Pusat Informasi

Berita Terbaru

Kumpulan berita resmi terbaru dari Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan.

Reset Filter

Klik untuk melihat detail

Staf Ahli Bupati Hadiri Rapat Kerja Daerah & Dialog Interaktif DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026.

Palangka Raya, 10/6/2026. Bupati Seruyan diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Seruyan, Sukardi, SE menghadiri Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalimantan Tengah. Rapat Kerja Daerah DPD APDESI Kalteng ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Forkopimda Provinsi, Kepala Daerah/yang mewakili se Kalimantan serta diikuti oleh Kepala Desa Se-Kalteng. Rakerda dilaksanakan dalam rangka membahas tentang masa depan pembangunan desa sekaligus kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan memperkuat sinergi pembangunan desa di Kalimantan Tengah. Melalui dialog interaktif, para peserta memperoleh informasi dan arahan terkait kebijakan pembangunan desa, penguatan kelembagaan, pengembangan koperasi desa, pemberdayaan masyarakat, serta strategi peningkatan ekonomi desa yang berkelanjutan. Selain menjadi forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi sarana penyusunan rekomendasi strategis bagi pembangunan desa di Kalimantan Tengah. Berbagai isu penting dibahas dalam rakerda ini mulai dari organisasi dan kelembagaan, pemerintahan dan kebijakan desa, ekonomi desa hingga aspek hukum, advokasi, dan pengawasan. Hasil pembahasan tersebut akan menjadi masukan dalam memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah. Dalam sambutannya Gubernur Kalteng menyampaikan bahwa RAKERDA APDESI ini merupakan wadah konsolidasi organisasi sekaligus forum untuk memperjuangkan aspirasi pemerintah desa. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama antara seluruh tingkatan pemerintahan dalam mendukung terwujudnya desa yang maju, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Dengan terselenggaranya Rakerda APDESI dan Dialog Interaktif ini, APDESI Kalimantan Tengah berharap sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Mengakhiri sambutannya Gubernur mengucapkan terima kasih kasih serta memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang hadir.

10 June 2026

Klik untuk melihat detail

Bunda PAUD Seruyan Kukuhkan Bunda PAUD Kecamatan dan Dorong Sukses Wajib Belajar 13 Tahun

Kuala Pembuang – Bunda PAUD Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., secara resmi mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Seruyan sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Peran Bunda PAUD Kecamatan, Desa, dan Kelurahan dalam Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun dan 1 Tahun Prasekolah Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Selasa (9/6/2026). Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Seruyan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam mengawal masa depan generasi penerus bangsa di Kabupaten Seruyan. Menurutnya, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting karena masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak. Pada fase tersebut, fondasi karakter, kecerdasan, serta perkembangan fisik anak mulai dibentuk. “Keberadaan Bunda PAUD merupakan pilar utama dalam menggerakkan seluruh komponen masyarakat. Bunda PAUD bukan sekadar simbol seremonial, tetapi figur pengayom dan motor penggerak dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, holistik, dan integratif,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Bunda PAUD Kecamatan merupakan perpanjangan tangan Bunda PAUD Kabupaten di wilayah masing-masing. Oleh karena itu, mereka memiliki peran strategis untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan menyenangkan. Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Seruyan menyoroti pentingnya implementasi kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah. Kebijakan ini bertujuan untuk menjembatani masa transisi anak menuju sekolah dasar, mengoptimalkan masa golden age, serta mewujudkan keadilan akses pendidikan pada seluruh jenjang. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Seruyan menginstruksikan kepada seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan agar segera mengambil langkah-langkah nyata, antara lain melakukan pendataan anak usia 5–6 tahun yang belum terdaftar di satuan PAUD, melaksanakan sosialisasi secara masif kepada masyarakat melalui berbagai forum kemasyarakatan, serta memperkuat sinergi dengan camat, kepala desa, dan satuan pendidikan dalam upaya menurunkan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). “Anak-anak kita tidak hanya membutuhkan pendidikan akademis, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak mulia, kesehatan, dan kebahagiaan. Karena itu, mari kita satukan visi dan bergerak bersama demi menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun dan 1 Tahun Prasekolah di Kabupaten Seruyan,” ajaknya. Bunda PAUD Kabupaten Seruyan berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi acuan bagi Bunda PAUD Kecamatan, Desa, dan Kelurahan serta seluruh satuan PAUD dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Seruyan. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Peran Bunda PAUD Desa dan Kelurahan dalam Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun dan 1 Tahun Prasekolah Kabupaten Seruyan Tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Seruyan beserta pengurus, Ketua Forgawara, Ketua Bhayangkari, Ketua Adhyaksa Dharmakarini, Ketua Persit, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Dharmayukti Kartini, para Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan, pejabat lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan, narasumber dari Provinsi Kalimantan Tengah, organisasi mitra PAUD, serta kepala satuan PAUD se-Kabupaten Seruyan.

