Pusat Informasi

Berita Terbaru

Kumpulan berita resmi terbaru dari Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan.

Reset Filter

Klik untuk melihat detail

Pemkab Seruyan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Bahas Stabilitas Harga

Kuala Pembuang – Prokopim. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Iwan Sumantri, S.P., M.M., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Rapat Asisten Setda Kabupaten Seruyan, Senin (12/10/2026). Rakor yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut membahas langkah-langkah konkret pengendalian inflasi daerah tahun 2026, sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan Surat Edaran Bersama Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri tentang pengelolaan sarana dan prasarana serta ketenagaan penyuluhan pertanian dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Seruyan pada minggu kedua Oktober 2026, tercatat angka sebesar 1,38 persen dengan status mengalami kenaikan. Komoditas yang memberikan andil terhadap perkembangan harga tersebut antara lain cabai merah sebesar 0,902 dan cabai rawit sebesar 0,7047. Sementara itu, cabai rawit menjadi komoditas dengan fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan. Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengantisipasi gejolak inflasi, serta mendukung ketahanan dan swasembada pangan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan.

12 October 2026

148

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Lahan, Apresiasi Gerak Cepat Satgas Karhutla dan MPA

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Seruyan, turun langsung meninjau lokasi kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Ki Hajar Dewantara dan Jalan A. Yani, Kuala Pembuang, Kamis (8/10/2026). Kehadiran Bupati di lokasi merupakan bentuk perhatian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Di lokasi kejadian, tampak personel Satuan Tugas (Satgas) Karhutla bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) bergerak cepat dan bahu-membahu melakukan upaya pemadaman api agar tidak meluas ke kawasan sekitarnya. Bupati Seruyan mengapresiasi kesigapan dan kerja sama seluruh petugas di lapangan dalam menangani kebakaran lahan tersebut. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering, guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas.

09 October 2026

103

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Tutup Bimtek Servant Leadership, Tekankan ASN Harus Kreatif, Proaktif dan Berorientasi pada Pelayanan Masyarakat

