.
Agenda
Galeri
09 Oct 2026
Dirgahayu TNI
01 Oct 2026
Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026
26 Aug 2026
Himbauan Karhutla
17 Aug 2026
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 🇮🇩
04 Jul 2026
LAYANAN SIAP Sistem Informasi Agenda Pimpinan
29 Jun 2026
Terimakasih kepada kafilah Kab. Seruyan
23 Jun 2026
selamat dan sukses atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah
16 Jun 2026
Selamat Tahun Baru Hijriyah
12 Jun 2026
Katakan Tidak Pada Narkoba
Berita Lainnya
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Siraman Rohani ASN, Tekankan Pentingnya Integritas dan Penguatan Spiritual di Era Digital
02 November 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menghadiri kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Siraman Rohani dan Silaturahmi Pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Yaqin, Kuala Pembuang, Senin (2/11/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini mengangkat tema “Transformasi Digital yang Beradab: Menjaga Integritas ASN di Era Media Sosial dan Kecerdasan Buatan (AI)”, dengan menghadirkan Ustadz Ahmad Yani, S.Ag., sebagai penceramah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kementerian Agama Kabupaten Seruyan serta para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seruyan H. Supian menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani merupakan salah satu sarana penting untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat semangat pengabdian ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi bergantian tersebut memiliki banyak manfaat, tidak hanya sebagai ajang mempererat hubungan antarsesama ASN, tetapi juga sebagai wadah untuk menambah ilmu pengetahuan dan memperkuat nilai-nilai spiritual. “Kegiatan ini merupakan sarana bagi kita para ASN untuk bersilaturahmi setiap bulan. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat semakin meningkatkan rasa persaudaraan di antara sesama ASN,” ujarnya. Wakil Bupati juga menekankan bahwa kesibukan dalam menjalankan tugas pemerintahan hendaknya tidak menjadi penghalang bagi ASN untuk terus belajar, memperdalam ilmu agama, serta meningkatkan kualitas diri. Ia berharap kegiatan pembinaan rohani tersebut mampu memberikan motivasi kepada seluruh ASN agar semakin bersemangat dalam bekerja, meningkatkan kedisiplinan, serta menjalankan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan. Selain menjaga kesehatan jasmani, lanjutnya, setiap ASN juga perlu memberikan perhatian terhadap kesehatan rohani sebagai landasan dalam membentuk pribadi yang sabar, bersyukur, dan berintegritas. “Jangan hanya pandai merawat jasmani kita, tetapi rohani juga perlu diperhatikan dan dirawat, salah satunya melalui kegiatan siraman rohani seperti ini,” pesannya. Lebih lanjut, melalui tema yang diangkat pada kegiatan kali ini, pembinaan rohani diharapkan dapat menjadi momentum bagi ASN untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya etika, tanggung jawab, dan integritas dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, termasuk penggunaan media sosial dan kecerdasan buatan (AI). Nilai-nilai keagamaan dan moral menjadi landasan penting agar kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara bijaksana, terutama dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berpesan agar seluruh ASN senantiasa menjaga sikap rendah hati, tidak menjadikan pujian sebagai tujuan dalam bekerja, serta membiasakan diri melihat sisi kebaikan orang lain. “Janganlah hidup ini mengharapkan pujian, tetapi bersiap-siaplah untuk menghadapi cacian dan makian. Mari kita memandang orang lain dari segi kebaikannya, jangan memandang keburukannya,” tuturnya. Ia berharap melalui kegiatan siraman rohani yang berkelanjutan, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan dapat semakin memperkuat keimanan, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan semangat kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Bupati Buka Training SIKPSN dan PROPER 2026, Dorong Terwujudnya Seruyan BARASIH
02 November 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. secara resmi membuka Training Tata Cara Pelaporan Kinerja Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dan Skala Kawasan Berdasarkan SIKPSN dan PROPER se-Kabupaten Seruyan Tahun 2026, di G House Kuala Pembuang, Jumat (30/10/2026).Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Seruyan ini diikuti perwakilan perangkat daerah, desa/kelurahan, serta pelaku usaha.Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan sampah dari pola kumpul-angkut-buang menuju pengelolaan yang berkelanjutan. Ia meminta seluruh peserta memahami tata cara pelaporan SIKPSN secara akurat dan meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan melalui PROPER.Wakil Bupati juga menekankan peran perangkat daerah dan desa/kelurahan dalam validasi data, pelaku usaha dalam pengelolaan sampah sesuai ketentuan, serta DLHK dalam pendampingan dan pengawasan pelaporan.Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kinerja pengelolaan sampah semakin meningkat, mampu mendukung pencapaian penghargaan Adipura, serta mewujudkan Seruyan BARASIH (Bersama Selenggarakan Seruyan Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan).Wakil Bupati berharap sinergi seluruh pihak dapat mengurangi pencemaran lingkungan, mencegah banjir, serta menjadikan sampah sebagai sumber ekonomi sirkular bagi masyarakat.