10 June 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Sampaikan Pesan Penting pada Perkemahan Pramuka Pelajar di Panyumpa

Panyumpa – Bupati Seruyan bersama Wakil Bupati Seruyan menghadiri kegiatan Perkemahan Pramuka Pelajar yang digelar di Desa Panyumpa, Kecamatan Seruyan Tengah, Minggu malam (7/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan anggota Pramuka dari berbagai sekolah dan menjadi ajang pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan semangat kebersamaan generasi muda. Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, panitia, serta jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Seruyan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik. Menurutnya, Pramuka merupakan wadah penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, tangguh, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. “Menjadi Pramuka adalah sesuatu yang luar biasa. Banyak nilai positif yang diperoleh, mulai dari kedisiplinan, kebersamaan, keberanian menghadapi tantangan, hingga kemampuan memimpin. Semua itu menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati. Bupati juga membagikan pengalaman pribadinya selama aktif di Gerakan Pramuka sejak duduk di bangku SMP. Berbagai kegiatan yang dijalani saat menjadi anggota Pramuka, seperti latihan baris-berbaris, tali-temali, kegiatan lapangan, hingga latihan kepemimpinan, menurutnya telah membentuk karakter dan mental yang kuat hingga mengantarkannya pada berbagai pencapaian dalam karier dan kehidupan. “Pramuka mengajarkan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan. Nilai-nilai itulah yang terus saya pegang hingga saat ini,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung berbagai kegiatan kepemudaan, olahraga, keagamaan, serta kegiatan kepramukaan sebagai upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Menurutnya, kegiatan positif seperti Pramuka menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah generasi muda terjerumus ke dalam berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. “Kita ingin anak-anak muda Seruyan aktif dalam kegiatan yang positif. Dengan semakin banyak kegiatan kepemudaan, olahraga, keagamaan, dan kepramukaan, maka generasi muda akan memiliki ruang untuk berkembang dan terhindar dari hal-hal yang merusak masa depan,” tegasnya. Meski saat ini pemerintah daerah menghadapi berbagai penyesuaian anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, Bupati memastikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan generasi muda tetap menjadi perhatian. Ia optimistis ke depan berbagai program kepemudaan dan kepramukaan dapat terus ditingkatkan, termasuk pengembangan sarana dan pelaksanaan kegiatan yang menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Seruyan. “Kegiatan Pramuka tidak akan kita tinggalkan. Justru ke depan akan terus kita dorong agar semakin berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ungkapnya. Menutup sambutannya, Bupati memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan perkemahan serta terus menjaga kekompakan, persaudaraan, dan semangat berkarya. “Banggalah menjadi anggota Pramuka. Kalian adalah generasi muda pilihan yang memiliki semangat, mental, dan karakter yang kuat. Teruslah berprestasi dan menjadi kebanggaan Kabupaten Seruyan,” pungkasnya.

10 June 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Resmikan Penggunaan Alat Berat DPUPR untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Daerah

Panyumpa – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. secara resmi melaunching penggunaan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Seruyan di Workshop UPTD Alat Berat Dinas PUPR KecamatanSeruyan Hulu, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan Harsandi, S.T., M.M., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, kepala perangkat daerah, serta perwakilan perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Seruyan. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyerahkan sejumlah sarana dan prasarana operasional berupa kendaraan Hilux, dump truck, tronton, motor grader, ekskavator, dan stum. Seluruh peralatan tersebut akan ditempatkan di UPT Dinas PUPR Kecamatan Seruyan Hulu, guna mendukung kegiatan pemeliharaan, peningkatan, dan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa pengadaan alat berat tersebut merupakan bentuk komitmen dan investasi Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor infrastruktur jalan, jembatan, dan sarana prasarana umum lainnya. “Pengadaan alat berat ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan peralatan yang memadai, pekerjaan pemeliharaan maupun peningkatan jalan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien,” ujarnya. Bupati menjelaskan bahwa sebagian alat berat telah siap dioperasikan, sementara beberapa unit lainnya masih dalam proses penyelesaian akhir dan pemeriksaan kualitas oleh pihak penyedia. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan yang diterima memenuhi spesifikasi teknis dan siap digunakan secara optimal di lapangan. Lebih lanjut, ia berharap keberadaan alat berat tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan dan pemeliharaan ruas-ruas jalan strategis, khususnya di wilayah hulu dan pedalaman Kabupaten Seruyan. Ruas jalan yang menjadi prioritas antara lain jalur Rantau Pulut–Tumbang Manjul hingga Tumbang Langkai, Tumbang Magin, Tumbang Darap, Tanjung Paku, serta sejumlah wilayah lainnya yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi. Menurutnya, peningkatan konektivitas antarwilayah merupakan salah satu upaya penting dalam membuka keterisolasian daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Di akhir sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, Damang, Mantir, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk terus bersinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah. “Pembangunan infrastruktur bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak. Dengan kerja sama yang baik, infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan,” pungkasnya. Peluncuran penggunaan alat berat tersebut menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam memperkuat pelayanan pembangunan, khususnya untuk mendukung aksesibilitas wilayah hulu dan pedalaman guna mewujudkan Seruyan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

