Pusat Informasi

Berita Terbaru

Kumpulan berita resmi terbaru dari Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan.

Reset Filter

Klik untuk melihat detail

MTQH XIX dan FSQ Seruyan 2026 Resmi Ditutup, Bupati Tekankan Semangat Membumikan Al-Qur’an

Kuala Pembuang – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 resmi ditutup. Dalam sambutan Bupati Seruyan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Seruyan, disampaikan bahwa berakhirnya kegiatan bukan berarti berakhirnya semangat untuk membaca, memahami, mengamalkan, dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Senin 10/8/2026. Bupati menyampaikan selamat, apresiasi, dan penghargaan kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Kepada para juara, Bupati berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, keikutsertaan dalam MTQH dan FSQ hendaknya tidak dipandang sebagai kegagalan, karena keberanian tampil, berkompetisi, serta kesungguhan mempelajari dan mencintai Al-Qur’an merupakan bagian dari proses menuju kesuksesan. Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, aparat keamanan, kafilah, dewan hakim, juri, panitera, serta seluruh masyarakat Kuala Pembuang yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula kebanggaan bahwa dua putri Kabupaten Seruyan, Dhea Jauza Aurellia dan Khiyaratul Ifada, akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada MTQ ke-31 Tingkat Nasional di Semarang. Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar keduanya meraih prestasi terbaik. Pada penutupan tersebut turut diumumkan berbagai bonus bagi peserta berprestasi, di antaranya bonus pribadi Bupati Seruyan untuk Nur Azizah dan Ahmad Hafiz; bonus umrah dari Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk Diajeng Zhaza Aurellia dan Khyaratul Ifadhah; bonus umrah dari PT Dhiafa Hikmatush Sharifah (DHS) untuk Hikmatush Sharifah dan Muhammad Zaki Safarino; serta bonus setoran awal Haji Plus dan uang tunai Rp5 juta dari Master Fotocopy Kuala Pembuang untuk Abdullah Mubarak. Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak masyarakat Kabupaten Seruyan menghadiri Tabligh Akbar Puncak Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Seruyan bersama penceramah Guru Zaini dari Samarinda pada 20 Agustus 2026. Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin dan memohon rida Allah SWT, MTQH XIX dan FSQ Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 secara resmi dinyatakan ditutup, dengan harapan semangat mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat.