Bupati Seruyan Dorong MES Perkuat Ekonomi Syariah dan Pemberdayaan UMKM Daerah
01 November 2026
Kuala Pembuang - Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mendorong Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Seruyan untuk berperan aktif dalam mengembangkan ekonomi syariah dan memberdayakan UMKM. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus MES Kabupaten Seruyan yang berlangsung di Aula BKAD, Sabtu (31/10/2026). Bupati berharap pelantikan tersebut menjadi awal gerakan bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, MES memiliki peran strategis dalam membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan UMKM, khususnya dalam mengatasi kendala permodalan, manajemen usaha, pemasaran, digitalisasi, legalitas, serta sertifikasi halal. Selain itu, MES diharapkan dapat mendorong pengembangan produk lokal agar memiliki kualitas dan daya saing lebih luas. Pemerintah Kabupaten Seruyan menyatakan siap bersinergi dengan MES dalam menjalankan berbagai program pengembangan ekonomi syariah. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Hasupa Hasundau di Hanau, Bupati Seruyan Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersinergi Wujudkan Pemerintahan yang Baik dan Pembangunan Berkelanjutan
31 October 2026
Pembuang Hulu – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan kegiatan Hasupa Hasundau bersama jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat di Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kamis (29/10/2025). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan pelayanan publik, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Hanau, sejumlah kepala perangkat daerah, kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, perwakilan dunia usaha, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Camat Hanau menyampaikan apresiasi kepada Bupati Seruyan atas perhatian Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Hanau. Salah satu program yang mendapat apresiasi adalah rencana pengoperasian layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan Hanau, yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan administrasi kependudukan. Camat Hanau juga melaporkan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk proses pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), pelaksanaan pemilihan anggota BPD Desa Tanjung Hanau, serta persiapan menghadapi berakhirnya masa jabatan sejumlah kepala desa pada Januari 2027. Selain itu, disampaikan pula kondisi pasar sayur di Pembuang Hulu yang memerlukan penanganan akibat kerusakan pada bagian pondasi, serta perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menunjukkan penurunan jumlah titik kebakaran selama Oktober. Camat Hanau turut mengapresiasi peran aktif relawan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu penanganan karhutla di wilayah Kecamatan Hanau. Sementara itu, dalam arahannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa kegiatan Hasupa Hasundau bukan sekadar pertemuan silaturahmi, melainkan menjadi wadah untuk membangun komunikasi, mengevaluasi kinerja pemerintahan, serta menyatukan langkah dalam mempercepat pembangunan daerah. Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan harus menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun pilihan politik. "Saya ingin kita semua berpemerintahan yang baik, berdemokrasi yang baik. Siapa pun yang berada di Kabupaten Seruyan memiliki kewajiban untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi dalam membangun daerah yang kita cintai," tegasnya. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan komitmennya untuk terus melaksanakan reformasi birokrasi melalui evaluasi kinerja, penataan aparatur, serta penguatan disiplin dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengingatkan seluruh ASN, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab karena pelayanan pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak masyarakat yang harus dipenuhi secara optimal. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa melalui pembinaan dan penguatan pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan, administrasi, serta pelaksanaan tugas dan fungsi kepala desa. Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah berencana melaksanakan kegiatan pembinaan intensif bagi para kepala desa guna meningkatkan kemampuan kepemimpinan, pengelolaan pemerintahan, dan pengembangan potensi ekonomi desa. Selain penguatan tata kelola pemerintahan, Bupati turut mendorong optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Menurutnya, pengelolaan BUMDes dan koperasi harus dilaksanakan secara profesional, transparan, serta berorientasi pada pengembangan potensi unggulan desa, termasuk sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan usaha produktif lainnya. Bupati juga memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur, khususnya peningkatan akses jalan antarwilayah melalui pemanfaatan alat berat milik pemerintah daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil produksi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Terkait penanganan karhutla, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berupaya memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan dukungan sarana dan prasarana, serta mengoptimalkan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Bupati juga mengingatkan pentingnya penyusunan skala prioritas pembangunan agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keterbatasan keuangan daerah harus dijawab dengan inovasi, kerja keras, efisiensi, dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintahan. "Membangun Kabupaten Seruyan tidak mungkin dilakukan pemerintah sendiri. Kita membutuhkan keterlibatan, peran serta, dan kontribusi semua pihak. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan pemerintahan yang semakin baik dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat," ungkapnya. Melalui kegiatan Hasupa Hasundau tersebut, Bupati berharap seluruh jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya dapat terus memperkuat koordinasi, menjaga persatuan, serta berperan aktif dalam mendukung program pembangunan daerah. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi secara langsung, serta membangun pemerintahan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat "Seruyan Bersama untuk Semua", Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen terus memperkuat sinergi dan kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Seruyan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Bupati Seruyan Gelar Hasupa Hasundau di Rantau Pulut, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan Daerah
30 October 2026
Rantau Pulut – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan kegiatan Hasupa Hasundau bersama jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat di Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Bupati Seruyan ke sejumlah kecamatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus menyampaikan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Seruyan ke depan. Dalam sambutannya, Camat Seruyan Tengah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Bupati Seruyan beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Seruyan Tengah memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, khususnya pada sektor perkebunan kelapa sawit. Wilayah tersebut terdiri atas 19 desa dan satu kelurahan yang terus berupaya mendukung program prioritas pemerintah daerah. Sejumlah program yang menjadi perhatian pemerintah kecamatan meliputi peningkatan infrastruktur jalan penghubung antardesa, penguatan pelayanan posyandu dalam percepatan penurunan stunting, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun koperasi. Meski demikian, Camat Seruyan Tengah mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan yang memerlukan perhatian pemerintah daerah, terutama kondisi infrastruktur jalan saat musim hujan, keterbatasan tenaga kesehatan, dan belum meratanya jaringan telekomunikasi. Pemerintah kecamatan juga terus berkoordinasi dengan unsur kepolisian, Koramil, pemerintah desa, dan masyarakat dalam penanganan kerusakan infrastruktur ringan serta upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Menanggapi berbagai hal tersebut, Bupati Seruyan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan Hasupa Hasundau bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk mengevaluasi program pembangunan serta menyamakan pemahaman mengenai arah kebijakan daerah. Bupati menjelaskan bahwa selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Seruyan, berbagai langkah pembenahan telah dilakukan, mulai dari penataan birokrasi, penyesuaian alokasi anggaran, peningkatan disiplin aparatur, hingga penguatan program pembangunan di berbagai sektor. Ia menekankan pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. "Karena sudah dua tahun, ayo kita bersama, ayo kita bersatu, ayo kita bekerja," tegas Bupati dalam arahannya. Bupati juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, agar menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Secara khusus, ia memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, kedisiplinan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam menjamin terpenuhinya hak masyarakat atas pelayanan publik yang berkualitas. Selain itu, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah karena memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mengoptimalkan penggunaan alat berat untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan, khususnya di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan. Pemerintah daerah juga merencanakan penambahan alat berat pada 2027 guna mempercepat penanganan jalan yang mengalami kerusakan. "Infrastruktur itu penting, jalan dan jembatan itu urat nadi perekonomian, dan pada dasarnya adalah efisiensi ekonomi untuk pertumbuhan," ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia mendorong pemerintah desa agar mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi ekonomi masing-masing wilayah melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, juga merencanakan kegiatan pembekalan atau retret bagi para kepala desa untuk meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan desa, kepemimpinan, serta pengembangan potensi ekonomi lokal. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah akan melakukan pendataan potensi dan kondisi desa sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran mulai 2027, sekaligus mendorong digitalisasi data desa. Di bidang perkebunan, Bupati turut menyampaikan perkembangan persoalan lahan kelapa sawit yang berkaitan dengan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan Agrinas. Ia menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan tersebut secara jelas dan berkeadilan, dengan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat serta peluang keterlibatan koperasi desa dalam pengelolaan usaha perkebunan. Bupati berharap skema kerja sama yang tengah dibahas dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, termasuk melalui kesempatan kerja dan pembagian sisa hasil usaha koperasi. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai demokrasi, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, demokrasi yang baik harus mampu mempersatukan masyarakat, memberdayakan potensi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan bersama. "Jadi nilai demokrasi yang saya bangun adalah demokrasi yang memberdayakan, mempersatukan, bahkan meningkatkan harkat martabat," ujarnya. Di akhir arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya mengaktifkan peran lembaga adat, organisasi kepemudaan, Pramuka, serta kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan judi daring. Melalui kegiatan Hasupa Hasundau ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga berbagai aspirasi, tantangan, dan potensi wilayah dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan ekonomi masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan.
Bupati Seruyan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul
30 October 2026
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Workshop Alat Berat di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Rabu (28/10/2026). Pembangunan workshop tersebut merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur, khususnya pemeliharaan dan penanganan ruas jalan di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu dan sekitarnya. Pembangunan workshop ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas pendukung sekaligus menjadi tempat penyimpanan dan operasional alat berat milik pemerintah daerah yang ditempatkan di wilayah Tumbang Manjul. “Peletakan batu pertama pembangunan workshop ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan fasilitas bagi alat berat kita yang berada di Tumbang Manjul. Sengaja kita bangun dengan konsep sederhana, yang penting dapat digunakan untuk menunjang operasional alat berat,” ujar Bupati. Bupati menjelaskan bahwa keberadaan alat berat di wilayah tersebut telah memberikan manfaat nyata dalam mendukung peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antardesa, terutama pada ruas jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Menurutnya, salah satu ruas jalan yang telah mendapatkan penanganan adalah jalur penghubung Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, waktu tempuh antardaerah diharapkan menjadi lebih singkat. “Kalau dari Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai, apabila tidak dalam perjalanan konvoi, mungkin waktu tempuhnya sudah kurang dari satu jam. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan alat berat kita sudah memberikan hasil yang dapat dirasakan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa alat berat yang telah ditempatkan di wilayah tersebut akan tetap disiagakan untuk mendukung pemeliharaan jalan serta mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan, terutama saat memasuki musim penghujan. “Alat berat itu akan tetap standby selama memang kita tempatkan di sana. Dengan demikian, apabila ada ruas jalan yang memerlukan penanganan, kita bisa bergerak lebih cepat tanpa harus mendatangkan alat dari lokasi yang jauh,” jelasnya. Lebih lanjut, Bupati turut menyinggung kondisi cuaca yang mulai menunjukkan adanya peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah. Ia berharap turunnya hujan dapat membawa berkah bagi masyarakat, terutama setelah wilayah tersebut mengalami periode cuaca kering yang cukup panjang. “Alhamdulillah, kemarin sudah mulai banyak turun hujan. Saat saya berada di Tumbang Langkai turun hujan, kemudian dalam perjalanan menuju Tumbang Manjul juga hujan. Informasi dari Palangka Raya dan daerah lainnya juga sudah mulai turun hujan.Mudah-mudahan ini membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya. Bupati berharap kondisi cuaca yang semakin membaik dapat mendukung aktivitas masyarakat, termasuk membantu mengatasi berbagai kendala akibat musim kemarau serta mendorong kelancaran kegiatan perekonomian di daerah. Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan pemerintah daerah untuk menjaga kondisi infrastruktur jalan secara berkelanjutan. Melalui keberadaan fasilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berupaya memastikan alat berat dapat dioperasikan secara lebih efektif, terawat, dan siap digunakan sesuai kebutuhan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses transportasi yang lebih baik, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian, khususnya di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul
30 October 2026
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Workshop Alat Berat di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Rabu (28/10/2026). Pembangunan workshop tersebut merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur, khususnya pemeliharaan dan penanganan ruas jalan di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu dan sekitarnya. Pembangunan workshop ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas pendukung sekaligus menjadi tempat penyimpanan dan operasional alat berat milik pemerintah daerah yang ditempatkan di wilayah Tumbang Manjul. “Peletakan batu pertama pembangunan workshop ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan fasilitas bagi alat berat kita yang berada di Tumbang Manjul. Sengaja kita bangun dengan konsep sederhana, yang penting dapat digunakan untuk menunjang operasional alat berat,” ujar Bupati. Bupati menjelaskan bahwa keberadaan alat berat di wilayah tersebut telah memberikan manfaat nyata dalam mendukung peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antardesa, terutama pada ruas jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Menurutnya, salah satu ruas jalan yang telah mendapatkan penanganan adalah jalur penghubung Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, waktu tempuh antardaerah diharapkan menjadi lebih singkat. “Kalau dari Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai, apabila tidak dalam perjalanan konvoi, mungkin waktu tempuhnya sudah kurang dari satu jam. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan alat berat kita sudah memberikan hasil yang dapat dirasakan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa alat berat yang telah ditempatkan di wilayah tersebut akan tetap disiagakan untuk mendukung pemeliharaan jalan serta mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan, terutama saat memasuki musim penghujan. “Alat berat itu akan tetap standby selama memang kita tempatkan di sana. Dengan demikian, apabila ada ruas jalan yang memerlukan penanganan, kita bisa bergerak lebih cepat tanpa harus mendatangkan alat dari lokasi yang jauh,” jelasnya. Lebih lanjut, Bupati turut menyinggung kondisi cuaca yang mulai menunjukkan adanya peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah. Ia berharap turunnya hujan dapat membawa berkah bagi masyarakat, terutama setelah wilayah tersebut mengalami periode cuaca kering yang cukup panjang. “Alhamdulillah, kemarin sudah mulai banyak turun hujan. Saat saya berada di Tumbang Langkai turun hujan, kemudian dalam perjalanan menuju Tumbang Manjul juga hujan. Informasi dari Palangka Raya dan daerah lainnya juga sudah mulai turun hujan.Mudah-mudahan ini membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya. Bupati berharap kondisi cuaca yang semakin membaik dapat mendukung aktivitas masyarakat, termasuk membantu mengatasi berbagai kendala akibat musim kemarau serta mendorong kelancaran kegiatan perekonomian di daerah. Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan pemerintah daerah untuk menjaga kondisi infrastruktur jalan secara berkelanjutan. Melalui keberadaan fasilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berupaya memastikan alat berat dapat dioperasikan secara lebih efektif, terawat, dan siap digunakan sesuai kebutuhan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses transportasi yang lebih baik, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian, khususnya di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Gelar Hasupa Hasundau Bersama Masyarakat Kecamatan Suling Tambun, Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Daerah