Prokopim - Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Servant Leadership atau Kepemimpinan yang Melayani di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kuala Pembuang, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta kualitas kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya para pejabat yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan organisasi perangkat daerah. Penutupan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., Asisten III Setda Kabupaten Seruyan, Kepala BKPSDM Kabupaten Seruyan, Direktur Alfa Quantum Indonesia sekaligus narasumber Luhut Sagala, para fasilitator, serta seluruh peserta Bimtek. Mengawali rangkaian penutupan, dua perwakilan peserta menyampaikan pesan dan kesan selama mengikuti pelatihan.Salah seorang peserta perempuan Hj. Sri Heviana mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan Bimtek yang dinilai mampu memberikan pengalaman pembelajaran berbeda dibandingkan pelatihan kepemimpinan pada umumnya. Menurutnya, selama tiga hari mengikuti kegiatan, peserta tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya membangun pola pikir sebagai pemimpin yang mengutamakan pelayanan. Metode pembelajaran yang interaktif, diselingi permainan edukatif dan ice breaking, dinilai mampu menciptakan suasana pelatihan yang menyenangkan sekaligus memperkuat komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan mendengarkan. "Seorang pemimpin itu harus melayani. Mulailah dari diri kita sendiri, ubah pola pikir kita terlebih dahulu, kemudian kita akan melihat perubahan yang terjadi ke depannya," ungkapnya. Sementara itu, perwakilan peserta lainnya Ruspandian Noor menyampaikan bahwa pelatihan tersebut telah membuka wawasan mengenai bagaimana seorang pemimpin harus mampu membimbing, membantu, dan memberdayakan bawahannya, termasuk dalam menghadapi pegawai yang pasif maupun berbagai persoalan di lingkungan kerja. Para peserta berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Seruyan. Direktur Alfa Quantum Indonesia, Luhut Sagala, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Bupati serta Wakil Bupati Seruyan terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia aparatur. Ia mengaku terkesan karena kegiatan tersebut mendapatkan perhatian langsung dari pimpinan daerah, mulai dari pembukaan hingga penutupan pelatihan. Menurut Luhut, konsep servant leadership bukan sekadar teori kepemimpinan, melainkan nilai pengabdian yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang melayani harus dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan kerja, membangun kedisiplinan, memberikan dukungan kepada rekan kerja, serta menciptakan hubungan yang harmonis dalam organisasi. "Melayani, memberi, dan mendukung. Itulah nilai yang harus terus kita hidupkan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah," pesannya. Luhut menjelaskan bahwa sebanyak 42 peserta mengikuti pelatihan angkatan pertama tersebut. Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi pengembangan karakter kepemimpinan, komunikasi efektif, kerja sama, motivasi, dan penerapan nilai-nilai pelayanan.Sebagai bentuk apresiasi, tim fasilitator juga memberikan penghargaan kepada sejumlah peserta yang menunjukkan kemampuan menonjol selama pelatihan, di antaranya kategori The Great Motivator kepada Zainal Arifin, Relationship Award kepada Siti Syahidah, The Great Support Award kepada Yasir Subhatno, dan Great Communicator kepada Ridwan. Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengembangkan potensi diri serta menerapkan karakter kepemimpinan positif di lingkungan kerja masing-masing. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., menyampaikan bahwa kepemimpinan merupakan tanggung jawab yang melekat pada setiap individu. Menurutnya, setiap orang pada dasarnya memiliki potensi kepemimpinan yang perlu terus digali, dikembangkan, dan diwujudkan melalui sikap serta tindakan nyata. Ia mengapresiasi penyelenggaraan Bimtek Servant Leadership yang dinilai sangat penting untuk memperkaya pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan aparatur dalam memimpin organisasi. Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus mampu memberikan keteladanan sebelum mengharapkan perubahan dari orang lain. "Seorang pemimpin harus memulai dari dirinya sendiri. Bagaimana bisa memimpin orang lain apabila dirinya sendiri tidak melaksanakan apa yang disampaikan," tegasnya. Lebih lanjut, ia berharap para peserta dapat menjadi kader-kader pemimpin masa depan yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Sementara itu, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., dalam sambutan sekaligus arahannya menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan harus menjadi momentum untuk membangun semangat baru, memperkuat jati diri, serta meningkatkan kualitas aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan. Bupati mengingatkan bahwa sebagian besar peserta berada pada jenjang manajemen menengah atau middle management, yang memiliki tanggung jawab penting sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan teknis di lapangan. Menurutnya, pejabat pada jenjang tersebut tidak boleh hanya berfokus pada pekerjaan administratif dan teknis, tetapi juga harus mulai mengembangkan kemampuan berpikir strategis, membina bawahan, memahami kebijakan, serta mempersiapkan diri untuk tanggung jawab kepemimpinan yang lebih tinggi. "Separuh perhatian harus memahami persoalan teknis dan administratif, sementara separuh lainnya harus diarahkan pada kebijakan dan pemikiran strategis. Siapkan mental untuk menduduki jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi pada waktunya," pesannya. Bupati juga menekankan pentingnya membangun karakter ASN yang aktif dan proaktif, bukan sekadar menunggu perintah atau menjalankan pekerjaan secara rutin.Ia mengingatkan agar aparatur tidak menjadi pribadi yang pasif, sulit bekerja sama, ataupun justru menimbulkan persoalan dalam organisasi. Sebaliknya, setiap pejabat diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan, memberikan solusi, mengembangkan kemampuan bawahannya, dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif.Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas aparatur harus bergerak dari sekadar mengetahui suatu pekerjaan menuju kemampuan melaksanakannya secara sistematis, kreatif, dan inovatif. "Jangan mundur lagi. Kita harus berada pada level kreatif dan inovatif. Aparatur harus aktif, proaktif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi," tegasnya.Lebih lanjut, Bupati mendorong peserta untuk terus meningkatkan kemampuan komunikasi (communication skill), berpikir konseptual (conceptual skill), dan kemampuan analisis (analytical skill). Ketiga kemampuan tersebut dinilai sangat penting untuk membentuk pemimpin yang mampu memahami persoalan secara menyeluruh, mengambil keputusan secara tepat, serta mengantisipasi dampak kebijakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari capaian pribadi, tetapi juga dari kemampuannya membangun organisasi dan mengembangkan sumber daya manusia yang dipimpinnya. Bupati turut membagikan pengalaman kepemimpinannya dalam mengembangkan organisasi dan membina sumber daya manusia, dengan menekankan pentingnya meninggalkan sistem kerja yang baik serta kader-kader penerus yang berkualitas. Menurutnya, keberhasilan organisasi akan memberikan manfaat yang lebih luas apabila setiap individu di dalamnya mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. "Kalau kita berada dalam birokrasi pemerintahan, tujuan kita bukan mencari laba atau keuntungan, tetapi pengabdian," ujarnya. Bupati juga mengingatkan bahwa seluruh perangkat daerah memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Seruyan. Oleh karena itu, setiap pejabat harus memahami tugas dan fungsi organisasi, mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program kerja, serta mengelola sumber daya secara efektif untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Melalui Bimtek Servant Leadership ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap lahir aparatur yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga berintegritas, komunikatif, inovatif, berjiwa melayani, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Penutupan pelatihan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga setiap program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan.

