Pusat Informasi
Klik untuk melihat detail
WAKIL BUPATI SERUYAN HADIRI ACARA KENAL PAMIT DANSATBRIMOB POLDA KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya – Wakil Bupati Seruyan menghadiri acara Kenal Pamit Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansatbrimob) Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah yang diselenggarakan di Hotel Aquarius Palangka Raya, Kamis (30/07/2026).Acara tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah. Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komandan Satbrimob Polda Kalimantan Tengah sebelumnya, Kombes Pol Irwan Jaya, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan doa dan harapan agar Kombes Pol Irwan Jaya senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru, serta silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik.Pada kesempatan tersebut, Gubernur melalui Wakil Gubernur turut menyampaikan selamat datang kepada Komandan Satbrimob Polda Kalimantan Tengah yang baru, Kombes Pol Dieno Hendro Widodo. Diharapkan kepemimpinan yang baru mampu semakin memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi, TNI, Polri, serta pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah.Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa Brimob merupakan garda terdepan dalam melindungi masyarakat, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban, penanganan tindak kejahatan, pemberantasan narkoba, penanggulangan bencana, hingga mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau Agustus hingga September 2026.Kehadiran Wakil Bupati Seruyan pada kegiatan ini menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung pembangunan yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.Acara kenal pamit tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Satbrimob Polda Kalimantan Tengah dalam memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat.
31 July 2026
Klik untuk melihat detail
Rakordalev Triwulan II Tahun 2026, Bupati Seruyan Tekankan Percepatan Pembangunan dan Optimalisasi Kinerja Perangkat Daerah
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan yang di wakilkan oleh Plh. Sekretaris Daerah, Bahrun Abbas membuka Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Aula Bapperida Seruyan, Kamis (30/7/2026).Kegiatan dihadiri Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan Pejabat terkait sebagai Forum Evaluasi Pelaksanaan Program serta Percepatan Pencapaian target Pembangunan.Bupati menegaskan Rakordalev tidak hanya mengevaluasi program dan anggaran, tetapi juga mengidentifikasi kendala sejak dini untuk segera dilakukan perbaikan.“Keberhasilan pembangunan diukur dari capaian indikator makro yang mencerminkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.Ia menyampaikan capaian indikator makro Seruyan menunjukkan tren positif, namun masih diperlukan kerja keras dan kolaborasi untuk mencapai target 2026. Faktor penentu meliputi investasi, sektor unggulan, layanan pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, UMKM, lapangan kerja, inflasi, dan perlindungan sosial.Bupati juga menekankan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) agar pelayanan publik tidak hanya administratif, tetapi berdampak langsung bagi masyarakat.Berdasarkan E-Dalap Triwulan II 2026, realisasi keuangan mencapai 34,6% dan kinerja 31,30%. Ia meminta percepatan pelaksanaan kegiatan dengan prinsip efektif, efisien, akuntabel, dan transparan.Percepatan belanja daerah dinilai penting untuk mendorong ekonomi, meningkatkan daya beli, membuka lapangan kerja, dan menjaga pertumbuhan daerah.Bupati juga menginstruksikan percepatan kegiatan berprogres rendah, penguatan koordinasi lintas sektor, monitoring berkala, serta mitigasi risiko program.Ia mengajak seluruh jajaran memperkuat sinergi, integritas, dan pengabdian untuk mewujudkan Seruyan yang maju dan sejahtera.Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati secara resmi membuka Rakordalev Triwulan II 2026, dengan harapan menghasilkan langkah percepatan pembangunan yang konkret, terukur, dan akuntabel.
