Pusat Informasi

Berita Terbaru

Kumpulan berita resmi terbaru dari Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan.

Reset Filter

Klik untuk melihat detail

Wabup Seruyan Tekankan Disiplin Waktu kepada ASN melalui Siraman Rohani

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melaksanakan kegiatan Pembinaan Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) berupa Siraman Rohani ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Masjid Agung Nurul Yaqin Kuala Pembuang, Senin (7/9/2026).Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan serta ASN dengan penceramah Ustadz Basas, S.Ag., M.M. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seruyan menekankan pentingnya kedisiplinan, khususnya dalam menghargai dan memanfaatkan waktu. Menurutnya, disiplin merupakan salah satu nilai penting yang diajarkan dalam agama dan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah. “Agama mengajarkan kita untuk disiplin. Di dalam Al-Qur’an banyak sekali Allah SWT menyebut berkaitan dengan waktu. Ini menunjukkan bahwa waktu sangat penting bagi kita dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Wabup menyampaikan bahwa waktu yang telah berlalu tidak dapat diulang kembali. Karena itu, setiap ASN diharapkan mampu mengelola waktu dengan baik serta membiasakan diri untuk melaksanakan pekerjaan secara tepat waktu. Ia juga mengaitkan kedisiplinan dengan pelaksanaan ibadah sholat. Menurutnya, anjuran untuk melaksanakan sholat tepat pada waktunya memberikan pelajaran mengenai pentingnya membangun kebiasaan disiplin dalam setiap aspek kehidupan. “Kalau kita sudah terbiasa disiplin dalam beribadah, mudah-mudahan kedisiplinan itu juga terbawa dalam bekerja. Mari kita belajar untuk disiplin sesuai dengan ajaran agama kita dan sunnah Rasulullah SAW,” pesannya. Selain sebagai sarana pembinaan rohani, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar-ASN sekaligus meningkatkan keimanan, ketakwaan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Wakil Bupati juga mengajak seluruh ASN agar semakin aktif mengikuti kegiatan pembinaan rohani yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Ia berharap ke depan tingkat kehadiran ASN dalam kegiatan tersebut terus meningkat.“Dengarkan dengan baik apa yang disampaikan oleh penceramah. Mudah-mudahan apa yang beliau sampaikan dapat kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tutupnya. Melalui kegiatan Siraman Rohani ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong terbentuknya ASN yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki kedisiplinan, integritas serta landasan spiritual yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

08 September 2026

Klik untuk melihat detail

Pemkab Seruyan Percepat Pengisian Kertas Kerja SPIP Terintegrasi

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Inspektorat Daerah melaksanakan Rapat Pengisian Kertas Kerja Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi KK 3.1 sampai dengan KK 3.4, Jumat (4/9/2026), bertempat di Aula Inspektorat Daerah Kabupaten Seruyan. Rapat dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Yudiansyah, S.Sos., serta diikuti Inspektur Daerah, para Sekretaris Badan/Dinas, Camat Seruyan Hilir dan Camat Seruyan Hilir Timur, serta admin/petugas SPIP perangkat daerah. Kegiatan tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai permasalahan yang menyebabkan terkendalanya pengisian kertas kerja SPIP sekaligus menetapkan langkah tindak lanjut penyelesaiannya. Dalam rapat ditegaskan bahwa SPIP bukan sekadar pemenuhan administrasi atau pengisian kertas kerja, tetapi merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah untuk memastikan setiap proses pemerintahan berjalan sesuai dengan ketentuan. Adapun kertas kerja yang harus diselesaikan meliputi KK 3.1 Efektivitas dan Efisiensi Capaian Tujuan, KK 3.2 Keandalan Pelaporan Keuangan, KK 3.3 Pengamanan Aset Daerah, serta KK 3.4 Ketaatan pada Peraturan Perundang-undangan/Anti Korupsi. Yudiansyah menekankan bahwa kualitas pengisian kertas kerja SPIP sangat bergantung pada komitmen bersama seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, kesempatan dispensasi yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menyelesaikan sekaligus meningkatkan kualitas pengisian kertas kerja SPIP. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kelengkapan dokumen, tetapi juga membangun pemahaman yang sama mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki pada masing-masing perangkat daerah, sehingga penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Seruyan dapat semakin tertib, efektif, akuntabel dan sesuai ketentuan.