09 October 2026

183

Klik untuk melihat detail

Wakili Bupati Seruyan, Staf Ahli Hadiri Wisuda Sekolah Lansia Seruni Ceria

Prokopim – Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Sukardi, S.E., mewakili Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan Wisuda Sekolah Lansia Seruni Ceria Kabupaten Seruyan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Desa Kartika Bhakti, Kamis (8/10/2026). Kegiatan wisuda tersebut menjadi momentum penuh kebahagiaan dan kebanggaan bagi para lanjut usia (lansia) yang telah mengikuti berbagai proses pembelajaran dan pembinaan melalui program Sekolah Lansia Seruni Ceria. Dalam sambutan tertulis Bupati Seruyan yang disampaikan oleh Staf Ahli Sukardi, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan proses pembelajaran. Menurutnya, keberhasilan para lansia mengikuti program pendidikan tersebut merupakan bukti nyata bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia."Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati lansia yang hari ini resmi diwisuda. Sungguh, ini adalah bukti nyata bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia," demikian pesan Bupati dalam sambutannya. Lebih lanjut disampaikan, meningkatnya angka harapan hidup masyarakat harus diimbangi dengan upaya menciptakan kehidupan masa tua yang berkualitas. Oleh karena itu, keberadaan Sekolah Lansia memiliki peran strategis dalam membentuk lansia yang sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat. Sekolah Lansia Seruni Ceria merupakan salah satu wujud nyata penerapan konsep Lansia Tangguh, yakni lansia yang memiliki ketahanan dan kesejahteraan dari aspek fisik, mental, sosial, serta spiritual. Melalui program tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan fisik, tetapi juga mendapatkan stimulasi kognitif, pembinaan keagamaan, serta pengembangan keterampilan sosial yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup di usia senja. Bupati Seruyan juga menyampaikan rasa bangga terhadap antusiasme para peserta yang tetap memiliki semangat tinggi untuk belajar, bersosialisasi, dan mengembangkan kemampuan diri meskipun telah memasuki usia lanjut. Semangat tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya, menambah pengetahuan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Seruyan turut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program peningkatan kesejahteraan lanjut usia sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan. "Lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset sosial yang berharga dengan segudang pengalaman hidup yang sangat arif dan bijaksana untuk dibagikan kepada anak cucu dan masyarakat luas," sebagaimana disampaikan dalam sambutan Bupati. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada dinas terkait, para penyuluh, pengurus, tenaga pengajar, kader, serta relawan pendamping Sekolah Lansia Seruni Ceria yang telah menunjukkan dedikasi dan kesabaran dalam memberikan pembinaan kepada para peserta. Pemerintah daerah berharap agar program-program ramah lansia terus dikembangkan dan diinovasikan sehingga semakin banyak masyarakat lanjut usia di Kabupaten Seruyan yang memperoleh kesempatan untuk hidup sehat, mandiri, produktif, dan bahagia. Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, Bupati berpesan agar momentum wisuda tidak dianggap sebagai akhir dari proses belajar, melainkan menjadi awal untuk terus mengembangkan diri dan memberikan pengaruh positif bagi keluarga maupun lingkungan masyarakat. Para lulusan Sekolah Lansia Seruni Ceria diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menularkan semangat hidup sehat, aktif, dan ceria kepada sesama lansia. Melalui pelaksanaan Wisuda Sekolah Lansia Seruni Ceria ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap dapat terus mendorong terwujudnya Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia di Bumi Gawi Hatantiring.

