.
Agenda Kegiatan Hari Rabu
Tanggal
Wednesday, 21 October 2026
Lokasi
Kuala Pembuang
Penilaian Kegiatan
0 IP memberi nilai/komentar
Belum ada komentar untuk kegiatan ini.
Agenda
Galeri
09 Oct 2026
Dirgahayu TNI
01 Oct 2026
Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026
26 Aug 2026
Himbauan Karhutla
17 Aug 2026
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 🇮🇩
04 Jul 2026
LAYANAN SIAP Sistem Informasi Agenda Pimpinan
01 Jul 2026
Dirgahayu Bhayangkara Ke-80.
29 Jun 2026
Terimakasih kepada kafilah Kab. Seruyan
23 Jun 2026
selamat dan sukses atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah
16 Jun 2026
Selamat Tahun Baru Hijriyah
12 Jun 2026
Katakan Tidak Pada Narkoba
Berita Lainnya
Wakili Bupati Seruyan, Plh Sekda Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap RAPBD 2027
21 October 2026
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan menghadiri Rapat Paripurna Ke-10 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati Seruyan atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Pidato Pengantar Bupati terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda dr. Bahrun Abbas menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pemandangan umum yang telah disampaikan oleh lima fraksi DPRD Kabupaten Seruyan terkait RAPBD Tahun Anggaran 2027. Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik berbagai masukan, saran, serta evaluasi yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD sebagai bentuk perhatian dan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik. Dalam penyampaiannya, Bahrun Abbas menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan efisiensi belanja, mendorong pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. “Berbagai masukan dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah dalam menyempurnakan penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027, agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya. Lebih lanjut, disampaikan bahwa salah satu tantangan dalam penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027 adalah masih tingginya ketergantungan keuangan daerah terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat. Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan melakukan penyesuaian dan pengelolaan anggaran secara cermat dengan tetap mengedepankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Adapun sektor yang menjadi perhatian utama meliputi pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, Pemerintah Daerah juga berupaya meningkatkan PAD melalui penggalian potensi daerah secara optimal, tanpa memberikan beban tambahan kepada masyarakat, khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam upaya memperkuat perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten Seruyan turut menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta mendorong perusahaan perkebunan agar memenuhi kewajiban penyediaan plasma sebesar 20 persen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah juga akan terus diperkuat guna memastikan setiap program dan kegiatan pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan. Melalui pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap hubungan kemitraan dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menutup penyampaiannya, Plh Sekda berharap seluruh tahapan pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Melalui sinergi dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah dan DPRD, kita berharap RAPBD Tahun Anggaran 2027 dapat dibahas dan disepakati tepat waktu, sehingga menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Seruyan yang lebih merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Bupati Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Perundungan Terhadap Anak
21 October 2026
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perundungan (Bullying) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Rabu (21/10/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, insan pers, para guru pendamping, serta ratusan pelajar dari jenjang SD hingga SMA di Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kepedulian dan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan serta menjamin pemenuhan hak-hak anak. Menurutnya, meskipun pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini berlangsung setelah tanggal peringatan nasional, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak. "Meskipun peringatan ini dilaksanakan setelah tanggal peringatan nasionalnya, hal tersebut tidak mengurangi makna dan semangat kita. Perhatian serta perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama yang dilaksanakan setiap hari, bukan hanya saat ada perayaan," ujarnya. Sejalan dengan tema kegiatan, yakni "Mewujudkan Kota Layak Anak: Anak Terlindungi, Indonesia Maju", Bupati berharap Kabupaten Seruyan terus berkembang menjadi daerah yang ramah anak, dengan memberikan perlindungan, kesempatan, dan ruang yang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk tumbuh serta mengembangkan potensi diri secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan, perundungan, perkawinan usia anak, serta penyalahgunaan teknologi digital. Menurutnya, upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar setiap anak mendapatkan hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat. "Anak-anakku, teruslah belajar dan berani bermimpi besar. Jangan takut untuk menyampaikan pendapat atau meminta pertolongan apabila mengalami atau melihat tindakan kekerasan. Kalian semua berharga," pesannya kepada para pelajar yang hadir. Sementara itu, Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A. dalam sambutannya menyampaikan pesan penuh motivasi kepada anak-anak agar berani menyuarakan hak, melindungi diri, serta membangun kepedulian terhadap sesama. Ia menegaskan bahwa Forum Anak Daerah diharapkan dapat menjadi wadah partisipasi sekaligus ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, serta berperan aktif dalam upaya pencegahan kekerasan dan perundungan. Dalam kesempatan tersebut, Bunda FAD menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh pelajar, yakni