04 September 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Jadi Pembicara Seminar Workshop Inovasi Layanan Fasyankes Modern

Prokopim – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menjadi pembicara dalam Seminar Workshop “Inovasi Layanan Fasyankes Modern”, Jumat (4/9/2026).Dalam kesempatan tersebut, Bupati Seruyan membawakan materi bertajuk “Fondasi Hukum Keuangan Fasilitas Kesehatan: Kepatuhan Akuntansi, Pola Pengelolaan, dan Hakikat Otonomi BLUD.” Dalam paparannya, Bupati menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Seruyan menjadi salah satu tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Dengan luas wilayah sekitar 16.404 km², fasilitas kesehatan tersebar di berbagai wilayah dengan kondisi dan kapasitas yang beragam, terdiri dari 1 RSUD, 12 Puskesmas, serta 141 Pustu dan Poskesdes. Karena itu, ketertiban administrasi dan pengelolaan keuangan menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal hingga ke pelosok. Bupati menekankan bahwa pengembangan fasilitas kesehatan modern tidak cukup hanya berorientasi pada kecepatan pelayanan. Menurutnya, terdapat tiga pilar utama yang harus berjalan beriringan, yakni fondasi hukum dan mitigasi risiko, kepatuhan akuntansi dan audit, serta otonomi BLUD yang akuntabel. Fleksibilitas BLUD bukan berarti mengurangi akuntabilitas, melainkan mengubah cara akuntabilitas dibangun agar pelayanan dapat bergerak cepat namun tetap dapat dipertanggungjawabkan. Pada aspek pengelolaan keuangan, Bupati turut menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi audit. Setiap transaksi harus memiliki rangkaian bukti yang utuh, mulai dari alasan kebutuhan, kewenangan pihak yang menyetujui, dokumen pendukung, pembayaran, pencatatan hingga rekonsiliasi. Selain itu, sejumlah aspek pengelolaan fasilitas kesehatan menjadi perhatian, di antaranya rekonsiliasi keuangan antara Dinas Kesehatan dan BLUD Puskesmas serta peningkatan kompetensi pengelola keuangan melalui pelatihan, pendampingan dan reviu laporan keuangan. Dalam konteks otonomi BLUD, Bupati menegaskan bahwa BLUD bukan berarti “bebas aturan”. Fleksibilitas pengelolaan diberikan untuk meningkatkan pelayanan dengan tetap berpegang pada prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas dan praktik bisnis yang sehat. Keberhasilan BLUD pada akhirnya diukur dari kemampuan menghadirkan layanan yang lebih cepat dan bermutu tanpa melemahkan pertanggungjawaban. Sebagai arah penguatan ke depan, Pemerintah Kabupaten Seruyan mendorong empat agenda prioritas, yakni Satu Data Keuangan Faskes, Audit Trail Digital, Policy Pack BLUD, serta Early Warning System. Langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan fasilitas kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehat secara keuangan, sekaligus kuat dalam aspek pemeriksaan dan akuntabilitas. Bupati berharap inovasi layanan fasilitas kesehatan tidak hanya diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi dan percepatan pelayanan, tetapi juga diperkuat dengan tata kelola yang baik, kepastian hukum dan sistem keuangan yang akuntabel.“Fleksibilitas tanpa tata kelola akan menjadi risiko. Tata kelola tanpa fleksibilitas akan memperlambat layanan.” Melalui seminar workshop tersebut, diharapkan terbangun pemahaman bersama bahwa modernisasi fasilitas kesehatan harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, berkualitas, transparan dan berkelanjutan.

04 September 2026

Klik untuk melihat detail

Wabup Seruyan Hadiri Rakor Karhutla Kalteng, Perkuat Sinergi Lindungi Masyarakat dari Ancaman Kebakaran

Palangka Raya – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, bertempat di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (3/9/2026). Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh daerah menghadapi ancaman Karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kondisi kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Oktober bahkan awal November 2026. Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kesiapan, ketahanan, konsistensi, serta kerja sama seluruh unsur. Upaya yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemadaman dan pengendalian kebakaran, tetapi juga penanganan dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk menjamin ketersediaan air bersih serta dukungan anggaran yang memadai. Rapat diikuti unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Maklumat Bersama oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Forkopimda sebagai bentuk komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. Kehadiran Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi, TNI/Polri, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah dan menangani Karhutla. Sinergi lintas sektor menjadi sangat penting agar langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini, respons terhadap titik api semakin cepat, serta dampak kebakaran terhadap kesehatan, lingkungan dan aktivitas masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan kepedulian serta partisipasi seluruh masyarakat.“Bersama Cegah Karhutla, Jaga Seruyan dan Kalimantan Tengah Tetap Aman.”