08 October 2026

195

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi, Dorong Tata Kelola Profesional dan Koperasi Produktif

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi di Kabupaten Seruyan, Rabu (7/10/2026), bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Seruyan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan pemahaman pengurus serta pengawas dalam mengelola koperasi agar semakin sehat, aktif, produktif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat. Dalam arahannya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa koperasi memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Namun, potensi tersebut hanya dapat berkembang apabila koperasi dikelola secara profesional, memiliki tata kelola yang baik serta didukung SDM yang memahami tugas dan tanggung jawabnya. “Tujuan kegiatan ini adalah agar semua koperasi, oleh pengurus dan pengawasnya melalui pembinaan pemerintah, dapat berfungsi dan berjalan dengan baik. Karena koperasi merupakan satu entitas atau institusi yang berbadan hukum. Ada area tanggung jawab pengawas, pengurus dan anggota,” ujar Bupati. Menurutnya, melalui pelatihan tersebut para peserta harus semakin memahami tugas dan fungsi masing-masing, pengelolaan administrasi dan kelembagaan, kondisi keuangan hingga strategi memperbesar volume usaha koperasi. Bupati juga mendorong koperasi yang telah dikelola secara sehat dan memiliki prospek usaha yang baik agar tidak ragu mengembangkan skala bisnis, termasuk memanfaatkan akses pembiayaan perbankan sesuai ketentuan. Ia mengingatkan agar koperasi tidak hanya sebatas memiliki nama dan badan hukum, tetapi benar-benar mempunyai aktivitas usaha yang jelas dan memberikan manfaat ekonomi kepada anggotanya. “Jangan sampai hanya menjadi koperasi papan nama, ada namanya tetapi koperasinya tidak berjalan. Bila dikelola dengan baik, pemerintah konsisten melakukan pembinaan, tata kelolanya baik dan bisnisnya juga dikelola dengan baik, maka koperasi di Kabupaten Seruyan sangat mungkin berkembang dan memberikan SHU yang baik bagi anggotanya,” tegasnya. Bupati berharap pelatihan ini menjadi sarana untuk melakukan pemetaan terhadap koperasi-koperasi di Kabupaten Seruyan, sehingga koperasi yang memiliki tata kelola dan pengurus yang baik dapat terus didorong untuk meningkatkan volume usahanya. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan pemerintah di wilayah Kabupaten Seruyan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan lokasi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mempunyai dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan di daerah akan menggerakkan sektor penginapan, konsumsi, UMKM, perdagangan dan berbagai usaha masyarakat lainnya. Dengan demikian, realisasi anggaran pemerintah sekaligus memberikan efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian lokal. Karena itu, ia mendorong jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan agar berbagai kegiatan yang memungkinkan untuk dilaksanakan di daerah dapat diprioritaskan berlangsung di Kabupaten Seruyan. Sementara itu, Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan diikuti sebanyak 100 peserta, terdiri dari 50 pengurus dan 50 pengawas koperasi.Peserta berasal dari berbagai jenis koperasi di Kabupaten Seruyan, baik koperasi reguler seperti koperasi plasma, koperasi simpan pinjam dan jenis koperasi lainnya, maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Dekopin Wilayah Kalimantan Tengah serta BPJS Ketenagakerjaan. Ketua Panitia menjelaskan, peserta terutama diarahkan kepada koperasi yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pelaksanaan dan pelaporan RAT menjadi salah satu indikator penting yang menunjukkan aktivitas dan tata kelola koperasi. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 358 koperasi yang terdaftar di Kabupaten Seruyan. Namun, masih terdapat koperasi yang belum aktif, antara lain ditandai dengan belum dilaksanakannya RAT atau RAT yang telah dilaksanakan tetapi belum dilaporkan.Sementara untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Seruyan tercatat sebanyak 100 koperasi, yang tersebar di 97 desa dan 3 kelurahan. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan Adhian Noor, S.IP., M.A.P. dalam sambutannya mengatakan bahwa koperasi merupakan salah satu saka guru perekonomian bangsa yang berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong serta sejalan dengan amanat UUD. Menurutnya, koperasi didirikan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta menyejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. “Koperasi akan mampu mewujudkan tujuannya apabila dikelola secara baik dan benar. Hal tersebut hanya dapat terwujud jika koperasi dikelola secara profesional, dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengurus maupun pengawas sebagai salah satu kunci utama keberhasilan koperasi,” ujarnya. Pelatihan dilaksanakan selama empat hari dan para peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara sungguh-sungguh sehingga materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan dan pengembangan koperasi masing-masing. Kepala Dinas juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan ISEI dan berbagai pihak yang selama ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam kegiatan pemberdayaan UMKM maupun pengembangan koperasi. Bupati Seruyan turut menyampaikan apresiasi kepada ISEI, OJK, Lapenkop Dekopin serta seluruh pihak yang mendukung peningkatan kualitas perkoperasian di Kabupaten Seruyan. Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk menambah wawasan dan kemampuan dalam mengelola koperasi, baik dari aspek keanggotaan, kelembagaan, administrasi, keuangan maupun pengembangan bisnis. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, koperasi plasma maupun koperasi lainnya, menurut Bupati, sama-sama mempunyai peluang untuk berkembang sepanjang dikelola dengan serius, transparan dan profesional. Pemerintah daerah akan terus melakukan pembinaan agar koperasi tidak hanya aktif secara administratif, tetapi mampu menjadi lembaga ekonomi yang produktif, memiliki usaha yang berkembang dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Manfaatkan waktu ini sebaik mungkin. Jadikan pelatihan ini untuk menambah wawasan sehingga setelah selesai, baik pengurus maupun pengawas memiliki bekal yang semakin kuat untuk mengembangkan koperasinya. Kita ingin koperasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Bupati.

