Pusat Informasi
Klik untuk melihat detail
BUPATI SERUYAN HADIRI RAKORNAS ANTISIPASI MUSIM KEMARAU 2026 DAN PELANTIKAN PENGURUS AKPSI
Jakarta – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) yang dilaksanakan di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta. Senin 20/4/2026. Rakornas ini dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta diikuti oleh kepala daerah dari berbagai kabupaten penghasil sawit di Indonesia. Dalam arahannya, Menteri Pertanian menyampaikan pentingnya langkah antisipatif menghadapi musim kemarau 2026 guna menjaga ketahanan pangan nasional. Selain itu, ia juga menyoroti peluang besar Indonesia dalam pengembangan industri nasional, termasuk sektor otomotif dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sebagai bagian dari strategi memperkuat perekonomian di tengah tantangan krisis global. Menurutnya, pemerintah terus menunjukkan komitmen dalam membuka peluang investasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Saat ini, terdapat 27 perusahaan otomotif besar yang telah berinvestasi di Indonesia dan ditargetkan meningkat menjadi 30 perusahaan guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri global. “Perubahan besar sedang terjadi. Industri otomotif kini bergerak menuju kendaraan listrik. Ini menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dunia,” ujar Menteri Pertanian. Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Bupati Seruyan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya terkait antisipasi musim kemarau, penguatan sektor pertanian, serta sinergi daerah dalam pengembangan industri dan investasi. Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
20 April 2026
Klik untuk melihat detail
Pemkab Seruyan Ikuti Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026 oleh BPKP
Kuala Pembuang – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kab. Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., memimpin Rapat Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 oleh BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Aula Baperinda, Kuala Pembuang, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh tim BPKP, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan sebagai langkah awal evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah tahun 2026. Dalam arahannya, Asisten mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim BPKP Perwakilan Kalimantan Tengah. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini memiliki peran strategis dalam mengawal proses perencanaan pembangunan agar program dan kegiatan yang disusun benar-benar memberikan dampak nyata bagi daerah dan masyarakat. Menurutnya, sejumlah indikator kinerja daerah seperti kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), dan pertumbuhan ekonomi masih perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memastikan program dan kegiatan yang dirancang selaras dengan indikator yang telah ditetapkan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembangunan secara menyeluruh. Asisten menyampaikan bahwa evaluasi akan berlangsung selama dua minggu ke depan dengan fokus pada lima sektor utama, yaitu kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan ekonomi. Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh perangkat daerah dalam menyiapkan data yang dibutuhkan oleh tim BPKP. Selain itu, Sekda mengingatkan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan perencanaan ke depan, sehingga program yang disusun dapat lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Ia juga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga solusi dalam memperbaiki perencanaan pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap perencanaan dan penganggaran Tahun 2026 dapat semakin berkualitas serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
20 April 2026
Klik untuk melihat detail
Wabup Seruyan Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Disiplin ASN hingga Pencegahan Korupsi
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai pembina pada Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang digelar pada Senin pagi 20/4/2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh Pj. Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada kesempatan yang sama, juga diserahkan piagam penghargaan kepada ASN yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada pemerintah daerah.Adapun ASN yang memasuki masa purna tugas adalah : Norhakimah, S.P., dari Dinas Perpustakaan, Rudiwayansyah, A.Md.LLASD., dari Dinas Perhubungan, Slamet Mulyono, S.Pd.SD. dari SD Negeri 1 Persil Raya, Srie Aprilah, S.Pd., dari SMP N-2 Kuala Pembuang dan Sujarwo, S.P., dari SMP N-1 Seruyan Hulu. Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan pentingnya apel gabungan sebagai momentum memperkuat komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.“Apel gabungan ini menjadi komitmen penting untuk memperkuat pelaksanaan tugas ASN, khususnya dalam empat hal utama, yaitu kedisiplinan, kesiapsiagaan menghadapi bencana, pencapaian target kinerja perangkat daerah, serta pencegahan korupsi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa disiplin ASN harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam diri setiap aparatur. Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, mengingat peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana akan jatuh pada 26 April 2026.“Potensi bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga seluruh perangkat daerah harus selalu siap siaga, memiliki perencanaan yang matang, serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat,” tegasnya. Terkait kinerja, Wabup menekankan agar setiap program dan kegiatan memiliki indikator yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas.“Korupsi adalah musuh bersama yang merusak kepercayaan masyarakat dan menghambat pembangunan daerah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh ASN untuk menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas,” katanya. Pada kesempatan tersebut, H. Supian juga menyoroti pelaksanaan pemeriksaan terperinci oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan dengan menyiapkan dokumen secara lengkap, bersikap kooperatif, serta memperkuat sistem pengendalian internal.“Pemeriksaan ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan instrumen penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya. Di akhir amanatnya, Wakil Bupati berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan disiplin, responsif terhadap kondisi darurat, berorientasi pada kinerja, serta bebas dari praktik korupsi.