berani berkata tidak, berani berbicara, dan berani menjadi pelindung. Pertama, berani berkata tidak, yakni memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk tindakan yang menyakiti, baik secara fisik maupun verbal, serta perlakuan yang menimbulkan rasa takut atau tidak nyaman. Kedua, berani berbicara, yaitu tidak memendam permasalahan yang dialami seorang diri, melainkan berani menceritakan dan melaporkannya kepada orang tua, guru, guru Bimbingan dan Konseling (BK), Forum Anak Daerah, Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA), maupun instansi terkait. Ketiga, berani menjadi pelindung, yakni tidak membiarkan tindakan perundungan terjadi di lingkungan sekitar, tidak ikut mengejek atau menertawakan korban, serta berani membantu dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan. "Anak-anakku, jika pernah merasa tidak nyaman, diejek, atau dikucilkan, ingatlah: itu bukan salah kalian. Bullying itu bukan bercanda dan kekerasan itu bukan kasih sayang. Kalian tidak sendirian," tegasnya. Lebih lanjut, Bunda FAD juga mengajak para guru dan tenaga pendidik untuk terus membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak, sehingga setiap peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan rasa nyaman, percaya diri, dan terbebas dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menumbuhkan empati, serta membangun sikap saling menghargai dan menghormati antarsesama. Kegiatan sosialisasi berlangsung meriah dan interaktif dengan melibatkan partisipasi aktif para pelajar. Suasana semakin semarak melalui penampilan drama dan jingle antikekerasan yang dibawakan oleh anggota Forum Anak Daerah Kabupaten Seruyan, serta seruan bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan terhadap anak. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan sebagai Kabupaten Layak Anak. Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 ini juga diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan keberanian anak dalam menyuarakan hak-haknya serta membangun lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, sehat, dan mendukung terwujudnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Plh Sekda Seruyan Hadiri Rapat Paripurna DPRD dengarkan Pemandangan Fraksi-Fraksi
20 October 2026
Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri Rapat Paripurna Ke-9 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027, Selasa (20/10/2026). Dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi DPRD menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah masukan terhadap penyusunan Raperda APBD 2027, terutama terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja, transparansi pengelolaan keuangan, serta pemerataan pembangunan. Fraksi-fraksi juga menekankan pentingnya pengalokasian anggaran yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penanggulangan kemiskinan. Melalui pembahasan ini, diharapkan APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027 dapat disusun secara realistis, efektif, dan tepat sasaran guna mendukung peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Seruyan Sampaikan Raperda APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD
20 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Pidato Pengantar Bupati Seruyan terkait Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027, bertempat di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan, Selasa (20/10/2026).Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Supian menyampaikan pidato pengantar Bupati Seruyan, yang berhalangan hadir secara langsung.Mengawali sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Seruyan atas sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Disampaikan bahwa penyusunan Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 merupakan bagian penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berkelanjutan."APBD tidak hanya menjadi instrumen pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga merupakan landasan dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan pembangunan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan," sebagaimana disampaikan dalam pidato pengantar Bupati.Lebih lanjut, penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan.Dalam penyampaian gambaran umum Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027, Pemerintah Kabupaten Seruyan menjelaskan bahwa penyusunan anggaran dilakukan berdasarkan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.Pemerintah daerah juga menyampaikan adanya dinamika alokasi dana transfer dari pemerintah pusat yang berpotensi memengaruhi struktur pendapatan dan belanja daerah. Kondisi tersebut memerlukan langkah penyesuaian dan rasionalisasi anggaran dengan tetap mengutamakan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.Penyesuaian tersebut nantinya akan dibahas secara lebih mendalam antara Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Seruyan, termasuk dalam menentukan prioritas belanja operasional maupun belanja modal.Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya kehati-hatian, transparansi, dan kesepahaman antara pihak eksekutif dan legislatif dalam proses pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2027."Pemerintah Kabupaten Seruyan sangat terbuka terhadap saran, masukan, dan rekomendasi dari DPRD guna menyempurnakan rancangan APBD, sehingga setiap kebijakan anggaran yang ditetapkan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat," lanjutnya.Melalui pembahasan bersama tersebut, diharapkan Raperda APBD Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2027 dapat menghasilkan kesepakatan yang konstruktif, realistis, dan berorientasi pada pembangunan daerah yang berkelanjutan.Mengakhiri pidato pengantar, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan harapan agar sinergitas dan kerja sama yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan DPRD terus diperkuat dalam menjalankan amanah pembangunan.Dengan semangat kebersamaan tersebut, APBD Tahun Anggaran 2027 diharapkan mampu menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan secara merata dan berkelanjutan.
