Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Srelanorwanda, S.E., M.Si. secara resmi membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang berlangsung di Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan, kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi awal pembinaan bagi para calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.
Pembukaan Pusdiklat ditandai dengan penyerahan bendera latihan kepada pelatih, pengalungan tanda peserta kepada perwakilan calon Paskibraka oleh Bupati Seruyan, serta pembacaan ikrar calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya pendidikan dan pelatihan.
Dalam laporannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Seruyan Agus Suharto, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa pelaksanaan Pusdiklat dilaksanakan selama 15 hari, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026, bertempat di Mess Pemerintah Daerah dan Halaman Kantor Bupati Seruyan. Sebanyak 56 calon anggota Paskibraka mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 36 putra dan 20 putri yang merupakan hasil seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Seruyan. Selain itu, tiga putra-putri terbaik Seruyan berhasil lolos seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan telah diberangkatkan untuk mengikuti Pusdiklat tingkat provinsi.
Selama masa pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi, di antaranya Pendidikan Pancasila dan Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tata upacara pengibaran bendera, serta pendidikan kepemimpinan (leadership). Pelatihan dipandu oleh pelatih dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Kepolisian Republik Indonesia, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Seruyan.
Dalam amanatnya, Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi sehingga dipercaya menjadi calon anggota Paskibraka Tahun 2026.
"Anak-anakku sekalian, kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Seruyan yang terpilih dari begitu banyak peserta. Kesempatan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Bupati.
Bupati juga mengenang pengalamannya sebagai anggota Paskibraka semasa sekolah. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga yang membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan yang terus menjadi bekal dalam perjalanan hidupnya hingga saat ini.
Ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga menjalani proses pembentukan karakter sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.
"Kalian akan ditempa fisik, mental, disiplin, kepemimpinan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara. Semua proses ini akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan. Dengarkan setiap arahan pelatih, ikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh, karena semua itu bertujuan membentuk karakter terbaik dalam diri kalian," pesannya.
Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kesempatan yang telah diberikan dan memanfaatkan Pusdiklat sebagai momentum membangun semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Saya meninggalkan karier yang sudah mapan karena memilih mengabdi untuk masyarakat Seruyan. Saya berharap semangat pengabdian yang sama juga tumbuh dalam diri kalian. Jadilah generasi muda yang disiplin, berintegritas, berkarakter, dan siap memberikan yang terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara," tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah, disertai harapan agar seluruh peserta mampu menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan sukses pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta menjadi generasi penerus yang membanggakan Kabupaten Seruyan.