20 April 2026
Klik untuk melihat detail
BUPATI SERUYAN HADIRI IMPLEMENTASI DAN TINDAK LANJUT PPID UNTUK PERKUAT INVESTASI DAERAH
Batam — Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, SE, M.Si, menghadiri kegiatan Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, 17 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi daerah melalui penguatan peran PPID sebagai pusat promosi investasi yang terintegrasi dan berdaya saing global. APKASI sebagai penggagas kegiatan terus mendorong pemerintah kabupaten untuk aktif memanfaatkan PPID dalam membuka akses investasi yang lebih luas. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, APKASI menghadirkan sejumlah investor internasional dari berbagai negara, seperti Hong Kong, Singapura, dan Tiongkok, guna membuka peluang kerja sama langsung dengan pemerintah daerah. Pada hari Rabu (16/4), para peserta mengikuti sesi presentasi dari investor asal Hong Kong dan Singapura yang memaparkan peluang investasi serta potensi kerja sama di berbagai sektor. Selanjutnya, pada Kamis (17/4), kegiatan dilanjutkan dengan kehadiran investor asal Tiongkok yang melakukan penjajakan kerja sama melalui sesi diskusi dan interaksi langsung dengan para kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten. Salah satu investor yang turut hadir adalah Tao Zhongming, yang berpartisipasi aktif dalam sesi perkenalan dan dialog bersama peserta. Untuk memastikan komunikasi berjalan efektif, panitia menyediakan fasilitas penerjemah, sehingga diskusi antara investor dan pemerintah daerah dapat berlangsung secara optimal dan produktif.Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama konkret yang mampu mempercepat realisasi investasi di daerah, sekaligus memperkuat konektivitas antara potensi unggulan daerah dengan pasar internasional. APKASI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan perekonomian daerah.
17 April 2026
Klik untuk melihat detail
Wabup Seruyan Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati 2025
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun 2025–2026 dengan agenda penyampaian hasil rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Seruyan Tahun Anggaran 2025. Kamis 16/4/2026. Kegiatan yang digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten Seruyan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Seruyan dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, serta undangan lainnya. Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menyampaikan pidato sekaligus menerima secara resmi rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Tahun 2025. Dalam sambutannya, Wabup mengapresiasi kinerja DPRD, khususnya Panitia Khusus (Pansus), yang telah melakukan pembahasan secara mendalam serta memberikan masukan konstruktif terhadap laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah. “Rekomendasi yang disampaikan DPRD merupakan bagian penting dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah dan menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pembangunan serta pelayanan publik ke depan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa berbagai catatan strategis yang disampaikan DPRD, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi yang terukur dan peningkatan koordinasi lintas sektor. Pemkab Seruyan berkomitmen untuk terus mendukung upaya perbaikan kinerja pemerintah daerah melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif. Rapat paripurna ini merupakan bagian dari mekanisme konstitusional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sebagai bentuk fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan selama satu tahun anggaran. Melalui momentum tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Seruyan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
17 April 2026
Klik untuk melihat detail
Pj Sekda Seruyan Tinjau Pengembangan Agroforestri Nilam dan Produk UMKM di Seruyan Hulu
Tumbang Manjul – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri kegiatan peninjauan rencana pengembangan agroforestri nilam serta produk lokal pertanian dan usaha UMKM di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Seruyan Tengah, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama pihak Kaleka dan Gawi Bapakat dalam rangka survei lapangan untuk melihat langsung potensi pengembangan komoditas unggulan daerah berbasis kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif Kaleka serta Gawi Bapakat dalam meninjau rencana pembangunan fasilitas pendukung pengembangan agroforestri nilam di Kecamatan Seruyan Hulu. Menurutnya, langkah ini merupakan peluang strategis untuk mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menjaga kelestarian hutan. “Pengembangan agroforestri nilam ini sejalan dengan komitmen Bapak Bupati Seruyan dalam menjaga hutan yang tersisa melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan,” ujarnya. Ia menjelaskan, program Gawi Bapakat lahir sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menjaga kawasan hutan yang masih tersisa, sekaligus menjadi sarana menyalurkan penghargaan kepada masyarakat yang turut menjaga kelestarian hutan. Disebutkan pula bahwa wilayah Tumbang Manjul merupakan salah satu benteng pertahanan hutan terakhir di Kabupaten Seruyan yang harus terus dijaga dan dilestarikan.Karena itu, Pemerintah Daerah melihat adanya potensi besar dalam pengembangan tanaman nilam skala industri kecil sebagai bentuk penghargaan sekaligus pemberdayaan masyarakat yang berperan dalam menjaga kawasan hutan tersebut. Selain itu, rombongan juga melakukan peninjauan terhadap produk lokal pertanian dan usaha UMKM masyarakat di Desa Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, guna melihat potensi pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis produk unggulan lokal. Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kolaborasi bersama seluruh pihak dapat berjalan dengan baik untuk mewujudkan produksi komoditas berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan wilayah secara berkelanjutan. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Seruyan, khususnya di Kecamatan Seruyan Hulu,” tutupnya.