04 September 2026

Klik untuk melihat detail

Pemkab Seruyan Cari Solusi Kendala Uji Kendaraan Mobil Tangki, Pelayanan Ditargetkan Normal November 2026

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan bergerak mencari solusi atas kendala pelayanan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor (PKB), khususnya kendaraan jenis mobil tangki, di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) Km. 115 Kabupaten Seruyan. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Pembahasan Kendala Pelayanan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor yang dilaksanakan di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Kamis (3/9/2026). Rapat dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Yudiansyah, S.Sos., dan diikuti unsur Sekretariat Daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Perhubungan, UPTPPD, BKPSDM, serta perangkat teknis terkait. Pertemuan tersebut difokuskan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang menyebabkan terkendalanya pelayanan pengujian kendaraan bermotor, terutama mobil tangki. Selain itu, rapat membahas kebutuhan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, aspek administrasi, serta langkah tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing perangkat daerah. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kebutuhan tenaga penguji dengan kompetensi yang memenuhi persyaratan untuk melakukan pengujian kendaraan jenis mobil tangki. Sebagai langkah penyelesaian, Dinas Perhubungan Kabupaten Seruyan akan mengirimkan satu orang ASN penguji Tingkat 4 yang bertugas di UPUBKB Km. 115 untuk mengikuti Diklat Peningkatan Kompetensi Pengujian Kendaraan Bermotor Tingkat 5 pada 2–24 Oktober 2026. Dengan peningkatan kompetensi tersebut, pelayanan pengujian berkala kendaraan jenis mobil tangki di UPUBKB Km. 115 ditargetkan dapat kembali dilaksanakan mulai November 2026, setelah tenaga penguji menyelesaikan pelatihan dan memenuhi persyaratan kompetensi yang ditetapkan. Pemkab Seruyan juga akan melakukan pendataan kendaraan jenis mobil tangki yang mendekati masa pengujian. Informasi mengenai kondisi pelayanan sementara akan disampaikan kepada perusahaan maupun pemegang KIR agar masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan kepastian informasi pelayanan. Selain solusi jangka pendek, Pemkab Seruyan turut menyiapkan langkah untuk memperkuat kebutuhan tenaga penguji ke depan. Dinas Perhubungan akan mengusulkan kebutuhan formasi dan kualifikasi tenaga Penguji Kendaraan Bermotor kepada BKPSDM Kabupaten Seruyan serta berkoordinasi dengan sekolah kedinasan untuk mendapatkan tenaga dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan UPUBKB Km. 115. Sementara itu, BKPSDM Kabupaten Seruyan akan mendukung pemenuhan kebutuhan SDM melalui Surat Edaran kepada perangkat daerah se-Kabupaten Seruyan guna mengidentifikasi ASN yang dapat dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga Penguji Kendaraan Bermotor. Dinas Perhubungan juga akan memasang media informasi berupa spanduk atau baliho di UPUBKB Km. 115 untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai rencana dibukanya kembali pelayanan pengujian kendaraan jenis mobil tangki pada November 2026. Melalui langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kendala pelayanan dapat segera teratasi sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan pelayanan pengujian berkala kendaraan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Seruyan untuk menjaga kepastian, kesinambungan, dan peningkatan kualitas pelayanan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor, khususnya kendaraan jenis mobil tangki di UPUBKB Km. 115 Kabupaten Seruyan.