10 June 2026

Klik untuk melihat detail

Bupati Seruyan Lantik Damang Kepala Adat dan Kukuhkan Ketua DAD Kecamatan, Perkuat Sinergi Adat dan Pemerintah Daerah

Panyumpa – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. secara resmi melantik Damang Kepala Adat terpilih se-Kabupaten Seruyan serta mengukuhkan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan dalam prosesi adat yang berlangsung di Desa Panyumpa, Kecamatan Seruyan Tengah, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi S.T., M.M., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, kepala perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan besar swasta yang beroperasi di wilayah Kabupaten Seruyan. Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan ucapan selamat kepada para Damang Kepala Adat dan Ketua DAD Kecamatan yang telah menerima amanah untuk memimpin dan memperkuat kelembagaan adat di wilayah masing-masing. Bupati menegaskan bahwa Damang Kepala Adat memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat serta budaya Dayak sebagai bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Tengah. Selain itu, Damang juga memiliki tanggung jawab dalam menegakkan hukum adat, menjaga keharmonisan sosial, serta menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. “Peran Damang Kepala Adat bukan hanya sebagai simbol kelembagaan adat, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat yang menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat persatuan, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis,” ujar Bupati. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh perangkat adat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, adat dan budaya merupakan aset penting yang harus terus dijaga sebagai fondasi dalam membangun daerah yang maju tanpa meninggalkan jati diri masyarakat. Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara Damang Kepala Adat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta Dewan Adat Dayak di setiap tingkatan. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat secara bijaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, para Damang dan Ketua DAD Kecamatan diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, adil, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Melalui pelantikan dan pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya dalam mendukung keberadaan lembaga adat sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kelestarian budaya, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan.

09 June 2026

Klik untuk melihat detail

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Seruyan Gelar Aksi Kurve di Pasar SAIK

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar aksi gotong royong atau kurve massal di kawasan Pasar SAIK Kuala Pembuang, Sabtu (6/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Aksi kurve dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., para kepala Perangkat Daerah, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).Sejak pagi hari, peserta gotong royong tampak antusias membersihkan berbagai titik di area Pasar SAIK yang merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kuala Pembuang. Dengan membawa peralatan kebersihan seperti sapu, serok, cangkul, dan kantong sampah, para peserta bergotong royong membersihkan sampah dan rumput liar guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.“Melalui kegiatan kurve ini, kita ingin membangun budaya peduli lingkungan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di fasilitas umum yang digunakan bersama,” ujarnya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap aksi nyata yang dilakukan melalui kegiatan kurve tersebut dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan ramah lingkungan. Dengan lingkungan yang terjaga, kualitas hidup masyarakat akan semakin baik sekaligus mendukung upaya bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

06 June 2026

Klik untuk melihat detail

Wabup Hadiri Paripurna DPRD, Fraksi Harapkan Dua Raperda Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 DPRD Kabupaten Seruyan yang digelar di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan, Jumat (5/6/2026). Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap pidato pengantar Bupati Seruyan terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yaitu Raperda tentang Sanitasi Air Limbah Domestik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Daerah. Dalam pemandangan umumnya, fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Seruyan berharap kedua Raperda tersebut tidak hanya menjadi produk hukum administratif semata, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kedua regulasi itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perlindungan lingkungan hidup, mendukung konektivitas wilayah, serta mendorong terwujudnya pembangunan Kabupaten Seruyan yang maju, mandiri, berkelanjutan, dan berkeadilan.

