Semua Berita
Klik untuk melihat detail
Bupati Seruyan Sambut Kedatangan Wakapolda Kalteng di Bandara Kuala Pembuang
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menyambut langsung kedatangan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Brigjen Pol Yosi Muhamartha di Bandar Udara Kuala Pembuang, Senin (27/4/2026). Wakapolda Kalteng tiba menggunakan helikopter Polri jenis AW 169 dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Seruyan. Turut hadir dalam rombongan Wakapolda antara lain Dirpamovit Polda Kalteng Kombes Pol Sugeng Priyanto, Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat, Kabidkum Kombes Pol Rony Yulianto, serta sejumlah pejabat pendamping lainnya. Kehadiran rombongan disambut oleh Ketua DPRD Kab. Seruyan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Seruyan. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melakukan pengecekan langsung kesiapan personel dan sarana prasarana, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Seruyan. Usai penyambutan di bandara, rombongan Wakapolda Kalteng langsung bertolak menuju Markas Komando Polres Seruyan untuk melaksanakan rangkaian kegiatan, di antaranya laporan kesatuan, pengecekan personel dan peralatan, serta arahan kepada jajaran kepolisian. Pemkab Seruya menyambut baik kunjungan ini sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
27 April 2026
Klik untuk melihat detail
Bupati Seruyan Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan, Ahmad Selanaorwanda, S.E., M.Si., memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Seruyan, Senin (27/4/2026). Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Seruyan, anggota DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plh. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh peserta upacara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan nasional. Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang mencerminkan kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal serta memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan keberagaman potensi memerlukan sinergi yang kuat antar tingkatan pemerintahan. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal. Selain itu, ia juga menegaskan sejumlah hal strategis yang menjadi perhatian bersama, antara lain pelaksanaan program prioritas nasional yang mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan dan penurunan kemiskinan. Reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan kolaborasi antar daerah, serta peningkatan layanan dasar masyarakat juga menjadi fokus utama. Lebih lanjut, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah dinilai penting dalam menghadapi tantangan global, termasuk pengendalian inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Bupati Seruyan melalui sambutan tersebut juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong inovasi dalam pelayanan publik demi terwujudnya pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan otonomi daerah yang efektif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
27 April 2026
Klik untuk melihat detail
Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Seruyan Hadiri Asistensi SAKIP, RB, ZI
Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Seruyan turut berpartisipasi dalam kegiatan asistensi peningkatan tata kelola pemerintahan yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB pada 23–24 April 2026 di Palangka Raya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Seruyan, H. Sugian Noor, S.E., M.P., M.H., C.L.A., bersama perwakilan perangkat daerah terkait. Kehadiran ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja dan reformasi birokrasi. Asistensi yang dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kota Palangka Raya ini mencakup penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), pembangunan Zona Integritas (ZI), serta pengelolaan konflik kepentingan di lingkungan pemerintah daerah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan arahan langsung dari Kementerian PANRB serta berbagi praktik terbaik (best practice), termasuk dari Pemerintah Kota Palangka Raya. Selain itu, dilakukan pembahasan teknis secara mendalam melalui sesi kelas terkait implementasi RB, ZI, dan SAKIP. Dari Kabupaten Seruyan, peserta yang hadir terdiri dari unsur Inspektorat, RSUD, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bagian Administrasi Setda, serta Bagian Organisasi. Plt. Asisten Administrasi Umum H. Sugian Noor menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam mendorong peningkatan kinerja perangkat daerah, khususnya dalam penyusunan dokumen perencanaan, pengukuran kinerja, serta penguatan sistem pengawasan internal.“Melalui asistensi ini, kita diharapkan mampu meningkatkan kualitas implementasi SAKIP dan reformasi birokrasi sehingga berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik,” ujarnya. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini juga menekankan pentingnya kesiapan dokumen pendukung, seperti rencana aksi reformasi birokrasi, pohon kinerja, perjanjian kinerja, laporan kinerja, serta dokumen pembangunan zona integritas dan pengelolaan konflik kepentingan. Dengan mengikuti asistensi ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan diharapkan dapat terus meningkatkan nilai evaluasi SAKIP serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
26 April 2026
Klik untuk melihat detail
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Acara Pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN RI Dengan Pemerintah Provinsi Kalimatan Tengah Tahun 2026.
