Semua Berita

Berita

Reset Filter

Klik untuk melihat detail

Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Seruyan Hadiri Acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026

Palangka Raya – Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, H. Sugian Noor, SE., SH., M.P., MH., C.L.A., mewakili Bupati Seruyan menghadiri Acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Bertempat di Hotel M Bahalap Palangka Raya, Kamis (23/04/26). Tingkatkan Konektivitas, Kalteng dan Jatim Tandatangani MoU Misi Dagang dan Investasi. Acara ini Langsung di Hadiri Oleh Gubernur Kalimantan Tengah.Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi ekonomi dan konektivitas antarwilayah yang bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha dari kedua provinsi agar dapat saling memasok komoditas unggulan dan mendorong peningkatan investasi daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi dan peluang investasi yang sangat strategis dan prospektif ke depan dan pengembangan potensi itu telah terbagi menjadi 3 zona utama, diantaranya Zona Barat, Tengah dah Timur yang masing-masing memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif." Oleh karena itu, kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pasar, memperkuat jejaring kemitraan usaha, serta membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan," ungkap Gubernur.Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa pentingnya sinergi bersama dalam mengembangkan potensi produk industri dan perdagangan guna memberikan dampak nyata terutama dalam meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.Kerjasama ini melibatkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua Provinsi yang mencakup berbagai sektor melalui instansi pemerintah dan badan usaha, diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan asosiasi pengusaha, seperti Kadin, dan Iwapi dari kedua Provinsi.Dengan adanya forum ini, diharapkan terbangunnya kemitraan dalam memperluas akses pasar, serta membuka peluang kerja sama yang baru yang dapat saling menguntungkan antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Jawa Timur yang berdampak langsung kepada pembangunan daerah yang lebih merata

24 April 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Bahas Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Bersama Tim KKP

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanaorwanda, S.E., M.Si., didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, melaksanakan diskusi bersama tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (23/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka membahas rencana pembangunan Kampung Nelayan yang merupakan program pemerintah pusat. Tim survei KKP hadir untuk melakukan peninjauan langsung serta pengumpulan data awal di sejumlah lokasi yang diusulkan. Adapun lokasi yang menjadi fokus survei berada di wilayah Sungai Bakau dan Sungai Undang. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Kampung Nelayan terpadu. Dalam kesempatan itu, perwakilan tim KKP menyampaikan bahwa tujuan utama kedatangan mereka adalah untuk melakukan survei dan pemetaan lokasi calon Kampung Nelayan, termasuk mengumpulkan data pendukung seperti kondisi lahan, produksi perikanan tangkap, serta kondisi sosial ekonomi nelayan setempat. “Untuk penetapan lokasi nantinya, kami membutuhkan dukungan data dari pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk kondisi riil nelayan di lapangan,” ungkap tim survei. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui dinas terkait bersama pengurus Koperasi turut mendampingi kegiatan survei tersebut, sekaligus menyiapkan berbagai data yang diperlukan guna mendukung proses verifikasi dan penilaian. Bupati Seruyan menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan Kampung Nelayan tersebut, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mendorong sektor perikanan tangkap di daerah. Hasil dari survei dan pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam menentukan dan menetapkan lokasi yang layak dikembangkan menjadi Kampung Nelayan sebagai bagian dari program strategis nasional.

23 April 2026

Klik untuk melihat detail

Wakil Bupati Seruyan Buka Pelatihan Paralegal Posbankum Desa/Kelurahan Tahun 2026

Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Paralegal Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan Kabupaten Seruyan Tahun 2026, yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kuala Pembuang, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kalimantan Tengah yang difasilitasi oleh Bagian Hukum Setda sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat desa/kelurahan dalam memberikan bantuan hukum dasar kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Dalam sambutannya Wakil Bupati, menyampaikan bahwa akses terhadap keadilan merupakan hak dasar setiap warga negara. Namun, masih banyak masyarakat yang menghadapi kendala dalam memperoleh bantuan hukum, seperti keterbatasan informasi, biaya, serta faktor geografis. “Melalui pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan literasi hukum masyarakat, serta memberikan jaminan perlindungan hukum yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Wakil Bupati saat membacakan sambutan. Ia juga menegaskan bahwa hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan bantuan hukum secara cuma-cuma, sehingga diperlukan penguatan kapasitas masyarakat melalui peran paralegal. Lebih lanjut, disampaikan bahwa paralegal desa/kelurahan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam memberikan bantuan hukum di tingkat akar rumput. Mereka diharapkan mampu memberikan konsultasi hukum sederhana, melakukan mediasi, serta membantu masyarakat dalam pengurusan dokumen hukum. Adapun tujuan dari pelatihan ini antara lain untuk membentuk kader hukum di setiap desa/kelurahan, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, mendorong penyelesaian masalah secara damai, serta menyediakan pendampingan hukum bagi masyarakat miskin dan rentan secara gratis. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Di akhir sambutan, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat.