Staf Ahli Bupati Seruyan Hadiri Penutupan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas
20 October 2026
Kuala Kapuas – Prokopim. Staf Ahli Bupati Seruyan menghadiri acara Penutupan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Minggu malam (18/10/2026).Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian Festival Seni Qasidah XII yang diikuti oleh para peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Festival ini merupakan ajang untuk mengembangkan seni budaya Islami, mempererat tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan melalui seni qasidah.Acara penutupan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus lembaga seni qasidah, dewan juri, panitia, serta para peserta dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang disampaikan pada acara tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Festival Seni Qasidah XII.Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku tuan rumah, panitia penyelenggara, dewan juri, para peserta, serta seluruh masyarakat yang turut mendukung sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sukses.Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dalam festival tersebut. Para pemenang diharapkan tetap rendah hati, terus meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.Sementara itu, kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, disampaikan pesan agar tidak berkecil hati dan tetap bersemangat untuk terus belajar serta mengembangkan potensi yang dimiliki.“Kemenangan memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah pengalaman, kebersamaan, dan persaudaraan yang terjalin selama mengikuti festival ini,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.Lebih lanjut, ditekankan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun melalui Festival Seni Qasidah hendaknya terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Dengan kebersamaan, berbagai tantangan dan persoalan dapat dihadapi secara bersama-sama, termasuk dalam upaya mendorong pembangunan dan kemajuan daerah.Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah menjadi perhatian bersama.Masyarakat diimbau agar tidak saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan, membantu, serta bergandengan tangan dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.Selain itu, seluruh hadirin diajak untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kalimantan Tengah senantiasa diberikan perlindungan dari berbagai bencana, serta para petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas.Kehadiran Staf Ahli Bupati Seruyan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pengembangan seni budaya Islami, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan di Kalimantan Tengah.Melalui penyelenggaraan Festival Seni Qasidah, diharapkan dapat terus tumbuh generasi muda yang kreatif, berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu menjaga dan melestarikan seni budaya bernuansa Islami di tengah perkembangan zaman.Festival ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.Rangkaian kegiatan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Kapuas secara resmi ditutup dengan ucapan Alhamdulillahirabbil 'alamin, sebagai ungkapan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan bakat dan kreativitas generasi muda, sekaligus menjadi sarana memperkuat syiar Islam, melestarikan seni qasidah, dan memperkokoh persaudaraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.(Prokopim Setda Kabupaten Seruyan)
Pimpin Apel Gabungan, Wakil Bupati Seruyan Tekankan Sinergitas dalam Program Bedah Rumah
19 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai pembina apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (19/10/2026) pagi. Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen, integritas, dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kepedulian dan sinergitas dalam mendukung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, dengan tema "Dari Rumah yang Layak Terlahir Pemimpin Masa Depan." Wakil Bupati menyampaikan bahwa melalui Program Strategis Nasional Tiga Juta Rumah, Kabupaten Seruyan mendapatkan alokasi sebanyak 248 unit rumah pada tahun anggaran 2026 yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan."Program ini bukan semata-mata tentang pembangunan fisik rumah, tetapi juga tentang membangun harapan," ujarnya. Ia menekankan lima hal penting dalam pelaksanaan program, yakni bantuan tepat sasaran, peningkatan koordinasi antarinstansi, integritas dan akuntabilitas, penguatan semangat gotong royong, serta pengawasan dan evaluasi berkelanjutan. Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat memasuki masa purna tugas kepada H. Muhammad Hasan dari Inspektorat, Kursedi dari Dinas Perhubungan, dan Labih dari SMP Negeri 2 atas dedikasi serta pengabdian mereka kepada Kabupaten Seruyan. Mengakhiri amanatnya, Wakil Bupati berharap seluruh ASN terus memperkuat sinergi, integritas, dan semangat pengabdian guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Seruyan yang semakin sejahtera.
