Pusat Informasi
Klik untuk melihat detail
Bupati Seruyan Kunjungi Kecamatan Batu Ampar, Serap Aspirasi dan Tekankan Peningkatan Pelayanan Masyarakat
Batu Ampar – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus pertemuan dan silaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Batu Ampar, kepala desa, kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, bertempat di halaman Kantor Kecamatan Batu Ampar, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Seruyan beserta jajaran, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, unsur Forkopimcam, serta para undangan lainnya. Kunjungan kerja ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mempererat koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat, sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah Kecamatan Batu Ampar. Dalam sambutannya, Camat Batu Ampar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Bupati Seruyan beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran kepala daerah merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kabupaten terhadap kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah kecamatan. Camat menjelaskan bahwa Kecamatan Batu Ampar terdiri atas sembilan desa dengan berbagai potensi unggulan, di antaranya sektor perkebunan kelapa sawit, pertanian tanaman pangan dan hortikultura, serta perikanan. Pada kesempatan tersebut, Camat juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, khususnya terkait peningkatan infrastruktur jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan, penguatan fasilitas dan tenaga kesehatan, serta peningkatan jaringan telekomunikasi guna mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Ia berharap berbagai kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan serta prioritas pembangunan daerah. Sementara itu, Bupati Seruyan dalam arahannya menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang demokratis, profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan demokrasi di tingkat desa harus berlangsung secara sehat, tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi tidak boleh menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat. “Saya ingin wajah demokrasi di Kabupaten Seruyan bukan wajah permusuhan dan perselisihan, tetapi menjadi wajah damai, bahagia, mempersatukan, saling memperkuat, dan saling mengasihi,” tegas Bupati. Selain itu, Bupati juga memberikan perhatian terhadap peningkatan disiplin dan kinerja aparatur pemerintahan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa. Ia mengingatkan bahwa setiap aparatur memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Secara khusus, Bupati menyoroti pentingnya optimalisasi pelayanan dasar, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Ia mengharapkan kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, serta seluruh aparatur terkait dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal agar masyarakat memperoleh pelayanan yang baik dan merata. Dalam arahannya, Bupati turut menyinggung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk pentingnya kesiapsiagaan petugas, dukungan sarana dan prasarana, serta keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah kabupaten semata, melainkan membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan berbagai aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Batu Ampar.
25 October 2026
167
Klik untuk melihat detail
Plh. Sekda Seruyan Turun Langsung Ikuti Gotong Royong Serentak, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Cegah Karhutla
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melaksanakan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan secara serentak pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama jajaran aparatur pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan tanggal 21 Oktober 2026 tentang Pembersihan Lingkungan Sekitar Perkantoran dan Pelaksanaan Gotong Royong Kebersihan Secara Serempak dalam Rangka Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Gotong royong dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang telah dibagi ke sejumlah titik lokasi pembersihan. Adapun lokasi kegiatan meliputi kawasan Stadion Gagah Lurus, Jalan Ais Nasution hingga Pasar Saik, kawasan depan rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati, sepanjang Jalan Patimura, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jalan Gajah Mada, hingga kawasan Bundaran III dan depan Kantor Bupati Seruyan. Dalam kegiatan tersebut, para peserta melaksanakan pembersihan lingkungan, pemangkasan rumput dan semak belukar, pengumpulan sampah, serta pembersihan saluran drainase dan material yang berpotensi menjadi sumber kebakaran. Keterlibatan langsung Plh. Sekda Seruyan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong seluruh aparatur pemerintah untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, baik di kawasan perkantoran maupun fasilitas umum. Melalui gerakan gotong royong serentak ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, serta masyarakat untuk terus membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, rapi, dan nyaman, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kegiatan kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Seruyan.