22 April 2026

Klik untuk melihat detail

Plh. Sekda Seruyan Pimpin Rapat Pengawasan dan Penertiban Perizinan

Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahruan Abbas, M.P.H., memimpin rapat rencana kerja kegiatan pengawasan dan penertiban perizinan berusaha berbasis risiko bersama sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Selasa 21/4/2026. Rapat tersebut membahas langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas pengawasan perizinan, khususnya di sektor perkebunan, pertambangan, dan usaha lainnya yang dinilai memiliki dampak besar terhadap daerah. Dalam arahannya, Plh. Sekda menyampaikan bahwa pengawasan perizinan selama ini belum berjalan maksimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, serta belum sinkronnya data antar perangkat daerah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan kesan pembiaran terhadap pelaku usaha yang tidak memenuhi kewajiban perizinan. “Selama ini pengawasan belum optimal, sehingga ke depan perlu kita perkuat dengan data yang sama dan langkah terpadu agar tidak terjadi perbedaan informasi antar perangkat daerah,” ujarnya. Rapat ini juga merupakan tindak lanjut dari penyusunan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait tim pengawasan dan penertiban perizinan berusaha berbasis risiko yang saat ini telah selesai diproses dan menunggu penandatanganan. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah merumuskan sejumlah langkah, di antaranya penyamaan data perizinan di seluruh perangkat daerah, penyusunan pedoman pengawasan sesuai regulasi terbaru, serta pelaksanaan pengawasan lapangan secara terpadu. Selain itu, tim pengawasan nantinya akan melakukan identifikasi terhadap perusahaan yang terindikasi melanggar ketentuan perizinan. Apabila ditemukan pelanggaran, akan diberikan sanksi administratif berupa penghentian kegiatan usaha hingga denda sesuai ketentuan yang berlaku. Plh. Sekda menegaskan bahwa upaya pengawasan ini bukan untuk menghambat investasi, melainkan memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai aturan.“Pengawasan ini kita lakukan untuk memastikan pelaku usaha tetap patuh terhadap regulasi, sekaligus menghindari risiko hukum dan meningkatkan pendapatan asli daerah,” tegasnya. Rapat ditutup dengan diskusi dan masukan dari peserta sebagai bahan penyempurnaan rencana kerja sebelum tim turun langsung ke lapangan dalam waktu dekat.

21 April 2026

Klik untuk melihat detail

BUPATI SERUYAN HADIRI RAKORNAS ANTISIPASI MUSIM KEMARAU 2026 DAN PELANTIKAN PENGURUS AKPSI

Jakarta – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) yang dilaksanakan di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta. Senin 20/4/2026. Rakornas ini dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta diikuti oleh kepala daerah dari berbagai kabupaten penghasil sawit di Indonesia. Dalam arahannya, Menteri Pertanian menyampaikan pentingnya langkah antisipatif menghadapi musim kemarau 2026 guna menjaga ketahanan pangan nasional. Selain itu, ia juga menyoroti peluang besar Indonesia dalam pengembangan industri nasional, termasuk sektor otomotif dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sebagai bagian dari strategi memperkuat perekonomian di tengah tantangan krisis global. Menurutnya, pemerintah terus menunjukkan komitmen dalam membuka peluang investasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Saat ini, terdapat 27 perusahaan otomotif besar yang telah berinvestasi di Indonesia dan ditargetkan meningkat menjadi 30 perusahaan guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri global. “Perubahan besar sedang terjadi. Industri otomotif kini bergerak menuju kendaraan listrik. Ini menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dunia,” ujar Menteri Pertanian. Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Bupati Seruyan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya terkait antisipasi musim kemarau, penguatan sektor pertanian, serta sinergi daerah dalam pengembangan industri dan investasi. Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