29 October 2026
Suling Tambun – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan kegiatan Hasupa Hasundau bersama masyarakat desa se-Kecamatan Suling Tambun sebagai wadah silaturahmi, dialog, dan penyerapan aspirasi masyarakat terkait pembangunan serta peningkatan kesejahteraan di wilayah tersebut. Selasa 27/10/2026 Kegiatan ini dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, kepala perangkat daerah, unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Seruyan menekankan pentingnya musyawarah dan mufakat sebagai landasan pembangunan daerah. Sejumlah persoalan strategis turut dibahas, khususnya peningkatan infrastruktur jalan, pengadaan dan pemanfaatan alat berat untuk pemeliharaan akses transportasi, serta penguatan koordinasi antarperangkat daerah. Bupati juga mengingatkan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kepala desa dan BPD diharapkan dapat bersinergi dalam mengawal penggunaan anggaran agar program pembangunan tepat sasaran. Selain infrastruktur, perhatian juga diarahkan pada penguatan sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan upaya pengentasan kemiskinan. Melalui kegiatan Hasupa Hasundau ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berupaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan aspirasi warga menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Pimpin Rapat Evaluasi, Status Tanggap Darurat Karhutla Kabupaten Seruyan Resmi Diperpanjang
29 October 2026
KUALA PEMBUANG*l - Wakil Bupati Seruyan memimpin Rapat Evaluasi Perpanjangan Status Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan, Rabu (29/10/2026), bertempat di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan.Rapat evaluasi ini digelar untuk mengkaji secara komprehensif kondisi terkini Karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan, dengan melibatkan seluruh unsur terkait.Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan berbagai pertimbangan serta masukan dari seluruh peserta rapat, disepakati untuk memperpanjang status tanggap darurat Karhutla di Kabupaten Seruyan."Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan rapat evaluasi terkait status tanggap darurat Karhutla di Kabupaten Seruyan. Berdasarkan berbagai pertimbangan serta masukan dari seluruh peserta rapat, kita sepakat untuk memperpanjang status tanggap darurat," ujar Wakil Bupati.Ia menjelaskan, meskipun dalam beberapa hari terakhir telah terjadi hujan yang berdampak pada penurunan jumlah titik panas (hotspot) dan titik api, penetapan status tanggap darurat tidak dapat hanya didasarkan pada satu indikator penurunan hotspot semata. Harus mempertimbangkan berbagai aspek lain yang berpengaruh terhadap kondisi di lapangan.Hal tersebut diperkuat dengan paparan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rapat. Disebutkan bahwa curah hujan saat ini masih belum merata dan belum optimal di seluruh wilayah Seruyan. Bahkan, berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi kemarau berpotensi masih berlangsung hingga akhir November 2026. Oleh karena itu, upaya penanganan Karhutla masih perlu dilanjutkan secara intensif.Selain faktor cuaca, karakteristik wilayah Seruyan menjadi pertimbangan krusial. Kabupaten Seruyan memiliki wilayah lahan gambut yang cukup luas. Wakil Bupati menegaskan, hujan yang turun beberapa hari terakhir belum tentu mampu memadamkan api yang masih membara di bawah permukaan tanah gambut."Turunnya hujan selama beberapa hari belum tentu mampu memadamkan api yang masih membara di bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mengambil keputusan," jelasnya.Keputusan perpanjangan status tanggap darurat ini diambil melalui pembahasan bersama dan musyawarah mufakat dengan berbagai pihak, antara lain unsur Kepolisian, TNI, Kejaksaan, BPBD, BMKG, serta instansi terkait lainnya.Terkait konsekuensi anggaran akibat perpanjangan status tersebut, Wakil Bupati menyampaikan kabar baik. Berdasarkan informasi dari Kepala BPBD Kabupaten Seruyan, daerah telah memperoleh dukungan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp20 miliar dari pemerintah pusat untuk mendukung operasional penanganan Karhutla.Bantuan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan upaya pencegahan, pemadaman, dan penanganan dampak Karhutla di lapangan hingga status tanggap darurat dicabut nantinya.Dengan diperpanjangnya status tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Seruyan mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk tetap siaga, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas.
