Bupati Seruyan Gelar Hasupa Hasundau Bersama Masyarakat Kecamatan Suling Tambun, Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Daerah
29 October 2026
Berita 78Agenda
Galeri
09 Oct 2026
Dirgahayu TNI
01 Oct 2026
Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026
26 Aug 2026
Himbauan Karhutla
17 Aug 2026
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 🇮🇩
04 Jul 2026
LAYANAN SIAP Sistem Informasi Agenda Pimpinan
01 Jul 2026
Dirgahayu Bhayangkara Ke-80.
29 Jun 2026
Terimakasih kepada kafilah Kab. Seruyan
23 Jun 2026
selamat dan sukses atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah
16 Jun 2026
Selamat Tahun Baru Hijriyah
12 Jun 2026
Katakan Tidak Pada Narkoba
Berita Lainnya
Bupati Seruyan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul
30 October 2026
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Workshop Alat Berat di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Rabu (28/10/2026). Pembangunan workshop tersebut merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur, khususnya pemeliharaan dan penanganan ruas jalan di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu dan sekitarnya. Pembangunan workshop ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas pendukung sekaligus menjadi tempat penyimpanan dan operasional alat berat milik pemerintah daerah yang ditempatkan di wilayah Tumbang Manjul. “Peletakan batu pertama pembangunan workshop ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan fasilitas bagi alat berat kita yang berada di Tumbang Manjul. Sengaja kita bangun dengan konsep sederhana, yang penting dapat digunakan untuk menunjang operasional alat berat,” ujar Bupati. Bupati menjelaskan bahwa keberadaan alat berat di wilayah tersebut telah memberikan manfaat nyata dalam mendukung peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antardesa, terutama pada ruas jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Menurutnya, salah satu ruas jalan yang telah mendapatkan penanganan adalah jalur penghubung Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, waktu tempuh antardaerah diharapkan menjadi lebih singkat. “Kalau dari Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai, apabila tidak dalam perjalanan konvoi, mungkin waktu tempuhnya sudah kurang dari satu jam. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan alat berat kita sudah memberikan hasil yang dapat dirasakan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa alat berat yang telah ditempatkan di wilayah tersebut akan tetap disiagakan untuk mendukung pemeliharaan jalan serta mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan, terutama saat memasuki musim penghujan. “Alat berat itu akan tetap standby selama memang kita tempatkan di sana. Dengan demikian, apabila ada ruas jalan yang memerlukan penanganan, kita bisa bergerak lebih cepat tanpa harus mendatangkan alat dari lokasi yang jauh,” jelasnya. Lebih lanjut, Bupati turut menyinggung kondisi cuaca yang mulai menunjukkan adanya peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah. Ia berharap turunnya hujan dapat membawa berkah bagi masyarakat, terutama setelah wilayah tersebut mengalami periode cuaca kering yang cukup panjang. “Alhamdulillah, kemarin sudah mulai banyak turun hujan. Saat saya berada di Tumbang Langkai turun hujan, kemudian dalam perjalanan menuju Tumbang Manjul juga hujan. Informasi dari Palangka Raya dan daerah lainnya juga sudah mulai turun hujan.Mudah-mudahan ini membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya. Bupati berharap kondisi cuaca yang semakin membaik dapat mendukung aktivitas masyarakat, termasuk membantu mengatasi berbagai kendala akibat musim kemarau serta mendorong kelancaran kegiatan perekonomian di daerah. Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan pemerintah daerah untuk menjaga kondisi infrastruktur jalan secara berkelanjutan. Melalui keberadaan fasilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berupaya memastikan alat berat dapat dioperasikan secara lebih efektif, terawat, dan siap digunakan sesuai kebutuhan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses transportasi yang lebih baik, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian, khususnya di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul
30 October 2026
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Workshop Alat Berat di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Rabu (28/10/2026). Pembangunan workshop tersebut merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur, khususnya pemeliharaan dan penanganan ruas jalan di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu dan sekitarnya. Pembangunan workshop ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas pendukung sekaligus menjadi tempat penyimpanan dan operasional alat berat milik pemerintah daerah yang ditempatkan di wilayah Tumbang Manjul. “Peletakan batu pertama pembangunan workshop ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan fasilitas bagi alat berat kita yang berada di Tumbang Manjul. Sengaja kita bangun dengan konsep sederhana, yang penting dapat digunakan untuk menunjang operasional alat berat,” ujar Bupati. Bupati menjelaskan bahwa keberadaan alat berat di wilayah tersebut telah memberikan manfaat nyata dalam mendukung peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antardesa, terutama pada ruas jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Menurutnya, salah satu ruas jalan yang telah mendapatkan penanganan adalah jalur penghubung Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, waktu tempuh antardaerah diharapkan menjadi lebih singkat. “Kalau dari Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai, apabila tidak dalam perjalanan konvoi, mungkin waktu tempuhnya sudah kurang dari satu jam. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan alat berat kita sudah memberikan hasil yang dapat dirasakan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa alat berat yang telah ditempatkan di wilayah tersebut akan tetap disiagakan untuk mendukung pemeliharaan jalan serta mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan, terutama saat memasuki musim penghujan. “Alat berat itu akan tetap standby selama memang kita tempatkan di sana. Dengan demikian, apabila ada ruas jalan yang memerlukan penanganan, kita bisa bergerak lebih cepat tanpa harus mendatangkan alat dari lokasi yang jauh,” jelasnya. Lebih lanjut, Bupati turut menyinggung kondisi cuaca yang mulai menunjukkan adanya peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah. Ia berharap turunnya hujan dapat membawa berkah bagi masyarakat, terutama setelah wilayah tersebut mengalami periode cuaca kering yang cukup panjang. “Alhamdulillah, kemarin sudah mulai banyak turun hujan. Saat saya berada di Tumbang Langkai turun hujan, kemudian dalam perjalanan menuju Tumbang Manjul juga hujan. Informasi dari Palangka Raya dan daerah lainnya juga sudah mulai turun hujan.Mudah-mudahan ini membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya. Bupati berharap kondisi cuaca yang semakin membaik dapat mendukung aktivitas masyarakat, termasuk membantu mengatasi berbagai kendala akibat musim kemarau serta mendorong kelancaran kegiatan perekonomian di daerah. Pembangunan Workshop Alat Berat di Tumbang Manjul diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan pemerintah daerah untuk menjaga kondisi infrastruktur jalan secara berkelanjutan. Melalui keberadaan fasilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berupaya memastikan alat berat dapat dioperasikan secara lebih efektif, terawat, dan siap digunakan sesuai kebutuhan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses transportasi yang lebih baik, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian, khususnya di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan.
Wakil Bupati Pimpin Rapat Evaluasi, Status Tanggap Darurat Karhutla Kabupaten Seruyan Resmi Diperpanjang
29 October 2026