11 August 2026

Klik untuk melihat detail

BUPATI SERUYAN HADIRI MUSYAWARAH CABANG ABPEDNAS DPC KABUPATEN SERUYAN TAHUN 2026

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan DPRD Kabupaten Seruyan, Kepala DPMD, Inspektur Kabupaten Seruyan, perwakilan pengurus ABPEDNAS tingkat provinsi dan pusat, anggota DPRD Kabupaten Seruyan, serta jajaran pengurus dan anggota BPD se-Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan bahwa keberadaan ABPEDNAS memiliki peran penting dan strategis dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam menjalankan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai representasi masyarakat di tingkat desa. Menurut Bupati, sebuah organisasi dibentuk dengan maksud, tujuan, fungsi dan manfaat yang jelas. Karena itu, ABPEDNAS diharapkan tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi mampu menjalankan peran secara aktif, produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pemerintahan desa. “Kalau pengurusnya mampu menjalankan organisasi dengan baik, merangkul semua pihak dan membangun komunikasi yang sehat, maka organisasi ini akan berfungsi dan memberikan manfaat bagi tata kelola pemerintahan dalam rangka menyukseskan program-program pembangunan,” ujar Bupati. Bupati juga menekankan pentingnya memahami posisi dan fungsi BPD dalam sistem pemerintahan desa. Menurutnya, demokrasi di tingkat desa harus mampu menghadirkan ruang partisipasi masyarakat, menyerap aspirasi, serta mendorong pengambilan keputusan yang transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. BPD, lanjutnya, merupakan salah satu instrumen penting dalam penyelenggaraan demokrasi desa. Aspirasi masyarakat harus diserap, dikaji dan disampaikan melalui mekanisme yang baik sehingga dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa. “Demokrasi yang kita inginkan adalah demokrasi yang wajahnya ceria, wajahnya baik, mempersatukan, memberdayakan dan memuliakan masyarakat,” tegasnya. Lebih lanjut, Bupati meminta kepengurusan ABPEDNAS Kabupaten Seruyan yang baru terbentuk agar aktif mengikuti perkembangan regulasi dan kebijakan pemerintah, baik yang berasal dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten. Menurutnya, perubahan kebijakan yang berkaitan dengan pemerintahan desa, pengelolaan keuangan desa, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai program strategis nasional harus dipahami bersama dan disampaikan kepada seluruh anggota BPD. “ABPEDNAS harus proaktif memonitor regulasi-regulasi nasional, berkoordinasi dengan provinsi dan menyampaikan informasi tersebut kepada seluruh anggota. Jangan sampai ada kebijakan baru tetapi di tingkat desa tidak dipahami,” katanya. Bupati juga menyinggung sejumlah program strategis nasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa, di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberantasan kemiskinan, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga berbagai program pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur. Ia menilai BPD memiliki posisi strategis untuk memastikan berbagai program tersebut dapat dipahami dan diimplementasikan secara baik sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa. Bupati Seruyan juga mengingatkan pentingnya sinergi antara kepala desa, perangkat desa dan BPD dalam menjalankan roda pemerintahan desa.Menurutnya, kepala desa memiliki tugas dan kewenangan dalam menjalankan pemerintahan desa, sementara BPD menjalankan fungsi sebagai lembaga yang menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta menjalankan fungsi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Jangan sampai semua persoalan dibebankan kepada kepala desa. Pemerintahan desa adalah sebuah sistem. Ada kepala desa, perangkat desa dan BPD yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran. Menurutnya, penggunaan anggaran desa harus benar-benar diarahkan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Karena ini adalah uang negara, maka harus dikelola dengan baik, transparan dan akuntabel. Kita memiliki Inspektorat bukan hanya untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan benar,” ujarnya. Bupati juga mendorong setiap desa di Kabupaten Seruyan untuk mampu melihat dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Menurutnya, setiap desa mempunyai karakteristik dan potensi yang berbeda, baik di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif maupun sektor lainnya. Karena itu, pembangunan desa tidak dapat dilakukan dengan pola yang sama untuk seluruh wilayah. Setiap desa harus memiliki gagasan dan perencanaan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi serta potensi lokal. “Bangun desamu sesuai dengan potensi yang dimiliki. Ada desa yang memiliki potensi wisata, ekonomi, perkebunan, perikanan, pantai, danau maupun potensi lainnya. Kreativitas tersebut harus menjadi nilai tambah bagi desa,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk melaksanakan retret bagi kepala desa yang baru dilantik. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman kepala desa mengenai tugas, fungsi, tanggung jawab, etika pemerintahan serta strategi pembangunan desa. Bupati berharap kegiatan tersebut nantinya dapat menjadi ruang untuk membangun pemahaman bersama, bertukar gagasan dan memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa. Selain tata kelola pemerintahan desa, Bupati juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi potensi kemarau panjang serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia meminta pemerintah desa bersama masyarakat, kepolisian, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan. “Karena kita akan menghadapi kemarau, maka antisipasi harus dilakukan sejak awal. Pemerintah desa, masyarakat dan seluruh pihak harus bersinergi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” pesannya. Di sisi lain, Bupati juga menyampaikan upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam membuka peluang kerja dan usaha bagi masyarakat melalui penguatan koperasi dan optimalisasi potensi daerah. Salah satunya melalui rencana sinergi antara pemerintah, koperasi, masyarakat desa dan dunia usaha dalam pengelolaan potensi perkebunan. Menurutnya, pola tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. “Pemerintah daerah akan terus membuka ruang kerja sama dengan koperasi dan masyarakat desa. Harapannya, koperasi memiliki pendapatan, masyarakat memperoleh manfaat dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen membangun demokrasi yang sehat, dewasa, terbuka dan mampu melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan perbedaan pendapat sebagai bagian dari dinamika demokrasi, bukan sebagai sumber perpecahan. “Perbedaan gagasan dan pemikiran adalah bagian dari demokrasi. Yang harus kita bangun adalah demokrasi yang sehat, yang mempersatukan, memberdayakan dan memuliakan masyarakat,” tegasnya. Bupati berharap ABPEDNAS DPC Kabupaten Seruyan yang terbentuk melalui Muscab Tahun 2026 dapat segera melakukan konsolidasi organisasi, menyusun program kerja yang konkret, membangun sistem komunikasi dan informasi yang baik, serta menjalankan fungsi organisasi secara maksimal. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan akan mendukung keberadaan ABPEDNAS sepanjang program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. “Daerah ini milik kita bersama. Tidak mungkin Bupati, Wakil Bupati, DPRD atau pemerintah desa bekerja sendiri. Semua harus terlibat dan bersinergi untuk membangun daerah, memajukan serta menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. Musyawarah Cabang ABPEDNAS DPC Kabupaten Seruyan Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Seruyan. Kegiatan diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat kelembagaan BPD sekaligus membangun sinergi antara BPD, pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, partisipatif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran kepengurusan ABPEDNAS DPC Kabupaten Seruyan yang telah terbentuk dan berharap seluruh pengurus dapat segera bekerja, melakukan konsolidasi serta menyusun program kerja yang bermanfaat bagi seluruh anggota dan masyarakat desa. Dengan penguatan peran BPD dan pemerintahan desa, Pemerintah Kabupaten Seruyan optimistis pembangunan dari tingkat desa dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Seruyan yang maju, mandiri dan sejahtera serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