07 October 2026

157

Klik untuk melihat detail

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Jadi Ke-67 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) di Halaman Kantor Bupati, Selasa (6/10/2026).

Mengawali amanatnya, Gubernur menyampaikan turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya H. Nadalsyah (Koyem), Bupati Barito Utara Periode 2013-2023. “Semoga segala amal ibadah dan pengabdian Beliau diterima Allah SWT dan memberikan kekuatan serta ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Aamiin,” ungkapnya.Selanjutnya, Gubernur mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-67 Kabupaten Kobar. “Di usia matang ini, Kabupaten Kotawaringin Barat tentu sudah banyak berkembang, buah kerja keras dan sinergi semua elemen dari generasi ke generasi,” katanya.Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Nurhidayah beserta Wakil Bupati (Wabup) Suyanto dan jajaran, DPRD, Forkopimda, para tokoh pendahulu, ASN, akademisi, dunia usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat Kobar. “Tidak ada kemajuan tanpa kebersamaan. Huma Betang adalah rumah besar kita yang bukan menghilangkan, tetapi menyatukan sekat perbedaan. Untuk itu, dalam momen istimewa hari ini, saya mengajak kita semua bersinergi bersama, mewujudkan pembangunan daerah Bumi Tambun Bungai yang makin adil merata dari pedalaman hingga perkotaan,” imbuhnya.Gubernur mengajak seluruh elemen mendukung program Asta Cita Presiden dan visi misi Gubernur melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Di samping itu, Gubernur mengajak semua pihak termasuk dunia usaha dan masyarakat untuk menghadapi kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) “Kepada masyarakat, saya minta tetap tenang namun waspada, gunakan masker saat kondisi udara di luar kurang baik, saling peduli, saling jaga,” tegasnya.Gubernur mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar agar tidak hanya berfokus pada pemadaman saja, namun juga menangani dampak bagi masyarakat melalui penyediaan Rumah Oksigen, masker, multivitamin, air bersih, dan bantuan lainnya. “Pemerintah harus hadir membantu masyarakat,” pungkasnya.