KUALA PEMBUANG*l - Wakil Bupati Seruyan memimpin Rapat Evaluasi Perpanjangan Status Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan, Rabu (29/10/2026), bertempat di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan.Rapat evaluasi ini digelar untuk mengkaji secara komprehensif kondisi terkini Karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan, dengan melibatkan seluruh unsur terkait.Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan berbagai pertimbangan serta masukan dari seluruh peserta rapat, disepakati untuk memperpanjang status tanggap darurat Karhutla di Kabupaten Seruyan."Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan rapat evaluasi terkait status tanggap darurat Karhutla di Kabupaten Seruyan. Berdasarkan berbagai pertimbangan serta masukan dari seluruh peserta rapat, kita sepakat untuk memperpanjang status tanggap darurat," ujar Wakil Bupati.Ia menjelaskan, meskipun dalam beberapa hari terakhir telah terjadi hujan yang berdampak pada penurunan jumlah titik panas (hotspot) dan titik api, penetapan status tanggap darurat tidak dapat hanya didasarkan pada satu indikator penurunan hotspot semata. Harus mempertimbangkan berbagai aspek lain yang berpengaruh terhadap kondisi di lapangan.Hal tersebut diperkuat dengan paparan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rapat. Disebutkan bahwa curah hujan saat ini masih belum merata dan belum optimal di seluruh wilayah Seruyan. Bahkan, berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi kemarau berpotensi masih berlangsung hingga akhir November 2026. Oleh karena itu, upaya penanganan Karhutla masih perlu dilanjutkan secara intensif.Selain faktor cuaca, karakteristik wilayah Seruyan menjadi pertimbangan krusial. Kabupaten Seruyan memiliki wilayah lahan gambut yang cukup luas. Wakil Bupati menegaskan, hujan yang turun beberapa hari terakhir belum tentu mampu memadamkan api yang masih membara di bawah permukaan tanah gambut."Turunnya hujan selama beberapa hari belum tentu mampu memadamkan api yang masih membara di bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mengambil keputusan," jelasnya.Keputusan perpanjangan status tanggap darurat ini diambil melalui pembahasan bersama dan musyawarah mufakat dengan berbagai pihak, antara lain unsur Kepolisian, TNI, Kejaksaan, BPBD, BMKG, serta instansi terkait lainnya.Terkait konsekuensi anggaran akibat perpanjangan status tersebut, Wakil Bupati menyampaikan kabar baik. Berdasarkan informasi dari Kepala BPBD Kabupaten Seruyan, daerah telah memperoleh dukungan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp20 miliar dari pemerintah pusat untuk mendukung operasional penanganan Karhutla.Bantuan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan upaya pencegahan, pemadaman, dan penanganan dampak Karhutla di lapangan hingga status tanggap darurat dicabut nantinya.Dengan diperpanjangnya status tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Seruyan mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk tetap siaga, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas.
PENGEMBANGAN EKONOMI DAN HUTAN LESTARI: Bupati Seruyan Bersama Gawi Bapakat Tinjau Lahan LPHD Tumbang Manjul untuk Pengembangan Agroforestri Nilam
29 October 2026
Tumbang Manjul — Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen penuh untuk mendorong pemanfaatan perhutanan sosial yang produktif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen ini ditunjukkan melalui agenda peninjauan langsung oleh Bapak Bupati beserta rombongan ke lahan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Tumbang Manjul untuk rencana pengembangan nilam dan persemaian nilam berkapasitas 100.000 bibit yang telah terbangun. Senin 26/10/2026. Sebagai salah satu komoditas penghasil minyak atsiri yang sangat diminati di pasar global, tanaman nilam ini akan ditanam dengan sistem agroforestri di bawah tegakan kawasan LPHD, sehingga produktivitas lahan tetap berjalan seiring dengan upaya pelestarian ekosistem hutan. Dalam peninjauannya ke LPHD Tumbang Manjul, Bapak Bupati meninjau langsung kondisi kawasan Hutan Desa serta akses jalan existing yang selama ini menjadi jalur mobilitas warga. Usai meninjau kawasan LPHD, rombongan melanjutkan kunjungan ke persemaian nilam. Pada kesempatan tersebut, Bapak Bupati melihat langsung kondisi fisik tanaman nilam serta mendengarkan pemaparan komprehensif mengenai karakteristik tanaman dan teknik budidayanya. Langkah ini memberikan gambaran nyata mengenai potensi besar pengembangan nilam sebagai salah satu motor penggerak ekonomi produktif masyarakat Seruyan melalui skema LPHD. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dinas teknis, pemerintah desa, dan masyarakat melalui LPHD, pengembangan budidaya nilam di Seruyan Hulu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kelestarian fungsi hutan.