23 October 2026
72
Klik untuk melihat detail
Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Seruyan Gelar Gerakan Pasar Murah Serentak
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) Serentak dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DKPP Kabupaten Seruyan, Kamis (22/10/2026). Pelaksanaan GPM Serentak ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pasar Murah merupakan bagian dari upaya mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan. “Hari ini merupakan kegiatan nasional juga. Ini sejalan dengan tekad bahkan program strategis dari Bapak Presiden untuk ketahanan pangan,” tuturnya. Menurut Bupati, ketahanan pangan merupakan salah satu sektor penting yang harus mendapat perhatian secara menyeluruh, mulai dari proses produksi pertanian, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, hingga pendistribusian hasil pertanian kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan bahan pangan, tetapi juga bagaimana hasil produksi tersebut dapat tersedia dalam jumlah yang cukup, berkualitas, serta dijangkau masyarakat dengan harga yang terjangkau. “Pada akhirnya adalah bagaimana tersedia pangan yang cukup, yang murah, dan terdistribusi dengan baik sampai kepada masyarakat, dengan jumlah yang memadai dan tentu berkualitas,” jelasnya. Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program pangan murah, termasuk para petani sebagai penghasil komoditas pertanian. Menurutnya, hasil produksi pertanian perlu dikelola dan disalurkan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “Oleh karenanya, kegiatan-kegiatan seperti ini pada dasarnya melibatkan berbagai pihak, baik langsung maupun tidak langsung. Contohnya para petani dengan hasil pertaniannya, kemudian kita himpun, kita kumpulkan, untuk pada akhirnya kita kelola dan salurkan,” ungkapnya. Bupati juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Gerakan Pasar Murah sebagai salah satu program yang dinilai efektif dalam mendukung ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa program pangan murah, pangan bersubsidi, maupun kegiatan pasar murah perlu terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan. “Program pangan murah seperti ini sangat bagus untuk kita lakukan, untuk kita teruskan. Pangan bersubsidi, kemudian juga pasar murah dan lain-lain, semua dalam rangka mendukung agar sektor hulu, tengah, hingga hilir dapat dikelola dengan baik,” tegasnya. Selain memastikan keterjangkauan harga, Bupati juga menyoroti pentingnya kelancaran distribusi bahan pangan agar kebutuhan pokok dapat tersedia secara merata dengan kualitas dan kuantitas yang memadai. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Seruyan akan terus mendukung dan melanjutkan kegiatan serupa, sekaligus memperkuat program yang mengintegrasikan seluruh sektor dalam sistem ketahanan pangan daerah. “Kegiatan seperti ini akan kita lanjutkan, akan kita teruskan. Program-program yang mengintegrasikan sektor hulu, tengah, dan hilir dari bidang pertanian maupun bidang lainnya tetap kita kelola agar ke depannya menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
23 October 2026
165
Klik untuk melihat detail
Wakil Bupati Seruyan Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (22/10/2026). Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, yang menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri sekaligus memperkuat peran generasi santri dalam pembangunan bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Seruyan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., yang menegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui amanat tersebut disampaikan bahwa sejarah perjuangan bangsa tidak dapat dipisahkan dari peran para ulama dan santri, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945, yang turut membangkitkan semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Menteri Agama menekankan bahwa perjuangan santri pada masa kini harus diwujudkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak mulia. “Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia,” demikian petikan amanat Menteri Agama yang dibacakan Wakil Bupati Seruyan. Lebih lanjut, disampaikan bahwa santri memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Para santri diharapkan mampu menjadi generasi unggul yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Dalam amanat tersebut, Menteri Agama juga mengajak seluruh santri untuk terus menjaga tradisi pesantren, sekaligus terbuka terhadap perkembangan zaman. Santri diharapkan menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan, penjaga persatuan dan kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, pemerintah terus berupaya memperkuat peran pesantren melalui keberadaan Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Langkah tersebut diharapkan semakin mengoptimalkan tiga fungsi utama pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Menteri Agama juga menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik kalangan santri dan pesantren, melainkan milik seluruh bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai perjuangan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air. Melalui peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 ini, diharapkan semangat perjuangan para ulama dan santri terus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Seruyan, untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat persaudaraan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. Peringatan Hari Santri menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keagamaan, semangat kebangsaan, dan kemajuan ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
22 October 2026
129
Klik untuk melihat detail
Wakili Bupati Seruyan, Plh Sekda Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap RAPBD 2027