30 July 2026
Klik untuk melihat detail
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Penanaman Serentak Hari Mangrove Sedunia 2026, Tegaskan Komitmen Pelestarian Pesisir
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri kegiatan Penanaman Serentak Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 yang dilaksanakan di kawasan Arboretum Mangrove Busur, Kelompok Masyarakat Lestari Sejahtera Mandiri, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan secara nasional di Provinsi Bali. Hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, S.P., M.M., bersama unsur Forkopimda, perangkat daerah, UPT Kementerian Kehutanan, mitra pembangunan, dunia usaha, kelompok tani peduli mangrove, akademisi, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki kawasan mangrove seluas sekitar 46.400 hektare yang tersebar di tujuh kabupaten. Di Kabupaten Seruyan sendiri, tutupan mangrove mencapai sekitar 2.355 hektare yang berada di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur. Selain itu masih terdapat kawasan yang memerlukan rehabilitasi melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Pada kegiatan tersebut dilakukan penanaman simbolis sekitar 100 bibit mangrove di areal seluas kurang lebih 2 hektare, yang selanjutnya akan dilanjutkan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) bersama para mitra. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menegaskan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 10 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia melalui aksi penanaman mangrove secara serentak sebagai upaya pelestarian lingkungan, penguatan ketahanan pesisir, serta mitigasi perubahan iklim. Menurutnya, bagi Kabupaten Seruyan yang memiliki wilayah pesisir dan muara sungai yang luas, keberadaan mangrove merupakan aset strategis yang harus dijaga bersama. "Kelestarian mangrove tidak hanya menjaga keseimbangan ekologi, tetapi juga menopang kehidupan masyarakat pesisir melalui sektor perikanan, ekowisata, dan berbagai kegiatan ekonomi berkelanjutan," ujar Wakil Bupati. Ia juga menyampaikan bahwa ekosistem mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida dan menyimpan cadangan karbon dalam jumlah besar sehingga berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim serta berpotensi memberikan nilai ekonomi melalui perdagangan karbon. Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung program rehabilitasi kawasan pesisir dan konservasi mangrove dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan. Melalui kegiatan penanaman mangrove di kawasan Teluk Segintung tersebut, Wakil Bupati berharap upaya rehabilitasi ekosistem pesisir semakin kuat, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, serta kelestarian sumber daya alam dapat diwariskan kepada generasi mendatang. "Kami mengajak seluruh masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda untuk menjadikan gerakan menanam mangrove sebagai budaya bersama. Menanam adalah langkah awal, sedangkan merawat dan menjaga kelestariannya merupakan tanggung jawab kita semua," tegasnya. Mengusung tema "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang", kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir, penyerap karbon, sekaligus penopang kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
27 July 2026
Klik untuk melihat detail
BUPATI DAN WAKIL BUPATI SERUYAN HADIRI PERINGATAN HUT KE-64 PWRI KABUPATEN SERUYAN
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. bersama Wakil Bupati H. Supian, S.Ag. menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Seruyan yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna, Kamis (23/7/2026). Peringatan HUT ke-64 PWRI berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, pengurus dan anggota PWRI, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga seluruh peserta dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Bupati menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-64 PWRI Tahun 2026 mengusung tema "Satu Tekad Satu Jiwa Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bangsa". Menurutnya, tema tersebut memiliki makna yang sangat mendalam sebagai pengingat bahwa meskipun para anggota PWRI telah memasuki masa purna tugas secara administratif, semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tidak pernah berakhir. "PWRI merupakan organisasi yang mewadahi para purnatugas yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa, negara, lingkungan, serta masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota PWRI Kabupaten Seruyan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Bupati. Ia berharap melalui momentum peringatan HUT ini, PWRI terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Seruyan menuju masyarakat yang sejahtera dan bermartabat. Menurutnya, para anggota PWRI merupakan saksi sekaligus pelaku sejarah pembangunan daerah yang telah meletakkan pondasi melalui dedikasi, kerja keras, dan pengabdian selama bertahun-tahun. Lebih lanjut, Bupati mengajak PWRI untuk terus menjadi teladan bagi generasi penerus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat luas. Ia menekankan tiga peran penting PWRI, yaitu sebagai penyambung tali silaturahmi yang menjaga kebersamaan dan kesehatan para anggotanya, sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang memberikan masukan, saran, serta kritik yang membangun berdasarkan pengalaman, dan sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan yang terus menanamkan semangat nasionalisme, integritas, serta etika birokrasi kepada ASN muda. "Pemerintah Kabupaten Seruyan senantiasa terbuka menerima masukan dan nasihat dari para senior PWRI. Pengalaman adalah guru terbaik, dan nasihat dari para senior merupakan bekal berharga dalam melanjutkan estafet pembangunan daerah," tegasnya. Melalui peringatan HUT ke-64 PWRI ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dan PWRI semakin erat, sehingga pengalaman dan kebijaksanaan para purnatugas dapat terus memberikan manfaat bagi kemajuan daerah serta mendukung terwujudnya Seruyan yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat.
