni qasidah semakin berkembang dan dicintai masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai salah satu media dakwah yang membawa pesan kedamaian, persaudaraan, persatuan, serta nilai-nilai luhur agama Islam.(Prokopim Setda Seruyan)

16 October 2026

206

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Dampingi Danrem Turun Langsung ke Titik Api di Kawasan TNTP, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla

Kuala Pembuang – Prokopim, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mendampingi Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si. bersama Komandan Kodim 1015/Sampit turun langsung meninjau titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), tepatnya di wilayah Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kamis (15/10/2026). Peninjauan lapangan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan jajaran TNI guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di kawasan konservasi tersebut. Bupati Seruyan menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama jajaran TNI di lokasi bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran sekaligus menyusun langkah strategis dalam upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya titik api. "Hari ini kita turun ke lapangan bersama TNI, dalam hal ini Pak Danrem dan Pak Dandim 1015/Sampit. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kita akan menyusun rencana aksi untuk memitigasi berbagai kemungkinan sekaligus melakukan upaya pemadaman terhadap api yang masih menyala," ujar Bupati. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan Karhutla, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, peralatan, maupun pengerahan personel yang dibutuhkan. "Pemerintah daerah siap mendukung pengerahan anggota ke lokasi ini, termasuk penyediaan sarana-prasarana, peralatan, tenaga, serta berbagai dukungan lainnya melalui BPBD Kabupaten Seruyan. Prinsipnya, kita siap terlibat dan mendukung sepenuhnya upaya pemadaman api di kawasan Tanjung Puting," tegasnya. Sementara itu, Danrem menjelaskan bahwa peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan melalui konferensi video bersama jajaran pimpinan terkait, untuk segera mengambil langkah cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran di kawasan TNTP. Menurutnya, peninjauan awal ini menjadi bagian dari persiapan pengerahan personel, peralatan, serta dukungan logistik yang akan ditempatkan di lokasi terdampak. "Ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bapak Presiden untuk segera memprioritaskan pencegahan perluasan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting. Setelah peninjauan ini, personel, materiil, dan logistik akan segera dikerahkan ke lokasi untuk meminimalisir dampak Karhutla," jelas Danrem. Ia juga berharap langkah penanganan yang dilakukan dapat menekan penyebaran asap sehingga tidak semakin berdampak terhadap wilayah Kota Pangkalan Bun, termasuk aktivitas penerbangan di bandara setempat. Lebih lanjut, Bupati Seruyan menekankan pentingnya langkah antisipasi jangka panjang, terutama dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap kawasan rawan kebakaran, mulai dari wilayah perkotaan, persawahan, perkebunan, hingga kawasan hutan dan konservasi. "Kemarau panjang ini menjadi catatan penting bagi kita. Ke depan, kita akan melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah rawan kebakaran, baik di kawasan perkotaan, persawahan, perkebunan, maupun di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting," ungkapnya. Bupati juga menyampaikan bahwa hampir separuh kawasan Taman Nasional Tanjung Puting berada dalam wilayah administratif Kabupaten Seruyan. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan penanganan bersama untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis penting tersebut. "Kita harus lebih tanggap dan lebih cepat dalam mengantisipasi kejadian seperti ini. Tentunya melalui sinergi bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, dan seluruh pihak terkait agar kejadian serupa dapat diantisipasi lebih dini," tambahnya. Selain mengoptimalkan keterlibatan aparat dan instansi terkait, Bupati turut mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, serta pihak perusahaan perkebunan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Ia menjelaskan bahwa upaya penanganan tidak hanya difokuskan pada kawasan TNTP, tetapi juga dilakukan di sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Seruyan melalui keterlibatan tim gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak perkebunan. "Kita berharap dengan adanya pengerahan personel TNI dan keterlibatan seluruh pihak, kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampak asap bisa berkurang. Kami juga meminta partisipasi masyarakat, pemerintah desa, dan kecamatan agar bersama-sama terlibat dalam penanganan ini," harapnya. Bupati menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pengendalian kebakaran, sekaligus melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas sosial ekonomi dari dampak kabut asap. Melalui peninjauan langsung ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama jajaran TNI dan seluruh pemangku kepentingan berupaya memperkuat langkah penanganan terpadu agar kebakaran tidak semakin meluas, khususnya di kawasan selatan Taman Nasional Tanjung Puting yang berada di sekitar wilayah Kuala Pembuang. "Harapan kita bersama, kebakaran ini dapat segera ditangani dan luasan lahan yang terbakar bisa ditekan. Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kebanggaan Indonesia yang juga menjadi bagian dari kekayaan alam dunia. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya," pungkas Bupati.