03 September 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi musim kemarau. Bupati Seruyan turun langsung meninjau sekaligus menyaksikan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat di sejumlah desa, Rabu (2/9/2026). Setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah desa, termasuk Desa Pematang Panjang, Bupati melanjutkan kegiatan penyaluran bantuan air bersih di Desa Bangun Harja. Kehadiran pemerintah tersebut merupakan bentuk respons atas kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih akibat dampak musim kemarau. Bupati Seruyan menuturkan bahwa program bantuan air bersih akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan skalanya agar dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Hari ini kita mengunjungi beberapa desa. Kemarin telah mengunjungi beberapa desa yang lain, dari Pematang Panjang, sekarang Desa Bangun Harja. Kegiatan kita menyaksikan pembagian air bersih, yang merupakan jawaban atas keinginan masyarakat. Pemerintah hadir untuk membagikan air bersih sehubungan dengan situasi kemarau saat ini,” ujarnya. Menurutnya, penyediaan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kepedulian berbagai pihak. Untuk itu, Bupati mengajak organisasi, lembaga, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama membantu masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sejumlah pihak seperti Palang Merah Indonesia (PMI), instansi teknis, perbankan, perusahaan serta organisasi lainnya diharapkan dapat berpartisipasi dalam mendukung penyediaan dan pendistribusian air bersih. “Karena satu tangki relatif tidak terlalu mahal, sehingga bisa dibagikan kepada masyarakat. Dan ini tentu sangat membantu sekali bagi masyarakat,” katanya. Bupati juga meminta para camat dan kepala desa agar melakukan inventarisasi secara menyeluruh terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Hal tersebut penting dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Menurutnya, sejumlah sumber air yang sebelumnya dapat dimanfaatkan masyarakat kini mengalami gangguan akibat kondisi kemarau. Bahkan di beberapa wilayah, meskipun masih terdapat air, kualitasnya tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bupati menjelaskan bahwa wilayah hilir Sungai Seruyan memiliki karakteristik pasang surut. Pada musim kemarau, kondisi air Sungai Seruyan mengalami penyusutan dan air asin dapat merembes ke sumber-sumber air masyarakat, termasuk sumur warga. “Sehingga kita inventarisir beberapa desa dan beberapa wilayah. Sumber air yang selama ini digunakan masyarakat, sekarang kondisi kering, tetapi walaupun ada airnya mungkin kondisinya tidak layak dipergunakan. Oleh karenanya kita menyediakan air bersih ke beberapa tempat,” jelasnya. Dalam penyaluran bantuan tersebut, setiap titik direncanakan mendapatkan suplai air dengan kapasitas sekitar 5.000 liter. Ke depan, pemerintah akan terus melakukan pendataan dan inventarisasi agar penyaluran bantuan dapat diperluas ke wilayah lain yang membutuhkan. Selain memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi, Bupati Seruyan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dan menjaga lingkungan masing-masing, mengingat kondisi cuaca kering dan angin kencang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. “Masyarakat juga kami himbau agar menjaga lahan, hutan, dan lingkungan sekitarnya agar tidak terjadi kebakaran. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama di tengah musim kemarau,” tegasnya.

02 September 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati dan Wakil Bupati Seruyan Hadiri Syukuran Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. bersama Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kantor Kejaksaan Negeri Seruyan, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan serta menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan jajaran Kejaksaan Negeri Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan mengawali dengan mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam suasana yang penuh kebahagiaan. “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan, pribadi Bupati dan Wakil Bupati, kami mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026. Semoga jajaran Kejaksaan dari pusat hingga daerah, khususnya Kejaksaan Negeri Seruyan, semakin sukses dan mampu menjalankan tugas serta fungsinya dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati. Bupati berharap Kejaksaan dapat terus mengambil peran aktif dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan yang baik dan berlandaskan pada ketentuan hukum di Kabupaten Seruyan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pembangunan yang berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Negeri Seruyan yang baru beserta keluarga di Bumi Gawi Hatantiring. Bupati memperkenalkan Kabupaten Seruyan sebagai salah satu daerah yang memiliki wilayah sangat luas, namun dengan jumlah penduduk yang relatif kecil dibandingkan dengan luas wilayahnya. “Kami mengucapkan selamat datang dan selamat mengabdi di Kabupaten Seruyan. Kami berharap di bawah kepemimpinan Bapak Kepala Kejaksaan Negeri bersama seluruh jajaran, kerja sama, sinergisitas dan kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Seruyan dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan dapat terus ditingkatkan,” katanya. Lebih lanjut disampaikan bahwa hubungan dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan Kejaksaan Negeri Seruyan selama ini telah terjalin dengan baik. Ke depan, Pemerintah Daerah berharap kebersamaan tersebut dapat semakin diperkuat dalam berbagai hal yang positif, produktif dan sesuai dengan tugas serta fungsi masing-masing. “Untuk kebersamaan dalam melakukan hal-hal yang baik, positif dan produktif, kami yakin kerja sama, sinergisitas dan kolaborasi ini akan semakin meningkat, semakin baik dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Seruyan,” tambahnya. Mengakhiri sambutannya, Bupati kembali menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81 serta berharap seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Seruyan dapat terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara dan masyarakat. “Sekali lagi kami mengucapkan selamat. Selamat ulang tahun dan selamat datang serta selamat mengabdi di Kabupaten Seruyan. Semoga kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin dapat terus kita tingkatkan demi kemajuan Kabupaten Seruyan yang kita cintai,” pungkasnya. Acara syukuran berlangsung dengan penuh rasa syukur, keakraban dan kebersamaan. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Seruyan menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap terjalinnya hubungan yang harmonis dan sinergis dengan Kejaksaan Negeri Seruyan dalam mendukung pembangunan serta penegakan hukum di Bumi Gawi Hatantiring.