16 April 2026
Klik untuk melihat detail
Wakil Bupati Seruyan Terima Kunjungan Silaturahmi dan Audiensi Kepala BNNP Kalteng
KUALA PEMBUANG – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Mada Roostanto, S.E., M.H., di Rumah Jabatan Wakil Bupati Seruyan, Rabu (15/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai strategi penguatan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kabupaten Seruyan. Kunjungan jajaran BNNP Kalimantan Tengah ini bertujuan mempererat sinergi antara instansi vertikal dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus mendukung langkah-langkah strategis BNNP dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di Bumi Gawi Hatantiring. “Alhamdulillah, hari ini kita menerima kunjungan dari BNN yang membahas perkembangan peredaran narkoba di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Seruyan. Selain itu, juga dibahas rencana pembangunan gedung BNK dalam rangka mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika di Kabupaten Seruyan,” ujarnya. Wakil Bupati juga menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Seruyan. Ia menegaskan bahwa dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui instansi terkait akan melaksanakan kegiatan sosialisasi secara kolaboratif bersama BNN guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika. Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran perwakilan BNNP Kalimantan Tengah serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.
16 April 2026
Klik untuk melihat detail
Bupati Seruyan Hadiri Pelantikan Pengurus ASPEKSINDO dan Seminar Nasional di Jakarta
Jakarta – Bupati Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) Periode 2025–2030 yang dirangkaikan dengan Seminar Peningkatan Kapasitas Nelayan, bertempat di Flores Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (14/04/2026). Kehadiran Bupati Seruyan dalam forum tersebut dinilai sangat strategis, mengingat Kabupaten Seruyan merupakan salah satu daerah di Kalimantan Tengah yang memiliki wilayah pesisir luas dengan potensi kelautan dan perikanan yang besar serta menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian masyarakat. Sebagai negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki kekuatan besar pada sektor kelautan yang menjadi salah satu pondasi utama pembangunan bangsa. Wilayah pesisir dan laut memiliki arti strategis dan penting bagi masa depan Indonesia, sehingga sektor kelautan dan perikanan diharapkan menjadi komoditas unggulan yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengikuti secara seksama prosesi pelantikan pengurus baru ASPEKSINDO yang merupakan wadah kolaborasi pemerintah daerah dalam menyuarakan kepentingan wilayah kepulauan dan pesisir di tingkat nasional. Pelaksanaan Seminar Peningkatan Kapasitas Nelayan, membahas berbagai strategi penguatan sektor perikanan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui inovasi, teknologi, dan kebijakan yang berpihak kepada daerah pesisir.