PENGEMBANGAN EKONOMI DAN HUTAN LESTARI: Bupati Seruyan Bersama Gawi Bapakat Tinjau Lahan LPHD Tumbang Manjul untuk Pengembangan Agroforestri Nilam
29 October 2026
Tumbang Manjul — Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen penuh untuk mendorong pemanfaatan perhutanan sosial yang produktif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen ini ditunjukkan melalui agenda peninjauan langsung oleh Bapak Bupati beserta rombongan ke lahan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Tumbang Manjul untuk rencana pengembangan nilam dan persemaian nilam berkapasitas 100.000 bibit yang telah terbangun. Senin 26/10/2026. Sebagai salah satu komoditas penghasil minyak atsiri yang sangat diminati di pasar global, tanaman nilam ini akan ditanam dengan sistem agroforestri di bawah tegakan kawasan LPHD, sehingga produktivitas lahan tetap berjalan seiring dengan upaya pelestarian ekosistem hutan. Dalam peninjauannya ke LPHD Tumbang Manjul, Bapak Bupati meninjau langsung kondisi kawasan Hutan Desa serta akses jalan existing yang selama ini menjadi jalur mobilitas warga. Usai meninjau kawasan LPHD, rombongan melanjutkan kunjungan ke persemaian nilam. Pada kesempatan tersebut, Bapak Bupati melihat langsung kondisi fisik tanaman nilam serta mendengarkan pemaparan komprehensif mengenai karakteristik tanaman dan teknik budidayanya. Langkah ini memberikan gambaran nyata mengenai potensi besar pengembangan nilam sebagai salah satu motor penggerak ekonomi produktif masyarakat Seruyan melalui skema LPHD. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dinas teknis, pemerintah desa, dan masyarakat melalui LPHD, pengembangan budidaya nilam di Seruyan Hulu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kelestarian fungsi hutan.
Bupati Seruyan Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tumbang Langkai, Tegaskan Pentingnya Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan
29 October 2026
Tumbang Langkai – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan ini juga dirangkai dengan pembagian vitamin dan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan serta upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize berupa paket sembako dan sepeda. Pemberian doorprize tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian dan kebersamaan dengan masyarakat, sekaligus menambah antusiasme warga dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Dalam sambutannya, Camat Suling Tambun Hengky Bromoli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Seruyan bersama Dinas Kesehatan atas terselenggaranya kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memeriksakan kondisi kesehatan, berkonsultasi langsung dengan tenaga medis, serta memperoleh saran penanganan kesehatan yang tepat. Camat juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, setidaknya setiap enam bulan sekali. Sementara itu, Bupati Seruyan menegaskan bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan dua sektor pelayanan dasar yang menjadi hak masyarakat sekaligus kewajiban pemerintah untuk memenuhinya. “Pendidikan dan kesehatan adalah layanan dasar, hak masyarakat, dan kewajiban pemerintah. Saya ingin semuanya terselenggara dengan baik,” tegas Bupati. Bupati juga menyoroti pentingnya deteksi dini penyakit, khususnya tuberkulosis (TBC), serta mengimbau masyarakat agar segera melaporkan dan memeriksakan anggota keluarga yang mengalami gejala penyakit ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendidik agar senantiasa menjaga kedisiplinan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan motivasi kepada anak-anak dan pelajar agar rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, aktif berolahraga, serta menjauhi narkoba dan minuman keras. Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur secara bertahap, termasuk penanganan akses jalan menuju sekolah serta peningkatan kualitas jalan di wilayah setempat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat. “Kalau pemerintahan bagus, programnya bagus, pembangunan bagus, pendidikan bagus, kesehatan bagus, maka daerah kita akan maju dan masyarakat akan sejahtera,” ungkapnya. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut turut dihadiri jajaran perangkat daerah, unsur kecamatan, kepolisian, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta para pelajar.
Asisten Administrasi Umum Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 di BLK Kartika Bhakti
28 October 2026
*Kartika Bhakti* - Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Seruyan secara resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Kartika Bhakti, Rabu (28/10/2026).Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.Dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, Asisten Administrasi Umum menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menegaskan, pelatihan vokasi merupakan langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, keterampilan, etos kerja, dan daya saing sesuai kebutuhan dunia kerja."Pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, infrastruktur, maupun investasi, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan," tegasnya.Ia menambahkan, Pemkab Seruyan memandang pelatihan vokasi memiliki peran sangat penting dan strategis dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.Kepada para peserta, ia berpesan agar tidak hanya memandang pelatihan sebagai formalitas untuk memperoleh sertifikat, tetapi sebagai kesempatan berharga untuk meningkatkan kapasitas diri, membuka peluang kerja, bahkan menciptakan lapangan usaha baru."Ikuti seluruh rangkaian dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menggali ilmu, memperdalam keterampilan, serta membangun jaringan dengan instruktur dan sesama peserta," pesannya.Sementara kepada para instruktur dan penyelenggara, ia berharap pelatihan dilaksanakan secara optimal dengan mengedepankan kualitas pembelajaran, praktik kerja yang memadai, materi yang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta tetap memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas SDM melalui pengembangan kompetensi, peningkatan keterampilan, serta perluasan kesempatan kerja."Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi dari sejauh mana ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun dalam mengembangkan usaha secara mandiri," ujarnya.Mengakhiri sambutan, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 di UPTD Balai Kerja secara resmi dinyatakan dibuka.Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah Kabupaten Seruyan.