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan menghadiri Rapat Paripurna Ke-10 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati Seruyan atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Pidato Pengantar Bupati terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda dr. Bahrun Abbas menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pemandangan umum yang telah disampaikan oleh lima fraksi DPRD Kabupaten Seruyan terkait RAPBD Tahun Anggaran 2027. Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik berbagai masukan, saran, serta evaluasi yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD sebagai bentuk perhatian dan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik. Dalam penyampaiannya, Bahrun Abbas menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan efisiensi belanja, mendorong pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. “Berbagai masukan dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah dalam menyempurnakan penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027, agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya. Lebih lanjut, disampaikan bahwa salah satu tantangan dalam penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027 adalah masih tingginya ketergantungan keuangan daerah terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat. Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan melakukan penyesuaian dan pengelolaan anggaran secara cermat dengan tetap mengedepankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Adapun sektor yang menjadi perhatian utama meliputi pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, Pemerintah Daerah juga berupaya meningkatkan PAD melalui penggalian potensi daerah secara optimal, tanpa memberikan beban tambahan kepada masyarakat, khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam upaya memperkuat perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten Seruyan turut menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta mendorong perusahaan perkebunan agar memenuhi kewajiban penyediaan plasma sebesar 20 persen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah juga akan terus diperkuat guna memastikan setiap program dan kegiatan pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan. Melalui pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap hubungan kemitraan dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menutup penyampaiannya, Plh Sekda berharap seluruh tahapan pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Melalui sinergi dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah dan DPRD, kita berharap RAPBD Tahun Anggaran 2027 dapat dibahas dan disepakati tepat waktu, sehingga menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Seruyan yang lebih merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
21 October 2026
143
Klik untuk melihat detail
Bupati Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Perundungan Terhadap Anak
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perundungan (Bullying) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Rabu (21/10/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, insan pers, para guru pendamping, serta ratusan pelajar dari jenjang SD hingga SMA di Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kepedulian dan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan serta menjamin pemenuhan hak-hak anak. Menurutnya, meskipun pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini berlangsung setelah tanggal peringatan nasional, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak. "Meskipun peringatan ini dilaksanakan setelah tanggal peringatan nasionalnya, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat kita. Perhatian serta perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama yang dilaksanakan setiap hari, bukan hanya saat ada perayaan," ujarnya. Sejalan dengan tema kegiatan, yakni "Mewujudkan Kota Layak Anak: Anak Terlindungi, Indonesia Maju", Bupati berharap Kabupaten Seruyan terus berkembang menjadi daerah yang ramah anak, dengan memberikan perlindungan, kesempatan, dan ruang yang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk tumbuh serta mengembangkan potensi diri secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan, perundungan, perkawinan usia anak, serta penyalahgunaan teknologi digital. Menurutnya, upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar setiap anak mendapatkan hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat. "Anak-anakku, teruslah belajar dan berani bermimpi besar. Jangan takut untuk menyampaikan pendapat atau meminta pertolongan apabila mengalami atau melihat tindakan kekerasan. Kalian semua berharga," pesannya kepada para pelajar yang hadir. Sementara itu, Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A. dalam sambutannya menyampaikan pesan penuh motivasi kepada anak-anak agar berani menyuarakan hak, melindungi diri, serta membangun kepedulian terhadap sesama. Ia menegaskan bahwa Forum Anak Daerah diharapkan dapat menjadi wadah partisipasi sekaligus ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, serta berperan aktif dalam upaya pencegahan kekerasan dan perundungan. Dalam kesempatan tersebut, Bunda FAD menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh pelajar, yakni berani berkata tidak, berani berbicara, dan berani menjadi pelindung. Pertama, berani berkata tidak, yakni memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk tindakan yang menyakiti, baik secara fisik maupun verbal, serta perlakuan yang menimbulkan rasa takut atau tidak nyaman. Kedua, berani berbicara, yaitu tidak memendam permasalahan yang dialami seorang diri, melainkan