11 August 2026

Klik untuk melihat detail

BUPATI SERUYAN LANTIK PEJABAT STRUKTURAL, FUNGSIONAL, PNS FORMASI 2024 DAN KEPALA DESA TERPILIH

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat struktural dan fungsional, Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024, serta melantik Kepala Desa terpilih, Senin (10/8/2026). Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Seruyan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Seruyan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plh. Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, insan pers, para pejabat yang dilantik, PNS yang menerima SK, Kepala Desa terpilih beserta keluarga dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pejabat struktural dan fungsional yang baru dilantik, PNS yang baru menerima SK, serta Kepala Desa terpilih. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudari yang baru dilantik. Ini adalah momentum dan sejarah, sekaligus menjadi penyemangat untuk melaksanakan tugas dengan baik, penuh semangat dan bertanggung jawab,” ujar Bupati. Bupati secara khusus memberikan perhatian kepada pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik melalui proses seleksi terbuka. Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme untuk mendapatkan aparatur terbaik yang memiliki kompetensi, integritas dan rekam jejak yang layak untuk menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan. Ia juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas pemerintahan tidak boleh ada dikotori antara aparatur senior dan junior.“Tidak ada urusan usia senior dan junior. Yang terpenting adalah bagaimana menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. Para asisten memiliki tugas membantu mengoordinasikan berbagai urusan pemerintahan,” tegasnya. Kepada para pejabat struktural, khususnya pejabat pimpinan tinggi pratama, Bupati mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah kepemimpinan. Ia meminta para pejabat untuk memahami secara menyeluruh tugas pokok dan fungsi masing-masing, mulai dari tugas perangkat daerah, sekretariat, bidang hingga jajaran di bawahnya.“Anda adalah seorang pemimpin, seorang leader. Pelajari tugas dan fungsi masing-masing jabatan, koordinasikan, bagi tugas dan pastikan seluruh organisasi dapat bekerja maksimal sesuai nomenklatur dan bidangnya,” pesannya. Bupati mengibaratkan perangkat daerah sebagai sebuah kapal yang sedang berlayar menuju tujuan.Menurutnya, kepala perangkat daerah merupakan kapten yang bertanggung jawab membawa seluruh tim di dalam organisasi untuk mencapai tujuan pembangunan. “Kapal itu dibuat bukan untuk bersandar di pelabuhan. Seorang kepala dinas bukan hanya duduk setelah dilantik menjadi kepala dinas. Harus bekerja, merangkul, memberdayakan semua pihak dan menjalankan program-program strategis maupun rutin dengan baik,” katanya. Ia menegaskan, seluruh program perangkat daerah pada akhirnya harus bermuara pada pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan. Sementara kepada para CPNS formasi tahun 2024 yang kini resmi diangkat menjadi PNS, Bupati menyebut pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut sebagai momentum bersejarah dalam perjalanan karier mereka. Ia mengingatkan bahwa menjadi PNS merupakan pilihan dan tanggung jawab pribadi yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh.“Menjadi PNS adalah pilihan saudara. Bukan pilihan orang tua, bukan pilihan calon mertua dan bukan pilihan asal-asalan. Oleh karena itu, pelajari undang-undang, pelajari ketentuan dan pahami tempat saudara ditugaskan,” tegasnya. Bupati meminta para PNS baru untuk membangun karakter, semangat, moralitas dan disiplin sejak awal pengabdian.Ia berharap para PNS tersebut mampu memberikan kontribusi nyata, bukan justru menjadi beban atau kontraproduktif bagi organisasi. “Jadikan status sebagai ASN sebagai sesuatu yang menjadi tumpuan pengabdian dan masa depan. Saya tidak ingin mendengar ada PNS yang tidak disiplin, hanya mengganggu atau tidak menjalankan tugasnya,” ujarnya. Kepada Kepala Desa terpilih yang baru dilantik, Bupati meminta agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik pada saat Pemilihan Kepala Desa.Bupati menegaskan bahwa proses Pilkades di Kabupaten Seruyan harus menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat desa dapat berjalan secara sehat, jujur dan adil. “Rangkul kembali seluruh warga tanpa memandang perbedaan pilihan saat Pilkades. Satukan tekad untuk membangun desa,” pesannya.Bupati juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati tidak melakukan intervensi terhadap proses demokrasi di tingkat desa. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia pemilihan, aparat keamanan dan seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Pilkades tahun 2026 sehingga dapat berlangsung aman, jujur, adil dan demokratis.Secara regulasi, masa jabatan Kepala Desa saat ini adalah delapan tahun sejak tanggal pelantikan dan dapat menjabat paling banyak dua kali masa jabatan, Bupati menegaskan, masa jabatan yang lebih panjang tersebut bukanlah kesempatan untuk bersantai, melainkan amanah yang semakin besar untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah penekanan yang harus menjadi pedoman bersama bagi pejabat struktural, PNS maupun Kepala Desa.Pertama, seluruh pejabat dan aparatur diminta memegang teguh sumpah jabatan dan janji yang telah diucapkan. Sumpah tersebut, menurut Bupati, bukan hanya disaksikan oleh masyarakat, tetapi juga menjadi pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, meningkatkan integritas dan disiplin serta menerapkan nilai-nilai dasar BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas. Para pejabat dan Kepala Desa diminta menjadi teladan dalam kepatuhan terhadap hukum dan tidak melakukan pungutan liar, gratifikasi, penyalahgunaan narkoba maupun penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara. Ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Bupati meminta aparatur bergerak dinamis, inovatif dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, transparan serta mudah diakses masyarakat.Khusus bagi Kepala Desa, pengelolaan administrasi pemerintahan desa, pelayanan masyarakat, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa harus dilaksanakan secara profesional, transparan dan akuntabel. Bupati juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dan menghilangkan ego sektoral.Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu perangkat daerah atau satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. “Mari kita satukan langkah, tingkatkan integritas dan disiplin, perkuat kebersamaan dan sinergi lintas sektor. Kita bersama-sama membangun Kabupaten Seruyan dari kota hingga ke pelosok desa,” ajaknya.Ia berharap momentum pelantikan tersebut menjadi awal dari semangat baru dalam membangun birokrasi yang solid, profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat, PNS dan Kepala Desa yang baru dilantik untuk mengabdikan diri dengan ikhlas, jujur dan penuh tanggung jawab.“Mari bersama-sama membangun dan memajukan masyarakat dan desa, membangun Kabupaten Seruyan, mendukung program-program Provinsi Kalimantan Tengah, merealisasikan program nasional dan bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa lintas agama sebagai penutup rangkaian kegiatan, dengan harapan seluruh pejabat, PNS dan Kepala Desa yang baru menerima amanah senantiasa diberikan petunjuk, kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