07 October 2026

177

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Tekankan Kepemimpinan yang Melayani: Jabatan adalah Amanah, Masyarakat Harus Rasakan Manfaatnya

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin di lingkungan pemerintahan tidak cukup diukur dari banyaknya rapat maupun program yang disusun, tetapi dari seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Bimbingan Teknis dan Pelatihan Servant Leadership di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan Tahun 2026, bertempat di aula BKAD, selasa (6/10/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Alfa Quantum Indonesia tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur agar semakin berintegritas, profesional, humanis, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa kepemimpinan bukan semata-mata mengenai jabatan, kewenangan maupun posisi seseorang dalam sebuah organisasi. Lebih dari itu, kepemimpinan merupakan tanggung jawab untuk menggerakkan organisasi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. “Kepemimpinan adalah tentang tanggung jawab. Seorang pemimpin bukan hanya dituntut mampu memberikan arahan, tetapi juga harus mampu mendengarkan, memahami, memberikan teladan, membangun kepercayaan, mengembangkan potensi bawahannya, dan memastikan organisasi bergerak menuju tujuan yang telah ditetapkan,” tegas Bupati. Menurutnya, konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani sangat relevan diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemimpin yang melayani bukan berarti kehilangan kewibawaan atau tidak tegas dalam mengambil keputusan, melainkan mampu menggunakan kewenangan dan tanggung jawabnya untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi organisasi dan masyarakat. Bupati mengingatkan bahwa seluruh kewenangan yang dimiliki aparatur pemerintahan pada hakikatnya merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik.“Jabatan adalah amanah. Kewenangan adalah amanah, dan setiap keputusan yang kita ambil harus berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya. Prinsip tersebut, lanjut Bupati, sejalan dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Bupati secara khusus meminta agar servant leadership tidak berhenti sebatas teori yang dipahami selama mengikuti pelatihan. Nilai-nilai tersebut harus diterjemahkan menjadi perilaku dan budaya kerja sehari-hari di setiap perangkat daerah. Para pimpinan diharapkan mampu membangun tim yang solid, memberikan kesempatan kepada pegawai untuk berkembang, menyelesaikan berbagai persoalan organisasi serta menciptakan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang semakin baik. “Ukuran keberhasilan kepemimpinan dalam pemerintahan pada akhirnya bukan hanya berapa banyak rapat yang kita lakukan, atau berapa banyak program yang kita susun, tetapi seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” kata Bupati. Terlebih, tantangan penyelenggaraan pemerintahan ke depan semakin kompleks. Masyarakat mengharapkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, responsif, dan berkualitas. Karena itu, pembenahan sistem dan prosedur harus berjalan beriringan dengan perubahan pola pikir dan cara memimpin. Dari pelatihan tersebut, Bupati berharap peserta membawa pulang tiga hal utama, yaitu pemahaman yang lebih kuat mengenai kepemimpinan yang melayani, kemampuan menerapkannya dalam pengelolaan tim dan organisasi, serta komitmen melakukan perubahan nyata di lingkungan kerja masing-masing. Sementara itu, dalam laporan Kepala BKPSDM Kabupaten Seruyan disampaikan bahwa Bimbingan Teknis dan Pelatihan Servant Leadership dilaksanakan bekerja sama dengan PT Alfa Quantum Indonesia dan dibagi menjadi dua batch. Batch pertama dilaksanakan pada 6–8 Oktober 2026 dengan jumlah 42 peserta, sedangkan batch kedua dijadwalkan pada 12–14 Oktober 2026 dengan 52 peserta. Secara keseluruhan kegiatan diikuti 94 pejabat Eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Setiap batch mengikuti pelatihan selama tiga hari yang terdiri dari 12 sesi. Hari pertama difokuskan pada Landasan Servant Leadership, hari kedua membahas Keterampilan Pemimpin untuk Pelayanan Publik, dan hari ketiga mengenai Penerapan Servant Leadership. Pelatihan bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur yang berintegritas, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik. Perwakilan narasumber dari PT Alfa Quantum Indonesia menyambut positif terselenggaranya pelatihan tersebut. Dalam penyampaiannya, narasumber menekankan bahwa kehadiran tim instruktur di Seruyan bukan untuk menggurui ataupun mendikte peserta, melainkan berbagi pengalaman tentang bagaimana menjadi pemimpin yang mampu melayani. “Kami berbagi pengalaman, tidak bermaksud menggurui, tidak bermaksud juga mendikte, tapi berbagi pengalaman bagaimana kami memberi pelayanan, menjadi pemimpin yang melayani juga sebagai seorang abdi masyarakat,” ungkapnya. Narasumber juga mengapresiasi semangat dan keramahan jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan. Menurutnya, kedekatan dan semangat untuk belajar bersama menjadi energi positif dalam pelaksanaan pelatihan. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memperoleh inspirasi dan perspektif baru mengenai kepemimpinan, sekaligus mampu mengimplementasikannya dalam tugas sehari-hari sebagai aparatur pemerintah. Bupati Seruyan berharap penerapan servant leadership secara konsisten dapat melahirkan organisasi pemerintahan yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga memiliki budaya kerja yang kolaboratif, humanis, profesional, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan. “Saya berharap ada perubahan dalam cara kita berkomunikasi, dalam cara kita mengambil keputusan, dan dalam cara kita memperlakukan anggota tim, yang pada akhirnya terwujud dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Bupati. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dengan harapan pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kepemimpinan aparatur dan pelayanan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan.