berani menceritakan dan melaporkannya kepada orang tua, guru, guru Bimbingan dan Konseling (BK), Forum Anak Daerah, Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA), maupun instansi terkait. Ketiga, berani menjadi pelindung, yakni tidak membiarkan tindakan perundungan terjadi di lingkungan sekitar, tidak ikut mengejek atau menertawakan korban, serta berani membantu dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan. "Anak-anakku, jika pernah merasa tidak nyaman, diejek, atau dikucilkan, ingatlah: itu bukan salah kalian. Bullying itu bukan bercanda dan kekerasan itu bukan kasih sayang. Kalian tidak sendirian," tegasnya. Lebih lanjut, Bunda FAD juga mengajak para guru dan tenaga pendidik untuk terus membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak, sehingga setiap peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan rasa nyaman, percaya diri, dan terbebas dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menumbuhkan empati, serta membangun sikap saling menghargai dan menghormati antarsesama. Kegiatan sosialisasi berlangsung meriah dan interaktif dengan melibatkan partisipasi aktif para pelajar. Suasana semakin semarak melalui penampilan drama dan jingle antikekerasan yang dibawakan oleh anggota Forum Anak Daerah Kabupaten Seruyan, serta seruan bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan terhadap anak. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan sebagai Kabupaten Layak Anak. Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 ini juga diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan keberanian anak dalam menyuarakan hak-haknya serta membangun lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, sehat, dan mendukung terwujudnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.
21 October 2026
160
Klik untuk melihat detail
Plh Sekda Seruyan Hadiri Rapat Paripurna DPRD dengarkan Pemandangan Fraksi-Fraksi
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri Rapat Paripurna Ke-9 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027, Selasa (20/10/2026). Dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi DPRD menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah masukan terhadap penyusunan Raperda APBD 2027, terutama terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja, transparansi pengelolaan keuangan, serta pemerataan pembangunan. Fraksi-fraksi juga menekankan pentingnya pengalokasian anggaran yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penanggulangan kemiskinan. Melalui pembahasan ini, diharapkan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027 dapat disusun secara realistis, efektif, dan tepat sasaran guna mendukung peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
20 October 2026
103
Klik untuk melihat detail
Wakil Bupati Seruyan Sampaikan Raperda APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Pidato Pengantar Bupati Seruyan terkait Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027, bertempat di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan, Selasa (20/10/2026).Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Supian menyampaikan pidato pengantar Bupati Seruyan, yang berhalangan hadir secara langsung.Mengawali sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Seruyan atas sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Disampaikan bahwa penyusunan Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 merupakan bagian penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berkelanjutan."APBD tidak hanya menjadi instrumen pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga merupakan landasan dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan pembangunan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan," sebagaimana disampaikan dalam pidato pengantar Bupati.Lebih lanjut, penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan.Dalam penyampaian gambaran umum Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027, Pemerintah Kabupaten Seruyan menjelaskan bahwa penyusunan anggaran dilakukan berdasarkan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.Pemerintah daerah juga menyampaikan adanya dinamika alokasi dana transfer dari pemerintah pusat yang berpotensi memengaruhi struktur pendapatan dan belanja daerah. Kondisi tersebut memerlukan langkah penyesuaian dan rasionalisasi anggaran dengan tetap mengutamakan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.Penyesuaian tersebut nantinya akan dibahas secara lebih mendalam antara Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Seruyan, termasuk dalam menentukan prioritas belanja operasional maupun belanja modal.Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya kehati-hatian, transparansi, dan kesepahaman antara pihak eksekutif dan legislatif dalam proses pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2027."Pemerintah Kabupaten Seruyan sangat terbuka terhadap saran, masukan, dan rekomendasi dari DPRD guna menyempurnakan rancangan APBD, sehingga setiap kebijakan anggaran yang ditetapkan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat," lanjutnya.Melalui pembahasan bersama tersebut, diharapkan Raperda APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027 dapat menghasilkan kesepakatan yang konstruktif, realistis, dan berorientasi pada pembangunan daerah yang berkelanjutan.Mengakhiri pidato pengantar, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan harapan agar sinergitas dan kerja sama yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan DPRD terus diperkuat dalam menjalankan amanah pembangunan.Dengan semangat kebersamaan tersebut, APBD Tahun Anggaran 2027 diharapkan mampu menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan secara merata dan berkelanjutan.