23 July 2026
Klik untuk melihat detail
Wakil Bupati Seruyan H. Supian Tinjau Langsung Persiapan Arena MTQH XIX dan FSQ Tahun 2026
Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. meninjau langsung kesiapan arena pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Rabu (22/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana menjelang pembukaan kegiatan yang dijadwalkan pada awal Agustus mendatang. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati didampingi Plh. Sekda, panitia pelaksana dan sejumlah perangkat daerah meninjau arena utama, Ia juga menerima laporan perkembangan persiapan dari masing-masing bidang kepanitiaan. Dalam arahannya, H. Supian menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQH dan FSQ. Ia optimistis Kabupaten Seruyan mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan sukses karena memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event keagamaan, termasuk MTQ tingkat provinsi. "Saya yakin pelaksanaan MTQH dan FSQ ini akan sukses. Kabupaten Seruyan memiliki pengalaman panjang menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Dengan semangat kebersamaan seluruh panitia, saya percaya seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum hari pembukaan," ujarnya. Wakil Bupati mengingatkan agar penyelesaian infrastruktur dan sarana pendukung tidak dilakukan hingga menjelang pembukaan. Menurutnya, seluruh pekerjaan harus sudah rampung lebih awal sehingga panitia memiliki waktu untuk melakukan pengecekan dan penyempurnaan apabila masih terdapat kekurangan. Selain kesiapan arena, H. Supian juga menekankan pentingnya aspek keamanan, mengingat pelaksanaan MTQH dan FSQ berlangsung pada musim kemarau yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia meminta seluruh panitia berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun risiko kebakaran, baik di lokasi kegiatan maupun di lingkungan pemondokan kafilah. "Keamanan harus menjadi perhatian bersama. Jangan hanya fokus di arena utama, tetapi juga pada lokasi pemondokan peserta dan lingkungan masyarakat. Kita harus mengantisipasi segala kemungkinan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar," tegasnya. Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kenyamanan Dewan Hakim. Menurutnya, ruang penilaian harus dibuat senyaman mungkin dengan sirkulasi udara yang baik serta bebas dari kebisingan agar para hakim dapat memberikan penilaian secara objektif dan maksimal. Selain itu, Wakil Bupati meminta agar penataan pedagang dan area hiburan di sekitar arena utama diatur dengan baik sehingga tidak mengganggu jalannya perlombaan. Penggunaan pengeras suara maupun musik di sekitar arena juga diminta untuk dikendalikan agar konsentrasi peserta dan dewan hakim tidak terganggu. Di akhir arahannya, H. Supian meminta setiap koordinator bidang menyampaikan laporan perkembangan pekerjaan secara objektif sesuai kondisi di lapangan. Ia menegaskan laporan yang disampaikan harus menggambarkan progres sebenarnya sehingga kekurangan dapat segera ditindaklanjuti sebelum pelaksanaan kegiatan. "Saya ingin seluruh bidang menyampaikan laporan yang sesuai fakta di lapangan. Jangan sampai progres dilaporkan sudah tinggi, tetapi kenyataannya belum selesai. Dengan begitu kita bisa segera mengambil langkah percepatan agar seluruh persiapan benar-benar tuntas," katanya. Wakil Bupati berharap seluruh panitia tetap menjaga semangat dan kekompakan sehingga MTQH XIX dan FSQ Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 dapat berlangsung sukses, tertib, aman, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Seruyan.
