Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sebanyak 106 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan, Senin (12/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas organisasi perangkat daerah, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun pergantian posisi dalam struktur organisasi pemerintahan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudari yang baru saja mengemban amanah baru. Pelantikan hari ini bukanlah sekadar seremonial pergantian posisi atau pemenuhan struktur organisasi. Momentum hari ini adalah bentuk peneguhan komitmen kita bersama untuk mengabdi demi kesejahteraan masyarakat dan demi peningkatan pembangunan Kabupaten Seruyan," ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada setiap pejabat harus dimaknai sebagai tanggung jawab besar yang wajib dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme.
"Jabatan yang saudara-saudari sandang mulai hari ini bukanlah sebuah hadiah, bukan pula sebuah fasilitas untuk sekadar mempertegas status sosial, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab yang besar," tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Seruyan menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menjalankan kepemimpinan birokrasi. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu menerapkan konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani, yakni menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan tindakan.
"Saya ingin menanamkan satu paradigma baru di benak saudara-saudari sekalian, yang tentunya harus melandasi setiap langkah dalam menjalankan tugas, yaitu pemimpin sebagai pelayan atau servant leadership. Kita harus mengubah paradigma lama. Hari ini saudara-saudari dilantik bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa seorang pemimpin pada era sekarang tidak cukup hanya memiliki kemampuan administratif dan kewenangan jabatan, tetapi juga harus mempunyai kepekaan sosial, kepedulian, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Menjadi seorang pemimpin di era sekarang dituntut untuk memiliki hati yang merunduk ke bawah, telinga yang peka mendengar keluhan masyarakat, dan tangan yang sigap bekerja menyelesaikan masalah di lapangan," pesannya.
Menurut Bupati, kepemimpinan yang melayani harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas slogan. Setiap pejabat dituntut mampu mengesampingkan kepentingan pribadi maupun golongan dan mengutamakan kepentingan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab pada jabatan masing-masing.
Ia meminta para pejabat tidak berlama-lama dalam proses adaptasi, tetapi segera melakukan konsolidasi internal, memahami tugas pokok dan fungsi, serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan potensi yang terdapat di lingkungan kerja.
"Dalam kesempatan ini, saya ingatkan saudara-saudari agar segera melakukan adaptasi di lingkungan kerja yang baru, melakukan konsolidasi internal secara cepat, memetakan tantangan dan sekaligus potensi yang ada, serta bekerja secara cepat, nyata, dan bertanggung jawab," tegasnya.
Bupati menekankan bahwa keberhasilan seorang pejabat tidak hanya diukur dari kedudukan atau jabatan yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan perubahan positif, meningkatkan kinerja organisasi, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, para pejabat diharapkan terus meningkatkan kapasitas, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam menjalankan tugas pemerintahan, sehingga mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Tidak hanya menyoroti aspek kepemimpinan dan kinerja, Bupati Seruyan juga memberikan perhatian serius terhadap kedisiplinan, etika, dan integritas aparatur sipil negara (ASN).
Ia mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi pemerintahan, termasuk dalam menggunakan media sosial.
Bupati meminta ASN lebih bijaksana dalam bermedia sosial, tidak menyalahgunakan akun palsu, serta menghindari berbagai aktivitas yang dapat mencoreng nama baik pemerintah daerah.
Secara khusus, Bupati memberikan peringatan keras agar seluruh ASN menjauhi penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang dapat merusak kehidupan pribadi, keluarga, maupun profesionalisme sebagai aparatur pemerintah.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan tidak akan mentoleransi pelanggaran disiplin maupun tindakan melawan hukum, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. ASN yang terbukti melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penegasan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam membangun birokrasi yang bersih, berintegritas, disiplin, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Seruyan berharap pelantikan 106 pejabat tersebut mampu menghadirkan semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Seluruh pejabat yang diberikan kepercayaan diharapkan mampu menunjukkan loyalitas, tanggung jawab, inovasi, serta produktivitas dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan.
Bupati juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta bekerja bersama dalam mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.
Melalui pelantikan ini, diharapkan seluruh pejabat dapat menjadi motor penggerak perubahan birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil, sehingga setiap program pemerintah benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan 106 pejabat tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, berintegritas, dan mengedepankan semangat melayani demi terwujudnya Kabupaten Seruyan yang semakin maju dan sejahtera.