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Pembukaan Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kuala Kapuas
16 October 2026
Kuala Kapuas – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri pembukaan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kamis malam (15/10/2026).Kegiatan yang diikuti oleh kafilah dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan pelestarian seni budaya Islam, khususnya seni qasidah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antardaerah.Pembukaan festival berlangsung meriah dan penuh khidmat, dihadiri sejumlah kepala daerah atau yang mewakili, unsur Forkopimda, pengurus LASQI Nusantara Jaya Provinsi Kalimantan Tengah, tokoh agama, para kepala perangkat daerah, dewan juri, panitia pelaksana, serta seluruh kafilah peserta festival.Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Bupati Kapuas, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku tuan rumah, pengurus LASQI, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan FSQ XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pembinaan keagamaan, termasuk pengembangan seni dan budaya Islam sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlak mulia.“Festival Seni Qasidah ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam untuk menanamkan nilai-nilai religius, akhlak, moral, kerukunan, serta memperkuat kebersamaan dalam keberagaman,” sebagaimana disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Bupati Kapuas.Melalui penyelenggaraan festival tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda Kalimantan Tengah yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan berprestasi. Generasi unggul inilah yang nantinya menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.Selain itu, dalam sambutan tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, termasuk upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.Kepada seluruh peserta, ditekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan juga pengalaman, persaudaraan, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi diri melalui seni bernuansa Islami.Dewan juri juga diharapkan dapat memberikan penilaian secara adil, jujur, dan objektif sehingga mampu menghasilkan para juara terbaik yang nantinya dapat mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang Festival Seni Qasidah tingkat nasional.Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pelestarian dan pengembangan seni budaya Islam, sekaligus memberikan motivasi kepada kafilah Kabupaten Seruyan yang turut ambil bagian dalam festival tingkat provinsi tersebut.Wakil Bupati Seruyan menyampaikan harapannya agar keikutsertaan kafilah Kabupaten Seruyan dalam FSQ XII dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para peserta, sekaligus mempererat hubungan persaudaraan dengan kafilah dari kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.“Melalui Festival Seni Qasidah ini, kita berharap para peserta, khususnya kafilah Kabupaten Seruyan, dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan silaturahmi,” ujar Wakil Bupati Seruyan.Ia juga berharap para peserta dari Kabupaten Seruyan mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah, sekaligus memperoleh pengalaman berharga untuk terus mengembangkan seni qasidah di Bumi Gawi Hatantiring.Menurutnya, kegiatan seperti Festival Seni Qasidah memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan dan kreativitas di bidang seni, tetapi juga memiliki karakter religius, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Islam.Partisipasi Kabupaten Seruyan dalam festival ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keagamaan, seni, dan budaya.Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah, sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.Acara pembukaan ditandai dengan pernyataan resmi dibukanya Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 oleh Bupati Kapuas yang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan.Melalui penyelenggaraan festival ini, diharapkan seni qasidah semakin berkembang dan dicintai masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai salah satu media dakwah yang membawa pesan kedamaian, persaudaraan, persatuan, serta nilai-nilai luhur agama Islam.(Prokopim Setda Seruyan)
Bupati Seruyan Dampingi Danrem Turun Langsung ke Titik Api di Kawasan TNTP, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla
16 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mendampingi Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si. bersama Komandan Kodim 1015/Sampit turun langsung meninjau titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), tepatnya di wilayah Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kamis (15/10/2026). Peninjauan lapangan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan jajaran TNI guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di kawasan konservasi tersebut. Bupati Seruyan menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama jajaran TNI di lokasi bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran sekaligus menyusun langkah strategis dalam upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya titik api. "Hari ini kita turun ke lapangan bersama TNI, dalam hal ini Pak Danrem dan Pak Dandim 1015/Sampit. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kita akan menyusun rencana aksi untuk memitigasi berbagai kemungkinan sekaligus melakukan upaya pemadaman terhadap api yang masih menyala," ujar Bupati. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan Karhutla, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, peralatan, maupun pengerahan personel yang dibutuhkan. "Pemerintah daerah siap mendukung pengerahan anggota ke lokasi ini, termasuk penyediaan sarana-prasarana, peralatan, tenaga, serta berbagai dukungan lainnya melalui BPBD Kabupaten Seruyan. Prinsipnya, kita siap terlibat dan mendukung sepenuhnya upaya pemadaman api di kawasan Tanjung Puting," tegasnya. Sementara itu, Danrem menjelaskan bahwa peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan melalui konferensi video bersama jajaran pimpinan terkait, untuk segera mengambil langkah cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran di kawasan TNTP. Menurutnya, peninjauan awal ini menjadi bagian dari persiapan pengerahan personel, peralatan, serta dukungan logistik yang akan ditempatkan di lokasi terdampak. "Ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bapak Presiden untuk segera memprioritaskan pencegahan perluasan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting. Setelah peninjauan ini, personel, materiil, dan logistik akan segera dikerahkan ke lokasi untuk meminimalisir dampak Karhutla," jelas Danrem. Ia juga berharap langkah penanganan yang dilakukan dapat menekan penyebaran asap sehingga tidak semakin berdampak terhadap wilayah Kota Pangkalan Bun, termasuk aktivitas penerbangan di bandara setempat. Lebih lanjut, Bupati Seruyan menekankan pentingnya langkah antisipasi jangka panjang, terutama dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Seruyan akan melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap kawasan rawan kebakaran, mulai dari wilayah perkotaan, persawahan, perkebunan, hingga kawasan hutan dan konservasi. "Kemarau panjang ini menjadi catatan penting bagi kita. Ke depan, kita akan melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah rawan kebakaran, baik di kawasan perkotaan, persawahan, perkebunan, maupun di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting," ungkapnya. Bupati juga menyampaikan bahwa hampir separuh kawasan Taman Nasional Tanjung Puting berada dalam wilayah administratif Kabupaten Seruyan. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan penanganan bersama untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis penting tersebut. "Kita harus lebih tanggap dan lebih cepat dalam mengantisipasi kejadian seperti ini. Tentunya melalui sinergi bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, dan seluruh pihak terkait agar kejadian serupa dapat diantisipasi lebih dini," tambahnya. Selain mengoptimalkan keterlibatan aparat dan instansi terkait, Bupati turut mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, serta pihak perusahaan perkebunan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Ia menjelaskan bahwa upaya penanganan tidak hanya difokuskan pada kawasan TNTP, tetapi juga dilakukan di sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Seruyan melalui keterlibatan tim gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak perkebunan. "Kita berharap dengan adanya pengerahan personel TNI dan keterlibatan seluruh pihak, kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampak asap bisa berkurang. Kami juga meminta partisipasi masyarakat, pemerintah desa, dan kecamatan agar bersama-sama terlibat dalam penanganan ini," harapnya. Bupati menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pengendalian kebakaran, sekaligus melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas sosial ekonomi dari dampak kabut asap. Melalui peninjauan langsung ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama jajaran TNI dan seluruh pemangku kepentingan berupaya memperkuat langkah penanganan terpadu agar kebakaran tidak semakin meluas, khususnya di kawasan selatan Taman Nasional Tanjung Puting yang berada di sekitar wilayah Kuala Pembuang. "Harapan kita bersama, kebakaran ini dapat segera ditangani dan luasan lahan yang terbakar bisa ditekan. Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kebanggaan Indonesia yang juga menjadi bagian dari kekayaan alam dunia. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya," pungkas Bupati.