22 July 2026
Klik untuk melihat detail
BUPATI SERUYAN DORONG SINERGI PEMERINTAH, MASYARAKAT DAN PT AGRINAS PALMA NUSANTARA UNTUK KESEJAHTERAAN DAERAH
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. memimpin Audiensi bersama PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX (Kalteng-2) dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan dengan PT Agrinas Palma Nusantara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa (21/7/2026).Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Seruyan dengan jajaran Direksi PT Agrinas Palma Nusantara di Jakarta beberapa waktu lalu. Turut hadir jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, perwakilan PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX, serta perangkat daerah terkait.Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi atas kunjungan PT Agrinas Palma Nusantara ke Kabupaten Seruyan sebagai langkah awal membangun komitmen bersama dalam mengelola potensi daerah secara berkelanjutan dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan melalui kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan investor. Menurutnya, ketiga unsur tersebut memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat."Keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai apabila pemerintah, masyarakat, dan investor berjalan seiring. Pemerintah hadir untuk menciptakan iklim yang kondusif, investor mengembangkan usaha secara bertanggung jawab, dan masyarakat memperoleh manfaat nyata melalui peningkatan kesejahteraan serta kesempatan kerja," ujar Bupati.Ia mengakui bahwa sektor perkebunan kelapa sawit telah memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Kabupaten Seruyan. Namun demikian, dalam perjalanan panjangnya juga pernah terjadi berbagai dinamika dan konflik antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan yang berdampak pada citra daerah.Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen menghadirkan solusi yang mengedepankan dialog, kepastian hukum, serta pemberdayaan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa seluruh pihak harus menghormati ketentuan hukum yang berlaku dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat memicu konflik baru.Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong pembentukan tim lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, serta pihak perusahaan untuk melakukan pendataan, verifikasi legalitas koperasi, dan menyusun pola kerja sama yang transparan serta saling menguntungkan.Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat kelembagaan koperasi desa, membuka peluang usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.Sementara itu, perwakilan PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Seruyan dan menyatakan kesiapan perusahaan untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan.PT Agrinas Palma Nusantara juga menegaskan komitmennya dalam mendukung arahan pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara demi kepentingan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan sektor perkebunan, ketahanan pangan, pemberdayaan koperasi, dan penyerapan tenaga kerja lokal.Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai masukan dan usulan dibahas sebagai langkah awal penyusunan model kerja sama yang akan menjadi dasar pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Seruyan.Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan PT Agrinas Palma Nusantara, diharapkan tercipta iklim investasi yang kondusif, peningkatan kesejahteraan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, serta terwujudnya pembangunan Kabupaten Seruyan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
22 July 2026
Klik untuk melihat detail
BUPATI SERUYAN PIMPIN APEL SIAGA KARHUTLA TAHUN 2026, TEKANKAN PENCEGAHAN DAN KOLABORASI
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. memimpin Apel Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Seruyan, Selasa (21/7/2026). Apel siaga tersebut dihadiri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Manggala Agni, KPHP, Balai Taman Nasional Tanjung Puting, kepala perangkat daerah, para camat, lurah dan kepala desa, pimpinan perusahaan beserta Satgas Karhutla perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan kebencanaan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dalam amanatnya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama seluruh elemen dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan yang diprediksi meningkat pada musim kemarau tahun ini. Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan Tahun 2026 yang berlaku mulai 1 Juli hingga 31 Oktober 2026. Penetapan status tersebut merupakan langkah antisipatif agar seluruh sumber daya dapat digerakkan secara cepat, terarah, dan terpadu sebelum bencana terjadi. Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Seruyan, diperkirakan mengalami musim kemarau lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026, sehingga meningkatkan potensi munculnya titik panas, kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan. "Keberhasilan penanggulangan Karhutla tidak ditentukan oleh seberapa hebat kita memadamkan api, tetapi dari sedikitnya kejadian kebakaran yang terjadi dan kemampuan kita mencegah api itu muncul. Jangan menunggu api muncul, jangan menunggu asap terlihat, jangan menunggu kebakaran meluas, tetapi bergeraklah sebelum semuanya terjadi," tegas Bupati. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan sejumlah arahan kepada seluruh elemen masyarakat, perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah desa, kecamatan, organisasi perangkat daerah, BPBD, hingga instansi vertikal yang tergabung dalam Satgas Karhutla. Kepada masyarakat, Bupati mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap sekecil apa pun. Sementara kepada perusahaan, ia menekankan pentingnya mengaktifkan Satgas Karhutla, memastikan seluruh peralatan dan sarana pendukung dalam kondisi siap pakai, meningkatkan patroli terpadu, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan aparat terkait. Bupati juga meminta seluruh kepala desa, lurah, dan camat menjadikan pencegahan Karhutla sebagai prioritas utama selama masa siaga darurat melalui patroli bersama, sosialisasi kepada masyarakat, serta inventarisasi sumber daya yang dimiliki desa. Kepada seluruh organisasi perangkat daerah, Bupati menegaskan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya. Ia menginstruksikan agar koordinasi lintas sektor terus dilakukan selama masa siaga darurat. Secara khusus kepada BPBD Kabupaten Seruyan, Bupati menginstruksikan agar Posko Induk Siaga Darurat segera diaktifkan, melakukan pemantauan titik panas selama 24 jam, memperkuat sistem pelaporan, serta memastikan setiap laporan titik panas segera diverifikasi di lapangan agar pemadaman awal dapat dilakukan sebelum api meluas. Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan prinsip Early Warning dan Early Action sebagai upaya mencegah terjadinya bencana Karhutla. Ia optimistis melalui kolaborasi seluruh pihak, Kabupaten Seruyan mampu menjaga kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keberlangsungan pembangunan. "Mari kita buktikan bahwa Kabupaten Seruyan mampu menjadi daerah yang tangguh menghadapi ancaman Karhutla dan kekeringan melalui semangat kolaborasi, disiplin, profesionalisme, dan gotong royong. Cegah api sebelum menjadi bencana, bergerak cepat, bertindak tepat, berkolaborasi untuk Seruyan yang aman bencana, tangguh, dan lestari, bersama untuk semua," pungkasnya.