10 August 2026

Klik untuk melihat detail

Assisten II Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Vokasi

Palangkaraya – Bupati Seruyan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Assisten II, Sukardi, SE menghadiri Rapat Koordinasi percepatan pelaksanaan Vokasi yang dilaksanakan di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah , Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini Terkait Program pendidikan Huma Betang di Kalimantan Tengah mencakup inisiatif strategis dari pemerintah provinsi meliputi Sekolah dan Kuliah Gratis lewat Kartu Huma Betang Sejahtera, Kelas Digital Huma Betang, serta Vokasi Pertanian Taruna Tani. Hal ini juga menindaklanjuti nota kesepakatan antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang akan menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasi program Diploma I (D1) bidang pertanian guna mempersiapkan SDM Brigade Pangan yang kompoten untuk mendukung program Swasembada Pangan Berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini di buka oleh Wakil Gubernur H. Edy Pratowo yang di awali dengan laporan penyelenggra oleh Sekda Provinsi Kalteng dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes. Kementerian Pertanian oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dr. Idha Widi Arsanti,S.P,. M.P menyampaikan arahan percepatan swasembada pangan melalui Vokasi yang berharap sinergitas bersama dapat mencetak SDM pertanian yang profesional, memperkuat ketahanan pangan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Sinergi ini juga bertujuan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan lokal serta melahirkan wirausahawan muda di sektor pertanian.

08 August 2026

Klik untuk melihat detail

Plh. SEKDA HADIRI RAKOR PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA/KELURAHAN SE KALTENG TAHUN 2026.

Bupati Seruyan diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan pemerintah kabupaten/kota guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan, sekaligus mempercepat transformasi digital hingga menjangkau wilayah pedesaan.Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan menerima bantuan hibah berupa perangkat internet satelit Starlink dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk memperluas akses internet di desa-desa yang masih berada di kawasan blankspot, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan digital secara lebih merata.Pemberian bantuan hibah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pemerataan akses teknologi informasi dan komunikasi, khususnya bagi wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan internet. Selanjutnya, perangkat Starlink akan didistribusikan secara bertahap kepada desa-desa penerima sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah.Melalui tersedianya layanan internet berbasis satelit, diharapkan penyelenggaraan pemerintahan desa semakin efektif dan efisien, terutama dalam mendukung implementasi berbagai aplikasi pemerintahan, seperti Sistem Informasi Desa (SID), Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), pelayanan administrasi kependudukan, serta berbagai layanan publik lainnya yang berbasis digital.Tidak hanya mendukung tata kelola pemerintahan, kehadiran akses internet juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran digital, memperluas akses layanan kesehatan, membuka peluang pengembangan usaha masyarakat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat.Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas dukungan yang diberikan melalui bantuan hibah perangkat Starlink. Bantuan tersebut menjadi langkah nyata dalam mempercepat transformasi digital sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa terpencil di Kabupaten Seruyan.Dengan pemanfaatan perangkat Starlink secara optimal, diharapkan desa-desa yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses internet dapat terhubung dengan ekosistem digital, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan desa, serta mendorong terwujudnya masyarakat Kabupaten Seruyan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

07 August 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Resmi Buka MTQH XIX dan Festival Seni Qasidah 2026, Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur'an

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Seruyan Hilir. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat syiar Islam sekaligus membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah, dewan hakim, panitera, serta tamu undangan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Seruyan. Ia berharap seluruh rangkaian MTQH dan FSQ dapat berlangsung dengan lancar serta membawa keberkahan bagi masyarakat. Bupati menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar agenda seremonial atau perlombaan rutin tahunan, melainkan momentum untuk membumikan Al-Qur'an agar semakin dipahami, diamalkan, dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Festival Seni Qasidah diharapkan mampu menjadi media syiar Islam sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni Islami secara positif. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan untuk menjadikan lantunan ayat suci Al-Qur'an sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, pelaksanaan MTQH XIX dan FSQ Tahun 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah dengan tema "Bersama Berkarya untuk Seruyan Sejahtera." Kepada seluruh peserta, baik qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, mufasirah maupun peserta Festival Seni Qasidah, Bupati berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan menjadikan ajang ini sebagai sarana meningkatkan kualitas diri serta memperkuat dakwah Islam. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, LPTQ, LASQI, dan Kecamatan Seruyan Hilir selaku tuan rumah yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Mengakhiri sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis XIX serta Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qur'ani yang berprestasi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat semangat membangun Kabupaten Seruyan yang religius, harmonis, dan sejahtera.

