Pusat Informasi

Berita Terbaru

Kumpulan berita resmi terbaru dari Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan.

Reset Filter

Klik untuk melihat detail

BUPATI SERUYAN HADIRI DEKLARASI PERLINDUNGAN EKOSISTEM GAMBUT DI KABUPATEN SERUYAN

Kuala Pembuang, Rabu, 29 April 2026 – Bupati Seruyan 29 April 2026menghadiri kegiatan Deklarasi Perlindungan Ekosistem Gambut yang dilaksanakan di Aula Bupati Seruyan. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem gambut yang memiliki peran penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.Dalam deklarasi tersebut disampaikan bahwa gambut merupakan salah satu ekosistem warisan alam yang sangat penting namun juga rentan terhadap kerusakan. Berdasarkan data Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Kabupaten Seruyan tahun 2025, luas ekosistem gambut di wilayah ini mencapai sekitar 572.111 hektar atau sekitar 37,60 persen dari total luas Kabupaten Seruyan.Ekosistem gambut memiliki fungsi vital sebagai penyangga keseimbangan uekologis, seperti menyimpan karbon, mengatur siklus air, serta menopang keanekaragaman hayati. Selain itu, gambut juga menjadi sumber kehidupan dan mata pencaharian bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Namun demikian, ekosistem ini sangat rentan terhadap kerusakan dan kebakaran yang dapat menyebabkan pelepasan karbon dalam jumlah besar serta berdampak negatif terhadap lingkungan.Melalui deklarasi ini, Forum Multi Pihak yang tergabung dalam Kelompok Kerja Sertifikasi Komoditas Berkelanjutan Berbasis Yurisdiksi di Kabupaten Seruyan menyatakan komitmen dalam perlindungan ekosistem gambut.Adapun komitmen yang disepakati meliputi penyediaan kebijakan daerah serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan terkait perlindungan gambut, menjaga dan melindungi ekosistem gambut dari kerusakan dan kebakaran, mengendalikan pembukaan lahan, melakukan pemulihan dan restorasi pada lahan gambut yang terdegradasi, serta mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ketahanan bencana.Kehadiran Bupati Seruyan dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan ekosistem gambut demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan bersama.

30 April 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Hadiri Silaturahmi dan Seminar Peringatan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026

Kuala Pembuang 29 April 2026 – Bupati Seruyan menghadiri kegiatan silaturahmi dan seminar dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 Tahun 2026 yang digelar pada Rabu (29/4). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah beserta jajaran, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, organisasi perempuan, narasumber, insan pers, serta undangan lainnya.Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Seruyan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi fondasi penting dalam mempererat ukhuwah, membangun kekompakan, dan menciptakan sinergi di antara seluruh elemen.“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan anggota DWP yang telah menginisiasi kegiatan ini. Silaturahmi adalah kunci untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.Bupati juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua DWP Kabupaten Seruyan yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah sekaligus mendampingi anggota keluarga yang tengah menjalani perawatan di Jakarta. Ia turut menyampaikan salam hormat kepada seluruh peserta yang hadir.Lebih lanjut, Bupati menekankan peran strategis perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita Persatuan, sebagai mitra pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan moral dan peran perempuan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembangunan, baik dalam keluarga maupun dalam lingkup pemerintahan.“Keberhasilan suami dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara tidak terlepas dari dukungan, doa, dan ketenangan yang diberikan oleh para istri. Oleh karena itu, jadikan DWP sebagai wadah untuk membina keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berkualitas,” ungkapnya.Selain itu, Bupati juga mendorong para perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui inovasi, kreativitas, serta penguasaan keterampilan dan teknologi. Hal ini dinilai penting agar perempuan dapat berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah, termasuk dalam sektor ekonomi kreatif.Dalam momentum peringatan Hari Kartini, Bupati mengajak seluruh perempuan untuk terus melanjutkan semangat perjuangan R.A. Kartini sebagai simbol emansipasi dan kemajuan perempuan Indonesia.“Perempuan masa kini adalah sosok yang tangguh, cerdas, dan penuh dedikasi. Teruslah melangkah, menginspirasi, dan berkontribusi bagi kemajuan keluarga, masyarakat, dan bangsa. Jadilah Kartini masa kini yang berani, berdaya, dan tetap rendah hati,” pesannya.Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh perempuan di Kabupaten Seruyan yang telah berperan aktif di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat semangat perempuan dalam berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.“Selamat Hari Kartini ke-147 Tahun 2026. Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” tutupnya.