21 July 2026
Klik untuk melihat detail
Plh. Sekda Seruyan Hadiri RDP Bahas Penyelesaian Permasalahan Kepengurusan KSU Sejahtera Bersama
Palangka Raya – Bupati Seruyan di wakili oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan dr. Bahrun Abbas, M.P.H menghadiri Rapat Dengar Pendapat RDP yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk membahas penyelesaian permasalahan kepengurusan Koperasi Serba Usaha KSU Sejahtera Bersama Kabupaten Seruyan, Senin 20/7/2026. Rapat turut dihadiri unsur DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, perwakilan perusahaan, pengurus koperasi lama dan baru, serta para pihak terkait.RDP digelar sebagai upaya mencari solusi atas polemik kepengurusan koperasi yang berdampak pada kepastian tata kelola organisasi dan kelancaran operasional koperasi. Forum tersebut menjadi wadah bagi seluruh pihak untuk menyampaikan pandangan, argumentasi, serta langkah penyelesaian yang diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan bersama.Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan memandang koperasi sebagai badan usaha berbadan hukum yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, keberlangsungan dan kemajuan koperasi harus dijaga bersama melalui penyelesaian yang mengedepankan musyawarah dan ketentuan hukum yang berlaku.“Pemerintah Kabupaten Seruyan telah beberapa kali memfasilitasi pertemuan dan komunikasi antara para pihak, termasuk dengan perusahaan terkait, sebagai upaya mendorong tercapainya rekonsiliasi. Harapannya, permasalahan ini dapat diselesaikan secara baik sehingga operasional koperasi tetap berjalan dan kepentingan seluruh anggota tetap terlindungi,” ujarnya.Dalam rapat juga disampaikan bahwa permasalahan kepengurusan saat ini telah memasuki proses hukum. Berdasarkan hasil koordinasi yang disampaikan dalam forum, status hukum terhadap keputusan yang menjadi dasar masing-masing pihak masih dalam proses penyelesaian sehingga seluruh pihak diminta menghormati mekanisme hukum yang sedang berjalan hingga terdapat keputusan yang berkekuatan hukum tetap.Pembahasan turut menyinggung mekanisme penyaluran dana dari perusahaan kepada koperasi. Disepakati bahwa penyaluran hanya dapat dilakukan kepada pihak yang secara sah memiliki kewenangan menerima dana sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga diperlukan kepastian hukum guna menghindari pelanggaran terhadap regulasi.Sementara itu, pengurus koperasi lama menyatakan komitmennya untuk tetap bersikap kooperatif, menghormati proses hukum, dan menerima apa pun keputusan yang telah berkekuatan hukum. Mereka juga berharap seluruh pihak dapat mengedepankan persatuan, mengakhiri perbedaan yang ada, serta bersama-sama membangun koperasi demi kepentingan seluruh anggota.Melalui RDP tersebut, seluruh pihak berharap tercapainya rekonsiliasi yang mampu memberikan kepastian hukum, menjaga kondusivitas, serta memastikan keberlangsungan operasional KSU Sejahtera Bersama sehingga koperasi dapat terus menjalankan fungsinya dalam meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. sehingga koperasi dapat terus menjalankan fungsinya sebagai penggerak perekonomian dan peningkatan kesejahteraan para anggotanya.