Bupati Seruyan Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tumbang Langkai, Tegaskan Pentingnya Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan
29 October 2026
Tumbang Langkai – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan ini juga dirangkai dengan pembagian vitamin dan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan serta upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize berupa paket sembako dan sepeda. Pemberian doorprize tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian dan kebersamaan dengan masyarakat, sekaligus menambah antusiasme warga dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Dalam sambutannya, Camat Suling Tambun Hengky Bromoli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Seruyan bersama Dinas Kesehatan atas terselenggaranya kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memeriksakan kondisi kesehatan, berkonsultasi langsung dengan tenaga medis, serta memperoleh saran penanganan kesehatan yang tepat. Camat juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, setidaknya setiap enam bulan sekali. Sementara itu, Bupati Seruyan menegaskan bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan dua sektor pelayanan dasar yang menjadi hak masyarakat sekaligus kewajiban pemerintah untuk memenuhinya. “Pendidikan dan kesehatan adalah layanan dasar, hak masyarakat, dan kewajiban pemerintah. Saya ingin semuanya terselenggara dengan baik,” tegas Bupati. Bupati juga menyoroti pentingnya deteksi dini penyakit, khususnya tuberkulosis (TBC), serta mengimbau masyarakat agar segera melaporkan dan memeriksakan anggota keluarga yang mengalami gejala penyakit ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendidik agar senantiasa menjaga kedisiplinan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan motivasi kepada anak-anak dan pelajar agar rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, aktif berolahraga, serta menjauhi narkoba dan minuman keras. Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur secara bertahap, termasuk penanganan akses jalan menuju sekolah serta peningkatan kualitas jalan di wilayah setempat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat. “Kalau pemerintahan bagus, programnya bagus, pembangunan bagus, pendidikan bagus, kesehatan bagus, maka daerah kita akan maju dan masyarakat akan sejahtera,” ungkapnya. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut turut dihadiri jajaran perangkat daerah, unsur kecamatan, kepolisian, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta para pelajar.
Asisten Administrasi Umum Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 di BLK Kartika Bhakti
28 October 2026
*Kartika Bhakti* - Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Seruyan secara resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Kartika Bhakti, Rabu (28/10/2026).Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.Dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, Asisten Administrasi Umum menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menegaskan, pelatihan vokasi merupakan langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, keterampilan, etos kerja, dan daya saing sesuai kebutuhan dunia kerja."Pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, infrastruktur, maupun investasi, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan," tegasnya.Ia menambahkan, Pemkab Seruyan memandang pelatihan vokasi memiliki peran sangat penting dan strategis dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.Kepada para peserta, ia berpesan agar tidak hanya memandang pelatihan sebagai formalitas untuk memperoleh sertifikat, tetapi sebagai kesempatan berharga untuk meningkatkan kapasitas diri, membuka peluang kerja, bahkan menciptakan lapangan usaha baru."Ikuti seluruh rangkaian dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menggali ilmu, memperdalam keterampilan, serta membangun jaringan dengan instruktur dan sesama peserta," pesannya.Sementara kepada para instruktur dan penyelenggara, ia berharap pelatihan dilaksanakan secara optimal dengan mengedepankan kualitas pembelajaran, praktik kerja yang memadai, materi yang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta tetap memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas SDM melalui pengembangan kompetensi, peningkatan keterampilan, serta perluasan kesempatan kerja."Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi dari sejauh mana ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun dalam mengembangkan usaha secara mandiri," ujarnya.Mengakhiri sambutan, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 di UPTD Balai Kerja secara resmi dinyatakan dibuka.Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah Kabupaten Seruyan.
Wakil Bupati Seruyan Buka Kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan Tahun 2026
28 October 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan bagi Organisasi Pelajar, Pemuda, Kemasyarakatan dan Keagamaan Tahun 2026, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Rabu (28/10/2026).Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan peran aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta mendukung perlindungan dan kesejahteraan perempuan.Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa perlindungan anak dan peningkatan kesejahteraan perempuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral, kemanusiaan, dan sosial seluruh elemen masyarakat.“Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah pilar peradaban. Perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta peningkatan kesejahteraan perempuan, merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.Wakil Bupati berharap organisasi pelajar dan pemuda dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah perundungan, perkawinan usia anak, serta kekerasan di ruang digital. Sementara itu, organisasi kemasyarakatan diharapkan memperkuat fungsi kontrol sosial, sedangkan organisasi keagamaan berperan menanamkan nilai-nilai moral dan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak.Ia juga mengajak seluruh kader agar aktif, responsif, dan memiliki empati dalam mendeteksi serta merespons potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui edukasi, pendampingan awal, serta koordinasi dengan instansi terkait.“Jadilah kader yang aktif, responsif, dan berempati. Jangan ragu untuk bertindak apabila mengetahui adanya indikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pesannya.Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi pelajar, pemuda, kemasyarakatan, dan keagamaan dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang ramah anak, aman, serta menjunjung tinggi hak dan kesejahteraan perempuan.Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu serta keterampilan yang diperoleh untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan.