06 October 2026

220

Klik untuk melihat detail

Bantu Masyarakat di Tiga Kecamatan, Gubernur Kalteng Serahkan Bantuan

Prokopim – Perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran berbagai bantuan dan pelayanan sosial di Kabupaten Seruyan. Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.IKom., didampingi Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menyerahkan bantuan dan layanan langsung kepada masyarakat di Kecamatan Seruyan Raya, Kecamatan Danau Seluluk, dan Kecamatan Hanau, Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan tersebut menghadirkan sejumlah bentuk kepedulian kepada masyarakat, meliputi Penyerahan Bantuan Pangan Gubernur, KHBS, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian masker dan vitamin, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat. Kehadiran Gubernur Kalteng bersama Bupati Seruyan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pemerintah dalam memastikan berbagai program pelayanan dan bantuan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatian serta kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Seruyan. “Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh warga masyarakat Kabupaten Seruyan, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas berkenannya Bapak Gubernur hadir bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan yang memang kita tunggu,” ujar Bupati. Menurutnya, kehadiran dan bantuan yang diberikan menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat Seruyan. Bantuan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan manfaat pembangunan secara langsung di tengah masyarakat. “Ini sebagai bukti bahwa Pak Gubernur memperhatikan kita masyarakat Seruyan. Bantuan ini didistribusikan di seluruh Kalimantan Tengah dan hari ini hadir di Kecamatan Seruyan Raya untuk Bapak dan Ibu warga masyarakat sekalian,” tuturnya. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan Gubernur Kalimantan Tengah beserta keluarga agar senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, serta kekuatan dalam menjalankan amanah. “Semoga Pak Gubernur beserta keluarga selalu sehat, selalu bahagia, sukses, semakin amanah ke depannya. Insyaallah yang kita lakukan ini sebagai wujud dari Kalteng Makin Berkah dan insyaallah kita semuanya akan mendapat keberkahan,” ungkapnya. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan di beberapa titik lainnya di wilayah Kabupaten Seruyan. Hal tersebut menunjukkan adanya perhatian dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, unsur kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan dunia usaha, perbankan, serta masyarakat penerima manfaat. Penyaluran bantuan pangan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian masker dan vitamin, serta penyediaan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang semakin sejahtera dan “Kalteng Makin Berkah.”