16 October 2026

189

Klik untuk melihat detail

Servant Leadership Batch 2 Selesai, Dorong ASN Jadi Pemimpin Kreatif, Inovatif dan Berorientasi Pelayanan

Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., sampaikan pesan mendalam pada Servant Leadership Batch 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang berlangsung di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kuala Pembuang, Rabu (14/10/2026).Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, khususnya membentuk pemimpin yang profesional, berintegritas, kreatif, inovatif, serta memiliki semangat melayani masyarakat.Manfaat pelatihan tersebut dirasakan langsung oleh para peserta, yang mengaku mendapatkan pengalaman, pengetahuan, serta perubahan cara pandang mengenai kepemimpinan dan pentingnya membangun kerja sama dalam organisasi.Direktur Alfa Quantum, Luhut Sagala, dalam penyampaiannya mengapresiasi antusiasme, kedisiplinan, dan komitmen para peserta selama mengikuti pelatihan.Luhut menyebut para peserta sebagai pemimpin dengan semangat baru yang diharapkan mampu mendukung Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kedudukan, melainkan sebuah panggilan, kehormatan, kepercayaan, dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan ketulusan.Ia menekankan bahwa karakter kepemimpinan yang melayani harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan, disiplin, menghargai orang lain, membantu sesama, dan memberikan keteladanan tanpa harus menunggu perintah."Pelayanan dimulai dari diri sendiri. Jangan merasa terlalu tinggi untuk melayani, jangan terlalu besar untuk mengampuni, dan jangan merasa paling hebat sehingga tidak mau belajar dari orang lain," pesannya.Luhut juga mengungkapkan bahwa tingkat kedisiplinan peserta selama pelatihan mencapai sekitar 99 persen. Hal tersebut dinilainya mencerminkan kesungguhan aparatur dalam mengikuti proses pembelajaran dan pengembangan diri.Ia berharap semangat, nilai-nilai, dan keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.Menurutnya, apabila sebagian besar materi yang dipelajari mampu diterapkan secara konsisten, perubahan besar dapat tercipta dalam budaya kerja, kualitas kepemimpinan, dan pelayanan publik di Kabupaten Seruyan.Sementara itu, Bupati Seruyan dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan harus menjadi momentum perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur pemerintah daerah.Bupati mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir, memperluas pengetahuan, serta tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang telah dimiliki.Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang dan mencapai prestasi apabila mau belajar, berusaha, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki.Bupati menjelaskan bahwa proses pengembangan kemampuan aparatur harus bergerak secara bertahap, mulai dari tidak tahu menjadi tahu, kemudian mampu bekerja secara sistematis, berkembang menjadi kreatif, hingga akhirnya melahirkan inovasi.Ia menekankan bahwa aparatur pemerintah tidak cukup hanya memahami tugas dan menjalankan pekerjaan berdasarkan rutinitas. Seorang pemimpin harus mampu membaca situasi, menentukan prioritas, mencari solusi, dan menciptakan cara kerja yang lebih efektif serta efisien."Saya berharap setelah pendidikan ini, Bapak dan Ibu tidak hanya berada pada level sistematis dalam mengelola, melaksanakan, bahkan memimpin satuan kerja, tetapi sudah berada pada level kreatif," tegas Bupati.Lebih lanjut, Bupati mendorong seluruh pejabat untuk berani melangkah menuju kepemimpinan yang inovatif, yakni mampu menghadirkan gagasan baru dan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat.Ia menilai kreativitas dan inovasi tidak harus menunggu seseorang menduduki jabatan tertinggi. Setiap aparatur, pada posisi dan tanggung jawab masing-masing, memiliki peluang untuk memberikan kontribusi serta menghadirkan perubahan positif.Bupati juga mengingatkan pentingnya menghubungkan setiap langkah dan kebijakan organisasi dengan ketentuan yang berlaku, tujuan perangkat daerah, serta visi dan misi pembangunan Kabupaten Seruyan.Menurutnya, pemimpin yang baik harus mampu membangun komunikasi, berdialog, berinteraksi, dan menggerakkan seluruh potensi organisasi untuk mencapai tujuan bersama."Setelah mengetahui apa itu kepemimpinan yang melayani, bagaimana berkomunikasi, berdialog, dan berinteraksi, kemudian melihat regulasi, tujuan organisasi, serta visi dan misi Bupati, di situlah tantangannya. Bapak dan Ibu harus kreatif dan inovatif," pesannya.Melalui pelatihan Servant Leadership ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap lahir pemimpin-pemimpin aparatur yang tidak hanya memiliki kemampuan administratif dan manajerial, tetapi juga berkarakter kuat, peduli terhadap bawahan, mampu bekerja dalam tim, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.Peningkatan kualitas kepemimpinan tersebut diharapkan membawa manfaat langsung bagi penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari penguatan koordinasi antarperangkat daerah, peningkatan kedisiplinan dan produktivitas ASN, percepatan penyelesaian persoalan, hingga terciptanya pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan berkualitas.Dengan berakhirnya pelatihan Batch 2, para peserta diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing, sekaligus membuktikan bahwa investasi pemerintah daerah dalam pengembangan kompetensi aparatur mampu menghasilkan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Seruyan.Semangat kepemimpinan yang melayani, kreatif, dan inovatif diharapkan terus tumbuh menjadi budaya kerja aparatur, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan.

