Jakarta – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) yang dilaksanakan di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta. Senin 20/4/2026.
Rakornas ini dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta diikuti oleh kepala daerah dari berbagai kabupaten penghasil sawit di Indonesia.
Dalam arahannya, Menteri Pertanian menyampaikan pentingnya langkah antisipatif menghadapi musim kemarau 2026 guna menjaga ketahanan pangan nasional. Selain itu, ia juga menyoroti peluang besar Indonesia dalam pengembangan industri nasional, termasuk sektor otomotif dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sebagai bagian dari strategi memperkuat perekonomian di tengah tantangan krisis global.
Menurutnya, pemerintah terus menunjukkan komitmen dalam membuka peluang investasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Saat ini, terdapat 27 perusahaan otomotif besar yang telah berinvestasi di Indonesia dan ditargetkan meningkat menjadi 30 perusahaan guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri global.
“Perubahan besar sedang terjadi. Industri otomotif kini bergerak menuju kendaraan listrik. Ini menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dunia,” ujar Menteri Pertanian.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Bupati Seruyan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya terkait antisipasi musim kemarau, penguatan sektor pertanian, serta sinergi daerah dalam pengembangan industri dan investasi.
Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.