20 April 2026

Klik untuk melihat detail

Pemkab Seruyan Ikuti Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026 oleh BPKP

Kuala Pembuang – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kab. Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., memimpin Rapat Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 oleh BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Aula Baperinda, Kuala Pembuang, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh tim BPKP, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan sebagai langkah awal evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah tahun 2026. Dalam arahannya, Asisten mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim BPKP Perwakilan Kalimantan Tengah. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini memiliki peran strategis dalam mengawal proses perencanaan pembangunan agar program dan kegiatan yang disusun benar-benar memberikan dampak nyata bagi daerah dan masyarakat. Menurutnya, sejumlah indikator kinerja daerah seperti kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), dan pertumbuhan ekonomi masih perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memastikan program dan kegiatan yang dirancang selaras dengan indikator yang telah ditetapkan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembangunan secara menyeluruh. Asisten menyampaikan bahwa evaluasi akan berlangsung selama dua minggu ke depan dengan fokus pada lima sektor utama, yaitu kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan ekonomi. Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh perangkat daerah dalam menyiapkan data yang dibutuhkan oleh tim BPKP. Selain itu, Sekda mengingatkan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan perencanaan ke depan, sehingga program yang disusun dapat lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Ia juga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga solusi dalam memperbaiki perencanaan pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap perencanaan dan penganggaran Tahun 2026 dapat semakin berkualitas serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

20 April 2026

Klik untuk melihat detail

Wabup Seruyan Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Disiplin ASN hingga Pencegahan Korupsi

Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai pembina pada Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang digelar pada Senin pagi 20/4/2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh Pj. Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada kesempatan yang sama, juga diserahkan piagam penghargaan kepada ASN yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada pemerintah daerah.Adapun ASN yang memasuki masa purna tugas adalah : Norhakimah, S.P., dari Dinas Perpustakaan, Rudiwayansyah, A.Md.LLASD., dari Dinas Perhubungan, Slamet Mulyono, S.Pd.SD. dari SD Negeri 1 Persil Raya, Srie Aprilah, S.Pd., dari SMP N-2 Kuala Pembuang dan Sujarwo, S.P., dari SMP N-1 Seruyan Hulu. Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan pentingnya apel gabungan sebagai momentum memperkuat komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.“Apel gabungan ini menjadi komitmen penting untuk memperkuat pelaksanaan tugas ASN, khususnya dalam empat hal utama, yaitu kedisiplinan, kesiapsiagaan menghadapi bencana, pencapaian target kinerja perangkat daerah, serta pencegahan korupsi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa disiplin ASN harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam diri setiap aparatur. Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, mengingat peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana akan jatuh pada 26 April 2026.“Potensi bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga seluruh perangkat daerah harus selalu siap siaga, memiliki perencanaan yang matang, serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat,” tegasnya. Terkait kinerja, Wabup menekankan agar setiap program dan kegiatan memiliki indikator yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas.“Korupsi adalah musuh bersama yang merusak kepercayaan masyarakat dan menghambat pembangunan daerah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh ASN untuk menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas,” katanya. Pada kesempatan tersebut, H. Supian juga menyoroti pelaksanaan pemeriksaan terperinci oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan dengan menyiapkan dokumen secara lengkap, bersikap kooperatif, serta memperkuat sistem pengendalian internal.“Pemeriksaan ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan instrumen penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya. Di akhir amanatnya, Wakil Bupati berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan disiplin, responsif terhadap kondisi darurat, berorientasi pada kinerja, serta bebas dari praktik korupsi.

