Kuala Pembuang – Bupati Seruyan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, SP., MM, menghadiri Rapat Koordinasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Petani/Kelompok Tani Jagung binaan Polri yang dilaksanakan di Aula Patria Tama 95 Polres Seruyan, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan dengan Polres Seruyan dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan, khususnya untuk mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Seruyan.
Dalam kegiatan itu, Kepala DKPP Kabupaten Seruyan menyampaikan bahwa penyaluran KUR bagi petani dan kelompok tani jagung menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat permodalan usaha tani, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi, produktivitas, serta kesejahteraan para petani.
Menurutnya, dukungan pembiayaan yang tepat sasaran akan sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian, mulai dari pengolahan lahan, pembelian benih, pupuk, hingga perawatan tanaman jagung secara optimal.
“Melalui koordinasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, Polri, lembaga keuangan, serta para petani, diharapkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi jagung di Kabupaten Seruyan,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian yang tangguh dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari kontribusi Kabupaten Seruyan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi ini sebagai langkah strategis untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi petani, sekaligus memperkuat pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok tani jagung binaan Polri.
Dengan adanya sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Seruyan dapat terus meningkat, baik dari sisi luas tanam maupun hasil produksi, sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian swasembada pangan berkelanjutan di daerah.