07 August 2026

Klik untuk melihat detail

Pasar Rakyat MTQH XIX dan FSQ Seruyan Resmi Dibuka, Geliatkan Ekonomi UMKM Lokal

Kuala Pembuang — Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi membuka Pameran dan Pasar Rakyat dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung meriah di Kecamatan Seruyan Hilir pada Kamis (6/8/2026) sore. Penyelenggaraan kegiatan ini dirancang bukan hanya untuk menyemarakkan syiar Islam, tetapi juga menjadi wadah strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui promosi produk-produk unggulan UMKM lokal. Pembukaan Pameran dan Pasar Rakyat dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, didampingi Wakil Bupati H. Supian. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, Kajari Seruyan Andre, unsur DPRD Kabupaten Seruyan, Pabung Kodim 1015 Kapten Inf. Supriyono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, hingga peserta kafilah MTQH dan FSQ. Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis melalui pemotongan pita oleh Ibu Bupati Seruyan, Welduline. Usai seremoni, rombongan Forkopimda langsung meninjau satu per satu stan pameran yang menampilkan beragam produk unggulan dari perangkat daerah, kecamatan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan bahwa pameran dan pasar rakyat memiliki peran yang sejalan dengan esensi kegiatan keagamaan tersebut. "Pameran dan pasar rakyat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MTQH XIX serta FSQ yang bertujuan untuk mendukung syiar Islam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal," ujar Ahmad Selanorwanda di sela-sela peninjauan stan. Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap momentum ini mampu membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal Seruyan agar memiliki daya saing tinggi dan menembus pasar yang lebih besar. Melalui sinergi kegiatan keagamaan dan ekonomi ini, Pemkab Seruyan menaruh harapan agar pelaksanaan MTQH XIX dan FSQ 2026 tidak hanya melahirkan prestasi spiritual, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui geliat perdagangan lokal. Resminya pembukaan pasar rakyat ini dipastikan menambah semarak perhelatan MTQH XIX dan FSQ Kabupaten Seruyan 2026. Ribuan pengunjung diperkirakan akan memadati lokasi kegiatan di Bumi Gawi Hatantiring untuk menyaksikan perlombaan, berbelanja produk UMKM, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

07 August 2026

Klik untuk melihat detail

Pawai Ta'aruf Semarakkan Pembukaan MTQH XIX dan FSQ Seruyan 2026

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi membuka rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Pembukaan ajang tahunan ini diawali dengan pelepasan Pawai Ta'aruf di Lapangan Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Kamis (6/8/2026). Pawai dilepas secara resmi oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dengan didampingi Ketua TP-PKK Ny. Welduline Selanorwanda, Wakil Bupati H. Supian beserta istri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi beserta anggota DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Seruyan Andre, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, Pabung 1015/Sampit Kapten Inf. Supriyono, para kepala perangkat daerah, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Ribuan peserta dari perwakilan kecamatan, organisasi keagamaan, pelajar, dan elemen masyarakat memadati kawasan pusat Kota Kuala Pembuang. Menggunakan busana Islami serta menampilkan ragam seni budaya khas daerah, rombongan pawai disambut antusias oleh warga yang memadati sepanjang rute perjalanan. Pelepasan Pawai Ta'aruf ini menjadi penanda dimulainya pesta syiar Islam tingkat Kabupaten Seruyan. Penyelenggaraan MTQH XIX dan FSQ 2026 bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dan hadis, serta melestarikan seni budaya Islam di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa MTQH dan FSQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara, melainkan investasi moral dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia. "Saya berharap pelaksanaan MTQH XIX dan FSQ Tahun 2026 mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta pegiat seni qasidah yang berprestasi dan siap membawa nama baik Kabupaten Seruyan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah," ujar Ahmad Selanorwanda. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang damai, harmonis, dan bersatu. "Melalui MTQH dan FSQ ini, semangat membumikan nilai-nilai Al-Qur'an harus terus kita kuatkan sebagai fondasi membangun Kabupaten Seruyan yang harmonis, maju, dan sejahtera," pungkanya. Rangkaian Pawai Ta'aruf yang berlangsung tertib dan semarak ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi suksesnya penyelenggaraan MTQH XIX dan FSQ Kabupaten Seruyan 2026 dalam melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.