Wakil Bupati Seruyan Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
28 October 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Rabu (28/10/2026).Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kepedulian generasi muda dalam membangun bangsa.Dalam amanatnya, Wakil Bupati Seruyan membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup, tidak hanya sebagai sejarah perjuangan, tetapi juga tercermin dalam karakter dan tindakan nyata generasi penerus bangsa.Ditekankan bahwa kemajuan bangsa tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik dan teknologi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki jiwa patriotisme, kegigihan, serta kepedulian terhadap sesama.“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.Melalui peringatan ini, generasi muda Kabupaten Seruyan diharapkan terus meningkatkan semangat persatuan, mengembangkan potensi diri, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia dibangun melalui pengabdian, perjuangan, dan kepedulian bersama.“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Salam Pemuda!”
Bupati Seruyan Pancangkan Tiang Pertama Pembangunan Huma Betang di Tumbang Langkai
28 October 2026
Tumbang Langkai – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melaksanakan pemancangan tiang pertama pembangunan Huma Betang di Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Selasa (27/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Huma Betang merupakan momentum bersejarah sekaligus kebanggaan bersama dalam melestarikan budaya dan memperkuat persatuan masyarakat. "Hari ini kita berkumpul di titik pembangunan Rumah Betang di Tumbang Langkai. Ini sejarah, ini prestasi, dan ini kebanggaan bersama," ujarnya. Bupati berharap pembangunan Huma Betang tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu menghidupkan falsafah Huma Betang dalam kehidupan sehari-hari, khususnya nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong. "Semoga dengan dimulainya pembangunan Rumah Betang ini, falsafah Huma Betang benar-benar dapat dipraktikkan untuk mempersatukan seluruh unsur dan membangun kekuatan bersama demi kemajuan Kecamatan Suling Tambun, Kabupaten Seruyan, dan Kalimantan Tengah," ungkapnya. Mengawali pemancangan tiang pertama, Bupati mengajak seluruh pihak yang hadir untuk berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Bupati Seruyan Lantik Pengurus Batamad Kecamatan Suling Tambun, Tekankan Penguatan Adat, Persatuan dan Sinergi Pembangunan
27 October 2026
Suling Tambun – Bupati Seruyan sekaligus Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melantik pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kecamatan Suling Tambun beserta pengurus Batamad tingkat desa se-Kecamatan Suling Tambun, Selasa (27/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan adat, menjaga harkat dan martabat masyarakat Dayak, serta meningkatkan sinergi antara lembaga adat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Seruyan. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan dihadiri jajaran pengurus Dewan Adat Dayak, pengurus Batamad, unsur pemerintah kecamatan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Dalam sambutannya, Ketua Batamad, Citra Yudha, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Suling Tambun serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi sehingga kegiatan pelantikan dapat terlaksana dengan baik. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Batamad tingkat kecamatan maupun desa yang baru dilantik. Menurutnya, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk menjaga kehormatan serta kelestarian adat istiadat Dayak. Citra Yudha menegaskan bahwa Batamad merupakan bagian dari kelembagaan adat yang memiliki peran penting dalam mendukung tugas dan fungsi Dewan Adat Dayak, Damang Kepala Adat, serta mantir adat di tingkat desa. Keberadaan Batamad diharapkan tidak hanya menjadi simbol organisasi, tetapi benar-benar mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketenteraman, memperkuat persatuan, melestarikan budaya, dan mendukung kemajuan daerah. Sementara itu, Bupati Seruyan dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa Batamad memiliki kedudukan strategis sebagai bagian dari kelembagaan adat Dayak yang keberadaannya didukung oleh peraturan daerah di Kalimantan Tengah. Menurut Bupati, Batamad, Dewan Adat Dayak, Damang, dan mantir adat merupakan satu kesatuan yang harus saling mendukung dalam menjalankan fungsi kelembagaan adat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Bupati mengingatkan agar keberadaan Batamad tidak hanya sebatas mengenakan atribut atau menunjukkan identitas organisasi, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Batamad harus mampu menjaga harkat dan martabat masyarakat Dayak, melestarikan adat budaya, serta menjadi bagian dari kekuatan bersama dalam mendukung pembangunan daerah,” ingatnya Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antara hukum adat dan hukum nasional. Ia menjelaskan bahwa pengakuan terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat menjadi ruang penting bagi lembaga adat untuk terus memperkuat perannya dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam hal ini, Batamad diharapkan dapat membantu mengawal pelaksanaan keputusan Damang Kepala Adat serta membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, sehingga penerapan hukum adat dapat berjalan secara harmonis dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan. Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait dalam memperkuat regulasi daerah yang berkaitan dengan pelestarian serta penerapan hukum adat. Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyinggung pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 51 desa di Kabupaten Seruyan. Ia menyampaikan bahwa proses demokrasi di tingkat desa harus menjadi sarana untuk memperkuat persatuan masyarakat. Menurutnya, demokrasi sejatinya harus membawa kegembiraan, kebersamaan, dan semangat persaudaraan. Perbedaan pilihan dalam proses pemilihan tidak boleh menjadi alasan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat. Ia berharap para kepala desa yang telah mendapatkan kepercayaan masyarakat dapat merangkul seluruh warga tanpa membedakan pilihan politik, sehingga pembangunan desa dapat dilaksanakan secara bersama-sama. Sejalan dengan hal tersebut, Bupati meminta seluruh pengurus Batamad yang baru dilantik untuk menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga keharmonisan hubungan antarsuku, antaragama, dan antargolongan. “Jadilah perekat bagi seluruh komponen masyarakat. Jaga kedamaian, kerukunan, dan kebersamaan, serta bahu-membahu membangun Kabupaten Seruyan agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pesan Bupati sebagaimana dirangkum dari arahannya. Bupati juga mengajak seluruh jajaran Batamad untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga adat, serta berbagai unsur masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan dan perkembangan zaman. Menurutnya, kekuatan adat dan budaya harus menjadi salah satu fondasi dalam membangun daerah yang maju tanpa meninggalkan identitas, nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat Dayak. Mengakhiri arahannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada seluruh pengurus Batamad Kecamatan Suling Tambun dan pengurus Batamad tingkat desa yang baru dilantik. Ia berharap seluruh pengurus dapat mengemban amanah dengan penuh keikhlasan, menjaga nama baik organisasi, serta menunjukkan pengabdian nyata bagi masyarakat, adat, dan daerah. Melalui pelantikan ini, diharapkan Batamad Kecamatan Suling Tambun semakin solid, berperan aktif dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Dayak, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang aman, harmonis, maju, dan sejahtera.