15 October 2026

164

Klik untuk melihat detail

Wakili Bupati Seruyan, Plh. Sekda Buka Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian

Kuala Pembuang – Prokopim. Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan secara resmi membuka Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian dan Pelatihan OPD Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 14–15 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari Project Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (COCSUI), yang bertujuan mendukung pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya genetik tanaman pangan lokal, khususnya varietas padi lokal Kabupaten Seruyan. Dalam laporan ketua pelaksana disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian sosialisasi dan koordinasi sebelumnya. Forum tersebut diharapkan menghasilkan pembentukan struktur koordinasi lintas sektor serta penyusunan rencana kerja yang terintegrasi dengan program pemerintah daerah. Membacakan sambutan Bupati Seruyan, dr. Bahrun Abbas menegaskan pentingnya menjaga keberadaan berbagai varietas padi lokal agar tidak mengalami kepunahan, sekaligus mengembangkan potensinya menjadi produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi. “Melalui kegiatan ini, kita berharap padi lokal tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada diskusi, melainkan menghasilkan pembagian peran yang jelas antarpemangku kepentingan serta rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan secara nyata. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, masyarakat, dan dunia usaha dinilai menjadi kunci keberhasilan konservasi sekaligus pengembangan potensi pangan lokal secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati pertanian, menjaga ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan nilai tambah produk pertanian lokal demi kesejahteraan masyarakat.

14 October 2026

186

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Ikuti Vicon Bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mengikuti Video Conference (Vicon) perkembangan situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, bertempat di Pusdalops BPBD Kabupaten Seruyan, Selasa (13/10/2026). Usai kegiatan, Bupati menyampaikan bahwa Pangdam mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada dan tidak lengah menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau, serta terus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat. "Beliau mengingatkan kita agar tidak patah semangat dan tetap maksimal dalam penanganan Karhutla. Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat karena potensi kebakaran masih terjadi, termasuk di Kabupaten Seruyan," ujarnya. Bupati menjelaskan, Pemkab Seruyan terus melakukan penanganan kebakaran, sosialisasi kepada masyarakat, penguatan personel dan sarana prasarana, serta pemetaan wilayah rawan kebakaran dan inventarisasi pemilik lahan. Selain itu, koordinasi melalui camat, kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP terus dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan di lapangan. Menindaklanjuti arahan Pangdam, Pemkab Seruyan juga akan mengevaluasi kebutuhan pembentukan posko khusus di wilayah rawan Karhutla serta berkoordinasi dengan Danrem terkait sejumlah program TNI yang berpotensi dilaksanakan di Kabupaten Seruyan. Bupati menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mempercepat penanganan dan meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan.

14 October 2026

194

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan dan Gubernur Kalteng Berkomitmen Bersama Tuntaskan Kewajiban Plasma 20 Persen PT BAP