15 April 2026
Klik untuk melihat detail
STAF AHLI BUPATI MEMBUKA ACARA BIMTEK PENGUATAN SEKOLAH ADIWIYATA TAHUN 2026
Kuala Pembuang- Staf Ahli Bupati Muliadi, S.E., Membuka Acara Bimbingan Teknis Penguatan Sekolah Adiwiyata Tahun 2026, Bertempat di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Selasa (14 April 2026) Dalam sambutannya Bupati Seruyan dalam Hal ini di bacakan oleh Staf Ahli Bupati mengatakan sebagaimana kita ketahui bersama perkebangan dari kemajuan jaman, ilmu dan teknologi dapat menimbulkan dampak yang baik dan juga negatif. Dampak positif dapat dirasakan baik secara ekonomi, kesehatan, pendidikan yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia,tetapi dari kegiatan tersebut tidak jarang menimbulkan efek negatif yang tidak diindahkan oleh manusia atau diluar kendali. Cukup banyak kejadian kerusakan alam, seperti adanya banjir, tanah longsor, pencemaran lingkungan, kematian biota laut-darat, penumpukan sampah, kebakaran dan pembalakan hutan, pembukaan lahan akibatnya hutan semakin menipis. Seiring hal tersebut keanekaragaman hayati juga terancam punah, yang ironisnya berdasarkan pengamatan kejadian tersebut disebabkan 80% oleh ulah tangan manusia. Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengatahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, dibentuklah program gerakan peduli lingkungan hidup disekolahan atau dikenal dengan sekolah adiwiyata. Dengan sekolah melaksanakan program ini, sesungguhnya kita telah menunjukan aksi nyata terhadap penanaman sikap ramah dan peduli pada lingkungan bagi para peserta didik dan meningkatkan kualitas lingkungkungan hidup disekolah sebagai tempat belajar mengajar yang nyaman,bersih,indah, hemat dan menyehatkan. Kita ingin pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatnya kesejahteraan yang dapat dirasakan hingga generasi yang akan datang. Siapa lagi yang kita harapkan untuk melakukan penyelamatan, guru menjadi pendidik, teladan dan motivator kepada generasi penerus anak-anak kita yang kelak akan mengisi pembangunan dan menjadi pejuang penyelamat bangsa bahkan dunia. Adapun Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah, meningkatkan pengertahuan dan wawasan penyelenggaraan program adiwiyata di sekolah verai terbaru tahun 2026 dan menumbuh kembanhkan pemahaman dan minat sekolah terhadap program sekolah adiwiyata di Kabupaten Seruyan. Alhamdulillah perkembangan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Seruyan dari tahun ketahun cukup mengembirakan hingga saat ini tercatat ada 2 Sekolah Adiwiyata Mandiri, 10 Adiwiyata Nasional, 12 Adiwiyata Provinsi dan 16 Adiwiyata Kabupaten, total 40 Sekolah sudah Adiwiyata. Prestasi yang sudah didapatkan menempatkan Kabupaten Seruyan pada urutan ke4 Kabupaten terbanyak Sekolah Adiwiyata di Provinsi Kalimantan Tengah. Sebelum mengakhiri sambutanya Staf Ahli berpesan, ikutilah kegiatan bimtek ini dengan sungguh-sungguh, memperhatikan dengan seksama setiap materi yang disampaikan oleh marasumber dan ilmu pengetahuan yang didapatkan selama pelatihan,segera diimplementasikan pada sekolahnya masing-masing
14 April 2026
Klik untuk melihat detail
Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Mingguan di Kabupaten Seruyan
Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Mingguan yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Senin (13/4/2026). Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan pengendalian inflasi daerah, khususnya pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H. Fokus utama pembahasan adalah memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok serta kelancaran distribusi di wilayah Kabupaten Seruyan, terutama di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur. Dalam arahannya, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan menekankan pentingnya pengawasan langsung terhadap kondisi stok komoditas di tingkat distributor. Kegiatan peninjauan lapangan tersebut dikoordinasikan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di masyarakat. Selain itu, rapat juga membahas persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengendalian Inflasi Triwulan I Tahun 2026. Seluruh perangkat daerah terkait diminta untuk menyiapkan data dan informasi yang meliputi capaian program selama Triwulan I, kendala yang dihadapi, rencana kegiatan pada Triwulan II, serta potensi tantangan ke depan. Seluruh materi yang disampaikan diharapkan mengacu pada roadmap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing perangkat daerah, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan selaras dan terukur. Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan selaku Sekretariat TPID turut berperan dalam menyiapkan data, bahan, dan dokumen pendukung guna memastikan kelancaran rapat serta menghasilkan rumusan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif. Hasil dari rapat teknis ini nantinya akan menjadi perhatian seluruh anggota TPID Kabupaten Seruyan dan dilaporkan kepada Bupati Seruyan selaku Ketua TPID sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pengendalian inflasi daerah.
14 April 2026