02 September 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Pimpin Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. memimpin langsung Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang dilaksanakan oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan, Rabu (2/9/2026).Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, Sekretaris Perangkat Daerah serta jajaran terkait lainnya. Berbeda dari rapat evaluasi pada umumnya, dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Seruyan secara langsung memberikan materi, arahan serta penguatan kepada seluruh jajaran perangkat daerah. Hal ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah, kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Setiap pejabat, khususnya Kepala Perangkat Daerah, diminta tidak hanya melihat pekerjaan dari ruang lingkup unitnya sendiri, tetapi mampu melihat penyelenggaraan pemerintahan secara menyeluruh. Bupati mengibaratkan hal tersebut sebagai “helicopter view”, yakni kemampuan seorang pimpinan untuk melihat organisasi dari perspektif yang lebih luas, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, kedisiplinan aparatur, pelaksanaan program dan kegiatan, penggunaan anggaran hingga dampak kebijakan suatu perangkat daerah terhadap perangkat daerah lainnya.Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kabupaten Seruyan sangat bergantung pada kekompakan, komunikasi dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintahan. Bupati juga mengingatkan pentingnya etika dan kedewasaan dalam berorganisasi. Kepala perangkat daerah diminta senantiasa menjaga komunikasi dengan pimpinan, aktif dalam agenda pemerintahan daerah serta memahami dan menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan, hierarki dan tata kelola birokrasi yang berlaku. “Jabatan adalah amanah. Karena itu, setiap pejabat harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, menjaga koordinasi serta bekerja untuk kepentingan organisasi dan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya. Selain persoalan kinerja aparatur, rapat tersebut juga membahas berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Kabupaten Seruyan, khususnya dalam peningkatan infrastruktur serta pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan. Di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin terbatas, seluruh perangkat daerah diminta lebih inovatif dalam menyusun program, menentukan skala prioritas serta memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bupati menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja perangkat daerah maupun pejabat akan terus dilakukan secara berkala. Penempatan dan evaluasi jabatan harus didasarkan pada kemampuan, latar belakang, kinerja, komitmen serta kemampuan membangun koordinasi dalam mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah. Sementara itu, Wakil Bupati Seruyan dalam materi dan arahannya turut memberikan penguatan kepada seluruh jajaran perangkat daerah agar meningkatkan kedisiplinan, loyalitas terhadap organisasi, sinergi serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman dan arah kerja yang sama dalam mempercepat pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Rapat evaluasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil.

02 September 2026

Klik untuk melihat detail

Pemkab Seruyan Gelar Sholat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan di Tengah Musim Kemarau