20 October 2026
149
Klik untuk melihat detail
Staf Ahli Bupati Seruyan Hadiri Penutupan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas
Kuala Kapuas – Prokopim. Staf Ahli Bupati Seruyan menghadiri acara Penutupan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Minggu malam (18/10/2026).Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian Festival Seni Qasidah XII yang diikuti oleh para peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Festival ini merupakan ajang untuk mengembangkan seni budaya Islami, mempererat tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan melalui seni qasidah.Acara penutupan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus lembaga seni qasidah, dewan juri, panitia, serta para peserta dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang disampaikan pada acara tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Festival Seni Qasidah XII.Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku tuan rumah, panitia penyelenggara, dewan juri, para peserta, serta seluruh masyarakat yang turut mendukung sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sukses.Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dalam festival tersebut. Para pemenang diharapkan tetap rendah hati, terus meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.Sementara itu, kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, disampaikan pesan agar tidak berkecil hati dan tetap bersemangat untuk terus belajar serta mengembangkan potensi yang dimiliki.“Kemenangan memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah pengalaman, kebersamaan, dan persaudaraan yang terjalin selama mengikuti festival ini,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.Lebih lanjut, ditekankan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun melalui Festival Seni Qasidah hendaknya terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Dengan kebersamaan, berbagai tantangan dan persoalan dapat dihadapi secara bersama-sama, termasuk dalam upaya mendorong pembangunan dan kemajuan daerah.Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah menjadi perhatian bersama.Masyarakat diimbau agar tidak saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan, membantu, serta bergandengan tangan dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.Selain itu, seluruh hadirin diajak untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kalimantan Tengah senantiasa diberikan perlindungan dari berbagai bencana, serta para petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas.Kehadiran Staf Ahli Bupati Seruyan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pengembangan seni budaya Islami, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan di Kalimantan Tengah.Melalui penyelenggaraan Festival Seni Qasidah, diharapkan dapat terus tumbuh generasi muda yang kreatif, berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu menjaga dan melestarikan seni budaya bernuansa Islami di tengah perkembangan zaman.Festival ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.Rangkaian kegiatan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Kapuas secara resmi ditutup dengan ucapan Alhamdulillahirabbil 'alamin, sebagai ungkapan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan bakat dan kreativitas generasi muda, sekaligus menjadi sarana memperkuat syiar Islam, melestarikan seni qasidah, dan memperkokoh persaudaraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.(Prokopim Setda Kabupaten Seruyan)
20 October 2026
141
Klik untuk melihat detail
Pimpin Apel Gabungan, Wakil Bupati Seruyan Tekankan Sinergitas dalam Program Bedah Rumah
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai pembina apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (19/10/2026) pagi. Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen, integritas, dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kepedulian dan sinergitas dalam mendukung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, dengan tema "Dari Rumah yang Layak Terlahir Pemimpin Masa Depan." Wakil Bupati menyampaikan bahwa melalui Program Strategis Nasional Tiga Juta Rumah, Kabupaten Seruyan mendapatkan alokasi sebanyak 248 unit rumah pada tahun anggaran 2026 yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan."Program ini bukan semata-mata tentang pembangunan fisik rumah, tetapi juga tentang membangun harapan," ujarnya. Ia menekankan lima hal penting dalam pelaksanaan program, yakni bantuan tepat sasaran, peningkatan koordinasi antarinstansi, integritas dan akuntabilitas, penguatan semangat gotong royong, serta pengawasan dan evaluasi berkelanjutan. Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat memasuki masa purna tugas kepada H. Muhammad Hasan dari Inspektorat, Kursedi dari Dinas Perhubungan, dan Labih dari SMP Negeri 2 atas dedikasi serta pengabdian mereka kepada Kabupaten Seruyan. Mengakhiri amanatnya, Wakil Bupati berharap seluruh ASN terus memperkuat sinergi, integritas, dan semangat pengabdian guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Seruyan yang semakin sejahtera.
19 October 2026
184