Seruyan – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyatakan komitmen bersama dalam memperjuangkan penyelesaian kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) sebesar 20 persen oleh PT Binasawit Abadipratama (BAP), eks PT AMP.Komitmen tersebut dituangkan dalam kesepakatan bersama di Kecamatan Seruyan Raya, Jumat (9/10/2026), sebagai tindak lanjut dari serangkaian pertemuan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat yang belum mencapai kesepakatan terkait pemenuhan hak plasma.Bupati Seruyan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan hak masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen penuh mengawal dan memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong realisasi kewajiban pembangunan kebun plasma sebesar 20 persen oleh PT BAP, dengan target penyelesaian paling lambat satu bulan sejak pertemuan. Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi perizinan, peninjauan serta pengukuran lahan guna memastikan pemenuhan kewajiban perusahaan kepada masyarakat.Bupati menyampaikan bahwa pemerintah akan melibatkan unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, koperasi, serta perwakilan masyarakat dalam mengawal proses penyelesaian agar berjalan transparan, terukur, dan sesuai aturan yang berlaku.Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mencari solusi terbaik, sehingga persoalan yang telah berlangsung cukup lama tersebut dapat segera memperoleh kepastian penyelesaian.Melalui komitmen bersama ini, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah serta kembali menjalankan aktivitas secara normal selama proses penyelesaian berlangsung.Komitmen Bupati Seruyan dan Gubernur Kalimantan Tengah ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat penyelesaian kewajiban plasma 20 persen PT BAP, sekaligus memberikan kepastian dan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.

13 October 2026

196

Klik untuk melihat detail

Plh. Sekda Seruyan Saksikan Sertijab Kabag Kesra, Harapkan Program Kerja Semakin Optimal

Kuala Pembuang – Prokopim. Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menyaksikan langsung serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan dari pejabat lama, Halimatussadiyah, S.Pt., kepada pejabat baru, Siti Fauziah, S.P., M.M., Selasa (13/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Kepala Bagian Kesra. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru dan berharap agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta semangat kerja sama. Pergantian pejabat ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, serta memastikan berbagai program di Bagian Kesra dapat berjalan semakin baik, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan. “Terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasinya. Selamat bergabung kepada pejabat baru, semoga program-program yang telah direncanakan dapat berjalan lebih baik lagi,” harapnya Melalui serah terima jabatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kesinambungan program dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus terjaga.

13 October 2026

237

Klik untuk melihat detail

Servant Leadership Batch 2 dimulai, Bupati Tekankan Semangat Kerja dan Kepemimpinan yang Melayani

Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka Bimbingan Teknis dan Pelatihan Servant Leadership Batch 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula BKAD, Senin (12/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membangkitkan kembali semangat, motivasi, dan gairah kerja aparatur pemerintah, khususnya pejabat pada jenjang manajemen menengah yang memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan. “Orientasi Servant Leadership ini adalah bagaimana memberikan kembali semangat dan kegairahan kerja yang terkadang mulai luntur atau melemah,” ungkap Bupati. Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah ditopang oleh tiga pilar utama, yakni pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, birokrasi pemerintahan memegang peranan penting dalam menciptakan tata kelola yang baik serta mendukung iklim investasi dan kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar setiap aparatur mampu menyusun perencanaan, menentukan skala prioritas, melaksanakan program, hingga melakukan monitoring dan evaluasi secara terukur.“Seluruh program dan kebijakan pemerintah harus bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat serta kemajuan daerah,” tegasnya. Melalui pelatihan Servant Leadership Batch 2 ini, diharapkan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan semakin profesional, berintegritas, memiliki semangat kerja tinggi, serta mampu menerapkan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

13 October 2026

137

Klik untuk melihat detail

Wakil Bupati Seruyan Lepas Kafilah untuk Mengikuti Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng

Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Seruyan untuk mengikuti Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, Senin sore (12/10/2026). Sebanyak 60 orang tergabung dalam rombongan Kafilah Kabupaten Seruyan, terdiri dari 34 peserta serta 26 orang official, pelatih, pendamping, dan tenaga administrasi. Kafilah Seruyan akan mengikuti sejumlah cabang perlombaan, meliputi rebana klasik putra dan putri, bintang vokalis gambus kategori anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri, serta bintang vokalis pop religi kategori anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri. Para peserta yang mewakili Kabupaten Seruyan merupakan hasil seleksi melalui Festival Seni Qasidah tingkat Kabupaten Seruyan yang telah dilaksanakan di Kecamatan Seruyan Hilir beberapa waktu lalu. Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–18 Oktober 2026 di Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas. Melalui keikutsertaan ini, Kafilah Kabupaten Seruyan diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta meraih prestasi yang membanggakan sekaligus mempererat silaturahmi dan mengembangkan seni budaya Islami di Kalimantan Tengah.

