Kuala Pembuang- Staf Ahli Bupati Muliadi, S.E., Membuka Acara Bimbingan Teknis Penguatan Sekolah Adiwiyata Tahun 2026, Bertempat di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Selasa (14 April 2026)
Dalam sambutannya Bupati Seruyan dalam Hal ini di bacakan oleh Staf Ahli Bupati mengatakan sebagaimana kita ketahui bersama perkebangan dari kemajuan jaman, ilmu dan teknologi dapat menimbulkan dampak yang baik dan juga negatif. Dampak positif dapat dirasakan baik secara ekonomi, kesehatan, pendidikan yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia,tetapi dari kegiatan tersebut tidak jarang menimbulkan efek negatif yang tidak diindahkan oleh manusia atau diluar kendali.
Cukup banyak kejadian kerusakan alam, seperti adanya banjir, tanah longsor, pencemaran lingkungan, kematian biota laut-darat, penumpukan sampah, kebakaran dan pembalakan hutan, pembukaan lahan akibatnya hutan semakin menipis. Seiring hal tersebut keanekaragaman hayati juga terancam punah, yang ironisnya berdasarkan pengamatan kejadian tersebut disebabkan 80% oleh ulah tangan manusia.
Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengatahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, dibentuklah program gerakan peduli lingkungan hidup disekolahan atau dikenal dengan sekolah adiwiyata. Dengan sekolah melaksanakan program ini, sesungguhnya kita telah menunjukan aksi nyata terhadap penanaman sikap ramah dan peduli pada lingkungan bagi para peserta didik dan meningkatkan kualitas lingkungkungan hidup disekolah sebagai tempat belajar mengajar yang nyaman,bersih,indah, hemat dan menyehatkan.
Kita ingin pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatnya kesejahteraan yang dapat dirasakan hingga generasi yang akan datang. Siapa lagi yang kita harapkan untuk melakukan penyelamatan, guru menjadi pendidik, teladan dan motivator kepada generasi penerus anak-anak kita yang kelak akan mengisi pembangunan dan menjadi pejuang penyelamat bangsa bahkan dunia.
Adapun Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah, meningkatkan pengertahuan dan wawasan penyelenggaraan program adiwiyata di sekolah verai terbaru tahun 2026 dan menumbuh kembanhkan pemahaman dan minat sekolah terhadap program sekolah adiwiyata di Kabupaten Seruyan.
Alhamdulillah perkembangan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Seruyan dari tahun ketahun cukup mengembirakan hingga saat ini tercatat ada 2 Sekolah Adiwiyata Mandiri, 10 Adiwiyata Nasional, 12 Adiwiyata Provinsi dan 16 Adiwiyata Kabupaten, total 40 Sekolah sudah Adiwiyata. Prestasi yang sudah didapatkan menempatkan Kabupaten Seruyan pada urutan ke4 Kabupaten terbanyak Sekolah Adiwiyata di Provinsi Kalimantan Tengah.
Sebelum mengakhiri sambutanya Staf Ahli berpesan, ikutilah kegiatan bimtek ini dengan sungguh-sungguh, memperhatikan dengan seksama setiap materi yang disampaikan oleh marasumber dan ilmu pengetahuan yang didapatkan selama pelatihan,segera diimplementasikan pada sekolahnya masing-masing