29 April 2026

Klik untuk melihat detail

BUPATI SERUYAN LANTIK 3 PEJABAT STRUKTURAL, TEKANKAN AMANAH DAN PROFESIONALITAS ASN

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 3 pejabat struktural dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan Tahun 2026, yang digelar pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada Tuhan Yang Maha Esa maupun kepada pimpinan dan masyarakat. “Mutasi dan promosi jabatan struktural merupakan langkah strategis dalam rangka penyegaran organisasi serta upaya meningkatkan semangat kerja aparatur sipil negara. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan,” ujar Bupati. Lebih lanjut, ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, menciptakan inovasi, serta bekerja secara profesional dan berintegritas. “Jaga loyalitas, tingkatkan dedikasi, serta patuhi norma dan etika jabatan. Utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan agar visi dan misi pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal,” tegasnya. Bupati juga berharap agar amanah yang diberikan dapat dijadikan sebagai ladang ibadah serta motivasi untuk meraih kinerja terbaik demi kemajuan Kabupaten Seruyan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda kepada para pejabat yang baru dilantik, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Dengan dilantiknya pejabat struktural ini, diharapkan roda pemerintahan di Kabupaten Seruyan dapat berjalan semakin optimal, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

28 April 2026

Klik untuk melihat detail

Pemkab Seruyan Dorong Peningkatan Nilai Jual Produk, Sekda Buka Sosialisasi Sertifikasi Pengolahan Ikan 2026

Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, Selasa (28/4/2026), di Aula Dinas Perikanan setempat. Kegiatan ini diikuti para pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, nelayan, serta peserta pelatihan dari berbagai wilayah di Kabupaten Seruyan. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi kelayakan pengolahan, sekaligus mendorong penerapan prinsip higienis dan sanitasi dalam proses produksi. Dalam sambutannya, dr. Bahrun Abbas menyampaikan bahwa Kabupaten Seruyan memiliki potensi perikanan yang besar, baik dari sektor laut maupun perairan sungai. Namun, potensi tersebut dinilai belum dimaksimalkan, khususnya dalam hal pengolahan dan peningkatan nilai tambah produk. Ia menjelaskan bahwa melalui sertifikasi SKP, produk perikanan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi dapat diolah secara lebih baik sehingga memiliki kualitas, keamanan, dan nilai jual yang lebih tinggi serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor, mengingat terdapat berbagai jenis sertifikasi lain yang juga mendukung usaha pengolahan, seperti PIRT dan sertifikasi halal. Pemerintah daerah berharap melalui pembinaan ini, pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produksi dan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi mendukung program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Seruyan melalui sektor perikanan.

28 April 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Sambut Kedatangan Wakapolda Kalteng di Bandara Kuala Pembuang

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menyambut langsung kedatangan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Brigjen Pol Yosi Muhamartha di Bandar Udara Kuala Pembuang, Senin (27/4/2026). Wakapolda Kalteng tiba menggunakan helikopter Polri jenis AW 169 dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Seruyan. Turut hadir dalam rombongan Wakapolda antara lain Dirpamovit Polda Kalteng Kombes Pol Sugeng Priyanto, Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat, Kabidkum Kombes Pol Rony Yulianto, serta sejumlah pejabat pendamping lainnya. Kehadiran rombongan disambut oleh Ketua DPRD Kab. Seruyan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Seruyan. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melakukan pengecekan langsung kesiapan personel dan sarana prasarana, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Seruyan. Usai penyambutan di bandara, rombongan Wakapolda Kalteng langsung bertolak menuju Markas Komando Polres Seruyan untuk melaksanakan rangkaian kegiatan, di antaranya laporan kesatuan, pengecekan personel dan peralatan, serta arahan kepada jajaran kepolisian. Pemkab Seruya menyambut baik kunjungan ini sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