12 October 2026

152

Klik untuk melihat detail

Lantik 106 Pejabat, Bupati Seruyan Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah, Melainkan Amanah untuk Melayani Masyarakat

Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sebanyak 106 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan, Senin (12/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas organisasi perangkat daerah, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun pergantian posisi dalam struktur organisasi pemerintahan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. "Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudari yang baru saja mengemban amanah baru. Pelantikan hari ini bukanlah sekadar seremonial pergantian posisi atau pemenuhan struktur organisasi. Momentum hari ini adalah bentuk peneguhan komitmen kita bersama untuk mengabdi demi kesejahteraan masyarakat dan demi peningkatan pembangunan Kabupaten Seruyan," ujar Bupati. Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada setiap pejabat harus dimaknai sebagai tanggung jawab besar yang wajib dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme. "Jabatan yang saudara-saudari sandang mulai hari ini bukanlah sebuah hadiah, bukan pula sebuah fasilitas untuk sekadar mempertegas status sosial, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab yang besar," tegasnya. Lebih lanjut, Bupati Seruyan menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menjalankan kepemimpinan birokrasi. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu menerapkan konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani, yakni menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan tindakan. "Saya ingin menanamkan satu paradigma baru di benak saudara-saudari sekalian, yang tentunya harus melandasi setiap langkah dalam menjalankan tugas, yaitu pemimpin sebagai pelayan atau servant leadership. Kita harus mengubah paradigma lama. Hari ini saudara-saudari dilantik bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa seorang pemimpin pada era sekarang tidak cukup hanya memiliki kemampuan administratif dan kewenangan jabatan, tetapi juga harus mempunyai kepekaan sosial, kepedulian, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. "Menjadi seorang pemimpin di era sekarang dituntut untuk memiliki hati yang merunduk ke bawah, telinga yang peka mendengar keluhan masyarakat, dan tangan yang sigap bekerja menyelesaikan masalah di lapangan," pesannya. Menurut Bupati, kepemimpinan yang melayani harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas slogan. Setiap pejabat dituntut mampu mengesampingkan kepentingan pribadi maupun golongan dan mengutamakan kepentingan masyarakat Kabupaten Seruyan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab pada jabatan masing-masing. Ia meminta para pejabat tidak berlama-lama dalam proses adaptasi, tetapi segera melakukan konsolidasi internal, memahami tugas pokok dan fungsi, serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan potensi yang terdapat di lingkungan kerja. "Dalam kesempatan ini, saya ingatkan saudara-saudari agar segera melakukan adaptasi di lingkungan kerja yang baru, melakukan konsolidasi internal secara cepat, memetakan tantangan dan sekaligus potensi yang ada, serta bekerja secara cepat, nyata, dan bertanggung jawab," tegasnya. Bupati menekankan bahwa keberhasilan seorang pejabat tidak hanya diukur dari kedudukan atau jabatan yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan perubahan positif, meningkatkan kinerja organisasi, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, para pejabat diharapkan terus meningkatkan kapasitas, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam menjalankan tugas pemerintahan, sehingga mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Tidak hanya menyoroti aspek kepemimpinan dan kinerja, Bupati Seruyan juga memberikan perhatian serius terhadap kedisiplinan, etika, dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Ia mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi pemerintahan, termasuk dalam menggunakan media sosial. Bupati meminta ASN lebih bijaksana dalam bermedia sosial, tidak menyalahgunakan akun palsu, serta menghindari berbagai aktivitas yang dapat mencoreng nama baik pemerintah daerah. Secara khusus, Bupati memberikan peringatan keras agar seluruh ASN menjauhi penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang dapat merusak kehidupan pribadi, keluarga, maupun profesionalisme sebagai aparatur pemerintah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan tidak akan mentoleransi pelanggaran disiplin maupun tindakan melawan hukum, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. ASN yang terbukti melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegasan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam membangun birokrasi yang bersih, berintegritas, disiplin, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Mengakhiri sambutannya, Bupati Seruyan berharap pelantikan 106 pejabat tersebut mampu menghadirkan semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Seluruh pejabat yang diberikan kepercayaan diharapkan mampu menunjukkan loyalitas, tanggung jawab, inovasi, serta produktivitas dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan. Bupati juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta bekerja bersama dalam mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah. Melalui pelantikan ini, diharapkan seluruh pejabat dapat menjadi motor penggerak perubahan birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil, sehingga setiap program pemerintah benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Pelantikan 106 pejabat tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, berintegritas, dan mengedepankan semangat melayani demi terwujudnya Kabupaten Seruyan yang semakin maju dan sejahtera.

12 October 2026

464