06 June 2026

Klik untuk melihat detail

Wakil Bupati Seruyan Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Dua Raperda Strategis

Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan yang digelar di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan, Rabu (4/6/2026). Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian pidato pengantar Bupati Seruyan terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Sanitasi Air Limbah Domestik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Daerah. Dalam pidato pengantar yang disampaikan, Wakil Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Seruyan yang telah menjadwalkan pembahasan kedua raperda tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat landasan hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Wakil Bupati menjelaskan, Raperda tentang Sanitasi Air Limbah Domestik disusun berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas pembangunan di Kabupaten Seruyan, volume air limbah domestik yang dihasilkan masyarakat juga terus bertambah. “Apabila tidak dikelola dengan baik, air limbah domestik berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan, menurunkan kualitas air baku, serta memicu berbagai masalah kesehatan dan penyebaran penyakit di tengah masyarakat,” ujar Bupati Wabup Melalui raperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berupaya menghadirkan regulasi yang menjadi landasan dalam pengaturan mekanisme pengumpulan, pengelolaan, pengolahan, hingga pembuangan air limbah domestik guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Sementara itu, Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Daerah disusun sebagai bagian dari upaya mendukung sistem transportasi yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan. Regulasi ini juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pembangunan ekonomi serta pengembangan wilayah Kabupaten Seruyan. Raperda tersebut mengacu pada berbagai ketentuan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor, serta regulasi terkait alat penerangan jalan. Selain itu, pengaturan tersebut juga menyesuaikan perubahan kewenangan pengelolaan penerangan jalan yang sebelumnya berada di Dinas Pekerjaan Umum dan kini menjadi bagian dari tugas Dinas Perhubungan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengimbau seluruh perangkat daerah terkait untuk mempersiapkan diri dalam proses pembahasan bersama DPRD agar kedua raperda dapat disempurnakan dan ditetapkan sesuai kebutuhan masyarakat serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Seruyan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plh. Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. Melalui pembahasan dua raperda strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap dapat memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan.

04 June 2026

Klik untuk melihat detail

BUPATI SERUYAN HADIRI AUDIENSI AKPSI BERSAMA DEN BAHAS IMPLEMENTASI BIOFUEL B-50 SERTA PENGAWASAN HARGA TBS

Jakarta – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menghadiri rapat audiensi yang diselenggarakan Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) di Ruang Rapat Lantai 5 Sekretariat Jenderal DEN, Gedung Widjajono Partowidagdo, Jakarta Selatan, Selasa (2/6). Audiensi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan AKPSI terkait implementasi program Biofuel B-50 yang menjadi salah satu strategi nasional dalam mendukung ketahanan energi berbasis sumber daya dalam negeri. Rapat dipimpin oleh Koordinator Bulanan Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional dan dihadiri para anggota DEN serta perwakilan pemerintah daerah kabupaten penghasil sawit dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Seruyan menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap kebijakan pengembangan biofuel berbasis kelapa sawit yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas sawit sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah penghasil. Pembahasan dalam audiensi mencakup beberapa poin strategis, di antaranya koordinasi antara AKPSI dengan Kementerian Pertanian terkait pemanfaatan lahan sawit rakyat serta pengawasan harga jual tandan buah segar (TBS) dari perkebunan rakyat. Selain itu, DEN juga akan berkoordinasi dengan PT Agrinas Palma Nusantara (APN) dalam upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit guna mendukung implementasi program B-50. Agenda lainnya yang menjadi perhatian adalah evaluasi perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang lebih berkeadilan bagi daerah penghasil. Dalam hal ini, DEN akan menjembatani koordinasi antara AKPSI dan Kementerian Keuangan agar manfaat pengelolaan sumber daya sawit dapat dirasakan secara optimal oleh pemerintah daerah dan masyarakat. DEN juga mendorong AKPSI untuk mengidentifikasi potensi ketersediaan lahan yang dapat dikembangkan sebagai kawasan industri pengolahan sawit terpadu, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm). Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Melalui forum audiensi ini, diharapkan berbagai aspirasi dan masukan dari daerah penghasil sawit dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan nasional, sehingga implementasi Biofuel B-50 dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta perekonomian nasional.

03 June 2026

Klik untuk melihat detail

Kapolres Seruyan Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Kuala Pembuang – Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh unsur Forkopimda, TNI-Polri, dan ASN. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Seruyan membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Dalam sambutannya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi yang pesat hingga dinamika geopolitik dunia. Keberagaman yang dimiliki Indonesia dengan ribuan pulau dan ratusan suku bangsa dapat tetap terjaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berkat nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Lebih lanjut disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi karakter bangsa Indonesia dinilai sangat relevan dalam upaya menjembatani perbedaan dan menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di dunia. Kepala BPIP juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pemerintah pusat dan daerah diingatkan agar setiap kebijakan publik yang diambil selalu berlandaskan pada nilai-nilai keadilan sosial dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, seluruh masyarakat Indonesia diajak untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Seruyan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta upacara akan pentingnya menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

01 June 2026