20 July 2026
Klik untuk melihat detail
Bupati Seruyan Pimpin Apel Gabungan ASN
Kuala Pembuang – Bupati Seruyan memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (20/7/2026). Apel tersebut diikuti oleh para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Dalam amanatnya, Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung keberhasilan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan yang menjadi salah satu sektor strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh lapisan masyarakat. "Keberhasilan pembangunan kesehatan memerlukan dukungan seluruh pihak. Setiap perangkat daerah harus ikut berperan aktif dalam menyukseskan program-program prioritas nasional di bidang kesehatan," tegas Bupati. Bupati kemudian memaparkan sejumlah program prioritas nasional yang perlu mendapat dukungan bersama, di antaranya Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai upaya deteksi dini penyakit, percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor, eliminasi Tuberkulosis (TBC), serta penguatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuju Universal Health Coverage (UHC). Terkait penurunan stunting, Bupati menegaskan bahwa program tersebut harus menjadi gerakan bersama seluruh perangkat daerah dengan mengedepankan semangat gotong royong agar mampu mencetak generasi Seruyan yang sehat, cerdas, kreatif, produktif, dan berdaya saing. Pada upaya eliminasi TBC, Bupati berharap target nasional tahun 2026 dapat tercapai, meliputi peningkatan deteksi kasus, percepatan pengobatan, hingga keberhasilan terapi sehingga angka kesakitan dan kematian akibat TBC dapat ditekan secara signifikan. Sementara itu, pada sektor Jaminan Kesehatan Nasional, Bupati mengungkapkan rasa bangganya atas capaian Kabupaten Seruyan yang berhasil meraih penghargaan kategori Madya tingkat nasional dalam pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC), dengan cakupan kepesertaan JKN telah melampaui 90 persen dan tingkat keaktifan peserta mencapai 87 persen. Selain mendukung berbagai program pemerintah, Bupati juga mengajak seluruh ASN menjadi teladan dalam menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), mulai dari rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. "Sebagai aparatur sipil negara, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat," ujar Bupati. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada enam ASN yang memasuki masa purna tugas, yaitu Tarunajaya, S.E., M.Si. dari Dinas Perhubungan, Tahriansyah, S.Pd., M.M. dari Kecamatan Danau Seluluk, Hartono, S.ST., M.T., dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Sukri, S.Pd. dari SDN 1 Tanjung, Hara dari Sukri, S.Pd. dari SMP Negeri 3 Seruyan Raya, serta Nurdia Iriawati, S.Pd. dari SDN 1 Tumbang Manjul. Bupati mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas membangun Kabupaten Seruyan dan melayani masyarakat. Ia berharap masa purna tugas menjadi masa yang penuh kebahagiaan, kesehatan, dan tetap dapat memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Seruyan yang semakin sehat, produktif, maju, dan sejahtera.
20 July 2026
Klik untuk melihat detail
Wakil Bupati Seruyan Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya
Palangka Raya – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (17/7/2026). Kehadiran Wakil Bupati Seruyan menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap peringatan hari jadi ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam amanatnya, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa falsafah Huma Betang merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah. Ia menyampaikan bahwa rumah besar masyarakat Kalimantan Tengah bukan hanya bangunan yang berdiri megah, tetapi juga tanah gambut, sungai, hutan, serta seluruh lingkungan hidup yang menjadi warisan bersama dan harus dijaga demi keberlanjutan generasi mendatang. Menurut Gubernur, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup upaya menjaga persatuan, melestarikan lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya. Mengusung tema "Palangka Raya Kota Kolaborasi", Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun kota yang maju, nyaman, dan sejahtera. "Pemerintah harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Kehadiran pemerintah harus dapat dirasakan melalui pelayanan yang berkualitas serta program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Gubernur. Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung berbagai program prioritas nasional yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, serta berbagai program strategis lainnya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pemerataan kesejahteraan hingga menjangkau wilayah pedalaman. Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan juga dipastikan tidak mengurangi semangat pembangunan, melainkan untuk memastikan setiap rupiah anggaran dimanfaatkan secara efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Menghadapi potensi El Nino dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Gubernur mengajak seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Di akhir amanatnya, Gubernur menekankan pentingnya pembangunan karakter masyarakat, khususnya generasi muda, dengan mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial, menjauhi balap liar, minuman keras, dan pergaulan bebas, serta terus menjaga nilai-nilai budaya, sopan santun, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
18 July 2026