07 August 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Buka Pusat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Seruyan Tahun 2026

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Srelanorwanda, S.E., M.Si. secara resmi membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang berlangsung di Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan, kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi awal pembinaan bagi para calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. Pembukaan Pusdiklat ditandai dengan penyerahan bendera latihan kepada pelatih, pengalungan tanda peserta kepada perwakilan calon Paskibraka oleh Bupati Seruyan, serta pembacaan ikrar calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya pendidikan dan pelatihan. Dalam laporannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Seruyan Agus Suharto, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa pelaksanaan Pusdiklat dilaksanakan selama 15 hari, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026, bertempat di Mess Pemerintah Daerah dan Halaman Kantor Bupati Seruyan. Sebanyak 56 calon anggota Paskibraka mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 36 putra dan 20 putri yang merupakan hasil seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Seruyan. Selain itu, tiga putra-putri terbaik Seruyan berhasil lolos seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan telah diberangkatkan untuk mengikuti Pusdiklat tingkat provinsi. Selama masa pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi, di antaranya Pendidikan Pancasila dan Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tata upacara pengibaran bendera, serta pendidikan kepemimpinan (leadership). Pelatihan dipandu oleh pelatih dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Kepolisian Republik Indonesia, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Seruyan. Dalam amanatnya, Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi sehingga dipercaya menjadi calon anggota Paskibraka Tahun 2026. "Anak-anakku sekalian, kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Seruyan yang terpilih dari begitu banyak peserta. Kesempatan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Bupati. Bupati juga mengenang pengalamannya sebagai anggota Paskibraka semasa sekolah. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga yang membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan yang terus menjadi bekal dalam perjalanan hidupnya hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga menjalani proses pembentukan karakter sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. "Kalian akan ditempa fisik, mental, disiplin, kepemimpinan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara. Semua proses ini akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan. Dengarkan setiap arahan pelatih, ikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh, karena semua itu bertujuan membentuk karakter terbaik dalam diri kalian," pesannya. Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kesempatan yang telah diberikan dan memanfaatkan Pusdiklat sebagai momentum membangun semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. "Saya meninggalkan karier yang sudah mapan karena memilih mengabdi untuk masyarakat Seruyan. Saya berharap semangat pengabdian yang sama juga tumbuh dalam diri kalian. Jadilah generasi muda yang disiplin, berintegritas, berkarakter, dan siap memberikan yang terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara," tuturnya. Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah, disertai harapan agar seluruh peserta mampu menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan sukses pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta menjadi generasi penerus yang membanggakan Kabupaten Seruyan.

07 August 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Lantik Dewan Hakim dan Juri MTQH XIX serta FSQ 2026, Tekankan Kejujuran dan Profesionalisme

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., didampingi Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi melantik Dewan Hakim dan Juri Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan MTQH dan FSQ berlangsung secara adil, profesional, dan berintegritas. Dalam arahannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepada dewan hakim dan juri bukan sekadar jabatan seremonial, melainkan tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial yang sangat besar dalam menjaga marwah pelaksanaan syiar Islam di Kabupaten Seruyan. "Tugas dan amanah yang baru dipercayakan ini bukanlah sekadar sebuah jabatan seremonial, melainkan sebuah tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial yang sangat mulia sekaligus berat. Di pundak Bapak dan Ibu sekalian, kredibilitas, objektivitas, dan marwah dari penyelenggaraan ajang syiar Islam ini dipertaruhkan," ujar Bupati, Kamis, 6 Agustus 2026. Menurutnya, penyelenggaraan MTQH ke-XIX dan Festival Seni Qasidah bukan hanya sekadar perlombaan untuk menentukan pemenang maupun yang kalah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana strategis dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an dan Hadis. Bupati menjelaskan, melalui MTQH dan FSQ diharapkan lahir bibit-bibit unggul qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, hingga seniman qasidah yang mampu membawa nama baik Kabupaten Seruyan pada ajang yang lebih tinggi. Kepada seluruh dewan hakim dan dewan juri, Ahmad Selanorwanda berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, objektivitas, serta memberikan penilaian secara cermat, adil, dan transparan. Menurutnya, integritas para hakim dan juri menjadi kunci utama terciptanya kompetisi yang berkualitas dan dipercaya seluruh peserta. "Sebagai garda terdepan dalam menjaga keadilan perlombaan, saya berpesan agar selalu menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, objektivitas, serta memberikan penilaian yang adil, cermat, dan transparan," tegasnya. Di akhir sambutannya, Bupati Seruyan mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh dewan hakim dan juri yang baru dilantik. Ia berharap seluruh rangkaian MTQH ke-XIX dan Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dapat berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat besar bagi syiar Islam serta pembinaan generasi Qurani di Bumi Gawi Hatantiring.

06 August 2026