27 April 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan, Ahmad Selanaorwanda, S.E., M.Si., memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Seruyan, Senin (27/4/2026). Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Seruyan, anggota DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plh. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh peserta upacara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan nasional. Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang mencerminkan kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal serta memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan keberagaman potensi memerlukan sinergi yang kuat antar tingkatan pemerintahan. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal. Selain itu, ia juga menegaskan sejumlah hal strategis yang menjadi perhatian bersama, antara lain pelaksanaan program prioritas nasional yang mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan dan penurunan kemiskinan. Reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan kolaborasi antar daerah, serta peningkatan layanan dasar masyarakat juga menjadi fokus utama. Lebih lanjut, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah dinilai penting dalam menghadapi tantangan global, termasuk pengendalian inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Bupati Seruyan melalui sambutan tersebut juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong inovasi dalam pelayanan publik demi terwujudnya pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan otonomi daerah yang efektif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

27 April 2026

Klik untuk melihat detail

Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Seruyan Hadiri Asistensi SAKIP, RB, ZI

Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Seruyan turut berpartisipasi dalam kegiatan asistensi peningkatan tata kelola pemerintahan yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB pada 23–24 April 2026 di Palangka Raya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Seruyan, H. Sugian Noor, S.E., M.P., M.H., C.L.A., bersama perwakilan perangkat daerah terkait. Kehadiran ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja dan reformasi birokrasi. Asistensi yang dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kota Palangka Raya ini mencakup penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), pembangunan Zona Integritas (ZI), serta pengelolaan konflik kepentingan di lingkungan pemerintah daerah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan arahan langsung dari Kementerian PANRB serta berbagi praktik terbaik (best practice), termasuk dari Pemerintah Kota Palangka Raya. Selain itu, dilakukan pembahasan teknis secara mendalam melalui sesi kelas terkait implementasi RB, ZI, dan SAKIP. Dari Kabupaten Seruyan, peserta yang hadir terdiri dari unsur Inspektorat, RSUD, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bagian Administrasi Setda, serta Bagian Organisasi. Plt. Asisten Administrasi Umum H. Sugian Noor menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam mendorong peningkatan kinerja perangkat daerah, khususnya dalam penyusunan dokumen perencanaan, pengukuran kinerja, serta penguatan sistem pengawasan internal.“Melalui asistensi ini, kita diharapkan mampu meningkatkan kualitas implementasi SAKIP dan reformasi birokrasi sehingga berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik,” ujarnya. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini juga menekankan pentingnya kesiapan dokumen pendukung, seperti rencana aksi reformasi birokrasi, pohon kinerja, perjanjian kinerja, laporan kinerja, serta dokumen pembangunan zona integritas dan pengelolaan konflik kepentingan. Dengan mengikuti asistensi ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan diharapkan dapat terus meningkatkan nilai evaluasi SAKIP serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

26 April 2026

Klik untuk melihat detail

Wakil Bupati Seruyan Hadiri Acara Pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN RI Dengan Pemerintah Provinsi Kalimatan Tengah Tahun 2026.

Palangka Raya - Wakil Bupati Seruyan H.Supian, S.Ag. Hadiri Acara Pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN RI Dengan Pemerintah Provinsi Kalimatan Tengah Tahun 2026. Bertempat Di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Kamis, (23/04/26)Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dalam sambutan selamat datangnya menekankan bahwa pertemuan ini memiliki arti sangat strategis sebagai forum koordinasi, konsultasi, dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, khususnya dalam memperkuat pelaksanaan kebijakan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang di wilayah Provinsi Kalteng.Pemprov Kalteng berkomitmen mengoptimalkan Reforma Agraria melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA). Namun, menurut Gubernur, wilayah Kalteng didominasi kawasan hutan di mana masyarakat telah bermukim secara turun-temurun. “Kami sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Pusat dalam percepatan penyelesaian status kawasan hutan yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat,” harap Gubernur yang menambahkan pentingnya penguatan peran masyarakat hukum adat dalam penyelesaian konflik agraria.Selanjutnya, Ketua Komisi II DPR RI H.M. Rifqinizamy Karsayuda pada kesempatan ini mendorong adanya revisi sejumlah ketentuan sebagai upaya proteksi terhadap hak-hak rakyat. “Melalui GTRA, kami sangat memohon masyarakat adat kita diberi proteksi secara yuridis,” harapnya seraya mengingatkan bahwa dalam kehidupan bernegara, semua elemen harus bergotong-royong untuk menyelesaikan masalah bersama.Sementara itu, Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI H. Ossy Dermawan mengungkapkan bahwa kewenangan Kepala Daerah dalam struktur GTRA sangat besar untuk turut menangani konflik agraria. “Sinergi dan kolaborasi penting untuk memastikan efisiensi dan efektivitas pengelolaan pertanahan di setiap daerah,” jelasnya.Senada, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo mengatakan bahwa permasalahan pertahanan perlu diselesaikan dengan cepat secara bersama-sama. “Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, tetapi harus bersama-sama. GTRA diharapkan bisa mendorong percepatan penyelesaian permasalahan agraria,” ujarnya.Pertemuan yang juga dihadiri unsur Forkopimda dan Bupati/Wali Kota serta Kepala OPD terkait ini, dirangkai dengan penyerahan secara simbolis 42 sertipikat hak atas tanah, meliputi 1 Sertipikat Aset Pemerintah Pusat (Barang Milik Negara, 4 Sertipikat Aset Pemerintah Provinsi (Barang Milik Daerah), 32 Sertipikat Pemerintah Kabupaten/Kota (Barang Milik Daerah), 1 Sertipikat Sekolah Garuda, 2 Sertipikat Wakaf, 1Sertipikat Lembaga Keagamaan/Rumah Ibadah, dan 1 Sertipikat PTSL.