Servant Leadership Batch 2 Selesai, Dorong ASN Jadi Pemimpin Kreatif, Inovatif dan Berorientasi Pelayanan
15 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., sampaikan pesan mendalam pada Servant Leadership Batch 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang berlangsung di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kuala Pembuang, Rabu (14/10/2026).Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, khususnya membentuk pemimpin yang profesional, berintegritas, kreatif, inovatif, serta memiliki semangat melayani masyarakat.Manfaat pelatihan tersebut dirasakan langsung oleh para peserta, yang mengaku mendapatkan pengalaman, pengetahuan, serta perubahan cara pandang mengenai kepemimpinan dan pentingnya membangun kerja sama dalam organisasi.Direktur Alfa Quantum, Luhut Sagala, dalam penyampaiannya mengapresiasi antusiasme, kedisiplinan, dan komitmen para peserta selama mengikuti pelatihan.Luhut menyebut para peserta sebagai pemimpin dengan semangat baru yang diharapkan mampu mendukung Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kedudukan, melainkan sebuah panggilan, kehormatan, kepercayaan, dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan ketulusan.Ia menekankan bahwa karakter kepemimpinan yang melayani harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan, disiplin, menghargai orang lain, membantu sesama, dan memberikan keteladanan tanpa harus menunggu perintah."Pelayanan dimulai dari diri sendiri. Jangan merasa terlalu tinggi untuk melayani, jangan terlalu besar untuk mengampuni, dan jangan merasa paling hebat sehingga tidak mau belajar dari orang lain," pesannya.Luhut juga mengungkapkan bahwa tingkat kedisiplinan peserta selama pelatihan mencapai sekitar 99 persen. Hal tersebut dinilainya mencerminkan kesungguhan aparatur dalam mengikuti proses pembelajaran dan pengembangan diri.Ia berharap semangat, nilai-nilai, dan keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.Menurutnya, apabila sebagian besar materi yang dipelajari mampu diterapkan secara konsisten, perubahan besar dapat tercipta dalam budaya kerja, kualitas kepemimpinan, dan pelayanan publik di Kabupaten Seruyan.Sementara itu, Bupati Seruyan dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan harus menjadi momentum perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur pemerintah daerah.Bupati mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir, memperluas pengetahuan, serta tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang telah dimiliki.Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang dan mencapai prestasi apabila mau belajar, berusaha, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki.Bupati menjelaskan bahwa proses pengembangan kemampuan aparatur harus bergerak secara bertahap, mulai dari tidak tahu menjadi tahu, kemudian mampu bekerja secara sistematis, berkembang menjadi kreatif, hingga akhirnya melahirkan inovasi.Ia menekankan bahwa aparatur pemerintah tidak cukup hanya memahami tugas dan menjalankan pekerjaan berdasarkan rutinitas. Seorang pemimpin harus mampu membaca situasi, menentukan prioritas, mencari solusi, dan menciptakan cara kerja yang lebih efektif serta efisien."Saya berharap setelah pendidikan ini, Bapak dan Ibu tidak hanya berada pada level sistematis dalam mengelola, melaksanakan, bahkan memimpin satuan kerja, tetapi sudah berada pada level kreatif," tegas Bupati.Lebih lanjut, Bupati mendorong seluruh pejabat untuk berani melangkah menuju kepemimpinan yang inovatif, yakni mampu menghadirkan gagasan baru dan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat.Ia menilai kreativitas dan inovasi tidak harus menunggu seseorang menduduki jabatan tertinggi. Setiap aparatur, pada posisi dan tanggung jawab masing-masing, memiliki peluang untuk memberikan kontribusi serta menghadirkan perubahan positif.Bupati juga mengingatkan pentingnya menghubungkan setiap langkah dan kebijakan organisasi dengan ketentuan yang berlaku, tujuan perangkat daerah, serta visi dan misi pembangunan Kabupaten Seruyan.Menurutnya, pemimpin yang baik harus mampu membangun komunikasi, berdialog, berinteraksi, dan menggerakkan seluruh potensi organisasi untuk mencapai tujuan bersama."Setelah mengetahui apa itu kepemimpinan yang melayani, bagaimana berkomunikasi, berdialog, dan berinteraksi, kemudian melihat regulasi, tujuan organisasi, serta visi dan misi Bupati, di situlah tantangannya. Bapak dan Ibu harus kreatif dan inovatif," pesannya.Melalui pelatihan Servant Leadership ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap lahir pemimpin-pemimpin aparatur yang tidak hanya memiliki kemampuan administratif dan manajerial, tetapi juga berkarakter kuat, peduli terhadap bawahan, mampu bekerja dalam tim, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.Peningkatan kualitas kepemimpinan tersebut diharapkan membawa manfaat langsung bagi penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari penguatan koordinasi antarperangkat daerah, peningkatan kedisiplinan dan produktivitas ASN, percepatan penyelesaian persoalan, hingga terciptanya pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan berkualitas.Dengan berakhirnya pelatihan Batch 2, para peserta diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing, sekaligus membuktikan bahwa investasi pemerintah daerah dalam pengembangan kompetensi aparatur mampu menghasilkan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Seruyan.Semangat kepemimpinan yang melayani, kreatif, dan inovatif diharapkan terus tumbuh menjadi budaya kerja aparatur, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan.