20 April 2026

Klik untuk melihat detail

BUPATI SERUYAN HADIRI IMPLEMENTASI DAN TINDAK LANJUT PPID UNTUK PERKUAT INVESTASI DAERAH

Batam — Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, SE, M.Si, menghadiri kegiatan Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, 17 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi daerah melalui penguatan peran PPID sebagai pusat promosi investasi yang terintegrasi dan berdaya saing global. APKASI sebagai penggagas kegiatan terus mendorong pemerintah kabupaten untuk aktif memanfaatkan PPID dalam membuka akses investasi yang lebih luas. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, APKASI menghadirkan sejumlah investor internasional dari berbagai negara, seperti Hong Kong, Singapura, dan Tiongkok, guna membuka peluang kerja sama langsung dengan pemerintah daerah. Pada hari Rabu (16/4), para peserta mengikuti sesi presentasi dari investor asal Hong Kong dan Singapura yang memaparkan peluang investasi serta potensi kerja sama di berbagai sektor. Selanjutnya, pada Kamis (17/4), kegiatan dilanjutkan dengan kehadiran investor asal Tiongkok yang melakukan penjajakan kerja sama melalui sesi diskusi dan interaksi langsung dengan para kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten. Salah satu investor yang turut hadir adalah Tao Zhongming, yang berpartisipasi aktif dalam sesi perkenalan dan dialog bersama peserta. Untuk memastikan komunikasi berjalan efektif, panitia menyediakan fasilitas penerjemah, sehingga diskusi antara investor dan pemerintah daerah dapat berlangsung secara optimal dan produktif.Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama konkret yang mampu mempercepat realisasi investasi di daerah, sekaligus memperkuat konektivitas antara potensi unggulan daerah dengan pasar internasional. APKASI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan perekonomian daerah.

17 April 2026

Klik untuk melihat detail

Wabup Seruyan Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati 2025

Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun 2025–2026 dengan agenda penyampaian hasil rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Seruyan Tahun Anggaran 2025. Kamis 16/4/2026. Kegiatan yang digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten Seruyan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Seruyan dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, serta undangan lainnya. Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menyampaikan pidato sekaligus menerima secara resmi rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Tahun 2025. Dalam sambutannya, Wabup mengapresiasi kinerja DPRD, khususnya Panitia Khusus (Pansus), yang telah melakukan pembahasan secara mendalam serta memberikan masukan konstruktif terhadap laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah. “Rekomendasi yang disampaikan DPRD merupakan bagian penting dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah dan menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pembangunan serta pelayanan publik ke depan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa berbagai catatan strategis yang disampaikan DPRD, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi yang terukur dan peningkatan koordinasi lintas sektor. Pemkab Seruyan berkomitmen untuk terus mendukung upaya perbaikan kinerja pemerintah daerah melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif. Rapat paripurna ini merupakan bagian dari mekanisme konstitusional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sebagai bentuk fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan selama satu tahun anggaran. Melalui momentum tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Seruyan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

17 April 2026

Klik untuk melihat detail

Pj Sekda Seruyan Tinjau Pengembangan Agroforestri Nilam dan Produk UMKM di Seruyan Hulu

Tumbang Manjul – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri kegiatan peninjauan rencana pengembangan agroforestri nilam serta produk lokal pertanian dan usaha UMKM di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Seruyan Tengah, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama pihak Kaleka dan Gawi Bapakat dalam rangka survei lapangan untuk melihat langsung potensi pengembangan komoditas unggulan daerah berbasis kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif Kaleka serta Gawi Bapakat dalam meninjau rencana pembangunan fasilitas pendukung pengembangan agroforestri nilam di Kecamatan Seruyan Hulu. Menurutnya, langkah ini merupakan peluang strategis untuk mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menjaga kelestarian hutan. “Pengembangan agroforestri nilam ini sejalan dengan komitmen Bapak Bupati Seruyan dalam menjaga hutan yang tersisa melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan,” ujarnya. Ia menjelaskan, program Gawi Bapakat lahir sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menjaga kawasan hutan yang masih tersisa, sekaligus menjadi sarana menyalurkan penghargaan kepada masyarakat yang turut menjaga kelestarian hutan. Disebutkan pula bahwa wilayah Tumbang Manjul merupakan salah satu benteng pertahanan hutan terakhir di Kabupaten Seruyan yang harus terus dijaga dan dilestarikan.Karena itu, Pemerintah Daerah melihat adanya potensi besar dalam pengembangan tanaman nilam skala industri kecil sebagai bentuk penghargaan sekaligus pemberdayaan masyarakat yang berperan dalam menjaga kawasan hutan tersebut. Selain itu, rombongan juga melakukan peninjauan terhadap produk lokal pertanian dan usaha UMKM masyarakat di Desa Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, guna melihat potensi pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis produk unggulan lokal. Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kolaborasi bersama seluruh pihak dapat berjalan dengan baik untuk mewujudkan produksi komoditas berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan wilayah secara berkelanjutan. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Seruyan, khususnya di Kecamatan Seruyan Hulu,” tutupnya.

16 April 2026