Bupati Seruyan Buka Gerakan Pangan Murah di Tumbang Langkai
27 October 2026
Tumbang Langkai – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan melalui kolaborasi Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, bertempat di Taman Handep Hapakat, Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Selasa (27/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya bagi warga yang berada di wilayah hulu Kabupaten Seruyan yang masih menghadapi tantangan akses transportasi dan distribusi logistik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Suling Tambun Hengky Bromoli, S.Sos., M.A.P., Camat Seruyan Hulu Syamsul, jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kapolsek Seruyan Hulu, pengurus DAD Kabupaten Seruyan, para Ketua DAD kecamatan, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, perwakilan Dewan Adat Dayak Kabupaten Seruyan, Citra Yudha, menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan wujud sinergi antara lembaga adat dan pemerintah daerah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, DAD tidak hanya berperan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Dayak, tetapi juga berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada kegiatan tersebut, disediakan sebanyak 300 paket sembako murah dengan harga Rp115.000 per paket yang diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya di wilayah hulu Kabupaten Seruyan. Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi darat di wilayah hulu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya biaya distribusi barang, termasuk kebutuhan pokok masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan masyarakat. Sementara itu, Bupati Seruyan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dewan Adat Dayak Kabupaten Seruyan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan atas terselenggaranya kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut. Bupati menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di Kecamatan Suling Tambun dan wilayah sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur, terutama peningkatan akses jalan darat yang menghubungkan wilayah hulu dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses transportasi yang semakin baik, biaya pengangkutan orang maupun barang diharapkan dapat ditekan sehingga distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih lancar dan harga barang semakin terjangkau. Selain itu, peningkatan konektivitas wilayah juga diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memasarkan berbagai hasil pertanian, perkebunan, rotan, serta potensi sumber daya lokal lainnya. Bupati menegaskan bahwa berbagai tantangan pembangunan di wilayah hulu tidak boleh menyurutkan semangat pemerintah daerah untuk terus bekerja dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Seruyan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah daerah, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, termasuk lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat secara luas. Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga memanfaatkan momentum pertemuan tersebut untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat serta mendengarkan berbagai aspirasi dan kebutuhan warga, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan perekonomian di wilayah hulu. Mengakhiri sambutannya, Bupati Seruyan secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan melalui kerja sama DAD Kabupaten Seruyan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan. Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat dapat semakin mudah dijangkau, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan, khususnya di wilayah hulu.
Bupati Seruyan Lantik Pengurus Batamad Kecamatan Seruyan Hulu, Tekankan Penguatan Adat dan Sinergi dalam Pembangunan
27 October 2026
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melantik pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kecamatan Seruyan Hulu, yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Bulutangkis Tumbang Manjul, Senin (26/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan adat, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta meningkatkan peran masyarakat adat dalam mendukung pembangunan dan menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan, Ketua Harian DAD Kabupaten Seruyan, para Damang, Mantir Adat, pengurus Batamad tingkat kabupaten, kecamatan dan desa, kepala perangkat daerah, unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua Batamad Kabupaten Seruyan Citra Yudha menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa Batamad merupakan organisasi adat yang berada di bawah naungan, koordinasi, dan pembinaan Dewan Adat Dayak (DAD), serta memiliki landasan kelembagaan yang diatur melalui peraturan daerah di Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, keberadaan Batamad bukan sekadar simbol organisasi ataupun identitas masyarakat adat, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kehormatan, harkat, martabat, serta kelestarian budaya masyarakat Dayak. "Batamad adalah lembaga yang memiliki dasar hukum dan tanggung jawab yang jelas. Karena itu, setiap pengurus harus memahami tugas dan fungsinya, menjaga marwah organisasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya. Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, tanggung jawab, keadilan, dan kebijaksanaan tanpa membeda-bedakan masyarakat yang dilayani. Pengurus Batamad juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi dengan Dewan Adat Dayak, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga ketertiban dan menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Penyelesaian permasalahan adat, lanjutnya, harus senantiasa mengedepankan musyawarah dan mufakat dengan berlandaskan falsafah Huma Betang yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, persaudaraan, toleransi, dan keharmonisan. "Pengurus Batamad harus menjadi teladan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Kehadiran Batamad harus membawa kedamaian, mempererat persatuan, serta tetap menghormati hukum positif yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," pesannya. Selain menjaga ketertiban dan kehormatan adat, Batamad juga diharapkan berperan aktif dalam melestarikan budaya dan membimbing generasi muda agar tetap mengenal serta mencintai nilai-nilai luhur warisan leluhur di tengah perkembangan zaman. Sementara itu, Bupati Seruyan menyambut baik pelantikan pengurus Batamad Kecamatan Seruyan Hulu sebagai bagian dari upaya memperkuat peran kelembagaan adat di daerah. Keberadaan organisasi adat diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan sosial masyarakat, serta mendukung pembangunan yang tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Seruyan yang aman, rukun, dan semakin maju. Melalui kepengurusan yang baru, Batamad Kecamatan Seruyan Hulu diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjalankan peran organisasi secara bertanggung jawab, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Dayak. Kegiatan pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh unsur masyarakat adat untuk terus menjaga kehormatan budaya, memperkuat persaudaraan, serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Lantik Empat Anggota PAW BPD Kecamatan Seruyan Hulu
27 October 2026
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., melantik empat anggota Pengganti Antarwaktu (PAW) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Seruyan Hulu, bertempat di Gedung Olahraga Tumbang Manjul, Senin (26/10/2026). Keempat anggota PAW BPD yang dilantik yakni Demi dari Desa Riam Batang, Nopa Nopia dari Desa Tumbang Darap, Simbar dari Desa Tumbang Setawai, dan Supiansayah dari Desa Mojang Baru. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada anggota BPD yang baru dilantik serta mengingatkan pentingnya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa BPD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam menampung aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan, serta mendukung pembangunan desa. Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Selain itu, ia menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan melalui pengadaan alat berat, termasuk rencana penambahan pada tahun 2027, serta pembenahan sektor pendidikan dan kesehatan. Melalui pelantikan tersebut, Bupati berharap anggota BPD dapat bekerja sama dengan kepala desa, menjaga persatuan masyarakat, dan berperan aktif mendorong kemajuan pembangunan desa di Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tumbang Manjul, Ajak Pelajar Rajin Belajar dan Jauhi Perundungan
26 October 2026
Tumbang Manjul – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan pemeriksaan kesehatan massal gratis bagi masyarakat Desa Tumbang Manjul dan sekitarnya, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Tumbang Manjul, bertempat di Posyandu Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Seruyan turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan. Selain mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, masyarakat juga menerima pembagian masker, vitamin, dan telur. Suasana kegiatan semakin meriah dengan adanya pembagian doorprize bagi anak-anak, dengan hadiah utama berupa sepeda gunung. Kehadiran Bupati Seruyan di Tumbang Manjul juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kecamatan Seruyan Hulu, termasuk infrastruktur jalan, perekonomian, serta sarana pendidikan. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi nyata di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah. "Tujuannya melihat kondisi daerah, ingin memperbaiki jalan, ingin memperbaiki perekonomian, juga meninjau sekolah dan lain-lain. Ini nampaknya sekolah juga perlu perawatan, perlu rehabilitasi. Jadi pada saatnya ini akan menjadi perhatian," ujar Bupati. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pelajar dan guru. Dengan suasana penuh keakraban, ia memberikan motivasi kepada anak-anak agar senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu, menghormati orang tua dan guru, serta membangun hubungan pertemanan yang baik. Bupati berpesan agar para pelajar tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. "Harus taat dan patuh kepada orang tua dan guru. Kemudian, harus rajin beribadah. Selanjutnya, tentu harus rajin belajar, tertib sekolah, kemudian selalu bersemangat," pesannya. Lebih lanjut, Bupati secara khusus mengingatkan para pelajar untuk menghindari tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Menurutnya, masa sekolah harus menjadi waktu yang menyenangkan untuk belajar, menjalin persahabatan, dan mempersiapkan masa depan."Jangan saling merundung, jangan saling mengganggu teman, jangan sering membuat permusuhan. Karena kita ini semuanya bersaudara," tegasnya. Ia berharap anak-anak di Kecamatan Seruyan Hulu dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, serta mampu membanggakan keluarga, guru, dan daerahnya. Interaksi antara Bupati dan para pelajar berlangsung hangat. Sejumlah pertanyaan motivasi yang disampaikan Bupati dijawab serentak dengan penuh semangat oleh anak-anak yang hadir. Di akhir arahannya, Bupati turut menyampaikan harapan agar kondisi lingkungan semakin membaik, termasuk berkurangnya kabut asap seiring turunnya hujan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan, menjaga kebersamaan, dan saling menghormati.