05 October 2026

78

Klik untuk melihat detail

Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026 Resmi Dibuka, Pemkab Seruyan Dorong Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Wisata

Danau Sembuluh – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong pengembangan potensi budaya dan pariwisata daerah sebagai salah satu upaya memperkenalkan kekayaan lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.Mewakili Bupati Seruyan, Sukardi, SE, ME, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, secara resmi membuka Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026, Sabtu (3/10/2026), di Dermaga PISEW Taman Air Telaga Bintang.Dalam sambutan yang dibacakannya, Bupati Seruyan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik pelaksanaan Danau Sembuluh Ethnic Festival sebagai wadah untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan seni, budaya, serta kearifan lokal yang dimiliki masyarakat.Festival budaya tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Seruyan. “Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap budaya dan kearifan lokal terus terjaga serta semakin dikenal oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda. Budaya merupakan kekayaan daerah yang harus kita rawat dan lestarikan bersama,” ujarnya.Selain menjadi sarana pelestarian budaya, pelaksanaan festival juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata serta membuka peluang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di sekitar kawasan Danau Sembuluh.Keberadaan Danau Sembuluh sebagai salah satu potensi alam Kabupaten Seruyan dinilai memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan.Bupati Seruyan berharap Danau Sembuluh Ethnic Festival dapat terus berkembang menjadi agenda yang mampu menarik kunjungan masyarakat dan wisatawan sekaligus menjadi ruang promosi bagi seni, budaya, produk lokal, serta potensi unggulan Kabupaten Seruyan.Pada kesempatan tersebut, Bupati Seruyan juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan selama kegiatan berlangsung sehingga festival dapat terlaksana dengan aman, lancar dan memberikan kesan positif bagi para pengunjung. Dengan dibukanya Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026, diharapkan semangat menjaga budaya lokal semakin kuat dan potensi pariwisata Danau Sembuluh semakin dikenal luas sebagai salah satu daya tarik Kabupaten Seruyan.

04 October 2026

89

Klik untuk melihat detail

Bekali Generasi Muda dengan Wawasan Kebangsaan, Wabup Seruyan Lepas Paskibraka Study Tour ke Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi.

Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. melepas peserta Study Tour/Wawasan Kebangsaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Jumat (2/10/2026), di Halaman Kantor Bupati Seruyan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Seruyan kepada para anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dari Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., yang belum dapat hadir karena sedang melaksanakan sejumlah agenda di luar daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, Wabup menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka atas dedikasi, kedisiplinan, dan kesungguhan mereka selama menjalani pendidikan dan pelatihan hingga berhasil menunaikan tugas sebagai pengibar bendera. “Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik anggota Paskibraka yang telah berhasil dan sukses melaksanakan tugas mulia, yaitu mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih,” ujarnya. Wakil Bupati menegaskan bahwa study tour tersebut bukan sekadar perjalanan rekreasi. Kegiatan itu merupakan bagian dari pembinaan lanjutan sekaligus pemantapan wawasan kebangsaan bagi anggota Paskibraka. Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama perjalanan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk menata masa depan, sekaligus semakin menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Wabup juga menitipkan sejumlah pesan kepada seluruh peserta. Ia meminta anggota Paskibraka menjaga nama baik Kabupaten Seruyan selama berada di luar daerah, menjunjung tinggi etika dan sopan santun, mengambil sebanyak mungkin pelajaran dari setiap tempat yang dikunjungi, serta selalu menjaga kekompakan, kebersamaan, dan kesehatan. “Di mana pun kalian berada, jaga nama baik daerah. Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Seruyan. Jaga etika dan sopan santun serta ambil pelajaran dari apa yang kalian lihat, temui, dan dapatkan di sana sebagai bekal untuk kehidupan kalian di masa yang akan datang,” pesannya. Kepada para pembina, pelatih, pendamping, dan tim medis, Wakil Bupati juga meminta agar seluruh peserta senantiasa dibimbing dan dijaga sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memberikan manfaat maksimal. Sementara itu, dalam laporan panitia disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pendidikan dan pembinaan lanjutan kepada anggota Paskibraka, menambah pengetahuan serta wawasan kebangsaan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan memperkuat semangat persatuan dan kesatuan. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman langsung mengenai sejarah perjuangan bangsa, memperluas wawasan, memperkuat karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mendoakan seluruh rombongan diberikan kesehatan dan keselamatan sejak keberangkatan hingga kembali ke Kabupaten Seruyan. “Dengan mengharap rida Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan wawasan kebangsaan anggota Paskibraka Kabupaten Seruyan Tahun 2026 ke Malang, Jawa Timur, saya nyatakan resmi dilepas,” pungkas Wabup.

03 October 2026

62