24 April 2026

Klik untuk melihat detail

Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Seruyan Hadiri Acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026

Palangka Raya – Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, H. Sugian Noor, SE., SH., M.P., MH., C.L.A., mewakili Bupati Seruyan menghadiri Acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Bertempat di Hotel M Bahalap Palangka Raya, Kamis (23/04/26). Tingkatkan Konektivitas, Kalteng dan Jatim Tandatangani MoU Misi Dagang dan Investasi. Acara ini Langsung di Hadiri Oleh Gubernur Kalimantan Tengah.Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi ekonomi dan konektivitas antarwilayah yang bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha dari kedua provinsi agar dapat saling memasok komoditas unggulan dan mendorong peningkatan investasi daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi dan peluang investasi yang sangat strategis dan prospektif ke depan dan pengembangan potensi itu telah terbagi menjadi 3 zona utama, diantaranya Zona Barat, Tengah dah Timur yang masing-masing memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif." Oleh karena itu, kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pasar, memperkuat jejaring kemitraan usaha, serta membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan," ungkap Gubernur.Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa pentingnya sinergi bersama dalam mengembangkan potensi produk industri dan perdagangan guna memberikan dampak nyata terutama dalam meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.Kerjasama ini melibatkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua Provinsi yang mencakup berbagai sektor melalui instansi pemerintah dan badan usaha, diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan asosiasi pengusaha, seperti Kadin, dan Iwapi dari kedua Provinsi.Dengan adanya forum ini, diharapkan terbangunnya kemitraan dalam memperluas akses pasar, serta membuka peluang kerja sama yang baru yang dapat saling menguntungkan antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Jawa Timur yang berdampak langsung kepada pembangunan daerah yang lebih merata

24 April 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Bahas Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Bersama Tim KKP

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanaorwanda, S.E., M.Si., didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, melaksanakan diskusi bersama tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (23/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka membahas rencana pembangunan Kampung Nelayan yang merupakan program pemerintah pusat. Tim survei KKP hadir untuk melakukan peninjauan langsung serta pengumpulan data awal di sejumlah lokasi yang diusulkan. Adapun lokasi yang menjadi fokus survei berada di wilayah Sungai Bakau dan Sungai Undang. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Kampung Nelayan terpadu. Dalam kesempatan itu, perwakilan tim KKP menyampaikan bahwa tujuan utama kedatangan mereka adalah untuk melakukan survei dan pemetaan lokasi calon Kampung Nelayan, termasuk mengumpulkan data pendukung seperti kondisi lahan, produksi perikanan tangkap, serta kondisi sosial ekonomi nelayan setempat. “Untuk penetapan lokasi nantinya, kami membutuhkan dukungan data dari pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk kondisi riil nelayan di lapangan,” ungkap tim survei. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui dinas terkait bersama pengurus Koperasi turut mendampingi kegiatan survei tersebut, sekaligus menyiapkan berbagai data yang diperlukan guna mendukung proses verifikasi dan penilaian. Bupati Seruyan menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan Kampung Nelayan tersebut, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mendorong sektor perikanan tangkap di daerah. Hasil dari survei dan pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam menentukan dan menetapkan lokasi yang layak dikembangkan menjadi Kampung Nelayan sebagai bagian dari program strategis nasional.

23 April 2026