Kuala Kapuas – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri pembukaan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kamis malam (15/10/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh kafilah dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan pelestarian seni budaya Islam, khususnya seni qasidah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antardaerah.
Pembukaan festival berlangsung meriah dan penuh khidmat, dihadiri sejumlah kepala daerah atau yang mewakili, unsur Forkopimda, pengurus LASQI Nusantara Jaya Provinsi Kalimantan Tengah, tokoh agama, para kepala perangkat daerah, dewan juri, panitia pelaksana, serta seluruh kafilah peserta festival.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Bupati Kapuas, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku tuan rumah, pengurus LASQI, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan FSQ XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pembinaan keagamaan, termasuk pengembangan seni dan budaya Islam sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Festival Seni Qasidah ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam untuk menanamkan nilai-nilai religius, akhlak, moral, kerukunan, serta memperkuat kebersamaan dalam keberagaman,” sebagaimana disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Bupati Kapuas.
Melalui penyelenggaraan festival tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda Kalimantan Tengah yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan berprestasi. Generasi unggul inilah yang nantinya menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, dalam sambutan tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, termasuk upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.
Kepada seluruh peserta, ditekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan juga pengalaman, persaudaraan, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi diri melalui seni bernuansa Islami.
Dewan juri juga diharapkan dapat memberikan penilaian secara adil, jujur, dan objektif sehingga mampu menghasilkan para juara terbaik yang nantinya dapat mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang Festival Seni Qasidah tingkat nasional.
Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pelestarian dan pengembangan seni budaya Islam, sekaligus memberikan motivasi kepada kafilah Kabupaten Seruyan yang turut ambil bagian dalam festival tingkat provinsi tersebut.
Wakil Bupati Seruyan menyampaikan harapannya agar keikutsertaan kafilah Kabupaten Seruyan dalam FSQ XII dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para peserta, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan dengan kafilah dari kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.
“Melalui Festival Seni Qasidah ini, kita berharap para peserta, khususnya kafilah Kabupaten Seruyan, dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan silaturahmi,” ujar Wakil Bupati Seruyan.
Ia juga berharap para peserta dari Kabupaten Seruyan mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah, sekaligus memperoleh pengalaman berharga untuk terus mengembangkan seni qasidah di Bumi Gawi Hatantiring.
Menurutnya, kegiatan seperti Festival Seni Qasidah memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan dan kreativitas di bidang seni, tetapi juga memiliki karakter religius, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Islam.
Partisipasi Kabupaten Seruyan dalam festival ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keagamaan, seni, dan budaya.
Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah, sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.
Acara pembukaan ditandai dengan pernyataan resmi dibukanya Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 oleh Bupati Kapuas yang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan.
Melalui penyelenggaraan festival ini, diharapkan seni qasidah semakin berkembang dan dicintai masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai salah satu media dakwah yang membawa pesan kedamaian, persaudaraan, persatuan, serta nilai-nilai luhur agama Islam.
(Prokopim Setda Seruyan)