Wakili Bupati Seruyan, Plh. Sekda Buka Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian
14 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan secara resmi membuka Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian dan Pelatihan OPD Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 14–15 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari Project Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (COCSUI), yang bertujuan mendukung pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya genetik tanaman pangan lokal, khususnya varietas padi lokal Kabupaten Seruyan. Dalam laporan ketua pelaksana disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian sosialisasi dan koordinasi sebelumnya. Forum tersebut diharapkan menghasilkan pembentukan struktur koordinasi lintas sektor serta penyusunan rencana kerja yang terintegrasi dengan program pemerintah daerah. Membacakan sambutan Bupati Seruyan, dr. Bahrun Abbas menegaskan pentingnya menjaga keberadaan berbagai varietas padi lokal agar tidak mengalami kepunahan, sekaligus mengembangkan potensinya menjadi produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi. “Melalui kegiatan ini, kita berharap padi lokal tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada diskusi, melainkan menghasilkan pembagian peran yang jelas antarpemangku kepentingan serta rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan secara nyata. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, masyarakat, dan dunia usaha dinilai menjadi kunci keberhasilan konservasi sekaligus pengembangan potensi pangan lokal secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati pertanian, menjaga ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan nilai tambah produk pertanian lokal demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati Seruyan Ikuti Vicon Bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla
14 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mengikuti Video Conference (Vicon) perkembangan situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, bertempat di Pusdalops BPBD Kabupaten Seruyan, Selasa (13/10/2026). Usai kegiatan, Bupati menyampaikan bahwa Pangdam mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada dan tidak lengah menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau, serta terus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat. "Beliau mengingatkan kita agar tidak patah semangat dan tetap maksimal dalam penanganan Karhutla. Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat karena potensi kebakaran masih terjadi, termasuk di Kabupaten Seruyan," ujarnya. Bupati menjelaskan, Pemkab Seruyan terus melakukan penanganan kebakaran, sosialisasi kepada masyarakat, penguatan personel dan sarana prasarana, serta pemetaan wilayah rawan kebakaran dan inventarisasi pemilik lahan. Selain itu, koordinasi melalui camat, kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP terus dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan di lapangan. Menindaklanjuti arahan Pangdam, Pemkab Seruyan juga akan mengevaluasi kebutuhan pembentukan posko khusus di wilayah rawan Karhutla serta berkoordinasi dengan Danrem terkait sejumlah program TNI yang berpotensi dilaksanakan di Kabupaten Seruyan. Bupati menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mempercepat penanganan dan meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan dan Gubernur Kalteng Berkomitmen Bersama Tuntaskan Kewajiban Plasma 20 Persen PT BAP
13 October 2026
Seruyan – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyatakan komitmen bersama dalam memperjuangkan penyelesaian kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) sebesar 20 persen oleh PT Binasawit Abadipratama (BAP), eks PT AMP.Komitmen tersebut dituangkan dalam kesepakatan bersama di Kecamatan Seruyan Raya, Jumat (9/10/2026), sebagai tindak lanjut dari serangkaian pertemuan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat yang belum mencapai kesepakatan terkait pemenuhan hak plasma.Bupati Seruyan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan hak masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen penuh mengawal dan memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong realisasi kewajiban pembangunan kebun plasma sebesar 20 persen oleh PT BAP, dengan target penyelesaian paling lambat satu bulan sejak pertemuan. Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi perizinan, peninjauan serta pengukuran lahan guna memastikan pemenuhan kewajiban perusahaan kepada masyarakat.Bupati menyampaikan bahwa pemerintah akan melibatkan unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, koperasi, serta perwakilan masyarakat dalam mengawal proses penyelesaian agar berjalan transparan, terukur, dan sesuai aturan yang berlaku.Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mencari solusi terbaik, sehingga persoalan yang telah berlangsung cukup lama tersebut dapat segera memperoleh kepastian penyelesaian.Melalui komitmen bersama ini, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah serta kembali menjalankan aktivitas secara normal selama proses penyelesaian berlangsung.Komitmen Bupati Seruyan dan Gubernur Kalimantan Tengah ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat penyelesaian kewajiban plasma 20 persen PT BAP, sekaligus memberikan kepastian dan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.