Palangka Raya - Wakil Bupati Seruyan H.Supian, S.Ag. Hadiri Acara Pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN RI Dengan Pemerintah Provinsi Kalimatan Tengah Tahun 2026. Bertempat Di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Kamis, (23/04/26)Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dalam sambutan selamat datangnya menekankan bahwa pertemuan ini memiliki arti sangat strategis sebagai forum koordinasi, konsultasi, dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, khususnya dalam memperkuat pelaksanaan kebijakan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang di wilayah Provinsi Kalteng.Pemprov Kalteng berkomitmen mengoptimalkan Reforma Agraria melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA). Namun, menurut Gubernur, wilayah Kalteng didominasi kawasan hutan di mana masyarakat telah bermukim secara turun-temurun. “Kami sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Pusat dalam percepatan penyelesaian status kawasan hutan yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat,” harap Gubernur yang menambahkan pentingnya penguatan peran masyarakat hukum adat dalam penyelesaian konflik agraria.Selanjutnya, Ketua Komisi II DPR RI H.M. Rifqinizamy Karsayuda pada kesempatan ini mendorong adanya revisi sejumlah ketentuan sebagai upaya proteksi terhadap hak-hak rakyat. “Melalui GTRA, kami sangat memohon masyarakat adat kita diberi proteksi secara yuridis,” harapnya seraya mengingatkan bahwa dalam kehidupan bernegara, semua elemen harus bergotong-royong untuk menyelesaikan masalah bersama.Sementara itu, Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI H. Ossy Dermawan mengungkapkan bahwa kewenangan Kepala Daerah dalam struktur GTRA sangat besar untuk turut menangani konflik agraria. “Sinergi dan kolaborasi penting untuk memastikan efisiensi dan efektivitas pengelolaan pertanahan di setiap daerah,” jelasnya.Senada, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo mengatakan bahwa permasalahan pertahanan perlu diselesaikan dengan cepat secara bersama-sama. “Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, tetapi harus bersama-sama. GTRA diharapkan bisa mendorong percepatan penyelesaian permasalahan agraria,” ujarnya.Pertemuan yang juga dihadiri unsur Forkopimda dan Bupati/Wali Kota serta Kepala OPD terkait ini, dirangkai dengan penyerahan secara simbolis 42 sertipikat hak atas tanah, meliputi 1 Sertipikat Aset Pemerintah Pusat (Barang Milik Negara, 4 Sertipikat Aset Pemerintah Provinsi (Barang Milik Daerah), 32 Sertipikat Pemerintah Kabupaten/Kota (Barang Milik Daerah), 1 Sertipikat Sekolah Garuda, 2 Sertipikat Wakaf, 1Sertipikat Lembaga Keagamaan/Rumah Ibadah, dan 1 Sertipikat PTSL.
24 April 2026
Klik untuk melihat detail
Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Seruyan Hadiri Acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026
Palangka Raya – Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, H. Sugian Noor, SE., SH., M.P., MH., C.L.A., mewakili Bupati Seruyan menghadiri Acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Bertempat di Hotel M Bahalap Palangka Raya, Kamis (23/04/26). Tingkatkan Konektivitas, Kalteng dan Jatim Tandatangani MoU Misi Dagang dan Investasi. Acara ini Langsung di Hadiri Oleh Gubernur Kalimantan Tengah.Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi ekonomi dan konektivitas antarwilayah yang bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha dari kedua provinsi agar dapat saling memasok komoditas unggulan dan mendorong peningkatan investasi daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi dan peluang investasi yang sangat strategis dan prospektif ke depan dan pengembangan potensi itu telah terbagi menjadi 3 zona utama, diantaranya Zona Barat, Tengah dah Timur yang masing-masing memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif." Oleh karena itu, kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pasar, memperkuat jejaring kemitraan usaha, serta membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan," ungkap Gubernur.Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa pentingnya sinergi bersama dalam mengembangkan potensi produk industri dan perdagangan guna memberikan dampak nyata terutama dalam meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.Kerjasama ini melibatkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua Provinsi yang mencakup berbagai sektor melalui instansi pemerintah dan badan usaha, diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan asosiasi pengusaha, seperti Kadin, dan Iwapi dari kedua Provinsi.Dengan adanya forum ini, diharapkan terbangunnya kemitraan dalam memperluas akses pasar, serta membuka peluang kerja sama yang baru yang dapat saling menguntungkan antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Jawa Timur yang berdampak langsung kepada pembangunan daerah yang lebih merata
24 April 2026
Klik untuk melihat detail
Bupati Seruyan Bahas Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Bersama Tim KKP
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanaorwanda, S.E., M.Si., didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, melaksanakan diskusi bersama tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (23/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka membahas rencana pembangunan Kampung Nelayan yang merupakan program pemerintah pusat. Tim survei KKP hadir untuk melakukan peninjauan langsung serta pengumpulan data awal di sejumlah lokasi yang diusulkan. Adapun lokasi yang menjadi fokus survei berada di wilayah Sungai Bakau dan Sungai Undang. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Kampung Nelayan terpadu. Dalam kesempatan itu, perwakilan tim KKP menyampaikan bahwa tujuan utama kedatangan mereka adalah untuk melakukan survei dan pemetaan lokasi calon Kampung Nelayan, termasuk mengumpulkan data pendukung seperti kondisi lahan, produksi perikanan tangkap, serta kondisi sosial ekonomi nelayan setempat. “Untuk penetapan lokasi nantinya, kami membutuhkan dukungan data dari pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk kondisi riil nelayan di lapangan,” ungkap tim survei. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui dinas terkait bersama pengurus Koperasi turut mendampingi kegiatan survei tersebut, sekaligus menyiapkan berbagai data yang diperlukan guna mendukung proses verifikasi dan penilaian. Bupati Seruyan menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan Kampung Nelayan tersebut, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mendorong sektor perikanan tangkap di daerah. Hasil dari survei dan pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam menentukan dan menetapkan lokasi yang layak dikembangkan menjadi Kampung Nelayan sebagai bagian dari program strategis nasional.
23 April 2026