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan bersama masyarakat melaksanakan Sholat Istisqa sebagai ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan di tengah kondisi musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Seruyan.Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut berlangsung di Stadion Mini Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Senin (31/8/2026), dan diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan serta masyarakat. Wakil Bupati Seruyan mengatakan, pelaksanaan Sholat Istisqa tidak hanya dilakukan di Kuala Pembuang, tetapi juga dilaksanakan secara serentak di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Seruyan. “Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita masyarakat Kabupaten Seruyan, khususnya masyarakat di Kuala Pembuang, melaksanakan Sholat Istisqa bersama. Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Kuala Pembuang, tetapi juga di kecamatan-kecamatan. Beberapa hari sebelumnya kami telah menyampaikan edaran agar kecamatan juga melaksanakan Sholat Istisqa,” tutur Wakil Bupati. Menurutnya, pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama seluruh masyarakat agar kondisi kemarau yang terjadi saat ini dapat segera berakhir dan hujan segera turun membawa keberkahan.Ia berharap turunnya hujan nantinya dapat menjadi rahmat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan khususnya, serta masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya. “Tujuan dan maksud kita tidak lain adalah memohon agar kondisi kemarau yang terjadi sekarang ini mudah-mudahan segera berakhir dan turun hujan yang dapat memberikan rahmat bagi masyarakat Kabupaten Seruyan khususnya dan masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya,” ujarnya. Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi kemarau dan kekeringan dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Oleh karena itu, selain melakukan berbagai langkah pencegahan, doa bersama melalui Sholat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat dalam menghadapi kondisi tersebut. “Kita tidak ingin masyarakat Kabupaten Seruyan mendapatkan musibah. Kondisi kekeringan seperti sekarang sangat rentan terhadap terjadinya kebakaran, baik di wilayah kita maupun daerah lainnya,” katanya. Melalui pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap doa seluruh masyarakat dikabulkan oleh Allah SWT sehingga hujan segera turun dan kemarau panjang dapat segera berakhir. “Kita berharap mudah-mudahan dengan pelaksanaan Sholat Istisqa ini Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabulkan permintaan dan doa kita. Semoga kemarau panjang ini segera berakhir dan turun hujan yang membawa rahmat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

31 August 2026

Klik untuk melihat detail

Wabup Seruyan Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Resmikan Masjid Fathul Jannah

Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus meresmikan Masjid Fathul Jannah yang berlokasi di Jalan Adam Malik, kawasan Kampung Bugis, Minggu (30/8/2026) malam. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri penceramah Prof. Dr. K.H. Awaluddin Pimay, Lc., M.Ag., Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Seruyan Agus Suharto, panitia pembangunan dan pengurus Masjid Fathul Jannah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat sekitar. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seruyan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang pada kesempatan tersebut juga dirangkai dengan peresmian Masjid Fathul Jannah. Wabup memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan panitia yang telah menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Ia juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada H. Basong beserta keluarga yang telah memprakarsai pembangunan Masjid Fathul Jannah melalui swadaya dan menyisihkan sebagian hartanya untuk kepentingan umat. “Ini sungguh luar biasa dan merupakan sesuatu yang patut kita apresiasi. Kami dari Pemerintah Daerah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Bapak Haji Basong yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membangun masjid yang kita banggakan ini,” ujar Wabup. Menurutnya, keberadaan Masjid Fathul Jannah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan dan pembinaan umat. Wabup mengingatkan bahwa sejak zaman Rasulullah SAW, masjid memiliki fungsi yang luas. Selain sebagai tempat beribadah, masjid juga menjadi tempat pendidikan, musyawarah serta berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, ia menyambut baik rencana pengembangan fasilitas pendidikan keagamaan di kawasan Masjid Fathul Jannah, termasuk rencana pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur'an maupun pondok pesantren. “Kalau ke depan di sini bisa dibangun TK Al-Qur'an, bahkan pondok pesantren, tentunya Pemerintah Daerah sangat mendukung apa yang direncanakan tersebut,” katanya. Wabup juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan Masjid Fathul Jannah dengan berbagai kegiatan positif dan aktivitas keagamaan. Menurutnya, membangun sebuah masjid merupakan amal yang sangat mulia, namun tantangan selanjutnya adalah bagaimana masyarakat dapat menghidupkan dan memakmurkan masjid tersebut secara berkelanjutan. “Membangun masjid memang mudah, tetapi yang sulit adalah memakmurkannya. Oleh karena itu, mudah-mudahan masjid ini tidak hanya berdiri dengan megah, tetapi juga selalu dipenuhi aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan,” pesannya. Terkait peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Wabup berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Mudah-mudahan peringatan ini bisa menambah rasa kecintaan kita kepada Rasulullah, meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT, serta mendorong kita untuk mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya. Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menyimak tausiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. K.H. Awaluddin Pimay, Lc., M.Ag. serta menjadikan ilmu dan nasihat yang diperoleh sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Melalui peresmian tersebut, Wabup berharap Masjid Fathul Jannah dapat menjadi pusat ibadah, pendidikan dan syiar Islam serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kuala Pembuang dan Kabupaten Seruyan pada umumnya.

30 August 2026