Plh. Sekda Seruyan Saksikan Sertijab Kabag Kesra, Harapkan Program Kerja Semakin Optimal
13 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menyaksikan langsung serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan dari pejabat lama, Halimatussadiyah, S.Pt., kepada pejabat baru, Siti Fauziah, S.P., M.M., Selasa (13/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Kepala Bagian Kesra. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru dan berharap agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta semangat kerja sama. Pergantian pejabat ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, serta memastikan berbagai program di Bagian Kesra dapat berjalan semakin baik, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan. “Terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasinya. Selamat bergabung kepada pejabat baru, semoga program-program yang telah direncanakan dapat berjalan lebih baik lagi,” harapnya Melalui serah terima jabatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kesinambungan program dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus terjaga.
Servant Leadership Batch 2 dimulai, Bupati Tekankan Semangat Kerja dan Kepemimpinan yang Melayani
13 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka Bimbingan Teknis dan Pelatihan Servant Leadership Batch 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, bertempat di Aula BKAD, Senin (12/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membangkitkan kembali semangat, motivasi, dan gairah kerja aparatur pemerintah, khususnya pejabat pada jenjang manajemen menengah yang memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan. “Orientasi Servant Leadership ini adalah bagaimana memberikan kembali semangat dan kegairahan kerja yang terkadang mulai luntur atau melemah,” ungkap Bupati. Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah ditopang oleh tiga pilar utama, yakni pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, birokrasi pemerintahan memegang peranan penting dalam menciptakan tata kelola yang baik serta mendukung iklim investasi dan kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar setiap aparatur mampu menyusun perencanaan, menentukan skala prioritas, melaksanakan program, hingga melakukan monitoring dan evaluasi secara terukur.“Seluruh program dan kebijakan pemerintah harus bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat serta kemajuan daerah,” tegasnya. Melalui pelatihan Servant Leadership Batch 2 ini, diharapkan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan semakin profesional, berintegritas, memiliki semangat kerja tinggi, serta mampu menerapkan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Wakil Bupati Seruyan Lepas Kafilah untuk Mengikuti Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalteng
12 October 2026
Kuala Pembuang – Prokopim. Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Seruyan untuk mengikuti Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, Senin sore (12/10/2026). Sebanyak 60 orang tergabung dalam rombongan Kafilah Kabupaten Seruyan, terdiri dari 34 peserta serta 26 orang official, pelatih, pendamping, dan tenaga administrasi. Kafilah Seruyan akan mengikuti sejumlah cabang perlombaan, meliputi rebana klasik putra dan putri, bintang vokalis gambus kategori anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri, serta bintang vokalis pop religi kategori anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri. Para peserta yang mewakili Kabupaten Seruyan merupakan hasil seleksi melalui Festival Seni Qasidah tingkat Kabupaten Seruyan yang telah dilaksanakan di Kecamatan Seruyan Hilir beberapa waktu lalu. Festival Seni Qasidah XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–18 Oktober 2026 di Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas. Melalui keikutsertaan ini, Kafilah Kabupaten Seruyan diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta meraih prestasi yang membanggakan sekaligus mempererat silaturahmi dan mengembangkan seni budaya Islami di Kalimantan Tengah.