Wakil Bupati Seruyan Buka Kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan Tahun 2026
28 October 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan bagi Organisasi Pelajar, Pemuda, Kemasyarakatan dan Keagamaan Tahun 2026, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Rabu (28/10/2026).Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan peran aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta mendukung perlindungan dan kesejahteraan perempuan.Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa perlindungan anak dan peningkatan kesejahteraan perempuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral, kemanusiaan, dan sosial seluruh elemen masyarakat.“Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah pilar peradaban. Perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta peningkatan kesejahteraan perempuan, merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.Wakil Bupati berharap organisasi pelajar dan pemuda dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah perundungan, perkawinan usia anak, serta kekerasan di ruang digital. Sementara itu, organisasi kemasyarakatan diharapkan memperkuat fungsi kontrol sosial, sedangkan organisasi keagamaan berperan menanamkan nilai-nilai moral dan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak.Ia juga mengajak seluruh kader agar aktif, responsif, dan memiliki empati dalam mendeteksi serta merespons potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui edukasi, pendampingan awal, serta koordinasi dengan instansi terkait.“Jadilah kader yang aktif, responsif, dan berempati. Jangan ragu untuk bertindak apabila mengetahui adanya indikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pesannya.Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi pelajar, pemuda, kemasyarakatan, dan keagamaan dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang ramah anak, aman, serta menjunjung tinggi hak dan kesejahteraan perempuan.Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu serta keterampilan yang diperoleh untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan.
Wakil Bupati Seruyan Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
28 October 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Rabu (28/10/2026).Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kepedulian generasi muda dalam membangun bangsa.Dalam amanatnya, Wakil Bupati Seruyan membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup, tidak hanya sebagai sejarah perjuangan, tetapi juga tercermin dalam karakter dan tindakan nyata generasi penerus bangsa.Ditekankan bahwa kemajuan bangsa tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik dan teknologi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki jiwa patriotisme, kegigihan, serta kepedulian terhadap sesama.“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.Melalui peringatan ini, generasi muda Kabupaten Seruyan diharapkan terus meningkatkan semangat persatuan, mengembangkan potensi diri, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia dibangun melalui pengabdian, perjuangan, dan kepedulian bersama.“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Salam Pemuda!”
Bupati Seruyan Pancangkan Tiang Pertama Pembangunan Huma Betang di Tumbang Langkai
28 October 2026
Tumbang Langkai – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan pemancangan tiang pertama pembangunan Huma Betang di Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Selasa (27/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Huma Betang merupakan momentum bersejarah sekaligus kebanggaan bersama dalam melestarikan budaya dan memperkuat persatuan masyarakat. "Hari ini kita berkumpul di titik pembangunan Rumah Betang di Tumbang Langkai. Ini sejarah, ini prestasi, dan ini kebanggaan bersama," ujarnya. Bupati berharap pembangunan Huma Betang tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu menghidupkan falsafah Huma Betang dalam kehidupan sehari-hari, khususnya nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong. "Semoga dengan dimulainya pembangunan Rumah Betang ini, falsafah Huma Betang benar-benar dapat dipraktikkan untuk mempersatukan seluruh unsur dan membangun kekuatan bersama demi kemajuan Kecamatan Suling Tambun, Kabupaten Seruyan, dan Kalimantan Tengah," ungkapnya. Mengawali pemancangan tiang pertama, Bupati mengajak seluruh pihak yang hadir untuk berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.